Latihan Soal; Konsep Dasar Manajemen Pendidikan

Jawab pertanyaan berikut ini dengan tepat!

  1. Jelaskan pengertian manajemen dan manajemen pendidikan!
  2. Jelaskan ruang lingkup manajemen pendidikan!
  3. Jelaskan fungsi-fungsi dalam manajemen!
  4. Jelaskan dengan bagan, proses dalam manajemen pendidikan!
  5. Sumber daya apa yang dikelola dalam proses manajemen?
  6. Jelaskan pengertian efektif hasil dan efektif proses di dalam proses manajemen pendidikan!
  7. Jelaskan pengertian efisien hasil dan efisien proses di dalam proses manajemen pendidikan!
  8. Jelaskan hubungan manajemen pendidikan dengan kepemimpinan pendidikan!
  9. Jelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi prilaku manajer pendidikan!

 

Iklan

79 thoughts on “Latihan Soal; Konsep Dasar Manajemen Pendidikan”

  1. 1. • Manajemen adalah Suatu Proses dalam rangka mencapai tujuan dengan bekerja bersama melalui orang-orang dan sumber daya organisasi lainnya
    • Manajemen pendidikan adalah suatu proses dari perencanaan, penorganisasian, pengarahan, pengawasan, dan penilaian usaha-usaha pendidikan supaya dapat mencapai tujuan pendidikan yang telah di tetapkan sebelumnya.

    2. Ruang Lingkup Manajemen Pendidikan
    Manajemen pendidikan secara umum memiliki ruang lingkup yang lebih luas daripada manajemen sekolah. Manajemen pendidikan tidak hanya menyangkut penataan pendidikan formal (sekolah, madrasah dan perguruan tinggi), tetapi juga pendidikan luar sekolah atau pendidikan nonformal, seperti TPA/TPQ, pondok pesantren, lembaga-lembaga kursus maupun lembaga-lembaga pendidikan yang berkembang di masyarakat: majlis taklim, PKK, karang taruna, pembinaan wanita dan yang lainnya. Untik memudahkan bahasan ini, maka penulis lebih banyak menggunakan istilah “sekolah” untuk mewakili kegiatan pendidikan formal.

    3. ada 4 fungsi:

    • Fungsi Perencanaan
    Dalam manajemen, perencanaan adalah proses mendefinisikan tujuan organisasi, membuat strategi untuk mencapai tujuan itu, dan mengembangkan rencana aktivitas kerja organisasi.

    • Fungsi Pengorganisasian
    Proses yang menyangkut bagaimana strategi dan taktik yang telah dirumuskan dalam perencanaan didesain dalam sebuah struktur organisasi yang tepat dan tangguh, sistem dan lingkungan organisasi yang kondusif, dan dapat memastikan bahwa semua pihak dalam organisasi dapat bekerja secara efektif dan efisien guna pencapaian tujuan organisasi.

    • Fungsi Pengorganisasian
    Proses yang menyangkut bagaimana strategi dan taktik yang telah dirumuskan dalam perencanaan didesain dalam sebuah struktur organisasi yang tepat dan tangguh, sistem dan lingkungan organisasi yang kondusif, dan dapat memastikan bahwa semua pihak dalam organisasi dapat bekerja secara efektif dan efisien guna pencapaian tujuan organisasi.

    • Fungsi Pengarahan dan Implementasi
    Proses implementasi program agar dapat dijalankan oleh seluruh pihak dalam organisasi serta proses memotivasi agar semua pihak tersebut dapat menjalankan tanggungjawabnya dengan penuh kesadaran dan produktifitas yang tinggi.

  2. Jawaban :
    1.Pengertian Manajemen
    Kata manajemen berasal dari bahasa inggris, “Manage” yang memiliki arti mengelola/mengurus, mengendalikan, mengusahakan dan juga memimpin.
    “Manajemen adalah sebuah proses dalam rangka untuk mencapai suatu tujuan organisasi dengan cara bekerja secara bersama sama dengan orang – orang dan sumber daya yang dimiliki organisasi. •pengertian menejemen menurut para ahli dalam negeri
    a) Sukamto Reksohadiprodjo, M. COM.
    Manajemen adalah suatu usaha merencanakan, mengorganisasikan, menggerakkan, mengkoordinasikan, serta mengawasi kegiatan dalam suatu organisasi agar tujuan organisasi tercapai secara efisien dan efektif.

    b) Prof. Dr. Sondang P. Siagian, MPA.
    Manajemen adalah kemampuan atau keterampilan untuk memperoleh suatu hasil dalam rangka mencapai tujuan melalui kegiatan-kegiatan orang lain.
    • pengertian menejemen menurut para ahli luar negeri
    a ) Menurut Ahli Federick Winslow Taylor
    Manajemen adalah Suatu percobaan yang sungguh-sungguh untuk menghadapi setiap persoalan yang timbul dalam pimpinan perusahaan (dan organisasi lain)atau setiap system kerjasama manusia dengan sikap dan jiwa seorang sarjana dan dengan menggunakan alat-alat perumusan.
    b ) Menurut Ahli Lyndak F. Urwick
    Manajemen adalah Forecasting (meramalkan), Planning Orga-nizing (perencanaan Pengorganisiran), Commandin (memerintahklan), Coordinating (pengkoordinasian) dan Controlling (pengontrolan).
    c ). Menurut Ahli Cyril O’donnel
    Dalam bukunya yang berjudul Principles of Manageme. mengemukakan, manajemen adalah berhubungan dengan pencapaian sesuatu tujuan yang dilakukan melalui dan dengan orang-orang lain.
    • Pengertian menejemen pendidikan adalah mengemukakan, manajemen adalah berhubungan dengan pencapaian sesuatu tujuan yang dilakukan melalui dan dengan orang-orang lain.
    2. Ruang lingkup manajemen pendidikan terbagi menjadi 4 hal, yaitu ruang lingkup menurut wilayah kerja, ruang lingkup menurut objek garapan, ruang lingkup menurut fungsi atau urutan kegiatannya dan menurut pelaksana. Untuk ruang lingkup pertama meliputi manajemen pendidikan suruh negara,manajemen pendidikan satu provinsi, satu kabupaten/ kota, unit kerja dan manajemen kelas. Manajemen kelas ini adalah inti dari sebuah manajemen pendidikan tersebut, karena di dalam kelas proses pengajaran berlangsung.
    • Ruang lingkup menurut objek garapan meliputi; manajemen siswa, personil sekolah, kurikulum, sarana/ material, anggaran, ketatalaksanaan, humas dan komunikasi pendidikan.
    • Ruang lingkup menurut fungsi / urutan kegiatan atau yang disebut juga manajemen administrasi meliputi perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, koordinasi, komunikasi dan evaluasi.
    • Ruang lingkup manajemen pendidikan menurut pelaksana. Dalam hal ini guru sebagai pelaksana bertindak sebagai manajer dikelas yang ia pimpin. Jadi segala sesuatunya diatur dan diorganisasikan dengan baik untuk mencapai sebuah tujuan kelas dan keberhasilan peserta didik.
    3) fungsi – fungsi dalam menejemen
    Fungsi Manajemen
    Ada 4 fungsi utama dalam manajemen:
    1. Perencanaan (Planning),
    2. Pengorganisasian (Organizing),
    3. Pengarahan (Actuating/Directing),
    4. Pengawasan (Controlling)
    • Fungsi Perencanaan
    Dalam manajemen, perencanaan adalah proses mendefinisikan tujuan organisasi, membuat strategi untuk mencapai tujuan itu, dan mengembangkan rencana aktivitas kerja organisasi.
    • Fungsi Pengorganisasian
    Proses yang menyangkut bagaimana strategi dan taktik yang telah dirumuskan dalam perencanaan didesain dalam sebuah struktur organisasi yang tepat dan tangguh, sistem dan lingkungan organisasi yang kondusif, dan dapat memastikan bahwa semua pihak dalam organisasi dapat bekerja secara efektif dan efisien guna pencapaian tujuan organisasi Kegiatan dalam Fungsi Pengorganisasian :
    – Mengalokasikan sumber daya, merumuskan dan menetapkan tugas, dan menetapkan prosedur yang diperlukan
    – Menetapkan struktur organisasi yang menunjukkan adanya garis kewenangan dan tanggungjawab
    – Kegiatan perekrutan, penyeleksian, pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia/tenaga kerja
    – Kegiatan penempatan sumber daya manusia pada posisi yang paling kerja
    • Fungsi Pengarahan dan Implementasi
    Proses implementasi program agar dapat dijalankan oleh seluruh pihak dalam organisasi serta proses memotivasi agar semua pihak tersebut dapat menjalankan tanggungjawabnya dengan penuh kesadaran dan produktifitas yang tinggi.
    Kegiatan dalam Fungsi Pengarahan dan Implementasi :
    – Mengimplementasikan proseskepemimpinan, pembimbingan, dan pemberian motivasi kepada tenaga kerja agar dapat bekerja secara efektif dan efisien dalam pencapaian tujuan
    – Memberikan tugas dan penjelasan rutin mengenai pekerjaan
    – Menjelaskan kebijakan yang ditetapkan
    • Fungsi Pengawasan dan Pengendalian
    Proses yang dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan yang telah direncanakan, diorganisasikan dan diimplementasikan dapat berjalan sesuai dengan target yang diharapkan sekalipun berbagai perubahan terjadi dalam lingkungan dunia bisnis yang dihadapi.
    Kegiatan dalam Fungsi bisnis.Pengawasan dan Pengendalian :
    – Mengevaluasi keberhasilan dalam pencapaian tujuan dan target bisnis sesuai dengan indikator yang telah ditetapkan
    – Mengambil langkah klarifikasi dan koreksi atas penyimpangan yang mungkin ditemukan
    – Melakukan berbagai alternatif solusi atas berbagai masalah yang terkait dengan pencapaian tujuan dan target bisnis.

  3. 1.Manajemen adalah Suatu Proses dalam rangka mencapai tujuan dengan bekerja bersama melalui orang-orang dan sumber daya organisasi lainnya.
    Pengertian manajemen pendidikan menurut para ahli :
    ->Made Pidarta
    Manajemen pendidikan adalah kegiatan untuk mengumpulkan beberapa sumber terkait dunia pendidikan. sehingga dapat difokuskan untuk menuju pada tujuan yang sudah ditetapkan sesuai dengan pendidikan yang diharapkan. Pengertian dari manajemen pendidikan dituturkan oleh ahli Made Pidarta pada tahun 1988.

    ->Soebagio Atmodiwirio
    Manajemen pendidikan adalah proses untuk melakukan perencanaan, melakukan organisasi, untuk memimpin, untuk melakukan pengendalian. Fokusnya dilakukan oleh para tenaga pendidik serta sumber daya dari pendidikan itu sendiri. Guna menuju pada tujuan pendidikan yang diharapkan. Pengertian dari manajemen pendidikan ini dituturkan oleh ahli Soebagio Atmodiwirio pada tahun 2000.

    ->Menurut Syarif “1976:7”
    Segala usaha bersama untuk mendayagunakan sumber-sumber “personil maupun materiil” secara efektif dan efisien untuk menunjang tercapainya pendidikan.

    ->Menurut Sutisna “1979:2-3”
    Manajemen pendidikan merupakan keseluruhan “proses” yang membuat sumber-sumber personil dan meteriil sesuai yang tersedia dan efektif bagi tercapainya tujuan-tujuan bersama. Ia mengerjakan fungsi-fungsi dengan jalan mempengaruhi perbuatan orang-orang.

    ->KI HAJAR DEWANTARA
    Pendidikan menurut Ki Hajar Dewantara merupakan proses pembudayaan yakni suatu usaha memberikan nilai-nilai luhur kepada generasi baru dalam masyarakat yang tidak hanya bersifat pemeliharaan tetapi juga dengan maksud memajukan serta memperkembangkan kebudayaan menuju ke arah keluhuran hidup kemanusiaan.Menurut Ki Hajar Dewantara, pendidikan dimulai sejak anak dilahirkan dan berakhir setelah meninggal dunia.

    2.Ruang lingkup manajemen pendidikan dibagi menjadi beberapa bagian. Pertama, ruang lingkup berdasarkan wilayah kerja. Manajemen pendidikan nasional, provinsi, kecamatan dan satu unit kerja. Manajemen pendidikan nasional bukan hanya ditangani oleh pelaksana pendidikan saja dalam hal ini sekolah, namun melibatkan pendidikan diluar sekolah. Penyelenggara pendidikan diluar sekolah seperti lembaga penelitian, lembaga pelatihan serta lembaga kebudayaan dan kesenian nasional. Manajemen pendidikan satu provinsi meliputi seluruh wilayah kerja dalam satu provinsi saja.
    Kedua, ruang lingkup manajemen pendidikan menurut objek/ fokus kerja. Ruang lingkupnya diantaranya adalah manajemen siswa, personil sekolah dari mulai kepala sekolah hingga petugas kebersihan, manajemen kurikulum pendidikan meliputi materi belajar mengajar siswa, prasarana sekolah dari mulai buku hingga keperluan laboratorium, ketata usahaan sekolah meliputi data siswa, anggaran dari mulai gaji guru hingga berbagai keperluan belajar, serta hubungan masyarakat atau lebih populer dengan komunikasi pendidikan baik dengan pihak ketiga atau orang tua siswa.

    3.Fungsi Manajemen terdiri atas 4 fungsi yang utama, yaitu :
    1. Planning (Fungsi Perencanaan)
    Planning adalah bagaimana perusahaan menetapkan tujuan yang diinginkan dan kemudian menyusun rencana strategi bagaimana cara untuk mencapai tujuan tersebut.
    2. Organizing (Fungsi Pengorganisasian)
    Organizing (fungsi perencanaan) adalah pengaturan sumber daya manusia dan sumber daya fisik yang dimiliki agar bisa menjalankan rencana-rencana yang sudah diputuskan untuk mencapai tujuan yang diinginkan.
    3. Directing (Fungsi Pengarahan)
    Directing alias fungsi pengarahan adalah upaya untuk menciptakan suasana kerja dinamis, sehat agar kinerjanya lebih efektif dan efisien.
    4. Controlling (Fungsi Pengendalian / Pengawasan)
    Fungsi pengendalian adalah upaya untuk menilai suatu kinerja yang berpatokan kepada standar yang telah dibuat, juga melakukan perbaikan apabila memang dibutuhkan.

  4. 1. Pengertian manajemen adalah ilmu dan seni perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan terhadap usaha-usaha para anggota organisasi dan penggunaan sumber daya organisasi untuk mencapai tujuan yang telah di tetapkan sebelumnya. Manajemen memiliki kegiatan memimpin, mengatur, mengelola, mengendalikan, dan mengembangkan.
    Manajemen Pendidikan sebagai suatu Proses perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan dalam mengelola sumber daya yang berupa man, money, materials, method, machines, market, minute dan information untuk mencapai tujuan yang efektif dan efisien dalam bidang pendidikan.

