IUs#21. Meneladani Nabi Yusuf

Ibu Silviana Devi dalam Program Ibuku Ustadzahku #21

ALBA News | Kamis, 4 Oktober 2018. Program ibuku ustadzahku kembali digelar di Taman Pendidikan Al Quran Mushola Al Barokah (TPA ALBA) Winongan Sirnoboyo Pacitan Jawa Timur.   Sejumlah 37 santri hadir dalam kegiatan ini.

Baca: Mengenal Program Ibuku Ustadzahku

Pada edisi ke-21 ini, Ibu Silviana Devi hadir sebagai pemateri. Ibu dari ananda Gavi Bintang Wirawaskita ini mengajak santri untuk meneladani Nabi Yusuf.

“Nabi Yusuf adalah salah satu dari 25 rasul yang wajib kita imani. Banyak teladan dari beliau yang bisa adik-adik peroleh”, jelas Ibu Silviana Devi.

Nabi Yusuf merupakan salah satu dari 25 rasul Allah yang wajib diimani. Beliau adalah putra dari nabi Ya’kub yang juga merupakan rasul Allah. Nabi Yusuf merupakan putra ketujuh dari 12 putra-putri nabi Ya’kub.

Keteladanan Nabi Yusuf yang dapat diambil oleh umat di masa sekarang diantaranya adalah:

Kesatu, Nabi Yusuf Ahli dalam Bidang Ekonomi. Dalam sebuah riwayat, Nabi Yusuf pernah berkata, “hendaklah kamu bercocok tanam selama 7 tahun berturut-turut dengan bersungguh-sungguh. Kemudian apa yang kamu panen hendaknya kamu biarkan di tangkainya kecuali sedikit untuk kamu makan”. Pesan ini menyiratkan untuk tidak boros. Keluarkan sesuai dengan kebutuhan saja.

Kedua, Tidak tergoda saat diuji dengan wanita. Karena ketakwaannya, Nabi Yusuf terjaga dari godaan Zulaikha. Ia mampu menahan hawa nafsu dari godaan tersebut.

Ketiga, Memilih di penjara daripada bermaksiat kepada Allah. Sikap seperti ini hanya dimiliki oleh seorang mukmin sejati. Meski tidak salah, Nabi Yusuf mau menjalani kehidupan di penjara.

Keempat, Mau memaafkan saudaranya yang telah mencoba mencelakainya. Dengan kebesaran hatinya, Nabi Yusuf memaafkan perbuatan jahat saudaranya meskipun pada dasarnya beliau sanggup untuk mengadakan pembalasan terhadap perbuatan jahat saudaranya tersebut.

Kelima, Tidak sombong meskipun diberikan kelebihan tampan oleh Allah. Meskipun begitu beliau tidak pernah menyombongkan diri dan tetap bersikap tawadhu’ kepada siapa saja.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s