Tahap-tahap Menutup Kegiatan Pembelajaran

Dalam kegiatan belajar, mengajar bukan semata menceritakan bahan pembelajaran kepada siswa, tetapi belajar memerlukan keterlibatan mental dan perbuatan siswa itu sendiri. Jika seorang guru hanya memberikan penjelasan dan pemeragaan saja itu tidak akan membuahkan hasil belajar yang optimal. Sebenarnya hasil belajar yang optimal akan diperoleh apabila sebuah proses pembelajaran melibatkan siswa untuk beraktifitas serta mengembangkan kreativitasnya. Dalam proses pembelajaran sering ditemui siswa yang cenderung pasif serta tidak mau ikut berpartisipasi. Bila ditemui hal yang seperti itu maka sebagai motivator guru harus mampu memotivasi siswa untuk selalu bersemangat dalam mengikuti pembelajaran sampai akhir kegiatan siswa mampu mencapai kompetensi yang telah dipelajari.

Sedangkan sebagai inspirator, guru juga harus mampu menggali dan mengembangkan inspirasi yang telah dimiliki siswa, sehingga siswa dapat secara optimal menunjukkan kemampuannya. Secara sederhana, semua konsep diatas dapat diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar mulai dari keterampilan membuka, proses dan keterampilan menutup pelajaran.

Seorang guru yang ideal harus mengetahui tindakan – tindakan apa yang akan mereka lakukan ketika membuka pelajaran, proses dan menutup pelajaran. Kegiatan keterampilan membuka dan keterampilan menutup pelajaran adalah komponen yang sangat penting dalam proses pembelajaran, sehingga praktisi pendidikan memberikan perhatian yang serius dalam masalah ini. Hal ini dikarenakan proses keterampilan membuka dan keterampilan menutup pelajaran merupakan inti dari kegiatan belajar mengajar. Kesalahan dalam keterampilan membuka dan menutup pelajaran akan berakibat langsung kepada hasil pembelajaran.

PENGERTIAN KETERAMPILAN MENUTUP PELAJARAN

Yang dimaksud menutup pelajaran bukanlah mengucapkan salam penutup dan hamdalah atau doa pada setiap selesai kegiatan pembelajaran, karena kegiatan-kegiatan tersebut memang sudah seharusnya dilakukan setiap mengakhiri suatu kegiatan. Akan tetapi, yang dimaksud keterampilan menutup pelajaran adalah kegiatan guru untuk mengakhiri pelajaran dengan mengemukakan kembali pokok-pokok pelajaran supaya siswa memperoleh gambaran yang utuh tentang pokok pokok materi dan hasil belajar yang telah dipelajari. Menutup pelajaran merupakan usaha guru untuk memberikan gambaran menyeluruh tentang apa yang telah dipelajari, usaha untuk mengetahui keberhasilan siswa dalam menyerap pelajaran, dan menentukan titik pangkal untuk pelajaran berikutnya. Kegiatan menutup pelajaran juga bisa kita bayangkan sebagai pintu keluar dari satu kegiatan belajar mengajar. Pintu keluar tersebut bisa memberikan berbagai kesan dan pesan juga kepada siswa.

Dari penelitian yang telah diadakan, ternyata kemajuan hasil belajar siswa meningkat paling besar jika pada akhir pelajaran diberikan suatu ringkasan pokok-pokok materi yang telah dipelajari. Seperti halnya kegiatan “membuka pelajaran’’ , kegiatan “ menutup pelajaran ” juga dilakukan bukan hanya pada setiap akhir pelajaran, tetapi juga pada setiap akhir penggal atau pokok bahasan selama satu pelajaran.

Beberapa usaha yang dapat dilakukan seorang guru untuk menutup pelajaran antara lain :

  1. Merangkum atau meringkas inti pokok pelajaran
  2. Memberikan dorongan psikologis atau sosial kepada siswa
  3. Memberi petunjuk untuk pelajaran /topik berikutnya
  4. Mengadakan evaluasi tentang materi pelajaran yang baru selesai

TUJUAN KETERAMPILAN MENUTUP PELAJARAN

Keterampilan menutup pelajaran mempunyai beberapa tujuan antara lain :

  1. Untuk mengetahui tingkat keberhasilan peserta didik dalam mempelajari materi pelajaran
  2. Untuk mengukur sejauh mana tujuan dan indikator pembelajaran telah tercapai
  3. Mengevaluasi keberhasilan pendidik dalam mengaplikasikan RPP yang telah dipersiapkan sebelumnya
  4. Mendapat bahan tambahan untuk perbaikan pada pengajaran selanjutnya
  5. Membantu peserta didik agar mengetahui hubungan antara pengalaman yang telah di kuasainya dengan hal – hal yang baru saja dipelajari
  6. Mengorganisasikan semua kegiatan pembelajaran yang telah dipelajari menjadi bermakna untuk memahami esensi pelajaran
  7. Memberikan motivasi kepada peserta didik untuk lebih antusias pada pertemuan pembelajaran selanjutnya