    2. (a) Manajemen kurikulum, meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan tentang pendataan mata pelajaran/mata kuliah yang diajarkan/dipasarkan, waktu jam yang tesedia, jumlag guru beserta pembagian jam pelajaran, jumlah kelas, penjadwalan, kegiatan belajar-mengajar, buku-buku yang dibutuhkan, program semester, evaluasi, program tahunan, kelender pendidikan, perubahan kurikulum maupun inovasi-inovasi dalam pengembangan kurikulum.
    (b) Manajemen ketenagaan pendidikan (kepegawwaian), meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan penerimaan pegawai baru, mutasi, surat keputusan, surat tugas, berkas-berkas tenaga kependidikan, daftar umum kepegawaian, upaya peningkatan SDM serta kinerja pegawai, dan sebagainya.
    (c) Manajemen peserta didik, meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan penggalangan penerimaan siswa baru, pelaksanaan tes penerimaan siswa baru, penempatan dan pembagian kelas, kegiatan-kegiatan kesiswaan, motivasi dan upaya peningkatan kualitas lulusan dan sebagainya.
    (d) Manajemen sarana dan prasarana pendidikan, meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan pengadaan barang pembagian dan penggunaan barang (inventaris), perbaikan barang, dan tukar tambah maupun penghapusan barang.
    (e) Manajemen keuangan/ pembiayaan pendidikan, meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan masuk dan keluarnya dana, usaha-usaha menggali sumber pendanaan sekolah seperti kegiatan koperasi serta penggunaan dana secara efisien.
    (f) Manajemen unit-unit penunjang pendidikan, melipiti perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan ddan evaluasi kegiatan unit-unit penunjang, misalnya bimbingan dan penyuluhan (BP), perpustakaan, UKS, pramuka, olahraga, kesenian, dan sebagainya.
    (g) Manejemen layanan khusus pendidikan, meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan pelayanan khusus, misalnya menu makanan/konsumsi, layanan antar jemput , bimbingan khusus di rumah, dan sebagainya.
    (h) Manajemen tata lingkungan dan keamanan sekolah meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi tata ruang pertamanan sekolah, kebersihan dan ketertiban sekolah, serta keamanan dan kenyamanan lingkungan sekolah.
    (i) Manajemen/administrasi perkantoran, meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan kantor agar memberikan pelayanan yang terbaik kepada semua orang yang membutuhkan serta berhubungan dengan kegiatan lembaga.
    (j) Manejemen hubungan dengan masyarakat, meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan hubungan masyarakat, misalnya pendataan alamat kantor/orang yang dianggap perlu, hasil kerjasama, program-progran humas, dan sebagainya.

    3. Ada 4 fungsi utama dalam manajemen:
    1.Perencanaan (Planning),
    2. Pengorganisasian (Organizing),
    3. Pengarahan (Actuating/Directing),
    4. Pengawasan (Controlling)
    >Fungsi Perencanaan
    proses yang menyangkut upaya yang dilakukan untuk mengantisipasi kecenderungan di masa yang akan datang dan penentuan strategi dan taktik yang tepat untuk mewujudkan target dan tujuan organisasi.
    >Fungsi Pengorganisasian
    proses yang menyangkut bagaimana strategi dan taktik yang telah dirumuskan dalam perencanaan

  5. 1. • Manajemen adalah Suatu Proses dalam rangka mencapai tujuan dengan bekerja bersama melalui orang-orang dan sumber daya organisasi lainnya
    • Manajemen pendidikan adalah suatu proses dari perencanaan, penorganisasian, pengarahan, pengawasan, dan penilaian usaha-usaha pendidikan supaya dapat mencapai tujuan pendidikan yang telah di tetapkan sebelumnya.

    Pengertian manajemen pendidikan menurut para ahli :
    ->Made Pidarta
    Manajemen pendidikan adalah kegiatan untuk mengumpulkan beberapa sumber terkait dunia pendidikan. sehingga dapat difokuskan untuk menuju pada tujuan yang sudah ditetapkan sesuai dengan pendidikan yang diharapkan. Pengertian dari manajemen pendidikan dituturkan oleh ahli Made Pidarta pada tahun 1988.

    ->Soebagio Atmodiwirio
    Manajemen pendidikan adalah proses untuk melakukan perencanaan, melakukan organisasi, untuk memimpin, untuk melakukan pengendalian. Fokusnya dilakukan oleh para tenaga pendidik serta sumber daya dari pendidikan itu sendiri. Guna menuju pada tujuan pendidikan yang diharapkan. Pengertian dari manajemen pendidikan ini dituturkan oleh ahli Soebagio Atmodiwirio pada tahun 2000.

    ->Menurut Syarif “1976:7”
    Segala usaha bersama untuk mendayagunakan sumber-sumber “personil maupun materiil” secara efektif dan efisien untuk menunjang tercapainya pendidikan.

    ->Menurut Sutisna “1979:2-3”
    Manajemen pendidikan merupakan keseluruhan “proses” yang membuat sumber-sumber personil dan meteriil sesuai yang tersedia dan efektif bagi tercapainya tujuan-tujuan bersama. Ia mengerjakan fungsi-fungsi dengan jalan mempengaruhi perbuatan orang-orang.

    ->KI HAJAR DEWANTARA
    Pendidikan menurut Ki Hajar Dewantara merupakan proses pembudayaan yakni suatu usaha memberikan nilai-nilai luhur kepada generasi baru dalam masyarakat yang tidak hanya bersifat pemeliharaan tetapi juga dengan maksud memajukan serta memperkembangkan kebudayaan menuju ke arah keluhuran hidup kemanusiaan.Menurut Ki Hajar Dewantara, pendidikan dimulai sejak anak dilahirkan dan berakhir setelah meninggal dunia.

    2. Ruang Lingkup Manajemen Pendidikan
    Manajemen pendidikan secara umum memiliki ruang lingkup yang lebih luas daripada manajemen sekolah. Manajemen pendidikan tidak hanya menyangkut penataan pendidikan formal (sekolah, madrasah dan perguruan tinggi), tetapi juga pendidikan luar sekolah atau pendidikan nonformal, seperti TPA/TPQ, pondok pesantren, lembaga-lembaga kursus maupun lembaga-lembaga pendidikan yang berkembang di masyarakat: majlis taklim, PKK, karang taruna, pembinaan wanita dan yang lainnya. Untik memudahkan bahasan ini, maka penulis lebih banyak menggunakan istilah “sekolah” untuk mewakili kegiatan pendidikan formal.

    3. ada 4 fungsi:

    • Fungsi Perencanaan
    Dalam manajemen, perencanaan adalah proses mendefinisikan tujuan organisasi, membuat strategi untuk mencapai tujuan itu, dan mengembangkan rencana aktivitas kerja organisasi.

    • Fungsi Pengorganisasian
    Proses yang menyangkut bagaimana strategi dan taktik yang telah dirumuskan dalam perencanaan didesain dalam sebuah struktur organisasi yang tepat dan tangguh, sistem dan lingkungan organisasi yang kondusif, dan dapat memastikan bahwa semua pihak dalam organisasi dapat bekerja secara efektif dan efisien guna pencapaian tujuan organisasi.

    • Fungsi Pengorganisasian
    Proses yang menyangkut bagaimana strategi dan taktik yang telah dirumuskan dalam perencanaan didesain dalam sebuah struktur organisasi yang tepat dan tangguh, sistem dan lingkungan organisasi yang kondusif, dan dapat memastikan bahwa semua pihak dalam organisasi dapat bekerja secara efektif dan efisien guna pencapaian tujuan organisasi.

    • Fungsi Pengarahan dan Implementasi
    Proses implementasi program agar dapat dijalankan oleh seluruh pihak dalam organisasi serta proses memotivasi agar semua pihak tersebut dapat menjalankan tanggungjawabnya dengan penuh kesadaran dan produktifitas yang tinggi.

  6. 1. >Menurut Drs. Oey Liang Lee mengartikan manajemen adalah ilmu dalam perencanaan, pengorganisasian, penyusunan, pengarahan dan pengawasan dari manusia untuk menentukan capaian tujuan sebagaimana yang telah ditetapkan.
    >Pengertian manajemen menurut James A.F. Stoner adalah proses perencanaan, pengorganisasian dan penggunaan terhadap sumberdaya organisasi lainnya supaya tujuan organisasi dapat tercapai sesuai dengan yang ditetapkan.
    >Pengertian manajemen menurut R. Terry adalah suatu proses khas terdiri tindakan-tindakan perencanaan, pengorganisasian, penggerakan dan pengontrolan yang dilakukan dalam menentukan serta mencapai target yang sudah ditetapkan lewat pemanfaatan sumberdaya manusia dan lainnya.
    >Pengertian manajemen menurut Lawrence A. Appley adalah suatu seni untuk mencapai tujuan tertentu lewat usaha yang dilakukan oleh orang lain
    >Pengertian manajemen menurut Horold Koont dan Cyril O’Donnel adalah suatu usaha untuk mencapai tujuan lewat kegiatan orang lain.
    Adapun pengertian manajemen yang sering digunakan oleh orang yaitu pengertian manajemen menurut Ricky W. Griffin, dimana beliau mengartikan manajemen adalah sebagai proses perencanaan,pengorganisasian,pengoordinasian dan pengendalian atau kontrol sumber daya dalam mencapai sasaran dengan efisien dan efektif.
    Manajemen Pendidikan sebagai suatu Proses perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan dalam mengelola sumber daya yang berupa man, money, materials, method, machines, market, minute dan information untuk mencapai tujuan yang efektif dan efisien dalam bidang pendidikan.

    2. (a) Manajemen kurikulum, meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan tentang pendataan mata pelajaran/mata kuliah yang diajarkan/dipasarkan, waktu jam yang tesedia, jumlag guru beserta pembagian jam pelajaran, jumlah kelas, penjadwalan, kegiatan belajar-mengajar, buku-buku yang dibutuhkan, program semester, evaluasi, program tahunan, kelender pendidikan, perubahan kurikulum maupun inovasi-inovasi dalam pengembangan kurikulum.
    (b) Manajemen ketenagaan pendidikan (kepegawwaian), meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan penerimaan pegawai baru, mutasi, surat keputusan, surat tugas, berkas-berkas tenaga kependidikan, daftar umum kepegawaian, upaya peningkatan SDM serta kinerja pegawai, dan sebagainya.
    (c) Manajemen peserta didik, meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan penggalangan penerimaan siswa baru, pelaksanaan tes penerimaan siswa baru, penempatan dan pembagian kelas, kegiatan-kegiatan kesiswaan, motivasi dan upaya peningkatan kualitas lulusan dan sebagainya.
    (d) Manajemen sarana dan prasarana pendidikan, meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan pengadaan barang pembagian dan penggunaan barang (inventaris), perbaikan barang, dan tukar tambah maupun penghapusan barang.
    (e) Manajemen keuangan/ pembiayaan pendidikan, meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan masuk dan keluarnya dana, usaha-usaha menggali sumber pendanaan sekolah seperti kegiatan koperasi serta penggunaan dana secara efisien.
    (f) Manajemen unit-unit penunjang pendidikan, melipiti perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan ddan evaluasi kegiatan unit-unit penunjang, misalnya bimbingan dan penyuluhan (BP), perpustakaan, UKS, pramuka, olahraga, kesenian, dan sebagainya.
    (g) Manejemen layanan khusus pendidikan, meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan pelayanan khusus, misalnya menu makanan/konsumsi, layanan antar jemput , bimbingan khusus di rumah, dan sebagainya.
    (h) Manajemen tata lingkungan dan keamanan sekolah meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi tata ruang pertamanan sekolah, kebersihan dan ketertiban sekolah, serta keamanan dan kenyamanan lingkungan sekolah.
    (i) Manajemen/administrasi perkantoran, meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan kantor agar memberikan pelayanan yang terbaik kepada semua orang yang membutuhkan serta berhubungan dengan kegiatan lembaga.
    (j) Manejemen hubungan dengan masyarakat, meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan hubungan masyarakat, misalnya pendataan alamat kantor/orang yang dianggap perlu, hasil kerjasama, program-progran humas, dan sebagainya.

    3. Ada 4 fungsi utama dalam manajemen:
    1.Perencanaan (Planning),
    2. Pengorganisasian (Organizing),
    3. Pengarahan (Actuating/Directing),
    4. Pengawasan (Controlling)
    >Fungsi Perencanaan
    proses yang menyangkut upaya yang dilakukan untuk mengantisipasi kecenderungan di masa yang akan datang dan penentuan strategi dan taktik yang tepat untuk mewujudkan target dan tujuan organisasi.
    >Fungsi Pengorganisasian
    proses yang menyangkut bagaimana strategi dan taktik yang telah dirumuskan dalam perencanaan.

  7. 1. PENGERTIAN MANAJEMEN
    》menurut para ahli luar negeri :

    ● Menurut Richard L.Daft (2002:8) mendefinisikan sebagai berikut:
    “Manajemen adalah pencapaian sasaran-sasaran organisasi dengan cara yang efektif dan efisien melalui perencanaan pengorganisasian, kepemimpinan dan pengendalian sumberdaya organisasi.”

    ● Menurut James A.F. Stoner (2006:Organisasi.org)
    “Manajemen adalah suatu proses perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, dan pengendalian upaya dari anggota organisasi serta penggunaan sumua sumber daya yang ada pada organisasi untuk mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan sebelumnya”.

    ● Menurut Mulayu S.P. Hasibuan (2000:2) mengatakan bahwa :
    “Manajemen adalah ilmu dan seni mengatur proses pemanfaatan sumber daya manusia dan sumber-sumber lainnya secara efektif dan efisien untuk mencapai satu tujuan.”

    》menurut para ahli dalam negeri:

    ●Sukamto Reksohadiprodjo, M. COM.
    Manajemen adalah suatu usaha merencanakan, mengorganisasikan, menggerakkan, mengkoordinasikan, serta mengawasi kegiatan dalam suatu organisasi agar tujuan organisasi tercapai secara efisien dan efektif.

    ●Prof. Dr. Sondang P. Siagian, MPA.
    Manajemen adalah kemampuan atau keterampilan untuk memperoleh suatu hasil dalam rangka mencapai tujuan melalui kegiatan-kegiatan orang lain.

    ●Drs. Sukarno K.
    Manajemen berarti proses pembimbingan dan pengawasan terhadap segala kegiatan yang dilakukan oleh orang-orang untuk mencapai tujuan yang dikehendaki.

    PENGERTIAN MANAJEMEN PENDIDIKAN

    Made Pidarta
    Manajemen pendidikan adalah kegiatan untuk mengumpulkan beberapa sumber terkait dunia pendidikan. sehingga dapat difokuskan untuk menuju pada tujuan yang sudah ditetapkan sesuai dengan pendidikan yang diharapkan. Pengertian dari manajemen pendidikan dituturkan oleh ahli Made Pidarta pada tahun 1988.

    Soebagio Atmodiwirio
    Manajemen pendidikan adalah proses untuk melakukan perencanaan, melakukan organisasi, untuk memimpin, untuk melakukan pengendalian. Fokusnya dilakukan oleh para tenaga pendidik serta sumber daya dari pendidikan itu sendiri. Guna menuju pada tujuan pendidikan yang diharapkan. Pengertian dari manajemen pendidikan ini dituturkan oleh ahli Soebagio Atmodiwirio pada tahun 2000.

    Leonard D. White
    manajemen adalah segenap proses, biasanya terdapat pada semua kelompok baik usaha negara, pemerintah atau swasta, sipil atau militer secara besar-besaran atau secara kecil-kecilan.

    The Liang Gie
    manajemen adalah segenap proses penyelenggaraan dalam setiap usaha kerjasama sekelompok manusia untuk mencapai tujuan tertentu.

    2. Ruang lingkup dari manajemen pendidikan dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu : Menurut Wilayah Kerja, Menurut Objek garapan, dan Menurut Fungsi Kegiatan.

