Sumber-sumber Pendidikan Karakter

Pendidikan Karakter merupakan bentuk kegiatan manusia yang di dalamnya terdapat suatu tindakan yang mendidik diperuntukkan bagi generasi selanjutnya. Tujuan pendidikan karakter adalah untuk membentuk penyempurnaan diri individu secara terus-menerus dan melatih kemampuan diri demi menuju kearah hidup yang lebih baik. Seperti yang kita tahu saat ini, generasi bangsa kita kehilangan karakter dirinya karena adanya pengaruh dari luar yang mendominasi tanpa adanya filter dimana pengaruh tersebut saat ini sudah membudaya. Akibatnya, semakin lama bangsa ini juga akan mengalami pergeseran karakter yang tidak lagi mencerminkan bangsa itu sendiri.

Dengan demikian banyak pihak-pihak yang prihatin dengan keadaan seperti ini, terutama bagi pendidik yang perannya sangat berpengaruh terhadap perkembangan karakter mereka. Ini adalah siklus kehidupan yang tidak bisa dipungkiri juga. Ditambah lagi perkembangan teknologi yang demikian pesatnya semakin memudahkan mereka untuk mengikuti perkembangan global dari segi positif maupun negatifnya. Tidak ada pihak yang salah dalam situasi seperti ini, hanya saja mereka kurang dibina ataupun diarahkan. Mungkin dengan dibrikannya pendidikan karakter seperti inilah sebagai pedoman bahwa karakter asli merekalah yang mencerminkan jati diri mereka juga bangsa ini.

 

Sumber-sumber pendidikan karakter bangsa yang ditetapkan Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas, 2010:7-9) ialah :

  1. Agama

Masyarakat Indonesia adalah masyarakat yang harus beragama dimana telah tercantum jelas dalam Pembukaan UUD 1945 dan juga Pancasila yaitu “Ketuhanan Yang Maha Esa”. Oleh karenanya segala kegiatan dalam pendidikan harus bersumber pada agama meskipun di Indonesia ada berbagai macam agama dan kepercayaan. Namun, perbedaan ini tidak membuat bangsa Indonesia lantas terpecah belah, justru sebaliknya hal inilah yang membuat mereka bersatu dengan berbagi ilmu, pengalaman dan kebaikan. Karena pada dasarnya semua agama pasti mengajarkan hal-hal baik untuk kehidupan umatnya. Dengan beragama, masyarakat akan mempunyai tujuan hidup, mempunyai semangat, mempunyai jiwa berperikemanusiaan dan hal-hal kebaikan lainnya.

 

  1. Pancasila

Segala aspek kehidupan manusia bernegara harus tunduk pada konstitusi negaranya yang berlaku termasuk Indonesia. Di Indonesia konstitusi tersebut adalah Pancasila dimana nilai-nilai kehidupan politik, hukum, ekonomi, kemasyarakatan, budaya, dan seni tidak boleh bertentangan dengan pancasila. Di dalamnya terdapat berbagai pasal-pasal dan ayat-ayat yang lebih spesifik sehingga memudahkan pendidikan karakter menempatkannya sebagai sumber dari pendidikan karakter. Pendidikan karakter bertujuan mempersiapkan peserta didik menjadi warga negara yang lebih baik, yaitu warga negara yang memiliki kemampuan, kemauan, dan menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupannya sebagai warga negara.

 

  1. Budaya

Budaya adalah salah satu sumber pendidikan karakter karena di dalamnya terdapat nilai-nilai yang telah disepakati oleh masyarakat sebagai nilai kebenaran. Sehingga dalam kehidupan manusia budaya merupakan kebiasaan baik yang harus dilakukan sebagai bagian dari kelangsungan kehidupan manusia itu sendiri. Budaya biasanya dilakukan oleh orang-orang terdahulu dan kemudian diteruskan oleh generasinya agar budaya itu sendiri tidak hilang terkikis zaman. Namun ada juga budaya yang diciptakan pada masa modern karena dianggap sebagai hal yang penting dilakukan. Dengan demikian pendidikan karakter tidak salah memasukkan budaya sebagai sumber darinya.

 

  1. Tujuan Pendidikan Nasional

Pendidikan karakter tidak terlepas dari pendidikan nasional karena karakter adalah elemen terpenting dari pendidikan nasional itu sendiri. Tujuan pendidikan nasional memuat berbagai nilai kemanusiaan yang harus dimiliki warga negara Indonesia. Oleh karena itu, tujuan pendidikan nasional adalah sumber yang paling operasional dalam pengembangan pendidikan budaya dan karakter bangsa.

 

  1. Media

Dengan adanya berbagai macam dan bentuk media maka sumber yang diacu oleh pendidikan terhadap karakter juga lebih mudah dan lebih beragam. Dalam media-media yang digunakan ada banyak contoh-contoh informasi peristiwa yang menggambarkan sebuah karakter. Hal-hal yang positif bisa dijadikan pedoman ataupun motivasi agar karakter bangsa ini tetap terjaga. Sedangkan hal-hal yang negatif hendaknya dijadikan pelajaran agar tidak terjadi lagi dikemudian hari atau paling tidak bisa dihindari serta diminimalisir keberadaanya.

 

PENUTUP

Dari kelima sumber itu maka pelaksanaan pendidikan karakter dapat diselenggarakan oleh masyarakat, melalui lembaga agama dan pranata sosial-kebudayaan, serta diselenggarakan oleh pemerintah melalui jalur pendidikan formal. Baik yang diselenggarakan oleh masyarakat maupun pemerintah keduanya merupakan satu kesatuan yang saling terkait. Sumber-sumber pendidikan karakter bangsa itu menunjukkan bahwa setiap elemen berperan sesuai fungsi sosial masing-masing. Yang dibentuk dalam tiap elemen itu adalah manusia atau warga bangsa, sehingga baik ia dibentuk melalui nilai-nilai baik dalam agama maupun kebudayaan, perlu ada nilai bersama sebagai acuan utama pengembangan pendidikan karakter bangsa.

 

DAFTAR PUSTAKA

 

  1. “Sumber-SumberPendidikanKarakter”.2012.http//www.DEFINISI _ ISTILAH _ PENGERTIAN _ ARTI KATA SUMBER-SUMBER PENDIDIKAN KARAKTER BANGSA.htm. Didownload pada tanggal 13 Nopember 2014 pukul ‏‎52 WIB.
  2. “Fungsi Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa”.2012.http//www. Fungsi Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa _ pendidikan dan kebudayaan.htm. Didownload pada tanggal 13 Nopember 2014 pukul 12.55 WIB.

 

___________

Disusun Oleh:

Eltiana Laudia

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s