Menuju Redesain Kurikulum, TPA ALBA Kirim Asatidnya di Sekolah Haji Umroh

Foto bersama saat usai kegiatan Workshop SHU-KU

ALBA News | Ahad, 20 Januari 2019. Pembaruan kurikulum menjadi hal yang wajib dalam sebuah lembaga pendidikan. Kurikulum yang berfungsi sebagai nyawa lembaga, perlu untuk diperhatikan secara berkala.

Karena inilah, Taman Pendidikan Al Quran Mushola Al Barokah (TPA ALBA) Winongan Sirnoboyo Pacitan Jawa Timur mengirimkan delegasinya ke Workshop Sekolah Haji dan Umroh. Dua orang guru yang mengikutinya. Satu ustadz. Satu ustadzah. Mereka hendak menimba ilmu. Bersama orang-orang yang telah berilmu. Telah pula menguasai persoalan haji dan umroh.

Kegiatan yang diselenggarakan pada hari Ahad tanggal 20 Januari 2019 ini digagas oleh Yayasan Khoiru Ummah Pacitan. Sebuah yayasan yang membidangi pembelajaran Al Quran, dan berbagai aspek yang berkaitan dengan itu.

Di Masjid Jam’ Baitussholihin Kayen Pacitan, kegiatan ini dilangsungkan. Bekerjasama dengan Sekolah Haji dan Umroh Baitullah Semarang, Khoiru Ummah semakin mantab untuk memberikan pemahaman yang sebenarnya tentang haji dan umroh. SHU-KU. Demikianlah kependekannya. SHU untuk Sekolah Haji dan Umroh. Dan KU untuk Khoiru Ummah.

Targetnya, asatidz memiliki pemahaman tentang haji dan umroh yang baik. Yang nantinya bisa digunakan untuk bekal redesain kurikulum di TPA ALBA.

Kurikulum di TPA ALBA sudah tertata dengan baik. Selain belajar membaca Quran, rukun islam menjadi materi dasar di TPA ALBA. Dengan berbagai metode dan strategi, materi ini tersampaikan kepada santri dengan baik. Ada lima rukun, yakni: syahadat, sholat, zakat, puasa, dan haji.

Materi syahadat, diajarkan dengan pendekatan yang lebih sederhana. Yang sesuai dengan umur para santri. Mencakup lafal dan artinya.

Demikian pula dengan sholat. Kurikulum materi sholat sudah tersusun dengan baik. Ada teori. Adapula praktiknya. Bahkan ada reward dan punishment-nya. Ada pujian juga ada hukuman. Bagi mereka yang menjalankan atau yang melanggar.

Baca juga: Malam Penganugrahan ALBA Award Kategori Pejuang Subuh

Materi zakat, sudah beberapa kali dijelaskan. Jenis maupun penerimanya. Santri TPA ALBA sudah pernah tahu itu. Andaipun lupa, minimal mereka pernah mendengar. Apalagi di Mushola Al Barokah ada devisi sendiri yang mengelola urusan zakat ini.

Tentang puasa, kurikulumnya juga sudah tertata. Tidak hanya wajib, puasa sunahpun sudah dianjurkan. Ada kegiatan buka puasa bersama. Pendek kata, teori dan praktiknya sudah seimbang.

Namun, ketika berurusan dengan materi haji dan umrah. Muncul keraguan untuk melangkah ke sana. Alasannya, ustadz dan ustadzahnya belum ada yang berangkat haji atau umroh. Padahal, persoalan haji dan umroh masuk menjadi bagian dari rukun Islam. Rukun yang ke-5. Yang santri ALBA perlu mengetahuinya juga.

Meski SHU-KU hanya buka tiap dua minggu sekali, paling tidak telah memberikan edukasi kepada para siswanya. Bahwa persoalan haji dan umroh tidaklah tabu sebagaimana yang disangkakan oleh sebagian orang.

Belajar materi haji bukan hanya milik para mereka yang mau berangkat haji. Memahami ilmu umroh, bukan pula otoritas mereka yang pergi umroh. Ini adalah hal biasa. Sebagaimana pembelajaran keempat rukun islam yang lainnya. Yang wajib dipahami oleh semua umat Islam.

Sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini, TPA ALBA dalam beberapa waktu ke depan, akan memasukkan materi haji dan umroh ke dalam kurikulumnya.

Targetnya, terselenggaranya kegiatan manasik haji dan umroh. Yang dilakukan oleh para santri. Keliling kampung dengan ‘pakaian ihrom’. Serba putih. Sambil memekikkan kalimat talbiyah.

“Labbaika allahumma labbaik
labbaika la syarika laka labbaik 

inna al hamda wa an ni’mata laka wa al mulk
la syarika laka”

Kapan? Suatu ketika nanti.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s