    ● Ruang lingkup berdasarkan wilayah kerja.
    Bila di tinjauan dari wilayah kerjanya maka ruang lingkup manajemen pendidikan bisa dibedakan menjadi :

    Manajemen pendidikan seluruh negara yaitu majejemen pendidikan untuk tingkat nasional ini ditangani bukan hanya dengan pelaksanaan pelatihan pendidikan di dalam sekolah saja, tetapi juga pendidikan luar sekolah, penyelenggaraan pelatihan, pengayaan penelitian, ataupun pendidikan yang meliputi kebudayaan dan kesenian secara nasional.Menejemen pendidikan dalam satu provinsi ialah ruang lingkupnya yang meliputi wilayah kerja satu sebaras provinsi saja, yang dimana pelaksanaannya dibantu oleh petugas manajemen pendidikan yang berada di kabupaten dan di kecamatan.Manajemen pendidikan dalam satu kabupaten atau kota ialah ruang lingkupnya hanya meliputi wilayah kerja satu kabupaten maupun satu kota saja.Manajemen pendidikan satu unit kerja ialah Manajemen ini hanya di titik beratkan pada satu unit kerja yang langsung dalam menangani dalam pekerjaan mendidik.Manajemen kelas ialah sebagai suatu kesatuan kegiatan yang terkecil dalam manajemen pendidikan yang menjadi inti dari semua jenis manajemen pendidikan.
    Menurut Wilayah kerja, ruang lingkupnya meliputi : Manajemen seluruh negara, manajemen satu propinsi, manajemen satu

    ● Ruang lingkup menurut objek garapan.
    Bila ditinjau berdasarkan objek garapan, yaitu sebagai berikut ini :
    Manajemen siswa.Manajemen personil-personil sekolah.Manajemen kurikulum.Manajemen prasarana atau material.Manajemen ketata usahaan sekolah atau tata laksana pendidikan.Manajemen anggaran.Manajemen lembaga atau organisasi pendidikan,Manajemen hubungan masyarakat atau manajemen kominikasi pendidikan.

    ● Ruang Lingkup Menurut fungsi atau urutan kegiatannya.
    Merencanakan.Mengorganisasikan.Mengarahkan.Mengkoordinasikan.Mengkomunikasikan.Mengawasai ataupun mengevaluasi.

    3. Ada 4 fungsi utama dalam manajemen:
    ●.Perencanaan (Planning),
    ●. Pengorganisasian (Organizing),
    ●. Pengarahan (Actuating/Directing),
    ●. Pengawasan (Controlling)

    Fungsi Perencanaan
    proses yang menyangkut upaya yang dilakukan untuk mengantisipasi kecenderungan di masa yang akan datang dan penentuan strategi dan taktik yang tepat untuk mewujudkan target dan tujuan organisasi.

    Kegiatan dalam Fungsi Perencanaan :
    – Menetapkan tujuan dan target bisnis
    – Merumuskan strategi untuk mencapai tujuan dan target bisnis tersebut
    – Menentukan sumber-sumber daya yang diperlukan
    – Menetapkan standar/indikator keberhasilan dalam pencapaian tujuan dan target bisnis

    Fungsi Pengorganisasian
    proses yang menyangkut bagaimana strategi dan taktik yang telah dirumuskan dalam perencanaan didesain dalam sebuah struktur organisasi yang tepat dan tangguh, sistem dan lingkungan organisasi yang kondusif, dan dapat memastikan bahwa semua pihak dalam organisasi dapat bekerja secara efektif dan efisien guna pencapaian tujuan organisasi

    Kegiatan dalam Fungsi Pengorganisasian :
    – Mengalokasikan sumber daya, merumuskan dan menetapkan tugas, dan menetapkan prosedur yang diperlukan
    – Menetapkan struktur organisasi yang menunjukkan adanya garis kewenangan dan tanggungjawab
    – Kegiatan perekrutan, penyeleksian, pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia/tenaga kerja
    – Kegiatan penempatan sumber daya manusia pada posisi yang paling tepat

    Fungsi Pengarahan dan Implementasi
    proses implementasi program agar dapat dijalankan oleh seluruh pihak dalam organisasi serta proses memotivasi agar semua pihak tersebut dapat menjalankan tanggungjawabnya dengan penuh kesadaran dan produktifitas yang tinggi.

    Kegiatan dalam Fungsi Pengarahan dan Implementasi :
    – Mengimplementasikan proses kepemimpinan, pembimbingan, dan pemberian motivasi kepada tenaga kerja agar dapat bekerja secara efektif dan efisien dalam pencapaian tujuan
    – Memberikan tugas dan penjelasan rutin mengenai pekerjaan
    – Menjelaskan kebijakan yang ditetapkan

    Fungsi Pengawasan dan Pengendalian
    proses yang dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan yang telah direncanakan, diorganisasikan dan diimplementasikan dapat berjalan sesuai dengan target yang diharapkan sekalipun berbagai perubahan terjadi dalam lingkungan dunia bisnis yang dihadapi.

    Kegiatan dalam Fungsi Pengawasan dan Pengendalian :
    – Mengevaluasi keberhasilan dalam pencapaian tujuan dan target bisnis sesuai dengan indikator yang telah ditetapkan
    – Mengambil langkah klarifikasi dan koreksi atas penyimpangan yang mungkin ditemukan
    – Melakukan berbagai alternatif solusi atas berbagai masalah yang terkait dengan pencapaian tujuan dan target bisnis

    Fungsi Operasional dalam Manajemen
    Pada pelaksanaannya, fungsi-fungsi manajemen yang dijalankan menurut tahapan tertentu akan sangat berbeda jika didasarkan pada fungsi operasionalnya. secara operasional, fungsi planning untuk sumber daya manusia akan berbeda dengan fungsi planning untuk sumber daya fisik/alam, dan sebagainya.

    Manajemen organisasi bisnis dapat dibedakan menjadi fungsi-fungsi :
    1. Manajemen Sumber Daya Manusia
    2. Manajemen Pemasaran
    3. Manajemen Operasi/Produksi
    4. Manajemen Keuangan
    5. Manajemen Informasi

  8. 1. Menurut Ahli Henry Fayol:
    Manajemen mengandung gagasan lima fungsi utama yaitu, merancang, mengorganisasi, memerintah, mengoordinasi, dan mengendalikan. Sedangkan fungsi manajemen adalah elemen-elemen dasar yang akan selalu ada dan melekat di dalam proses manajemen yang akan dijadikan acuan oleh manajer dalam melaksanakan kegiatan untuk mencapai tujuan.

    2. Menurut Ahli James A.F. Stoner (2006:Organisasi.org)
    Manajemen adalah suatu proses perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, dan pengendalian upaya dari anggota organisasi serta penggunaan sumua sumber daya yang ada pada organisasi untuk mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan sebelumnya.

    3. Menurut Ahli Mulayu S.P. Hasibuan (2000:2)
    Manajemen adalah ilmu dan seni mengatur proses pemanfaatan sumber daya manusia dan sumber-sumber lainnya secara efektif dan efisien untuk mencapai satu tujuan.

    4. Menurut Ahli T.Hani Handoko (2000:10)
    Manajemen adalah bekerja dengan orang-orang untuk menentukan, menginterpretasikan, dan mencapai tujuan-tujuan organisasi dengan pelaksanaan fungsi-fungsi perencanaan, pengorganisasian, penyusunan personalia, pengarahan, kepemimpinan dan pengawasan.

    5. Menurut Ahli Marry Parker Follet
    Manajemen adalah & seni untuk melaksanakan suatu pekerjaan melalui orang lain
    Definisi Manajemen adalah suatu seni mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan utama dalam suatu organisasi melalui proses perencanaan (Planning), pengorganisasian (Organizing), dan mengelola (Controlling) sumber daya manusia dengan cara efektif dan efisien.
    Manajemen Pendidikan sebagai suatu Proses perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan dalam mengelola sumber daya yang berupa man, money, materials, method, machines, market, minute dan information untuk mencapai tujuan yang efektif dan efisien dalam bidang pendidikan.

    2. (a) Manajemen kurikulum, meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan tentang pendataan mata pelajaran/mata kuliah yang diajarkan/dipasarkan, waktu jam yang tesedia, jumlag guru beserta pembagian jam pelajaran, jumlah kelas, penjadwalan, kegiatan belajar-mengajar, buku-buku yang dibutuhkan, program semester, evaluasi, program tahunan, kelender pendidikan, perubahan kurikulum maupun inovasi-inovasi dalam pengembangan kurikulum.
    (b) Manajemen ketenagaan pendidikan (kepegawwaian), meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan penerimaan pegawai baru, mutasi, surat keputusan, surat tugas, berkas-berkas tenaga kependidikan, daftar umum kepegawaian, upaya peningkatan SDM serta kinerja pegawai, dan sebagainya.
    (c) Manajemen peserta didik, meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan penggalangan penerimaan siswa baru, pelaksanaan tes penerimaan siswa baru, penempatan dan pembagian kelas, kegiatan-kegiatan kesiswaan, motivasi dan upaya peningkatan kualitas lulusan dan sebagainya.
    (d) Manajemen sarana dan prasarana pendidikan, meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan pengadaan barang pembagian dan penggunaan barang (inventaris), perbaikan barang, dan tukar tambah maupun penghapusan barang.
    (e) Manajemen keuangan/ pembiayaan pendidikan, meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan masuk dan keluarnya dana, usaha-usaha menggali sumber pendanaan sekolah seperti kegiatan koperasi serta penggunaan dana secara efisien.
    (f) Manajemen unit-unit penunjang pendidikan, melipiti perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan ddan evaluasi kegiatan unit-unit penunjang, misalnya bimbingan dan penyuluhan (BP), perpustakaan, UKS, pramuka, olahraga, kesenian, dan sebagainya.
    (g) Manejemen layanan khusus pendidikan, meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan pelayanan khusus, misalnya menu makanan/konsumsi, layanan antar jemput , bimbingan khusus di rumah, dan sebagainya.
    (h) Manajemen tata lingkungan dan keamanan sekolah meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi tata ruang pertamanan sekolah, kebersihan dan ketertiban sekolah, serta keamanan dan kenyamanan lingkungan sekolah.
    (i) Manajemen/administrasi perkantoran, meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan kantor agar memberikan pelayanan yang terbaik kepada semua orang yang membutuhkan serta berhubungan dengan kegiatan lembaga.
    (j) Manejemen hubungan dengan masyarakat, meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan hubungan masyarakat, misalnya pendataan alamat kantor/orang yang dianggap perlu, hasil kerjasama, program-progran humas, dan sebagainya.

    3. Ada 4 fungsi utama dalam manajemen:
    1.Perencanaan (Planning),
    2. Pengorganisasian (Organizing),
    3. Pengarahan (Actuating/Directing),
    4. Pengawasan (Controlling)
    >Fungsi Perencanaan
    proses yang menyangkut upaya yang dilakukan untuk mengantisipasi kecenderungan di masa yang akan datang dan penentuan strategi dan taktik yang tepat untuk mewujudkan target dan tujuan organisasi.
    >Fungsi Pengorganisasian
    proses yang menyangkut bagaimana strategi dan taktik yang telah dirumuskan dalam perencanaan

  9. NAMA : KARLITA
    NIM : 1686206078
    1) Manajemen dapat didefinisikan sebagai “proses perencanaan, pengorganisasian, pengisian staf, pemimpinan, dan pengontrolan untuk optimasi penggunaan sumber-sumber dan pelaksanaan tugas-tugas dalam mencapai tujuan organisasi secara efektif dan efisien”. Manajemen adalah Suatu Proses dalam rangka mencapai tujuan dengan bekerja bersama melalui orang-orang dan sumber daya organisasi lainnya.
    Manajemen Pendidikan sebagai suatu Proses perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan dalam mengelola sumber daya yang berupa man, money, materials, method, machines, market, minute dan information untuk mencapai tujuan yang efektif dan efisien dalam bidang pendidikan.
    2) Ruang lingkup dari manajemen pendidikan dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu : Menurut Wilayah Kerja, Menurut Objek garapan, dan Menurut Fungsi Kegiatan.
    1. Menurut Wilayah kerja, ruang lingkupnya meliputi : Manajemen seluruh negara, manajemen satu propinsi, manajemen satu unit kerja, dan manajemen kelas.
    2. Menurut Objek garapan, ruang lingkupnya meliputi : Manajemen siswa, manajemen ketenaga pendidikan, manajemen sarana-prasarana, manajemen tata laksana pendidikan, mqanajemen pembiayaan dan manajemen humas.
    3. Menurut Fungsi Kegiatan, ruang lingkupnya meliputi : Merencanakan, mengorganisasikan, mengarahkan, mengkoordinasikan, mengko-munikasikan, mengawasi atau mengevaluasi.

    3) Fungsi manajemen pendidikan adalah elemen-elemen dasar yang akan selalu ada dan melekat di dalam proses manajemen yang akan dijadikan acuan oleh manajer dalam melaksanakan kegiatan pendidikan untuk mencapai tujuan yang efektif dan efisien. Dalam Manajemen terdapat fungsi-fungsi manajemen yang terkait erat di dalamnya.
    1. Perencanaan (planning) adalah. Perencanaan dapat didefinisikan sebagai prosespenyusunan tujuan dan sasaran organisasi serta penyusunan “peta kerja” yang memperlihatkan cara pencapaian tujuan dan sasaran tersebut.
    2. Pengorganisasian (organizing) dilakukan dengan tujuan membagi suatu kegiatan besar menjadi kegiatan-kegiatan yang lebih kecil.
    3. Pelaksanaan (actuating) adalah suatu tindakan untuk mengusahakan agar semua anggota kelompok berusaha untuk mencapai sasaran sesuai dengan perencanaan manajerial dan usaha.
    4. Pelaksanaan adalah proses penggerakan orang-orang untuk melakukan kegiatan pencapaian tujuan sehingga terwujud efisiensi proses dan efektivitas hasil kerja.
    5. Pengendalian (controlling) adalah suatu aktivitas menilai kinerja berdasarkan standar yang telah dibuat untuk kemudian dibuat perubahan atau perbaikan jika diperlukan.