MANFAAT KETERAMPILAN MENUTUP PELAJARAN

Manfaat keterampilan menutup pelajaran dalam pembelajaran mempunyai pengaruh terhadap proses dan hasil belajar, yaitu :

  1. Timbulnya perhatian dan motivasi siswa untuk menghadapi tugas – tugas yang akan dikerjakan
  2. Siswa akan mengetahui dengan pasti batas – batas tugas yang akan dikerjakan
  3. Siswa mempunyai gambaran yang jelas tentang pendekatan – pendekatan yang mungkin diambil dalam mempelajari bagian – bagian dari suatu mata pelajaran
  4. Siswa mengetahui antara hubungan pengalaman yang telah dikuasai dengan hal – hal baru yang akan dipelajari
  5. Siswa juga dapat menggabungkan fakta, keterampilan dan konsep yang tercakup dalam suatu peristiwa
  6. Siswa dapat mengetahui tingkat keberhasilannya dalam mempelajari pelajaran tersebut dan guru dapat mengetahui tingkat keberhasilannya dalam mengajar

PRINSIP – PRINSIP KETERAMPILAN MENUTUP PELAJARAN

Pada dasarnya prinsip – prinsip yang mendasari penggunaan komponen keterampilan menutup pelajaran sama halnya dengan apa yang ada dalam keterampilan membuka pelajaran. Prinsip – prinsip itu adalah sebagai berikut :

  1. Prinsip Bermakna. Usaha untuk menarik atau memotivasi peserta didik seorang pendidik harus memilih cara yang relevan dengan isi dan tujuan pembelajaran. Cara yang dicari atau dibuat – buat sebaiknya dihindari, seperti misalnya cerita singkat atau lawakan yang tidak ada hubungannya dengan pelajaran.
  2. Prinsip Berurutan dan Berkesinambungan. Kegiatan yang di lakukan oleh pendidik dalam memperkenalkan dan merangkum pokok – pokok penting dalam pembelajaran hendaknya menjadi bagian dari kesatuan yang utuh. Untuk mewujudkan prinsip yang berurutan dan berkesinambungan tentunya perlu diusahakan suatu susunan yang tepat, berhubungan dengan minat siswa dan ada kaitannya dengan pengalaman dan pengetahuan yang dimiliki siswa.

KOMPONEN – KOMPONEN KETERAMPILAN MENUTUP PELAJARAN

Menjelang akhir jam pelajaran, pendidik harus melakukan kegiatan menutup pelajaran, agar peserta didik memperoleh gambaran yang utuh tentang pokok-pokok materi pelajaran yang sudah dipelajari. Menurut Marno dan Idris (2008:103-105) cara – cara yang dapat dilakukan pendidik dalam menutup pelajaran ini adalah sebagai berikut :

Meninjau kembali

Menjelang akhir jam pelajaran, pendidik meninjau kembali apakah inti pelajaran yang telah diajarkan itu sudah dikuasai oleh peserta didik atau belum. Adapun cara untuk meninjau kembali adalah :

  1. Merangkum inti pelajaran. Meninjau kembali pelajaran yang telah diberikan dapat dilaksanakan dengan merangkum inti pokok pelajaran. Pendidik dapat meminta peserta didik membuat rangkuman baik secara lisan ataupun tertulis. Rangkuman ini dapat dilakukan secara individu atau kelompok, dapat dilakukan oleh pendidik, pendidik bersama peserta didik, atau pendidik menyuruh peserta didik ( disempurnakan oleh pendidik )
  2. Membuat ringkasan. Dengan membuat ringkasan, peserta didik dapat memantapkan penguasaan inti dari pokok – pokok materi pelajaran yang telah dipelajarinya. Disamping itu, dengan ringkasan, peserta didik yang tidak memiliki buku sumber telah memiliki bahan untuk dipelajari kembali. Ringkasan dapat dibuat oleh pendidik, pendidik bersama peserta didik sendiri secara kelompok, atau peserta didik sendiri secara individual. Pokok – pokok pelajaran sebaiknya ditulis di papan tulis ( oleh pendidik sendiri atau peserta didik ) secara skematis atau dengan kata – kata kunci supaya ada dukungan visual. Jika ternyata rangkuman yang dibuat itu salah atau kurang lengkap, pendidik dapat melengkapi atau membetulkan.

