Jelang Idul Adha, TPA ALBA Gelar Sosialisasi Penanganan Cacing Hati pada Hewan Qurban

Lukman, berbaju butik paling kanan.

ALBA News | Sabtu, 18 Agustus 2018. Cacing hati merupakan persoalan yang tidak pernah luput saat Idul Qurban tiba. Tahun 2017 lalu, terjadi beberapa kasus cacing hati yang ditemukan pada hewan-hewan kurban. Bahkan hewan kurban berupa sapi atas nama Presiden Jokowi pun tak luput dari infeksi cacing hati. Yang perlu diwaspadai, ternyata siklus hidup cacing tersebut dapat berpindah ke manusia.

Baca: Sapi Kurban Presiden Jokowi di Bantul Ditemukan Cacing Hati

Realita di masyarakat, persoalan ini belum banyak diketahui. Masyarakat masih awam dengan istilah cacing hati. Karena inilah, Taman Pendidikan Al Quran Mushola Al Barokah (TPA ALBA) Winongan Sirnoboyo Pacitan Jawa Timur, menyelenggarkan Sosialisasi Deteksi dan Penanganan Cacing Hati pada Hewan Qurban dan Bahayanya Bagi Manusia. Tampil sebagai pembicara adalah M. Lukman Rohmani.

Lukman adalah satu dari sekian banyak alumni TPA ALBA yang telah sukses dengan keilmuannya. Menyandang gelar sarjana peternakan dari Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya Malang, tidaklah menjadikan ia beban. Justru gelar ini ia jadikan potensi untuk membantu mengedukasi masyarakat.

“Saya ingin ilmu yang saya dapatkan di bangku kuliah bisa bermanfaat, itulah mengapa saya memberanikan diri untuk mengedukkasi masyarakat tentang cacing hati ini”, jelas Lukman

Kegiatan yang terselenggara atas kerjasama Devisi Alumni TPA ALBA, Takmir Mushola, dan Relawan Inspirasi Rumah Zakat ini dihadiri sekurangnya 65 orang. Dimulai dengan sholat Isya berjamaah, para peserta ini mengikuti sesi demi sesi dengan antusias.

Selain sosialisasi ini, ada sesi lain yang dijadikan agenda di malam hari itu. Yakni, pembahasan tentang takbir keliling, petugas pelaksana sholat ied, dan petugas pelaksana penanganan hewan qurban,

Baca juga: Jelang Idul Adha, Santri TPA ALBA Edukasi Warga melalui Poster Ajakan Berqurban

Pada hewan qurban, umumnya keberadaan cacing Fasciola (cacing hati) sering ditemukan pada saluran pencernaan dan hati. Pakan hijau ternak diduga menjadi faktor penyebab cacing hati berkembang biak. Pakan yang telah terkontaminasi telur cacing hati dimakan hewan kurban, dan cacing hati berkembang di dalamnya

 

Cacing hati sebenarnya mudah untuk dimatikan. Dengan memasaknya hingga mendidik (100 derajat Celcius), maka cacing tersebut akan mati. Namun Lukman menyarankan agar tidak memakan hati dan jeroan yang sudah terkontaminasi cacing hati. “ini untuk antisipasi demi kesehatan kita bersama”, tutup Lukman.

 

Satu komentar pada “Jelang Idul Adha, TPA ALBA Gelar Sosialisasi Penanganan Cacing Hati pada Hewan Qurban”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s