  10. 1. Manajemen merupakan suatu proses dalam rangka mencapai tujuan dengan bekerja sama melalui orang-orang dan sumber daya organisasi lainnya, seperti proses perencanaan, pengorganisasian, pengisian staf dan kepemimpinan. Ada juga pejgertian manajemen menurut para ahli:
    * menurut Henry Fayol : manjemen adalah suatu proses yang terdiri atas kegiatan merencanakan mengorganisasikan, menggerakan sumber daya manusia, dan mengadakan pengendalian dalam rangka mencapai tujuan.
    * menurut Jhon D. Millet : manajemen adalah satubkesatuan proses pembimbingan dan penyediaan fasilitas-fasikitas keja terhadap orang-orang yang tergabung dalam rganisasi untuk mencapai tujuan
    * menurut Sondang P. Siagian: manajemen merupakan kemampuan atau keterampilan untuk memperoleh sesuatu hasil dalam rangka mencapai tujuan melalui kegiatan-kegiatan orng lain.
    *menurut Harold Koontz dan Cyrill O’Donnell: manajemen adalah pencapaian tujuan yang ditetapkan terlebih dahulu dengan menggunakan kegiatan orang lain.
    *menurut Hilman: manajemen dalah fungsi untuk mencapai sesuatu melalui kegiatan orang lain dan mengawasi usaha-usaha individu untuk mencapai tujuan yang sama.
    Mnajemen pendidikan adalah suatuprises dari perencanaan, pengirganusasian, pengawasan dan penilaian uaha-usaha pendidikan supaya dapat mencapai tujuan pendidikan yang telah di tetapkan sebelumnya.
    2. Ruang lingkup manajemen pendidikan yaitu:
    *manajemen kurikulum : mencakup komponen yang lengkap tersiri dari rumusan tujuan pendidikan suatu lembaga samapi dengan penjabarannya dalam bentuk satuan acara perkuliahan yang akan dilakukan oleh seorang tenaga pengajar sehari-hari
    * manajemen peserta didik : salah satu input yang ikut menentukan keberhasilan proses pendidikan.
    *manajemen personalia : orang-orang yang melaksanakan sesuatu tugas untuk mencapai tujuan-tujuan tertentu. Dalam konteks lembaga pendidikan atau sekolah dibatasi dengan sebutan pegawai sepert guru, tenaga adminstratif, dll.
    * manajemen fasilitas : dari segi jenisnya, secara makro seluruh lingkungan fisik dalam suatu satuan pendidikan yang dirancang untuk memberikan fasilutas dalam proses pendidikan, sepeti rancangan halaman, tata letak gedung, temlat parkir, dll. Secara mikro adabtiga komponen sarana pendidikan yang secara langsung mempengaruhi kualitas hasil pembelajaran, yaitu buku pelajaran dan perpustakaan, peralatan laboraturium beserta bahan parkiran dan peralatan pendidikan di dalam kelas.
    * ketatalaksanaan
    * kepemimpinan dan supervisi pendidikan
    * organisasi lembaga pendidikan
    3. Fungsi manajemen pendidikan meliputi:
    * perencanaan : proses kegiatan untuk menyajikan secara sistimatis segala kegiatan yang akan dilaksanakan jntuk mencapai tujuan tertentu
    * penggerakan : untuk merealisasikan hasil perencanaan dan pengorganisasian
    * pengawasan : kegiatan untuk mengamati dan mengukur hasil dengan membandingkan standar yangvterlihat dalam rencana sebelumnya
    *pengorganisasian : proses yang menyangkut bagaimana strategi dan taktik yang telah dirumuskan dalam perencanaan didesain dalam sebuah struktur organisasi yangvtepat dan tangguh, sistem dan lingkungan organisasibyang kondusif, dan dapat memastikan bahwa semua pihak dalam organisasi dapat bekerja secara efektif dan efisien guna pencapaian tujuan organisasi

  11. 1. Pengertian manajemen adalah ilmu dan seni perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan terhadap usaha-usaha para anggota organisasi dan penggunaan sumber daya organisasi untuk mencapai tujuan yang telah di tetapkan sebelumnya. Manajemen memiliki kegiatan memimpin, mengatur, mengelola, mengendalikan, dan mengembangkan.
    manajemen, di bawah ini diutarakan beberapa ahli dari Indonesia, antara lain :
    1. Prof. Dr. Mr. S Prajudi Atmosudirdjo. Manajemen adalah menyelenggarakan sesuatu dengan menggerakkcan orang-orang, uang, mesin-mesin, dan alat-alat sesuai denagan kebutuhan.
    2. Dr. Sondang P Siagian, MPA. Manajemen adalah kemampuan atau ketrampilan untuk memperoleh sesuatu hasil dalam rangka pencapaian tujuan melalui kegiatan-kegiatan orang lain.
    3. Drs. Karnadi Wargasasmita. Manajemen adalah mengatur, mengurus, memimpin; mengawasi pe­kerjaan-pekerjaan ke arah tujuan usaha
    4. Drs. The Liang Gie. Manajemen adalah proses yang menggerakkan tindakan-tindakan dalam usaha kerjasama manusia, sehingga tujuan yang telah ditentukan benar-benar tercapai.
    Manajemen Pendidikan sebagai suatu Proses perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan dalam mengelola sumber daya yang berupa man, money, materials, method, machines, market, minute dan information untuk mencapai tujuan yang efektif dan efisien dalam bidang pendidikan.

    2. (a) Manajemen kurikulum, meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan tentang pendataan mata pelajaran/mata kuliah yang diajarkan/dipasarkan, waktu jam yang tesedia, jumlag guru beserta pembagian jam pelajaran, jumlah kelas, penjadwalan, kegiatan belajar-mengajar, buku-buku yang dibutuhkan, program semester, evaluasi, program tahunan, kelender pendidikan, perubahan kurikulum maupun inovasi-inovasi dalam pengembangan kurikulum.
    (b) Manajemen ketenagaan pendidikan (kepegawwaian), meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan penerimaan pegawai baru, mutasi, surat keputusan, surat tugas, berkas-berkas tenaga kependidikan, daftar umum kepegawaian, upaya peningkatan SDM serta kinerja pegawai, dan sebagainya.
    (c) Manajemen peserta didik, meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan penggalangan penerimaan siswa baru, pelaksanaan tes penerimaan siswa baru, penempatan dan pembagian kelas, kegiatan-kegiatan kesiswaan, motivasi dan upaya peningkatan kualitas lulusan dan sebagainya.
    (d) Manajemen sarana dan prasarana pendidikan, meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan pengadaan barang pembagian dan penggunaan barang (inventaris), perbaikan barang, dan tukar tambah maupun penghapusan barang.
    (e) Manajemen keuangan/ pembiayaan pendidikan, meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan masuk dan keluarnya dana, usaha-usaha menggali sumber pendanaan sekolah seperti kegiatan koperasi serta penggunaan dana secara efisien.
    (f) Manajemen unit-unit penunjang pendidikan, melipiti perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan ddan evaluasi kegiatan unit-unit penunjang, misalnya bimbingan dan penyuluhan (BP), perpustakaan, UKS, pramuka, olahraga, kesenian, dan sebagainya.
    (g) Manejemen layanan khusus pendidikan, meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan pelayanan khusus, misalnya menu makanan/konsumsi, layanan antar jemput , bimbingan khusus di rumah, dan sebagainya.
    (h) Manajemen tata lingkungan dan keamanan sekolah meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi tata ruang pertamanan sekolah, kebersihan dan ketertiban sekolah, serta keamanan dan kenyamanan lingkungan sekolah.
    (i) Manajemen/administrasi perkantoran, meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan kantor agar memberikan pelayanan yang terbaik kepada semua orang yang membutuhkan serta berhubungan dengan kegiatan lembaga.
    (j) Manejemen hubungan dengan masyarakat, meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan hubungan masyarakat, misalnya pendataan alamat kantor/orang yang dianggap perlu, hasil kerjasama, program-progran humas, dan sebagainya.

    3. Ada 4 fungsi utama dalam manajemen:
    1.Perencanaan (Planning),
    2. Pengorganisasian (Organizing),
    3. Pengarahan (Actuating/Directing),
    4. Pengawasan (Controlling)
    >Fungsi Perencanaan
    proses yang menyangkut upaya yang dilakukan untuk mengantisipasi kecenderungan di masa yang akan datang dan penentuan strategi dan taktik yang tepat untuk mewujudkan target dan tujuan organisasi.
    >Fungsi Pengorganisasian
    proses yang menyangkut bagaimana strategi dan taktik yang telah dirumuskan dalam perencanaan

  12. 1. George R Terry. Manajemen adalah pencapaian tujuan yang ditetapkan terlebih dahulu dengan mempergunakan kegiatan orang lain. (Management is the accomplishing of a predetermined objective through the effort of other people )
    Frederick W Taylor.
    Beliau mengemukakan empat prinsip manajemen penting, yaitu :
    a. pengembangan metode kerja terbaik
    b. pemilihan serta pengembangan pekerja-pekerja
    c. usaha menghubungkan metode kerja terbaik dengan pekerja yang terpilih dan terlatih
    d. adanya kerjasama antara manajer dan non manajer, kerjasama mana melalui pembagian kerja, dan tanggung jawab manajer untuk merencanakan pekerjaan. Henry Fayol.
    Ia menekankan pada pandangannya tentang manajemen sebagai suatu hal yang terdiri dari fungsi-fungsi.
    Pengertian manajemen adalah ilmu dan seni perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan terhadap usaha-usaha para anggota organisasi dan penggunaan sumber daya organisasi untuk mencapai tujuan yang telah di tetapkan sebelumnya. Manajemen memiliki kegiatan memimpin, mengatur, mengelola, mengendalikan, dan mengembangkan.
    Manajemen Pendidikan sebagai suatu Proses perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan dalam mengelola sumber daya yang berupa man, money, materials, method, machines, market, minute dan information untuk mencapai tujuan yang efektif dan efisien dalam bidang pendidikan.

    2. (a) Manajemen kurikulum, meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan tentang pendataan mata pelajaran/mata kuliah yang diajarkan/dipasarkan, waktu jam yang tesedia, jumlag guru beserta pembagian jam pelajaran, jumlah kelas, penjadwalan, kegiatan belajar-mengajar, buku-buku yang dibutuhkan, program semester, evaluasi, program tahunan, kelender pendidikan, perubahan kurikulum maupun inovasi-inovasi dalam pengembangan kurikulum.
    (b) Manajemen ketenagaan pendidikan (kepegawwaian), meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan penerimaan pegawai baru, mutasi, surat keputusan, surat tugas, berkas-berkas tenaga kependidikan, daftar umum kepegawaian, upaya peningkatan SDM serta kinerja pegawai, dan sebagainya.
    (c) Manajemen peserta didik, meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan penggalangan penerimaan siswa baru, pelaksanaan tes penerimaan siswa baru, penempatan dan pembagian kelas, kegiatan-kegiatan kesiswaan, motivasi dan upaya peningkatan kualitas lulusan dan sebagainya.
    (d) Manajemen sarana dan prasarana pendidikan, meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan pengadaan barang pembagian dan penggunaan barang (inventaris), perbaikan barang, dan tukar tambah maupun penghapusan barang.
    (e) Manajemen keuangan/ pembiayaan pendidikan, meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan masuk dan keluarnya dana, usaha-usaha menggali sumber pendanaan sekolah seperti kegiatan koperasi serta penggunaan dana secara efisien.
    (f) Manajemen unit-unit penunjang pendidikan, melipiti perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan ddan evaluasi kegiatan unit-unit penunjang, misalnya bimbingan dan penyuluhan (BP), perpustakaan, UKS, pramuka, olahraga, kesenian, dan sebagainya.
    (g) Manejemen layanan khusus pendidikan, meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan pelayanan khusus, misalnya menu makanan/konsumsi, layanan antar jemput , bimbingan khusus di rumah, dan sebagainya.
    (h) Manajemen tata lingkungan dan keamanan sekolah meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi tata ruang pertamanan sekolah, kebersihan dan ketertiban sekolah, serta keamanan dan kenyamanan lingkungan sekolah.
    (i) Manajemen/administrasi perkantoran, meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan kantor agar memberikan pelayanan yang terbaik kepada semua orang yang membutuhkan serta berhubungan dengan kegiatan lembaga.
    (j) Manejemen hubungan dengan masyarakat, meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan hubungan masyarakat, misalnya pendataan alamat kantor/orang yang dianggap perlu, hasil kerjasama, program-progran humas, dan sebagainya.

    3. Ada 4 fungsi utama dalam manajemen:
    1.Perencanaan (Planning),
    2. Pengorganisasian (Organizing),
    3. Pengarahan (Actuating/Directing),
    4. Pengawasan (Controlling)

  13. Soal
    1. Jelaskan pengertian manajemen pendidikan dan manajemen?
    Jawab:
    A. Pengertian manajemen pendidikan
    1.Soebagio Atmodiwirio
    Manajemen pendidikan adalah proses
    untuk melakukan perencanaan,
    melakukan organisasi, untuk
    memimpin, untuk melakukan
    pengendalian. Fokusnya dilakukan
    oleh para tenaga pendidik serta
    sumber daya dari pendidikan itu
    sendiri. Guna menuju pada tujuan
    pendidikan yang diharapkan.
    Pengertian dari manajemen
    pendidikan ini dituturkan oleh ahli
    Soebagio Atmodiwirio pada tahun
    2000.
    2.Oemar Hamalik
    Manajemen pendidikan adalah
    menyatukan beberapa unsur dalam
    pendidikan dan kemudian mencoba
    untuk dikembangkan. Dan fokus
    untuk mencapai pada tujuan dari
    manajemen pendidikan itu sendiri.
    Pengertian dari manajemen
    pendidikan ini dituturkan oleh ahli
    Oemar Hamalik pada tahun 2007.
    3.Menurut Stephen J. Kneziech
    Manajemen pendidikan merupakan
    sekumpulan fungsi-fungsi organisasi
    yang memiliki tujuan utama untuk
    menjamin efisiensi dan efektivitas
    pelayanan pendidikan, sebagaimana
    pelaksanaan kebijakan melalui
    perencanaan, pengambilan keputusan,
    perilaku kepemimpinan, penyiapan
    alokasi sumber daya, stimulasi dan
    koordinasi personil dan iklim
    organisasi yang kondusif, serta
    menentukan perubahan esensial
    fasilitas untuk memenuhi kebutuhan
    peserta didik dan masyarakat di
    masa depan.

    B.Pengertian manajemen
    Pengertian manajemen menurut para pakar luar negeri
    1.Mary Parker F.
    Mary Parker F mendefinisikan
    pengertian manajemen sebagai suatu
    seni, tiap tiap pekerjaan bisa
    diselesaikan dengan orang lain.
    2.George R. Terry
    George Terry memberikan pendapat,
    Definisi Manajemen merupakan ilmu
    sekaligus seni, manajemen adalah wadah
    didalam ilmu pengetahuan, sehingga
    manajemen bisa dibuktikan secara
    umum kebenarannya.

    Pengertian manajemen menurut para pakar dalam negri
    1. Sukamto Reksohadiprodjo, M. COM.
    Manajemen adalah suatu usaha
    merencanakan, mengorganisasikan,
    menggerakkan, mengkoordinasikan,
    serta mengawasi kegiatan dalam
    suatuorganisasi agar tujuan organisasi
    tercapai secara efisien dan efektif.
    2.Prof. Dr. Sondang P. Siagian, MPA.
    Manajemen adalah kemampuan atau
    keterampilan untuk memperoleh suatu
    hasil dalam rangka mencapai tujuan
    melalui kegiatan-kegiatan orang lain.
    3.Drs. Sukarno K.
    Manajemen berarti proses
    pembimbingan dan pengawasan
    terhadap segala kegiatan yang
    dilakukan oleh orang-orang untuk
    mencapai tujuan yang dikehendaki.

    Soal
    2.jelaskan pengertian Ruang Lingkup
    Manajemen Pendidikan?
    Ruang Lingkup Manajemen Pendidikan manajemen pendidikan secara umum memiliki ruang lingkup yang lebih luas daripada manajemen sekolah. Manajemen pendidikan tidak hanya menyangkut penataan pendidikan formal (sekolah, madrasah dan perguruan tinggi), tetapi juga pendidikan luar sekolah atau pendidikan nonformal, seperti TPA/TPQ, pondok pesantren, lembaga-lembaga kursus maupun lembaga-lembaga pendidikan yang berkembang di masyarakat: majlis taklim, PKK, karang taruna, pembinaan wanita dan yang lainnya. Untik memudahkan bahasan ini, maka penulis lebih banyak menggunakan istilah “sekolah” untuk mewakili kegiatan pendidikan formal.
    Adapun ruang lingkup menajemen pendidikan ini secara lebih rinci dapat di jelaskan sebagai berikut:
    1. Manajemen kurikulum, meliputi
    perencanaan, pelaksanaan, pengawasan
    dan evaluasi kegiatan tentang
    pendataan mata pelajaran/mata kuliah
    yang diajarkan/dipasarkan, waktu jam
    yang tesedia, jumlag guru beserta
    pembagian jam pelajaran, jumlah kelas,
    penjadwalan, kegiatan belajar
    mengajar, buku-buku yang dibutuhkan,
    program semester, evaluasi, program
    tahunan, kelender pendidikan,
    perubahan kurikulum maupun inovasi
    inovasi dalam pengembangan
    2. Manajemen ketenagaan pendidikan
    (kepegawwaian), meliputi perencanaan,
    pengorganisasian, pelaksanaan,
    pengawasan dan evaluasi kegiatan
    penerimaan pegawai baru, mutasi, surat
    keputusan, surat tugas, berkas-berkas
    tenaga kependidikan, daftar umum
    kepegawaian, upaya peningkatan SDM
    serta kinerja pegawai, dan sebagainya.
    3. Manajemen peserta didik, meliputi
    perencanaan, pengorganisasian,
    pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi
    kegiatan penggalangan penerimaan
    siswa baru, pelaksanaan tes penerimaan
    siswa baru, penempatan dan pembagian
    kelas, kegiatan-kegiatan kesiswaan,
    motivasi dan upaya peningkatan
    kualitas lulusan dan sebagainya.
    4. Manajemen sarana dan prasarana
    pendidikan, meliputi perencanaan,
    Pengeorganisasian,pelaksanaan
    pengawasan dan evaluasi kegiatan
    pengadaan barang pembagian dan
    penggunaan barang (inventaris),
    perbaikan barang, dan tukar tambah
    maupun penghapusan barang.
    5. Manajemen keuangan/ pembiayaan
    pendidikan, meliputi perencanaan,
    pengorganisasian, pelaksanaan,
    pengawasan dan evaluasi kegiatan
    masuk dan keluarnya dana, usaha
    usaha menggali sumber pendanaan
    sekolah seperti kegiatan koperasi serta
    penggunaan dana secara efisien.

