KIDS#1. Ustadzah Wit: Pengalaman Menjadikan Kekuatan

Ustadzah Wit sedang berbagi pengallaman bersama santri utri TPA ALBA

ALBA News | Sabtu, 25 Agustus 2018. Keberadaan kehidupan di dunia ini, tidak bisa dilepaskan dari peran seorang ibu. Bahkan dalam Haditsnya, Rasulullah Saw sampai mendahulukan ibu hingga tiga kali sesaat ditanya oleh sahabatnya tentang siapa yang harus didahuluakn untuk dihormati. Ibu, tiga level di atas bapak. Singkatnya begitu.

Kondisi inilah yang menjadikan dasar bahwa menyiapkan generasi calon ibu menjadi hal yang utama. Hal inilah yang dilakukan oleh Taman Pendidikan Al Quran Mushola Al Barokah (TPA ALBA) Winongan Sirnoboyo Pacitan Jawa Timur.  Menjadikan Kajian Santri Putri (KASTI) sebagai rintisan program untuk menyiapkan calon-calon ibu untuk 20 tahun yang akan datang, 

Sabtu, 25 Agustus 2018, KASTI dilaksanakan. Ustadzah Witesti Rahayu menjadi narasumbernya. Dengan gaya bahasa yang mudah dicerna oleh anak-anak, Ustadzah Wit mampu menyampaikan secara apik tema ‘pengalaman menjadikan kekuatan’.

Dunia kepramukaan sudah menjadi makanan sehari-hari bagi Ustadzah Wit. Tahun 2016, ia menjadi salah satu peserta Pertiwana di Cibubur Jakarta. Ditempat yang sama, tahun 2017 ia berangkat lagi menjadi peserta Raimuna Nasional. Hingga hari ini, ia masih aktif untuk melatih dan mendampingi kegiatan pramuka di berbagai sekolah.

Ustadzah Witesti mengajak para santri putri untuk memperbanyak pengalaman. Dengan pengalaman inilah, manusia mampu memiliki kekuatan yang berbeda dengan orang lain.

“Pengalaman yang pernah adik-adik dapatkan itulah yang suatu ketika akan menjadi kekuatan bagi adik-adik di masa depan. Maka, cari pengalaman sebanyak-banyaknya”, jelas Ustadzah Witesti.

Ada berbagai kunci untuk menemukan pengalaman yang dapat berguna di masa depan. Menurut Ustadzah Witesti, kunci tersebut ada 4 (empat) hal, yakni niat, keberanian, keyakinan, dan doa.

“Adik-adik harus memantabkan niat dulu sebelum ingin mencari pengalaman. Setelah itu, harus berani mencoba. Jangan takut. Lalu, kalian harus yakin. Allah selalu bersama kita. Selalu memberikan jalan kepada kita. Dan jangan lupa, setelah ikhtiar itu kita lakukan, jangan lupakan doa. Inilah kunci pengalaman kita akan berguna di masa depan”, tambah Ustadzah Wit.

Kegiatan yang dimulai setelah jamaah sholat isya’ ini dihadiri oleh 6 orang santri putri. Meski dilaksanakan di rumah salah seorang wali santri TPA ALBA, tidak mengurangi nilai dan semangat para santri untuk menimba ilmu.

“Kami sengaja menggunakan rumah salah satu wali santri, karena malam ini bersamaan dengan kegiatan Kajian Rutin Bapak dan Ibu Malam Ahad Pon#7”, jelas Afid Burhanuddin, Ketua Pengelola TPA ALBA.

Pengalaman menjadikan kekuatan untuk bisa menggapa masa depan. Inilah sepenggal kalimat penutup yang diutarakan oleh sarjana pendidikan yang baru berumur delapan jam ini. Karena,  Ustadzah Wit baru saja dikukuhkan menjadi sarjana pendidikan pada Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar STKIP Pacitan pada Sabtu, 25 Agustus 2018 pukul 10.00 WIB. Selamat Ustadzah, semoga ilmunya berkah!

2 tanggapan untuk “KIDS#1. Ustadzah Wit: Pengalaman Menjadikan Kekuatan”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s