What Is It?

Sasaran: SMA

Pokok Bahasan: Description picture to increase student’s ability of speaking.

Permasalahan yang sering dihadapi anak-anak menganggap mata pelajaran bahasa Inggris itu sulit adalah karena kurangnya kosakata (vocabulary) mereka. Untuk membantu mempermudah sekaligus mengatasi permasalahan itu, maka dari tingkat dasar atau SD anak-anak sudah diperkenalkan beberapa kosakata dalam bahasa Inggris. Ketika mereka sudah berada pada tingkat lanjutan atas atau SMA, anak-anak tentunya sudah mempunyai beberapa kumpulan kosakata bahasa Inggris. Ini menjadi sebuah modal yang butuh dikembangkan dan tinggal pengaplikasianya saja. Akan tetapi masih dalam kasus yang sama, anak-anak ternyata tetap mengalami kesulitan, dalam proses aplikasi khususnya dalam berbicara (speaking) bahasa Inggris. Meskipun secara tertulis anak-anak bisa, tetapi dalam berbicara banyak anak-anak yang masih mengalami kendala. Metode belajar dengan cara “What is it ?” adalah sebuah cara belajar yang simple, dan menarik. Media yang digunakan sangat sederhana, dan dikemas dalam bentuk game yang nantinya anak-anak diharapkan dapat tertarik, menyukai pelajaran dan proses pembelajaranya dan sekaligus menjadi motivasi belajar anak-anak. Anak-anak diberi beberapa pancingan atau petunjuk untuk membantunya berpikir lebih luas dan melatihnya berbicara (speaking).

Langkah-langkah        :

Dalam metode ini saya akan menjelaskan langkah-langkah bagaimana cara belajar menggunakan metode :

  1. Guru memberikan penjelasan atau cara pelaksanaan metode. Yakni, masing-masing siswa akan mendapatkan giliran berbicara satu persatu di depan kelas. Dan siswa yang maju akan ditunjukan sebuah gambar oleh guru, dan dia harus mampu memberikan sebuah petunjuk atau keterangan mengenai gambar tersebut, sehingga gambar tersebut dapat ditebak oleh siswa lainya. Gambar yang diberikan bisa tentang lokasi, tempat-tempat umum, tokoh revormasi, tourism place, lingkungan, profesi, animal, dan lain-lain yang tentunya mencangkup hal umum yang mengandung pengetahuan dan sudah dikenal atau diketahui oleh anak-anak diusia SMA. Dan petunjuk atau keterangan gambar bisa berupa deskripsi. Dalam menyampaikan deskripsinya siswa diperbolehkan mencampurnya dengan bahasa Indonesia, tetapi untuk kata-kata yang sekiranya belum dia pahami. Setelah mendeskripsikan siswa mengatakan “What is it ?” , lalu teman-temanya akan menebak.
  2. Apabila 1 gambar dari satu anak berhasil tertebak, maka giliran siswa lain yang akan menerima gambar yang berbeda dan ia harus memberikan deskripsi gambar kepada teman-temanya. Begitu seterusnya dan setiap berganti orang maka berganti gambar. Dengan melihat gambar diharapkan siswa dapat menyampaikan gagasanya kepada teman-temanya, sekaligus melatihnya berani berbicara (speaking) dalam bahasa Inggris.
  3. Dalam hal ini tidak dibatasi waktu, berhasil atau tidaknya gambar tersebut tertebak, tentu didasari dengan bagaimana kejelasan petunjuk dan deskripsi yang diberikan. Hal ini akan membuat siswa tertarik, termotivasi dan memiliki jiwa bersaing untuk menjadi yang terbaik.
  4. Penilaian dapat diambil dengan cara mengamati sejauh mana pola pikir anak mampu mendeskripsikan tentang gambar tersebut. Dari ketenangan penyampaian, dan kesinambungan antara penjelasan dengan gambar.

Oleh:

Lia Defi Saputri

STKIP Pacitan

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s