    Soal
    3. Jelaskan fungsi-fungsi dalam
    manajemen?
    Ada 4 fungsi utama dalam manajemen:
    1. Perencanaan (Planning),
    2. Pengorganisasian (Organizing),
    3. Pengarahan (Actuating/Directing),
    4. Pengawasan (Controlling)

    A.Fungsi Perencanaan
    Dalam manajemen, perencanaan
    adalah proses mendefinisikan tujuan
    organisasi, membuat strategi untuk
    mencapai tujuan itu, dan
    mengembangkan rencana aktivitas
    kerja organisasi. Perencanaan
    merupakan proses terpenting dari
    semua fungsi manajemen karena tanpa
    perencanaan fungsi fungsi lain
    pengorganisasian, pengarahan, dan
    pengontrolan tak akan dapat berjalan.
    Rencana dapat berupa rencana
    informal atau rencana formal.
    Rencana informal adalah rencana
    yang tidak tertulis dan bukan
    merupakan tujuan bersama anggota
    suatu organisasi. Sedangkan rencana
    formal adalah rencana tertulis yang
    harus dilaksanakan suatu organisasi
    dalam jangka waktu tertentu. Rencana
    formal merupakan rencana bersama
    anggota korporasi, artinya, setiap
    anggota harus mengetahui dan
    menjalankan rencana itu. Rencana
    formal dibuat untuk mengurangi
    ambiguitas dan menciptakan
    kesepahaman tentang apa yang harus
    dilakukan.
    Kegiatan dalam Fungsi Perencanaan :
    – Menetapkan tujuan dan target bisnis
    – Merumuskan strategi untuk mencapai
    tujuan dan target bisnis tersebut
    – Menentukan sumber-sumber daya yang
    diperlukan
    – Menetapkan standar/indikator keberhasilan
    dalam pencapaian tujuan dan target bisnis.

    B.Fungsi Pengorganisasian
    Proses yang menyangkut bagaimana
    strategi dan taktik yang telah
    dirumuskan dalam perencanaan
    didesain dalam sebuah struktur
    organisasi yang tepat dan tangguh,
    sistem dan lingkungan organisasi yang
    kondusif, dan dapat memastikan bahwa
    semua pihak dalam organisasi dapat
    bekerja secara efektif dan efisien guna
    pencapaian tujuan organisasi.
    Kegiatan dalam Fungsi Pengorganisasian :
    – Mengalokasikan sumber daya, merumuskan
    dan menetapkan tugas, dan menetapkan
    prosedur yang diperlukan
    – Menetapkan struktur organisasi yang
    menunjukkan adanya garis kewenangan dan
    tanggungjawab
    – Kegiatan perekrutan, penyeleksian, pelatihan
    dan pengembangan sumber daya
    manusia/tenaga kerja
    – Kegiatan penempatan sumber daya
    manusia pada posisi yang paling tepat

    C. Fungsi Pengarahan dan Implementasi
    Proses implementasi program agar
    dapat dijalankan oleh seluruh pihak
    dalam organisasi serta proses
    memotivasi agar semua pihak tersebut
    dapat menjalankan tanggungjawabnya
    dengan penuh kesadaran dan
    produktifitas yang tinggi.
    Kegiatan dalam Fungsi Pengarahan dan
    Implementasi :
    – Mengimplementasikan proses
    kepemimpinan, pembimbingan, dan
    pemberian motivasi kepada tenaga kerja
    agar dapat bekerja secara efektif dan
    efisien dalam pencapaian tujuan
    – Memberikan tugas dan penjelasan rutin
    mengenai pekerjaan
    – Menjelaskan kebijakan yang ditetapkan

    D. Fungsi Pengawasan dan Pengendalian
    Proses yang dilakukan untuk
    memastikan seluruh rangkaian
    kegiatan yang telah direncanakan,
    diorganisasikan dan diimplementasikan
    dapat berjalan sesuai dengan target
    yang diharapkan sekalipun berbagai
    perubahan terjadi dalam lingkungan
    dunia bisnis yang dihadapi.
    Kegiatan dalam Fungsi Pengawasan dan
    Pengendalian :
    – Mengevaluasi keberhasilan dalam
    pencapaian tujuan dan target bisnis sesuai
    dengan indikator yang telah ditetapkan
    – Mengambil langkah klarifikasi dan koreksi
    atas penyimpangan yang mungkin
    ditemukan
    – Melakukan berbagai alternatif solusi atas
    berbagai masalah yang terkait dengan
    pencapaian tujuan dan target bisnis.

  14. 1. Ricky W. Griffin mendefinisikan manajemen sebagai sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran secara efektif dan efesien. Efektif berarti bahwa tujuan dapat dicapai sesuai dengan perencanaan, sementara efisien berarti bahwa tugas yang ada dilaksanakan secara benar, terorganisir, dan sesuai dengan jadwal. Manajemen belum memiliki definisi yang mapan dan diterima secara universal.
    Manajemen Pendidikan sebagai suatu Proses perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan dalam mengelola sumber daya yang berupa man, money, materials, method, machines, market, minute dan information untuk mencapai tujuan yang efektif dan efisien dalam bidang pendidikan.

    2. (a) Manajemen kurikulum, meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan tentang pendataan mata pelajaran/mata kuliah yang diajarkan/dipasarkan, waktu jam yang tesedia, jumlag guru beserta pembagian jam pelajaran, jumlah kelas, penjadwalan, kegiatan belajar-mengajar, buku-buku yang dibutuhkan, program semester, evaluasi, program tahunan, kelender pendidikan, perubahan kurikulum maupun inovasi-inovasi dalam pengembangan kurikulum.
    (b) Manajemen ketenagaan pendidikan (kepegawwaian), meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan penerimaan pegawai baru, mutasi, surat keputusan, surat tugas, berkas-berkas tenaga kependidikan, daftar umum kepegawaian, upaya peningkatan SDM serta kinerja pegawai, dan sebagainya.
    (c) Manajemen peserta didik, meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan penggalangan penerimaan siswa baru, pelaksanaan tes penerimaan siswa baru, penempatan dan pembagian kelas, kegiatan-kegiatan kesiswaan, motivasi dan upaya peningkatan kualitas lulusan dan sebagainya.
    (d) Manajemen sarana dan prasarana pendidikan, meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan pengadaan barang pembagian dan penggunaan barang (inventaris), perbaikan barang, dan tukar tambah maupun penghapusan barang.
    (e) Manajemen keuangan/ pembiayaan pendidikan, meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan masuk dan keluarnya dana, usaha-usaha menggali sumber pendanaan sekolah seperti kegiatan koperasi serta penggunaan dana secara efisien.
    (f) Manajemen unit-unit penunjang pendidikan, melipiti perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan ddan evaluasi kegiatan unit-unit penunjang, misalnya bimbingan dan penyuluhan (BP), perpustakaan, UKS, pramuka, olahraga, kesenian, dan sebagainya.
    (g) Manejemen layanan khusus pendidikan, meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan pelayanan khusus, misalnya menu makanan/konsumsi, layanan antar jemput , bimbingan khusus di rumah, dan sebagainya.
    (h) Manajemen tata lingkungan dan keamanan sekolah meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi tata ruang pertamanan sekolah, kebersihan dan ketertiban sekolah, serta keamanan dan kenyamanan lingkungan sekolah.
    (i) Manajemen/administrasi perkantoran, meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan kantor agar memberikan pelayanan yang terbaik kepada semua orang yang membutuhkan serta berhubungan dengan kegiatan lembaga.
    (j) Manejemen hubungan dengan masyarakat, meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan hubungan masyarakat, misalnya pendataan alamat kantor/orang yang dianggap perlu, hasil kerjasama, program-progran humas, dan sebagainya.

    3. Ada 4 fungsi utama dalam manajemen:
    1.Perencanaan (Planning),
    2. Pengorganisasian (Organizing),
    3. Pengarahan (Actuating/Directing),
    4. Pengawasan (Controlling)

  15. Jawaban :
    No. 1)
    Pengertian manajemen :
    * Kata manajemen berasal dari bahasa inggris, “Manage” yang memiliki arti mengelola/mengurus, mengendalikan, mengusahakan dan juga memimpin.
    “Manajemen adalah sebuah proses dalam rangka untuk mencapai suatu tujuan organisasi dengan cara bekerja secara bersama sama dengan orang – orang dan sumber daya yang dimiliki organisasi.”
    *Proses manajemen yaitu :
    1. Perencanaan
    2. Pengorganisasian
    3. Pengarahan
    4. Pengendalian
    5. Pemimpinan, dst.
    Pengertian manajemen pendidikan :
    *Dilihat dari pengertian manajemen dan pengertian pendidikan diatas, maka kita dapat mendefinisikan Manajemen Pendidikan sebagai suatu Proses perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan dalam mengelola sumber daya yang berupa man, money, materials, method, machines, market, minute dan information untuk mencapai tujuan yang efektif dan efisien dalam bidang pendidikan.
    No. 2)
    Ruang lingkup manajemen :
    *Ruang lingkup dari manajemen pendidikan dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu : Menurut Wilayah Kerja, Menurut Objek garapan, dan Menurut Fungsi Kegiatan.
    *Menurut Wilayah kerja, ruang lingkupnya meliputi : Manajemen seluruh negara, manajemen satu propinsi, manajemen satu unit kerja, dan manajemen kelas.
    *Menurut Objek garapan, ruang lingkupnya meliputi : Manajemen siswa, manajemen ketenaga pendidikan, manajemen sarana-prasarana, manajemen tata laksana pendidikan, mqanajemen pembiayaan dan manajemen humas.
    *Menurut Fungsi Kegiatan, ruang lingkupnya meliputi : Merencanakan, mengorganisasikan, mengarahkan, mengkoordinasikan, mengko-munikasikan, mengawasi atau mengevaluasi.
    No. 3)
    Fungsi dalam manajemen :
    *Fungsi Manajemen terdiri atas 4 fungsi yang utama, yaitu :
    1.Planning ( fungsi perencanaan )
    2.Organizing ( fungsi pengorganisasian )
    3.Directing ( pengarahan )
    4.Controlling ( pengendalian )
    Untuk memperoleh hasil secara maksimal, para manajer harus mampu menguasai seluruh fungsi manajemen yang ada.
    1. Planning (Fungsi Perencanaan)
    *Planning adalah bagaimana perusahaan menetapkan tujuan yang diinginkan dan kemudian menyusun rencana strategi bagaimana cara untuk mencapai tujuan tersebut.
    *Manajer dalam fungsi perencanaan harus mengkaji dan mengevaluasi berbagai rencana alternatif sebelum memutuskan karena ini adalah langkah awal yang bisa berpengaruh secara total dalam perusahaan kedepannya.
    *Fungsi fungsi manajemen yang lain tidak akan bisa berjalan dengan baik tanpa adanya perencanaan yang matang.
    2.Organizing (Fungsi Pengorganisasian)
    *Organizing (fungsi perencanaan) adalah pengaturan sumber daya manusia dan sumber daya fisik yang dimiliki agar bisa menjalankan rencana-rencana yang sudah diputuskan untuk mencapai tujuan yang diinginkan.
    *Fungsi pengorganisasian mengelompokkan semua orang, alat, tugas dan wewenang yang ada dijadikan satu kesatuan yang kemudian digerakkan melaksanakan apa yang sudah direncanakan sebelumnya.
    *Pengorganisasian bisa memudahkan manajer untuk mengawasi dan menentukan orang-orang yang dibutuhkan dalam menjalankan tugas yang telah dibagi-bagi.
    3. Directing (Fungsi Pengarahan)
    *Directing alias fungsi pengarahan adalah upaya untuk menciptakan suasana kerja dinamis, sehat agar kinerjanya lebih efektif dan efisien.
    4. Controlling (Fungsi Pengendalian / Pengawasan)
    *Fungsi pengendalian adalah upaya untuk menilai suatu kinerja yang berpatokan kepada standar yang telah dibuat, juga melakukan perbaikan apabila memang dibutuhkan.

  16. 1.Jelaskan Pengertian Manajemen dan Manajemen Pendidikan?

    Secara umum pengertian manajemen adalah ilmu dan seni perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan terhadap usaha-usaha para anggota organisasi dan pengunaan sumber daya organisasi untuk mencapai tujuan yang telah di tetapkan sebelumnya. Manajemen memiliki kegiatan memimpin, mengatur, mengelola, mengendalikan, dan mengembangkan. Manajemen dapat dikatakan sebagai seni. Manajemen merupakan seni dalam menyelesaikan pekerjaan melalui kerja sama dengan orang lain.
    Manajemen pendidikan: Fungsi pendidikan sebagai pengembang dan pembentuk kemampuan, kepribadian, watak, serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai pendidikan lingkungan hidup terhadap generasi penerus bangsa. Manajemen pendidikan adalah suatu proses dari perencanaan, penorganisasian, pengarahan, pengawasan, dan penilaian usaha-usaha pendidikan supaya dapat mencapai tujuan pendidikan yang telah di tetapkan sebelumnya.
    Atau definisi manajemen pendidikan yang lainnya yaitu merupakan suatu bentuk kerjasama antar pihak-pihak pendidikan demi pencapai target pendidikan yang telah di tetapkan sebelumnya.
    Yang menjadi tujuan umum dalam manajemen pendidikan adalah melaksanakan pembentukan kepribadian pelajar yang berdasarkan dengan tujuan dari pendidikan nasional dan tingkat perkembangan maupun perbaikan untuk usia pendidikan.

