Manajemen Sekolah Anti Korupsi

Secara terminologi, manajemen berasal dari bahasa latin, yaitu dari kata manus yang berarti “tangan” dan agree yang berarti “melakukan”. Kata-kata itu digabung menjadi kata kerja managere yang artinya “menangani”. Managere diterjemahkan ke dalam Bahasa Inggris dalam bentuk kata kerja to manage, dengan kata benda management dan manager untuk orang yang melakukan kegiatan manajemen. Dan management diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia menjadi “manajemen atau pengelolaan” (Husaini Usman, 2006:2).

Sedangkan secara etimologi, manajemen diartikan dengan sangat beragam oleh beberapa tokoh. Terry (1977: 36) misalnya, mengartikan manajemen sebagai “a distrin process consist of planning, organizing, actuating and controlling, performed to determine and accomplish stated objectives by these of human being other resources”. Pendapat ini dipahami bahwa manajemen merupakan suatu proses khas yang terdiri dari tindakan-tindakan perencanaan, pengorganisasian, penggerakan dan pengontrolan yang dilakukan untuk menentukan serta mencapai sasaran-sasaran yang telah ditentukan melalui pemanfaatan sumber daya manusia dan sumber-sumber lainnya.

Griffin (1990: 6) mengartikan manajemen sebagai:

A set of activities, including planning and decision making, organizing, leading, and controlling, directed at an organization’s human, financial, physical and information resource, with the aim of achieving organizational goals in an efficient and effective manner.”

Dari pernyatan tersebut nampak bahwa manajemen merupakan aktifitas yang meliputi perencanaan dan pengambilan keputusan, pengorganisasian, memimpin dan mengawasi hal-hal yang berkaitan dengan sumber daya untuk mencapai tujuan dengan efektif dan efisien.

Selain itu, Leslie W. Rue & Llord L Byars (2000:6) mendefinisikan manajemen sebagai suatu proses yang terdiri dari planning, organizing, staffing, leading, and controlling. Tidak jauh berbeda dengan pengertian di atas, Nanang Fattah (2004:1) mengartikan manajemen sebagai proses merencanakan, mengorganisasikan, memimpin, dan mengendalikan organisasi dengan segala aspek agar tujuan organisasi tercapai secara efektif dan efisien.

Sudjana (2000:1) mendefiniskan manajemen sebagai semua kegiatan yang diselenggarakan oleh seseorang atau lebih, dalam suatu kelompok atau organisasi/lembaga, untuk mencapai tujuan organanisasi/lembaga yang telah ditetapkan. Made Pidarta (1988:3) mendefinisikan manajemen sebagai proses mengintegrasikan sumber-sumber yang tidak berhubungan menjadikan sistem total untuk menyelesaikan suatu tujuan, yang dimaksud sumber disini adalah mencakup orang-orang, alat-alat, media, bahan, uang dan sarana.

Lebih lanjut baca Bab II Pendahuluan. Halaman 9.

Cover buku anti korupsi

Mukodi & Afid Burhanuddin. 2014. Pendidikan Anti Korupsi: Rekonstruksi Interpretatif dan Aplikatif di Sekolah. Yogyakarta: Aura Pustaka, kerjasama dengan LPPM STKIP Pacitan.

Iklan

2 thoughts on “Manajemen Sekolah Anti Korupsi”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s