 

Mengevaluasi

Untuk mengetahui apakah siswa memperoleh wawasan yang utuh tentang sesuatu yang sudah diajarkan, guru melakukan penilaian/evaluasi. Bentuk – bentuk evaluasi itu adalah sebagai berikut :

  1. Mendemonstrasikan keterampilan. Setelah selesai mengarang prosa atau puisi, guru meminta siswa kedepan kelas untuk membacakan dan menjelaskan apa isi yang terkandung didalamnya.
  2. Mengaplikasikan ide baru pada situasi lain. Setelah pendidik menerangkan suatu rumus matematika. Peserta didik disuruh mengerjakan soal-soal baru dengan menggunakan rumus tersebut.
  3. Mengekspresikan pendapat peserta didik sendiri. Pendidik dapat meminta peserta didik untuk memberi komentar tentang apakah suatu demonstrasi yang dilakukan pendidik atau peserta didik lain itu efektif atau tidak. Misalnya, peserta didik diminta pendapatnya tentang kebijakan pemerintah menyangkut kehidupan publik yang berbau kontroversi.
  4. Soal-soal tertulis atau lisan. Untuk mengetahui hasil belajar peserta didik, pendidik dapat memberikan soal –soal tertulis untuk dikerjakan oleh peserta didik atau dengan bertanya langsung dengan peserta didik untuk dijawab secara lisan. Soal –soal tersebut dapat berbentuk uraian, tes objektif, atau melengkapi lembaran kerja.

 

Memberi Dorongan Psikologi atau Sosial

Unsur manusiawi  dalam interaksi pendidik – peserta didik adalah saling menghargai dengan memberikan dorongan psikologis atau sosial yang dapat menunjang tercapainya tujuan pengajaran. Hal ini dapat dilakukan pendidik dalam setiap akhir pelajaran dengan kata-kata pujian. Sering sekali, cukup hanya satu kalimat saja, misalnya “ Wah, ini menjadi diskusi yang bagus sekali,”. Memberikan dorongan psikologis atau sosial dapat dilakukan dengan cara antara lain :

  1. Memuji hasil yang dicapai oleh peserta didik dengan memberikan pujian maupun hadiah
  2. Mendorong untuk lebih semangat belajar mencapai kompetensi yang lebih tinggi dengan menunjukkan pentingnya materi yang dipelajari
  3. Memberikan harapan-harapan positif terhadap kegiatan belajar yang baru saja dilaksanakan
  4. Meyakinkan akan potensi dan kemampuan peserta didik terhadap keberhasilan pencapian kompetensi belajar dalam menumbuhkan rasa percaya diri

TAHAP – TAHAP DALAM KETERAMPILAN MENUTUP PELAJARAN

Dalam kegiatan keterampilan menutup pelajaran, pendidik bersama peserta didik melakukan refleksi untuk mengevaluasi :

  1. Seluruh rangkaian aktivitas pembelajaran dan hasil – hasil yang diperoleh untuk selanjutnya secara bersama – sama menemukan hasil pembelajaran yang telah berlangsung
  2. Memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran
  3. Melakukan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pemberian tugas, baik tugas individu maupun kelompok
  4. Menginformasikan rencana kegiatan pembelajaran untuk pertemuan berikutnya

KESIMPULAN

Keterampilan menutup pelajaran merupakan salah satu hal yang sangat penting bagi seorang guru untuk melakukan proses pembelajaran. Keterampilan  dalam menutup pelajaran bertujuan untuk memberikan deskripsi atau gambaran secara menyeluruh mengenai apa yang telah dipelajari oleh siswa , karena hal ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pencapaian siswa serta tingkat keberhasilan guru dalam sebuah proses pembelajaran. Sebagai seorang guru sebelum mengakhiri sebuah proses pembelajaran guru harus mampu menyampaikan pokok – pokok pelajaran agar siswa mengetahui gambaran yang utuh tentang materi dan hasil belajar yang telah dipelajari. Karena jika seorang guru hanya mengucapkan hamdalah dan membaca doa saja untuk mengakhiri suatu pembelajaran maka siswa tidak akan pernah mengetahui apa inti dari pembelajaran tersebut. Masing – masing siswa juga mempunyai kemampuan dan karakteristik yang berbeda – beda, jadi tidak semua siswa mampu menyerap pelajaran dengan baik apabila seorang guru tidak memberikan gambaran atau inti dari sebuah proses pembelajaran.

DAFTAR PUSTAKA

Suwarna dkk. 2006. Pengajaran Mikro,Pendekatan Praktis Dalam Menyiapkan Pendidik Profesional. Yogyakarta: Tiara Wacana

Kurniawan Budi Agung & Wibawa Hari Saptanto. 2014. Pelatihan Pengajaran Micro Teaching. Surakarta: Oase Pustaka

Marno & M.Idris. 2008. Strategi & Metode Pengajaran. Jogjakarta: Ar-Ruzz Media

Darmadi H. 2010. Kemampuan Dasar Mengajar. Bandung: Alfabeta

 

__________________

*) Ika Lestari, penulis adalah mahasiswa STKIP PGRI Pacitan Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar kelas B. Artikel disusun guna memenuhi sebagian tugas individu pada mata kuliah Micro Teaching tahun akademik 2016/2017 dengan dosen pengampu Afid Burhanuddin, M.Pd

Satu komentar pada “Tahap-tahap Menutup Kegiatan Pembelajaran”

  1. Udah 3 hari ngga bisa aktif, oleh karena halangan,tolong dimaklumi admin,tolong di kasih tugas berikutnya,biar boleh saya pelajari dan ikuti.trimakasih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s