    2.Jelaskan Ruang Lingkup Manajemen Pendidikan?

    a. Ruang lingkup berdasarkan wilayah kerja:
    Jika di tinjauan dari wilayah kerjanya maka ruang lingkup manajemen pendidikan dapat dibedakan menjadi :
    * Manajemen pendidikan seluruh negara adalah manajemen pendidikan untuk tingkat nasional ini ditangani bukan hanya dengan pelaksanaan pelatihan pendidikan di dalam sekolah saja, akan tetapi pendidikan luar sekolah juga, penyelenggaraan pelatihan, pengayaan penelitian, maupun pendidikan yang meliputi kebudayaan dan kesenian secara nasional.
    * Menejemen pendidikan dalam satu provinsi adalah ruang lingkupnya yang meliputi wilayah kerja satu sebaras provinsi saja, yang dimana pelaksanaannya dibantu oleh petugas manajemen pendidikan yang berada di kabupaten dan di kecamatan.
    * Manajemen pendidikan dalam satu kabupaten atau kota adalah ruang lingkupnya hanya meliputi wilayah kerja satu kabupaten ataupun satu kota saja.
    b. Ruang lingkup menurut objek garapan:
    Jika ditinjau berdasarkan objek garapan, dapat meliputi:
    * Manajemen siswa.
    * Manajemen personil-personil sekolah.
    * Manajemen kurikulum.
    * Manajemen prasarana atau material.
    * Manajemen ketata usahaan sekolah atau tata laksana pendidikan.
    * Manajemen anggaran.
    * Manajemen lembaga atau organisasi pendidikan.
    c. Menurut fungsi atau urutan kegiatannya:
    * Merencanakan.
    * Mengorganisasikan.
    * Mengarahkan.
    * Mengkoordinasikan.
    * Mengkomunikasikan.
    * Mengawasai ataupun mengevaluasi.
    d.Menurut pelaksana:
    Jika dilaihan dalam liungkungan kelas guru itu sebagai administator. Guru haruslah melaksanakan kegiatan-kegiatan manajemen, dengan pengertian bahwa manajemen yaitu pengelolaan, maka guru bertindak sebagai seorang manajer di kelas yang di pimpinnya.

    3.Jelaskan Fungsi-Fungsi dalam manajemen?

    a). Perencanaan (planning)
    Perencanaan dilakukan untuk menentukan target dari tujuan organisasi ataupun bisa juga perusahaan secara keseluruhan dan untuk memikirkan cara terbaik untuk mencapai tujuan yang di tetapkan. atau definisi dari planning ini sebagai proses dalam menyusun tujuan maupun sasaran organisasi yang memperlihatkan cara-cara pencapaian target atau tujuan yang telah di tetapkan sebelumnya.
    b).Pengorganisasian (organizing)
    Yaitu membagi-bagi kegiatan yang asalnya besar menjadi bagian-bagian kegiatan kecil. pengorganisasia dapat memmudahsan seorang manajer dalam melakukan pengawasan. Dengan melakukan pengorganisasian akan lebih efisien dan efektif dalam mencapai target atau tujuan suatu organisasi.
    c).Pelaksanaan (actuating)
    Yaitu suatu proses penggerakan tenaga kerja untuk melakukan kegiatan pencapaian tujuan sehingga dapat terwujud efisiensi proses dan efektivitas dari hasil kerja. Fungsi ini dapat memotivasi tenaga pekerja untuk bekerja secara sungguh-sungguh agar tujuan dari organisasi atau perusahaan dapat tercapai secara efektif.
    d).Pengendalian (controlling)
    Dapat di artikan sebagai keseluruhan upaya pengamatan pelaksanaan kegiatan operasional untuk menjamin bahwa seluruh kegiatan tersebut telah sesuai dengan rencana yang dirumuskan sebelumnya. Pengawasan didalam manajemen yaitu merupakan fungsi yang terakhir dalam sistem manajemen khususnya manajemen pendidikan. Atau aktivitas dalam menilai kinerja berdasarkan rencana yang telah dirumuskan sebelumnya untuk kemudian dibuat perubahan atau perbaikan jika memang diperlukan.

  17. 1. Pengertian manajemen pendidikan secara umum adalah manajemen yang perlu di lakukan perencanaan terlebih dahulu manajemen juga merupakan organisir agar dapat sampai pada tujuan termasuk mengarah pada perlunya pengawasan yg terarah agar manajemen pendidikan tidak keluar dari tujuan yg di ingin di capai
    2. Pengertian ruang lingkup manajemen pendidikan dapat di artikan sebagai suatu proses perencanaan pengorganisasi pengarahan serta pengawasan nilai usaha pendidikan supaya dapat mencapai tujuan yang di tentukan biasa juga di artikan sebagi bentuk kerjasama antar pihak pendidikan guna memenuhi tujuan
    3 a. Perencanaan ( planning) ini adalah fungsi paling awal dari semua fungsi manajemen para ahli juga menyetujui hal tersebut
    B. Pengorganisasian (organizing) di dalam sistem manajemen pengorganisasian adalah lanjutan dari fungsi perencanaan
    C.penggerakan berfungsi untuk merealisasikan hasil perencanaan dan pengorganisasian actuating merupakan usaha untuk mengarahkan atau menggerakan tenaga kerja atau man power.

  18. 1. Pengertian Manajemen
    “Manajemen adalah sebuah proses dalam rangka untuk mencapai suatu tujuan organisasi dengan cara bekerja secara bersama sama dengan orang – orang dan sumber daya yang dimiliki organisasi.”

    * Pengertian Manajemen Menurut Para Ahli
    Pengertian Manajemen Menurut Para Ahli Luar Negeri
    1) Mary Parker F.
    “Pengertian manajemen adalah sebagai suatu seni, tiap tiap pekerjaan bisa diselesaikan dengan orang lain.”
    2) George R. Terry
    ” Definisi Manajemen merupakan ilmu sekaligus seni, manajemen adalah wadah didalam ilmu pengetahuan, sehingga manajemen bisa dibuktikan secara umum kebenarannya.”
    3) Koontz
    “Manajemen adalah suatu seni yang produktif yang didasarkan pada suatu pemahaman ilmu.”
    Koontz menambahkan, ilmu dan seni tidaklah bertentangan, namun masing masing saling melengkapi.
    4) Stoner
    “Ilmu Manajemen merupakan proses dalam membuat suatu perencanaan, pengorganisasian, pengendalian serta memimpin berbagai usaha dari anggota organisasi dan juga menggunakan semua sumber daya yang dimiliki untuk mencapai tujuan yang ditetapkan.”
    5) Wilson
    ” Manajemen adalah sebagai sebuah rangkaian tindakan yang dilakukan oleh para anggota organisasi dalam upaya mencapai sasaran organisasi. Proses merupakan suatu rangkaian aktivitas yang dijalankan dengan sistematis.”
    6) Oey Liang Lee
    ” Arti Manajemen adalah ilmu dan seni perencanaan, pengorganisasian, penyusunan, pengarahan serta pengendalian (pengawasan) dari sumber daya perusahaan dalam upaya mencapai tujuan yang diinginkan.”
    7) Lawrance A Appley
    ” Manajemen adalah sebuah seni dalam mencapai tujuan yang diinginkan yang dilakukan dengan usaha orang yang lain.”
    Pengertian Manajemen Menurut Para Ahli Indonesia.
    a) Sukamto Reksohadiprodjo, M. COM.
    Manajemen adalah suatu usaha merencanakan, mengorganisasikan, menggerakkan, mengkoordinasikan, serta mengawasi kegiatan dalam suatu organisasi agar tujuan organisasi tercapai secara efisien dan efektif.
    b) Prof. Dr. Sondang P. Siagian, MPA.
    Manajemen adalah kemampuan atau keterampilan untuk memperoleh suatu hasil dalam rangka mencapai tujuan melalui kegiatan-kegiatan orang lain.
    c) Drs. Sukarno K.
    Manajemen berarti proses pembimbingan dan pengawasan terhadap segala kegiatan yang dilakukan oleh orang-orang untuk mencapai tujuan yang dikehendaki.
    d) Prof. Dr. Mr. S. Prajudi Atmosudirdjo
    Manajemen adalah menyelenggarakan sesuatu dengan menggerakan orang-orang, mesin-mesin, dan alat-alat sesuai dengan kebutuhan.
    e)  Drs. The Liang Gie
    Manajemen adalah proses yang menggerakkan tindakan- tindakan dalam usaha kerja sama manusia sehingga tujuan yang telah ditentukan benar-benar tercapai.

    Manajemen pendidikan adalah suatu proses dari perencanaan, penorganisasian, pengarahan, pengawasan, dan penilaian usaha-usaha pendidikan supaya dapat mencapai tujuan pendidikan yang telah di tetapkan sebelumnya.
    * Pengertian Manajemen Pendidikan Menurut Para Ahli
    1.) Menurut Syarif
    Segala usaha bersama untuk mendayagunakan sumber-sumber “personil maupun materiil” secara efektif dan efisien untuk menunjang tercapainya pendidikan.
    2.) Menurut Sutisna
    Manajemen pendidikan merupakan keseluruhan “proses” yang membuat sumber-sumber personil dan meteriil sesuai yang tersedia dan efektif bagi tercapainya tujuan-tujuan bersama. Ia mengerjakan fungsi-fungsi dengan jalan mempengaruhi perbuatan orang-orang.
    Proses ini meliputi perencanaan, organisasi, koordinasi, pengawasan, penyelenggaraan dan pelayanan dari segala sesuatu mengenai urusan sekolah yang langsung berhubungan dengan pendidikan sekolah seperti kurikulum, guru, murid, metode-metode, alat-alat pelajaran dan bimbingan. Juga soal-soal tentang tanah dan bangunan sekolah, perlengkapan, pembekalan dan pembiayaan yang diperlukan penyelenggaraan pendidikan termasuk di dalamnya.
    3.) Menurut Djam’an Satori
    Manajemen pendidikan dapat diartikan sebagai keseluruhan proses kerjasama dengan memanfaatkan semua sumber personil dan materil yang tersedia dan sesuai untuk mencapai tujuan pendidikan yang telah ditetapkan secara efektif dan efisien.
    4.) Menurut Made Pidarta
    Manajemen diartikan sebagai aktivitas memadukan sumber-sumber pendidikan agar terpusat dalam usaha mencapai tujuan pendidikan yang telah ditentukan sebelumnya.
    5.) Menurut Biro Perencanaan Depdikbud
    Manajemen pendidikan ialah proses perencanaan, pengorganisasian, memimpin, mengendalikan tenaga pendidikan, sumber daya pendidikan untuk mencapai tujuan pendidikan, mencerdaskan kehidupan bangsa, mengembangkan manusia seutuhnya, yaitu manusia yang beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berbudi pekerti yang luhur, memiliki pengetahuan, keterampilan, kesehatan jasmani dan rohani, kepribadian yang mantap, mandiri, serta bertanggung jawab kemasyarakat dan kebangsaan.
    6.) Menurut Soebagio Atmodiwirio
    Manajemen pendidikan dapat didefinisikan sebagai proses perencanaan, pengorganisasian, memimpin, mengendalikan tenaga pendidikan, sumber daya pendidikan untuk mencapai tujuan pendidikan.
    7.) Menurut Engkoswara
    Manajemen pendidikan merupakan suatu ilmu yang mempelajari bagaimana menata sumber daya untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan secara produktif dan bagaimana menciptakan suasana yang baik bagi manusia yang turut serta di dalam mencapai tujuan yang disepakat bersama.
    8.) Menurut Hadari Nawawi
    Manajemen pendidikan ialah rangkaian kegiatan atau keseluruhan proses pengendalian usaha kerjasama sekelompok orang untuk mencapai tujuan pendidikan, secara berencana dan sistematis yang diselenggarakan di lingkungan tertentu, terutama lembaga pendidikan formal.
    9.) Manurut W. Haris
    Mendifinisikan manajemen pendidikan sebagai suatu proses pengintegrasian segala usaha pendayagunaan sumber-sumber personalia dan material sebagai usaha untuk meningkatkan secara efektif pengembangan kualitas manusia.
    10.) Menurut Purwanto Dan Djojopranoto
    Manajemen pendidikan merupakan suatu usaha bersama yang dilakukan untuk medayagunakan semua sumber daya baik manusia, uang, bahan dan peralatan serta metode untuk mencapai tujuan pendidikan secara efektif dan efisien.
    11.) Menurut Ki Hajar Dewantara
    Pendidikan menurut Ki Hajar Dewantara merupakan proses pembudayaan yakni suatu usaha memberikan nilai-nilai luhur kepada generasi baru dalam masyarakat yang tidak hanya bersifat pemeliharaan tetapi juga dengan maksud memajukan serta memperkembangkan kebudayaan menuju ke arah keluhuran hidup kemanusiaan.Menurut Ki Hajar Dewantara, pendidikan dimulai sejak anak dilahirkan dan berakhir setelah meninggal dunia.

    * Ruang lingkup manajemen pendidikan
    1.) Ruang lingkup berdasarkan wilayah kerja
    Jika di tinjauan dari wilayah kerjanya maka ruang lingkup manajemen pendidikan dapat dibedakan menjadi :
    Manajemen pendidikan seluruh negara adalah majejemen pendidikan untuk tingkat nasional ini ditangani bukan hanya dengan pelaksanaan pelatihan pendidikan di dalam sekolah saja, akan tetapi pendidikan luar sekolah juga, penyelenggaraan pelatihan, pengayaan penelitian, maupun pendidikan yang meliputi kebudayaan dan kesenian secara nasional.Menejemen pendidikan dalam satu provinsi adalah ruang lingkupnya yang meliputi wilayah kerja satu sebaras provinsi saja, yang dimana pelaksanaannya dibantu oleh petugas manajemen pendidikan yang berada di kabupaten dan di kecamatan.Manajemen pendidikan dalam satu kabupaten atau kota adalah ruang lingkupnya hanya meliputi wilayah kerja satu kabupaten ataupun satu kota saja.Manajemen pendidikan satu unit kerja adalah Manajemen ini hanya di titik beratkan pada satu unit kerja yang langsung dalam menangani pekerjaan mendidik.Manajemen kelas adalah sebagai suatu kesatuan kegiatan yang terkecil dalam manajemen pendidikan yang menjadi inti dari semua jenis manajemen pendidikan.
    2.) Ruang lingkup menurut objek garapan
    Manajemen siswa.Manajemen personil-personil sekolah.Manajemen kurikulum.Manajemen prasarana atau material.Manajemen ketata usahaan sekolah atau tata laksana pendidikan.Manajemen anggaran.Manajemen lembaga atau organisasi pendidikan,Manajemen hubungan masyarakat atau manajemen kominikasi pendidikan.
    3.) Menurut fungsi atau urutan kegiatannya
    Merencanakan.Mengorganisasikan.Mengarahkan.Mengkoordinasikan.Mengkomunikasikan.Mengawasai ataupun mengevaluasi.
    4.) Menurut pelaksana
    Jika dilaihan dalam liungkungan kelas guru itu sebagai administator. Guru haruslah melaksanakan kegiatan-kegiatan manajemen, dengan pengertian bahwa manajemen yaitu pengelolaan, maka guru bertindak sebagai seorang manajer di kelas yang di pimpinnya.

    * Fungsi Manajemen
    1.) Perencanaan
    Perencanaan adalah sebuah proses mendifinisikan tujuan dari organisasi, menyusun strategi untuk mencapai tujuan yang ditetapkan tersebut dan merancang aktivitas kerja organisasi tersebut.
    Perencanaan bisa diartikan upaya dalam mengantisipasi adanya kecenderungan di masa mendatang dan penentuan sebuah strategi yang tepat agar bisa merealisasikan tujuan organisasi.
    2.) Pengorganisasian
    Pengorganisasian adalah proses yang meliputi bagaimana strategi yang sudah dirumuskan pada saat tahap perencanaan digambarkan pada sebuah struktur organisasi yang tangguh, sesuai, dan lingkungan yang kondusif.
    Pengorganisasian bisa memberikan kepastian bahwa pihak pihak yang berada dalam organisasi bisa bekerja bersama sama dengan efektif dan efisien.
    3.) Pengarahan
    Pengarahan adalah tahap dimana program diimplementasikan supaya bisa dilakukan oleh seluruh pihak yang terlibat dalam sebuah organisasi.
    Pengarahan sebuah upaya dalam memotivasi pihak pihak tersebut agar bisa melaksanakan tanggung jawabnya dengan kesadaran penuh dan tingkat produktifitas yang sangat tinggi.
    4.) Pengendalian
    Pengendalian adalah upaya untuk memastikan semua kegiatan yang dijalankan bisa berjalan dengan semestinya, sesuai dengan tahap dan target yang telah ditetapkan walaupun ada beberapa perubahan perubahan minor yang bisa terjadi didalam lingkungan yang dihadapi.

