Before Seventeen #2. Remaja Muslimah yang Dirindu Surga

Ustadzah Khoirul Qudsiyah sedang menjelaskan di depan remaja peserta kajian Bifore Seventeen#2

ALBA News |  Sabtu, 26 Mei 2018. Kajian remaja muslimah ‘Before Seventeen’ kembali dilaksanakan di Taman Pendidikan Al Quran Al Barokah (TPA ALBA) Winongan Sirnoboyo . Sudah kali ke-2 kajian yang sama ini diselenggarakan di TPA ALBA. Dengan mengambil tema remaja yang dirindu surga, kajian ini diisi oleh Ustadzah Khoirul Qudsiyah

Baca juga: Before Seventeen #1. Logika Coklat dan Kehormatan Remaja Muslimah

Ustadzah yang sehari-hari menjadi dosen Pendidikan Matematika di STKIP Pacitan ini, mengajak para peserta untuk menyiapkan bekal untuk menuju surga. Dengan mengutamakan dialog dan ilustrasi sederhana, Ustadzah yang akrab dipanggil Ustadzah Irul ini menjelaskan sebab mengapa muslimah dirindu surga.

Terdapa beberapa hal mengapa muslimah dirindukan surga. Diantaranya yakni:

Pertama, menutup aurot. Aurot menjadi hal yang utama bagi muslimah. Aurot adalah harga diri wanita. Maka, aurot wajib ditutup dengan baik. Bagi muslimah,  seluruh tubuh adalah aurot, kecuali muka dan telapak tangan.

Kedua, tidak berduaan dengan lawan jenis selain muhrim. Persoalan ini menjadi hal yang sudah biasa di kalangan remaja jaman ‘now’ ini. Padahal hal ini tidak dibenarkan dalam agama. Ini menjadi pintu zina. Dan jika sudah hamil di luar nikah, maka wanitalah yang menjadi korbannya.

Ketiga. menjaga lisan. Mulutmu adalah harimaumu. Orang yang tidak pandai menjaga lisan, maka ia akan dibuat sendiri oleh lisannya. Lisan yang tidak terjaga dengan baik akan menyakiti orang lain. Dan jika ini terjadi, permusuhan dan perpecahan akan terjadi diantara lara wanita itu sendiri.

Keempat, membiasakan membaca Al quran dengan istiqomah. Al Quran adalah panduan bagi manusia untuk menjalani kehidupan di dunia ini. Inilah mengapa Al Quran harus menjadi bacaan wajib di setiap harinya.

One thought on “Before Seventeen #2. Remaja Muslimah yang Dirindu Surga”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s