Arsip Kategori: Kisah Santri

Sarapan Pagi Bersama Ala Santri TPA ALBA Sirnoboyo

ALBA News | Ahad, 12 Agustus 2018. Sudah banyak kegiatan yang diselenggarakan oleh Taman Pendidikan Al Quran Al Barokah (TPA ALBA) Winongan Sirnoboyo Pacitan Jawa Timur,  diakhir dengan makan bersama. Ada kalanya, santri membawa sendiri dari rumah. Ada kalanya pengelola TPA yang menyediakannya. Yang tidak pernah berbeda adalah caranya menyantab makanan. Selalu bersama-sama. Diawali dengan doa, membuka kotak/atau bungkus makan, lalu makan.

Sarapan pagi ini dilakukan oleh 39 santri di serambi Mushola Al Barokah. Dilakukan sesaat mereka selesai sholat subuh berjamaah yang dilanjutkan pawai poster menyambut datangnya hari raya Idul Adha.  Lanjutkan membaca Sarapan Pagi Bersama Ala Santri TPA ALBA Sirnoboyo

Ada 86 Pasang Sandal Kala Subuh di Mushola Al Barokah Sirnoboyo

Sandal para pejuang subuh di Mushola Al Barokah

ALBA News | Ahad, 12 Agustus 2018. Tidak sembarang sandal pernah mempunyai pengalaman berada di serambi masjid atau mushola kala Subuh tiba. Tapi tidak bagi 86 pasang sandal ini. Mereka dibawa tuan dan puannya. Mereka mengantarkan tuan dan puannya menembus gelap. Mengurai dingin. Hingga menuju sebuah mushola kecil di sebuah desa bernama Desa Sirnoboyo.

Namanya Mushola Al Barokah. Ia berada di RT 5 lingkungan Winongan Dusun Suruhan Desa Sirnoboyo Pacitan. Jamaahnya tidak hanya sebatas satu RT saja. Disini tidak ada sekat RT. Semua sama. Tidak ada perbedaan dimana domisilinya berada. Siapa yang mau terlibat di kegiatan di mushola ini, otomatis ia menjadi keluarga. Keluarga Kampoeng ALBA. Inilah sebutan bagi para jamaah di Mushola Al Barokah. Lanjutkan membaca Ada 86 Pasang Sandal Kala Subuh di Mushola Al Barokah Sirnoboyo

TPA ALBA Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Gempa di NTB

TPA ALBA titipkan donasi untuk korban gempa NTB melalui Rumah Zakat

ALBA News | Ahad, 12 Agustus 2018. Keluarga besar Taman Pendidikan Al Quran Al Barokah (TPA ALBA) Winongan Sirnoboyo Pacitan Jawa Timur, ikut memberikan bantuan kepada para korban bencana gempa bumi yang ada di Nusa Tenggara Barat.

“Tanggal 27-28 November 2017 lalu kami pernah merepotkan banyak pihak dengan banjir setinggi tiga meter. Kini saatnya kami berupaya meringankan repotnya mereka sekaligus mengedukasi santri pentingnya akan berbagi terhadap sesama”, jelas Afid Burhanuddin, ketua pengelola TPA ALBA.

“Karena kami tidak bisa ke sena sendiri, donasi ini, kami titipkan melalui Rumah Zakat. Semoga dengan sedikit bantuan dari kami ini bisa meringankan mereka”, tambah Afid

Dikutip dari media Liputan6, jumlah korban gempa Lombok berkekuatan 7 Skala Richter (SR) dan susulannya terus bertambah. Data laporan pemerintah daerah dan relawan yang dikumpulkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Jumat (10/8/2018) siang, ada 321 orang meninggal.

Sementara, 270.168 jiwa lainnya mengungsi di ribuan titik. Jumlah pengungsi juga diperkirakan bertambah mengingat belum semua terdata dengan baik. Sebanyak 67.875 unit rumah, 468 sekolah, 6 jembatan, 3 rumah sakit, 10 puskesmas, 15 masjid, 50 unit musala, dan 20 unit perkantoran, rusak. Namun, pendataan masih dilakukan.