  19. Novalliani (1686206110)
    1. Manajemen dapat didefinisikan sebagai “proses perencanaan, pengorganisasian, pengisian staf, pemimpinan, dan pengontrolan untuk optimasi penggunaan sumber-sumber dan pelaksanaan tugas-tugas dalam mencapai tujuan organisasi secara efektif dan efisien”. Manajemen adalah Suatu Proses dalam rangka mencapai tujuan dengan bekerja bersama melalui orang-orang dan sumber daya organisasi lainnya.
    Menurut Mary Parker Follet Manajemen Adalah sebagai seni menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Definisi ini berarti bahwa seorang manajer bertugas mengatur dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi
    Menurut Ricky W. Griffin Manajemen Adalah sebagai sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran secara efektif dan efesien. Efektif berarti bahwa tujuan dapat dicapai sesuai dengan perencanaan, sementara efisien berarti bahwa tugas yang ada dilaksanakan secara benar, terorganisir, dan sesuai dengan jadwal
    Menurut Drs. Oey Liang Lee Manajemen adalah seni dan ilmu perencanaan pengorganisasian, penyusunan, pengarahan dan pengawasan daripada sumberdaya manusia untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
    Menurut Prof. Eiji Ogawa Manajemen adalah Perencanaan, Pengimplementasian dan Pengendalian kegiatan-kegiatan termasuk system pembuatan barang yang dilakukan oleh organisasi usaha dengan terlebih dahulu telah menetapkan sasaran-sasaran untuk kerja yang dapat disempurnakan sesuai dengan kondisi lingkungan yang berubah.
    Dari beberapa definisi menurut asal kata dan definisi dari pendapat ahli, maka dapat ditarik kesimpulan mengenai apa yang dimaksud dengan managemen. Manajemen adalah Proses perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan dalam mengelola sumber daya yang berupa man, money, materials, method, machines, market, minute dan information untuk mencapai tujuan yang efektif dan efisien.

    2. Ruang lingkup dari manajemen pendidikan dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu : Menurut Wilayah Kerja, Menurut Objek garapan, dan Menurut Fungsi Kegiatan.
    1. Menurut Wilayah kerja, ruang lingkupnya meliputi : Manajemen seluruh negara, manajemen satu propinsi, manajemen satu unit kerja, dan manajemen kelas.
    2. Menurut Objek garapan, ruang lingkupnya meliputi : Manajemen siswa, manajemen ketenaga pendidikan, manajemen sarana-prasarana, manajemen tata laksana pendidikan, mqanajemen pembiayaan dan manajemen humas.
    3. Menurut Fungsi Kegiatan, ruang lingkupnya meliputi : Merencanakan, mengorganisasikan, mengarahkan, mengkoordinasikan, mengko-munikasikan, mengawasi atau mengevaluasi.

    3. Fungsi manajemen pendidikan adalah elemen-elemen dasar yang akan selalu ada dan melekat di dalam proses manajemen yang akan dijadikan acuan oleh manajer dalam melaksanakan kegiatan pendidikan untuk mencapai tujuan yang efektif dan efisien. Dalam Manajemen terdapat fungsi-fungsi manajemen yang terkait erat di dalamnya.
    Menurut George R. Terry, fungsi manajemen ada empat yaitu fungsi perencanaan (planning), fungsi pengorganisasian (organizing), fungsi pelaksanaan (actuating) dan fungsi pengendalian (controlling).
    Menurut Luther Gullick , fungsi manajemen ada tujuh yaitu fungsi fungsi perencanaan (planning), fungsi pengorganisasian (organizing), fungsi pengaturan anggota (staffing), fungsi pengarahan (directing), fungsi koordinasi (coordinating), fungsi pelaporan (reporting) dan fungsi pencapaian tujuan (budgeting).
    Menurut hersey and Blanchard, fungsi manajemen ada empat yaitu fungsi perencanaan (planning), fungsi pengorganisasian (organizing), fungsi peningkatan semangat (motivating) dan fungsi pengendalian (controlling).
    Pada umumnya ada empat fungsi manajemen yang banyak dikenal masyarakat yaitu fungsi perencanaan (planning), fungsi pengorganisasian (organizing), fungsi pelaksanaan (actuating) dan fungsi pengendalian (controlling). Untuk fungsi pengorganisasian terdapat pula fungsi staffing (pembentukan staf). Para manajer dalam organisasi perusahaan bisnis diharapkan mampu menguasai semua fungsi manajemen yang ada untuk mendapatkan hasil manajemen yang maksimal.
    1. Perencanaan (planning) adalah memikirkan apa yang akan dikerjakan dengan sumber yang dimiliki. Perencanaan dilakukan untuk menentukan tujuan perusahaan secara keseluruhan dan cara terbaik untuk memenuhi tujuan itu. Perencanaan juga dapat didefinisikan sebagai prosespenyusunan tujuan dan sasaran organisasi serta penyusunan “peta kerja” yang memperlihatkan cara pencapaian tujuan dan sasaran tersebut.
    2. Pengorganisasian (organizing) dilakukan dengan tujuan membagi suatu kegiatan besar menjadi kegiatan-kegiatan yang lebih kecil. Pengorganisasian mempermudah manajer dalam melakukan pengawasan dan menentukan orang yang dibutuhkan untuk melaksanakan tugas yang telah dibagi-bagi. Pengorganisasian adalah proses penghimpunan SDM, modal dan peralatan, dengan cara yang paling efektif untuk mencapai tujuan upaya pemaduan sumber daya.
    3. Pelaksanaan (actuating) adalah suatu tindakan untuk mengusahakan agar semua anggota kelompok berusaha untuk mencapai sasaran sesuai dengan perencanaan manajerial dan usaha. Pelaksanaan adalah proses penggerakan orang-orang untuk melakukan kegiatan pencapaian tujuan sehingga terwujud efisiensi proses dan efektivitas hasil kerja.
    4. Pengendalian (controlling) adalah suatu aktivitas menilai kinerja berdasarkan standar yang telah dibuat untuk kemudian dibuat perubahan atau perbaikan jika diperlukan. Proses yang dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan yang telah direncanakan,diorganisasikan dan diimplementasikan dapat berjalan sesuai dengan target yang pendidikan yang dihadapi. Pengendalian dapat didefinisikan sebagai proses pemberian balikan dan tindak lanjut pembandingan antara hasil yang dicapai dengan rencana yang telah ditetapkan dan tindakan penyesuaian apabila terdapat penyimpangan.

  20. Nama : Rizka Amelia
    Nim : 1686206217

    1. – Manajemen adalah sebuah proses dalam rangka untuk mencapai suatu tujuan organisasi dengan cara bekerja secara bersama sama dengan orang – orang dan sumber daya yang dimiliki organisasi

    – Manajemen pendidikan adalah suatu proses dari perencanaan, penorganisasian, pengarahan, pengawasan, dan penilaian usaha-usaha pendidikan supaya dapat mencapai tujuan pendidikan yang telah di tetapkan sebelumnya atau tujuan umum dalam manajemen pendidikan adalah melaksanakan pembentukan kepribadian pelajar yang berdasarkan dengan tujuan dari pendidikan nasional dan tingkat perkembangan maupun perbaikan untuk usia pendidikan.

    2. Ruang lingkup dari manajemen pendidikan dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu : Menurut Wilayah Kerja, Menurut Objek garapan, dan Menurut Fungsi Kegiatan.

    – Menurut Wilayah kerja, ruang lingkupnya meliputi : Manajemen seluruh negara, manajemen satu propinsi, manajemen satu unit kerja, dan manajemen kelas.
    – Menurut Objek garapan, ruang lingkupnya meliputi : Manajemen siswa, manajemen ketenaga pendidikan, manajemen sarana-prasarana, manajemen tata laksana pendidikan, mqanajemen pembiayaan dan manajemen humas.
    – Menurut Fungsi Kegiatan, ruang lingkupnya meliputi : Merencanakan, mengorganisasikan, mengarahkan, mengkoordinasikan, mengko-munikasikan, mengawasi atau mengevaluasi.

    3. Fungsi dalam manajemen ada 3 yaitu:
    Planning ( fungsi perencanaan )
    Organizing ( fungsi pengorganisasian )
    Directing ( pengarahan )
    Controlling ( pengendalian )

    Fungsi Perencanaan
    proses yang menyangkut upaya yang dilakukan untuk mengantisipasi kecenderungan di masa yang akan datang dan penentuan strategi dan taktik yang tepat untuk mewujudkan target dan tujuan organisasi.

    Fungsi Pengorganisasian
    proses yang menyangkut bagaimana strategi dan taktik yang telah dirumuskan dalam perencanaan didesain dalam sebuah struktur organisasi yang tepat dan tangguh, sistem dan lingkungan organisasi yang kondusif, dan dapat memastikan bahwa semua pihak dalam organisasi dapat bekerja secara efektif dan efisien guna pencapaian tujuan organisasi

    Fungsi Pengarahan dan Implementasi
    proses implementasi program agar dapat dijalankan oleh seluruh pihak dalam organisasi serta proses memotivasi agar semua pihak tersebut dapat menjalankan tanggungjawabnya dengan penuh kesadaran dan produktifitas yang tinggi.

    Fungsi Pengawasan dan Pengendalian
    proses yang dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan yang telah direncanakan, diorganisasikan dan diimplementasikan dapat berjalan sesuai dengan target yang diharapkan sekalipun berbagai perubahan terjadi dalam lingkungan dunia bisnis yang dihadapi.

  21. 1.pengertian manajemen pendidikan secara umum adalah manajemen yang perlu dilakukan perencanaan terlebih dahulu manajemen juga merupakan organisir agar dapat sampai pada perlunya pengawasan yang terarah agar manajemen pendidikan tidak keluar dari tujuan yang ingin dicapai.
    2. Ruang lingkup manajemen pendidikan dapat diartikan sebagai suatu proses perencanaan pengorganisasi,pengarahan serta pengawasan nilai usaha pendidikan supaya dapat mencapai tujuan yang ditentukan bisa juga diartikan tuntunan, bisa juga diartikan sebagai bentuk kerjasama antara pihak pendidikan guna memenuhi tujuan.
    3. Fungsi Dasar Manajemen

    Berdasarkan definisi diatas, jelas bahwa Manajemen dalam sebuah organisasi memiliki 4 Fungsi Dasar yaitu Perencanaan dan Pembuatan Keputusan, Pengorganisasian, Pimpinan dan Pengendalian yang digunakan untuk mengelola sumber daya organisasinya sehingga mencapai sasaran yang ditentukan secara efektif dan efisien.

    Perencanaan (Planning)

    Dalam definisi tersebut mengatakan bahwa fungsi dasar pertama dari Manajemen adalah Perencanaan dan Pembuatan keputusan. Pada dasarnya, Perencanaan atau Planning adalah menentukan Tujuan Organisasi dan memutuskan cara yang terbaik untuk mencapainya. Sedangkan Pembuatan Keputusan adalah bagian dari Perencanaan yang berkaitan dalam memilih langkah-langkah atau tugas yang harus dilakukan untuk mencapai sasaran organisasinya. Dalam perencanaan harus memiliki batas waktu hingga kapan tugas-tugas tersebut harus dilaksanakan dan siapa yang bertanggung jawab atas tugas tersebut.

    Pengorganisasian (Organizing)

    Setelah membuat perencanaan dan menetapkan langkah-langkah ataupun tugas-tugas untuk mencapai sasaran organisasi, fungsi manajemen selanjutnya adalah mengorganisir orang-orang yang tepat dan sumber daya lainnya untuk menjalankan perencanaan yang ditetapkan. Pada dasarnya, yang dimaksud dengan Pengorganisasian (Organizing) adalah mendelegasikan tugas-tugas yang telah ditetapkan dalam perencanaan kepada individu ataupun kelompok yang terdapat dalam organsasi yang bersangkutan.

    Dalam fungsi Pengorganisasian terdapat pengelompokan kegiatan dan penyusunan Struktur Organisasi serta menjelaskan fungsi-fungsi dari setiap bagian dan sifat hubungan antara bagian-bagian tersebut dalam Struktur organisasi tersebut.

    Pemimpinan (Leading)

    Setelah menetapkan Perencanan dan mengorganisir sumber daya yang diperlukan, Fungsi ketiga Manajemen adalah Pemimpinan (Leading) atau ada yang menyebut fungsi manajemen ini sebagai Pengarahan (Directing). Pemimpinan (Leading) dalam Manajemen adalah serangkaian proses yang digunakan agar setiap anggota yang berada dalam organisasi dapat bekerjasama dalam mencapai sasaran organisasi. Seorang Manajer harus dapat menuntun, mengarahkan, menggerakan dan memotivasi serta mempengaruhi bawahan agar dapat melakukan tugas-tugas yang telah direncanakan untuk mencapai tujuan/sasaran organisasi.

    Pengendalian (Controlling)

    Fungsi Manajemen yang terakhir adalah Pengendalian atau Controlling, Fungsi Pengendalian ini berkaitan dengan penghimpunan informasi-informasi yang digunakan untuk melakukan pengukuran terhadap kinerja organisasi, memantau perkembangan tugas yang telah direncanakan sebelumnya dan mengambil tindakan korektif terhadap penyimpangan yang terjadi. Dalam fungsi pengendalian ini, seorang manajer selalu mengawasi jalannya suatu tugas atau kegiatan yang terarah ke pencapaian Tujuan Organisasi yang telah ditetapkannya.

  22. 1.
    a). Ki Hajar Dewantara dan Filosofi Manajemen
    Ilmu manajemen merupakan ilmu yang cukup dinamis, sedinamis kehidupan manusia sebagai subyek maupun obyek manajemen
    b). Made Pidarta
    Manajemen pendidikan adalah kegiatan untuk mengumpulkan beberapa sumber terkait dunia pendidikan. sehingga dapat difokuskan untuk menuju pada tujuan yang sudah ditetapkan sesuai dengan pendidikan yang diharapkan. Pengertian dari manajemen pendidikan dituturkan oleh ahli Made Pidarta pada tahun 1988.
    c). Oemar Hamalik
    Manajemen pendidikan adalah menyatukan beberapa unsur dalam pendidikan dan kemudian mencoba untuk dikembangkan. Dan fokus untuk mencapai pada tujuan dari manajemen pendidikan itu sendiri. Pengertian dari manajemen pendidikan ini dituturkan oleh ahli Oemar Hamalik pada tahun 2007.

    2. Ada 2 ruang lingkup manajemen yaitu: * Lingkungan luar, * Lingkungan khusus.
    a). Lingkungan Luar (Eksternal) terdiri dari :
    1). Lingkungan Umum, meliputi ekonomi, politik, hukum, sosio cultural (budaya), teknologi, dimensi internasional (seperti globalisasi dan paham ekonomi), dan kondisi lingkungan alam.
    2). Lingkungan Khusus (Tugas), meliputi pemilik (stockholder), customer, klien, pemasok (suplier), pesaing, suplai tenaga kerja, badan pemerintah, lembaga keuangan, media, dan serikat pekerja.

    b). Lingkungan Dalam (Internal) terdiri dari :
    1). Manusia (specialized dan manajerial personal).
    2). Financial (sumber, alokasi, dan contol dana).
    * Fisik (gedung, kantor, dll).
    * Sistem dan Teknologi.
    * Sistem Nilai dan Budaya Organisasi.

