Arsip Kategori: Pendidikan Karakter

Etika Mahasiswa Menghubungi Dosen Via Ponsel

whatsapp-chat-delete_20171122_142242

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan mahasiswa saat menjalin komunikasi dengan para dosen:

  1. Perhatikan waktu. Perhatikan kapan waktu yang tepat untuk menghubungi dosen. Tidak memilih waktu di atas pukul 20.00 atau waktu saat sholat.
  2. Penggunaan bahasa. Pilih bahasa yang umum dimengerti, tanda baca yang baik dan formal. Hindari menyingkat kata atau menggunakan bahasa alay. Misal: ‘dmn, ocre, yg, otw, kpn, sy, t4, 4qu, 4u’. Hindari kata ganti aku, kamu, anda. Gunakan sebutan Bapak/Ibu untuk me
  3. Perkenalkan diri. Pastikan menyampaikan identitas saudara di setiap awal komunikasi. Contoh: “Nama saya Putri, mahasiswa PGSD Semester 3, semester ini mengambil mata kuliah Micro Teaching di kelas Ibu/Bapak”.
  4. Ucapkan salam. Awali dengan sapaan dan salam. Misalnya: Selamat pagi Bapak/Ibu, atau Assalamualaikum.
  5. Permohonan maaf. Ucapkan kata maaf untuk sebagai bentuk sopan santun dari kerendahan hati. Contoh: “Mohon maaf mengganggu waktu Ibu/Bapak”.
  6. To The Point. Tulislah pesan dengan singkat dan jelas. Contoh: “Saya ingin mengumpulkan tugas mata kuliah Micro Teaching, kapan kiranya saya dapat menemui Bapak/Ibu?”
  7. Berperilaku Baik. Gunakan adab yang baik saat berkomunikasi secara lisan maupun tulisan via ponsel
  8. Ucapkan Terima Kasih. Akhiri pesan dengan mengucapkan terima kasih atau salam sebagai penutup.

 

Manajemen Sekolah Anti Korupsi

Secara terminologi, manajemen berasal dari bahasa latin, yaitu dari kata manus yang berarti “tangan” dan agree yang berarti “melakukan”. Kata-kata itu digabung menjadi kata kerja managere yang artinya “menangani”. Managere diterjemahkan ke dalam Bahasa Inggris dalam bentuk kata kerja to manage, dengan kata benda management dan manager untuk orang yang melakukan kegiatan manajemen. Dan management diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia menjadi “manajemen atau pengelolaan” (Husaini Usman, 2006:2). Lanjutkan membaca Manajemen Sekolah Anti Korupsi

Metode Pembelajaran Anti Korupsi

Sebelum mengembangkan model pendidikan anti korupsi di Indonesia, ada baiknya belajar dari pengalaman negara lain dalam melaksanakan pendidikan anti korupsi. Di China, diketahui bahwa seluruh peserta didik di jenjang pendidikan dasar diberikan mata pelajaran pendidikan anti korupsi. Tujuannya adalah untuk memberikan vaksin kapada pelajar dari akibat buruk yang ditimbulkan dari korupsi. Adapun harapan jangka panjangnya adalah generasi muda China dapat melindungi diri di tengah pengaruh yang kuat dari kejahatan korupsi. Lanjutkan membaca Metode Pembelajaran Anti Korupsi