    3.
    Ada 4 fungsi utama dalam manajemen:
    1. Perencanaan (Planning),
    2. Pengorganisasian (Organizing),
    3. Pengarahan (Actuating/Directing),
    4. Pengawasan (Controlling)
    a). Fungsi Perencanaan
    Dalam manajemen, perencanaan adalah proses mendefinisikan tujuan organisasi, membuat strategi untuk mencapai tujuan itu, dan mengembangkan rencana aktivitas kerja organisasi.
    b). Fungsi Pengorganisasian
    Proses yang menyangkut bagaimana strategi dan taktik yang telah dirumuskan dalam perencanaan didesain dalam sebuah struktur organisasi yang tepat dan tangguh, sistem dan lingkungan organisasi yang kondusif, dan dapat memastikan bahwa semua pihak dalam organisasi dapat bekerja secara efektif dan efisien guna pencapaian tujuan organisasi.
    c). Fungsi Pengarahan dan Implementasi
    Proses implementasi program agar dapat dijalankan oleh seluruh pihak dalam organisasi serta proses memotivasi agar semua pihak tersebut dapat menjalankan tanggungjawabnya dengan penuh kesadaran dan produktifitas yang tinggi.
    d). Fungsi Pengawasan dan Pengendalian
    Proses yang dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan yang telah direncanakan, diorganisasikan dan diimplementasikan dapat berjalan sesuai dengan target yang diharapkan sekalipun berbagai perubahan terjadi dalam lingkungan dunia bisnis yang dihadapi.

  23. Nama : Istiqomah dwi jayanti
    Nim : 1686206160
    1). A. Manajeman adalah sebuah proses dalam rangka untuk mencapai suatu tujuan organisasi dengan cara bekerja secara bersama sama dengan orang – orang dan sumber daya yang dimiliki organisas ata suatu seni dalam ilmu dan proses pengorganisasian seperti perencanaan, pengorganisasian, pergerakan, dan pengendalian atau pengawasan.
    B. Manajemen pendidikan upaya untuk melakukan pengelolaan secara ter-struktur terkait bidang pendidikan, Fungsi yang ada dalam manajemen pendidikan itu terdiri dari perencanaan atau planning guna kegiatan dapat berjalan dengan lebih sistematis.
    2). Ada 2 ruang lingkup manajemen yaitu:
    a). Lingkungan luar,
    b). Lingkungan khusus.
    a). Lingkungan Luar (Eksternal) terdiri dari :
    1). Lingkungan Umum, meliputi ekonomi, politik, hukum, sosio cultural (budaya), teknologi, dimensi internasional (seperti globalisasi dan paham ekonomi), dan kondisi lingkungan alam.
    2). Lingkungan Khusus (Tugas), meliputi pemilik (stockholder), customer, klien, pemasok (suplier), pesaing, suplai tenaga kerja, badan pemerintah, lembaga keuangan, media, dan serikat pekerja.
    b). Lingkungan Dalam (Internal) terdiri dari :
    1). Manusia (specialized dan manajerial personal).
    2). Financial (sumber, alokasi, dan contol dana).
    * Fisik (gedung, kantor, dll).
    * Sistem dan Teknologi.
    * Sistem Nilai dan Budaya Organisasi
    3). 1. Fungsi manajeman Planning atau perencanaan. Setiap hal yang dilakukan terutama yang berkaitan dengan pengelolaan suatu perusahaan, organisasi, atau pemerintahan, diperlukan adanya suatu rencana yang matang
    2. Fungsi manajemen Organizing. Dalam fungsi organizing ini akan dibentuk susunan kepengurusan atau struktur organisasi secara matang dan resmi. Kemudian setiap orang yang telah menempati jabatan tertentu pastinya telah memiliki job description untuk bertanggung jawab terhadap segala sesuatu yang ditanganinya.
    3. Fungsi manajeman Actuating. Untuk fungsi actuating ini bisa diartikan sebagai pelaksanaan tugas atau implementasi. Segala proses perencanaan hingga pembagian tugas ini akan berhasil jika mampu diimplementasikan dengan baik. Barulah suatu organisasi, perusahaan atau pengelolaan manajemen tersebut dapat dikatakan berhasil.
    4. Fungsi manajeman Controlling. Bisa diartikan pula sebagai pengawasan serta pengendalian. Artinya ketika selama proses pengerjaan tersebut biasanya akan diawasi dengan ketat. Tujuannya tentu agar masing-masing anggota tidak melakukan kesalahan. Jika pun ada kekeliruan, maka fungsi pengendalian ini juga diterapkan.

  24. 1). Manajemen dapat didefinisikan sebagai “proses perencanaan, pengorganisasian, pengisian staf, pemimpinan, dan pengontrolan untuk optimasi penggunaan sumber-sumber dan pelaksanaan tugas-tugas dalam mencapai tujuan organisasi secara efektif dan efisien”. Manajemen adalah Suatu Proses dalam rangka mencapai tujuan dengan bekerja bersama melalui orang-orang dan sumber daya organisasi lainnya.
       Berikut pengertian Manajemen munurut para ahli luar negri :
      a) Menurut Ricky W. Griffin Manajemen Adalah sebagai sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran secara efektif dan efesien. Efektif berarti bahwa tujuan dapat dicapai sesuai dengan perencanaan, sementara efisien berarti bahwa tugas yang ada dilaksanakan secara benar, terorganisir, dan sesuai dengan jadwal
     
    b) Menurut Drs. Oey Liang Lee Manajemen adalah seni dan ilmu perencanaan pengorganisasian, penyusunan, pengarahan dan pengawasan daripada sumberdaya manusia untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
     
    c) Menurut Prof. Eiji Ogawa Manajemen adalah Perencanaan, Pengimplementasian dan Pengendalian kegiatan-kegiatan termasuk system pembuatan barang yang dilakukan oleh organisasi usaha dengan terlebih dahulu telah menetapkan sasaran-sasaran untuk kerja yang dapat disempurnakan sesuai dengan kondisi lingkungan yang berubah.

    Dan berikutnya menurut para ahli dalam negri :
      a) Menurut Ki Hajar Dewantara
    Pendidikan menurut Ki Hajar Dewantara merupakan proses pembudayaan yakni suatu usaha memberikan nilai-nilai luhur kepada generasi baru dalam masyarakat yang tidak hanya bersifat pemeliharaan tetapi juga dengan maksud memajukan serta memperkembangkan kebudayaan menuju ke arah keluhuran hidup kemanusiaan.Menurut Ki Hajar Dewantara, pendidikan dimulai sejak anak dilahirkan dan berakhir setelah meninggal dunia.

      b) Menurut Sukamto Reksohadiprodjo, M. COM.
    Manajemen adalah suatu usaha merencanakan, mengorganisasikan, menggerakkan, mengkoordinasikan, serta mengawasi kegiatan dalam suatu organisasi agar tujuan organisasi tercapai secara efisien dan efektif.

         Dari beberapa definisi menurut asal kata dan definisi dari pendapat ahli, maka dapat ditarik kesimpulan mengenai apa yang dimaksud dengan managemen. Manajemen adalah Proses perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan dalam mengelola sumber daya yang berupa man, money, materials, method, machines, market, minute dan information untuk mencapai tujuan yang efektif dan efisien.

    2). Ruang lingkup dari manajemen pendidikan dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu : Menurut Wilayah Kerja, Menurut Objek garapan, dan Menurut Fungsi Kegiatan.

    a) Menurut Wilayah kerja, ruang lingkupnya meliputi : Manajemen seluruh negara, manajemen satu propinsi, manajemen satu unit kerja, dan manajemen kelas.

    b) Menurut Objek garapan, ruang lingkupnya meliputi : Manajemen siswa, manajemen ketenaga pendidikan, manajemen sarana-prasarana, manajemen tata laksana pendidikan, mqanajemen pembiayaan dan manajemen humas.

    c) Menurut Fungsi Kegiatan, ruang lingkupnya meliputi : Merencanakan, mengorganisasikan, mengarahkan, mengkoordinasikan, mengko-munikasikan, mengawasi atau mengevaluasi.

    3). Fungsi manajemen pendidikan adalah elemen-elemen dasar yang akan selalu ada dan melekat di dalam proses manajemen yang akan dijadikan acuan oleh manajer dalam melaksanakan kegiatan pendidikan untuk mencapai tujuan yang efektif dan efisien. Dalam Manajemen terdapat fungsi-fungsi manajemen yang terkait erat di dalamnya.

    ~ Menurut George R. Terry, fungsi manajemen ada empat yaitu fungsi perencanaan (planning), fungsi pengorganisasian (organizing), fungsi pelaksanaan (actuating) dan fungsi pengendalian (controlling).

    ~ Menurut Luther Gullick , fungsi manajemen ada tujuh yaitu fungsi fungsi perencanaan (planning), fungsi pengorganisasian (organizing), fungsi pengaturan anggota (staffing), fungsi pengarahan (directing), fungsi koordinasi (coordinating), fungsi pelaporan (reporting) dan fungsi pencapaian tujuan (budgeting).

    ~ Menurut hersey and Blanchard, fungsi manajemen ada empat yaitu fungsi perencanaan (planning), fungsi pengorganisasian (organizing), fungsi peningkatan semangat (motivating) dan fungsi pengendalian (controlling).

    Pada umumnya ada empat fungsi manajemen yang banyak dikenal masyarakat yaitu fungsi perencanaan (planning), fungsi pengorganisasian (organizing), fungsi pelaksanaan (actuating) dan fungsi pengendalian (controlling). Untuk fungsi pengorganisasian terdapat pula fungsi staffing (pembentukan staf). Para manajer dalam organisasi perusahaan bisnis diharapkan mampu menguasai semua fungsi manajemen yang ada untuk mendapatkan hasil manajemen yang maksimal.

    a. Perencanaan (planning) adalah memikirkan apa yang akan dikerjakan dengan sumber yang dimiliki. Perencanaan dilakukan untuk menentukan tujuan perusahaan secara keseluruhan dan cara terbaik untuk memenuhi tujuan itu. Perencanaan juga dapat didefinisikan sebagai prosespenyusunan tujuan dan sasaran organisasi serta penyusunan “peta kerja” yang memperlihatkan cara pencapaian tujuan dan sasaran tersebut.

    b. Pengorganisasian (organizing) dilakukan dengan tujuan membagi suatu kegiatan besar menjadi kegiatan-kegiatan yang lebih kecil. Pengorganisasian mempermudah manajer dalam melakukan pengawasan dan menentukan orang yang dibutuhkan untuk melaksanakan tugas yang telah dibagi-bagi. Pengorganisasian adalah proses penghimpunan SDM, modal dan peralatan, dengan cara yang paling efektif untuk mencapai tujuan upaya pemaduan sumber daya.

    c. Pelaksanaan (actuating) adalah suatu tindakan untuk mengusahakan agar semua anggota kelompok berusaha untuk mencapai sasaran sesuai dengan perencanaan manajerial dan usaha. Pelaksanaan adalah proses penggerakan orang-orang untuk melakukan kegiatan pencapaian tujuan sehingga terwujud efisiensi proses dan efektivitas hasil kerja.

    d. Pengendalian (controlling) adalah suatu aktivitas menilai kinerja berdasarkan standar yang telah dibuat untuk kemudian dibuat perubahan atau perbaikan jika diperlukan. Proses yang dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan yang telah direncanakan,diorganisasikan dan diimplementasikan dapat berjalan sesuai dengan target yang pendidikan yang dihadapi. Pengendalian dapat didefinisikan sebagai proses pemberian balikan dan tindak lanjut pembandingan antara hasil yang dicapai dengan rencana yang telah ditetapkan dan tindakan penyesuaian apabila terdapat penyimpangan.

  25. Nama : Siti Toharotun Nafsiah
    Nim : 1686 206166

    1. Jelaskan pengertian manajemen dan manajemen pendidikan !

    PENGERTIAN MANAJEMEN
    Manajemen berasal dari kata to manage yang artinya mengatur. Pengaturan dilakukan melalui proses dan diatur berdasarkan urutan dari fungsi-fungsi manajemen itu. Jadi, manajemen merupakan suatu proses untuk mewujudkan tujuan yang diinginkan. Dari pengertian di atas timbul beberapa pertanyaan : apa yang diatur?, kenapa harus diatur?, siapa yang mengatur?, bagaimana mengaturnya?, bagaimana mengaturnya?, dimana harus diatur?. Jawaban dari pertanyaan tersebut bisa kita liat dari buku karangan Drs.H.Malayu S.P. Hasibuan sebagai berikut:
    • Yang diatur adalah semua unsur-unsur manajemen yang terdiri dari men,money,methods,materials,machine, and market, disingkat dengan 6M dan semua aktifitas yang ditimbulkannya dalam proses manajemen itu.
    • Agar 6M lebih berdaya guna, berhasil guna, terintegrasi, dan terkoordinasi dalam mencapai tujuan yang optimal.
    • Yang mengatur adalah pemimpin dengan wewenang kepemimpinannya melalui instruksi atau persuasi, sehingga 6M dan semua proses manajemen tertuju serta terarah kepada tujuan yang diinginkannya.
    • Mengaturnya yaitu melalui proses dari urutan fungsi-fungsi manajemen (perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian = planning, organizing, directing, and controlling).
    • Dalam suatu organisasi atau perusahaan, karena organisasi merupakan “alat” dan “wadah” (tempat) untuk mengatur 6M dan semua aktivitas proses manajemen dalam mencapai tujuannya.
    Beberapa pengertian manajemen bmenurut para ahli yaitu :
    1. Menurut H.Kusnadi., HMA,Marwan,Soelaiman S.Lana,H.Sumeidi Kadarisman,H. Dadang Suherman.Yang dimaksud dengan manajemen adalah setiap kerja dua orang atau lebih guna mencapai tujuan bersama dengan cara seefektif dan seefisien mungkin. 
    2. Menurut Drs.H. Malayu S.P. Hasibuan. Manajemen adalah ilmu dan seni yang mengatur proses pemanfaatan sumber daya manusia dan sumber-sumber lainnya secara efektif dan efisien untuk mencapai suatu tujuan tertentu.
    3. Menurut Andrew F. Sikula. Manajemen pada umumnya dikaitkan dengan aktivitas-aktivitas perencanaan, pengorganisasian, pengendalian, penempatan, pengarahan, pemotivasian, komunikasi, dan pengambilan keputusan yang dilakukan oleh setiap organisasi dengan tujuan untuk mengkoordinasikan berbagai sumber daya yang dimiliki oleh perusahaan sehingga akan dihasilakn suatu produk atau jasa secara efisien.
    4. Menurut G.R Terry. Manajemen adalah suatu proses yang khas yang terdiri dari tindakan-tindakan perencanaan,pengorganisasian, pengarahan, dan pengemdalian yang dilakukan untuk menentukan serta mencapai sasaran-sasaran yang telah ditentukan melalui pemanfaatan sumber daya manusia dan sumber-sumber lainnya.
    5. Menurut Harold Koontz dan Cyril O, Donnel. Manajemen adalah usaha mencapai suatu tujuan tertentu melalui kegiatan orang lain. Dengan Denikian manajer mengadakan koordinasi atas sejumlah aktifitas orang lain melalui perencanaan, pengorganisasian, penempatan, pengarahan, dan pengendalian.
    MANAJEMEN PENDIDIKAN
    Manajemen pendidikan adalah suatu proses atau sistem pengelolaan Manajemen pendidikan sebagai suatu proses atau sistem organisasi dan peningkatan kemanusiaan dalam kaitannya dengan suatu sistem pendidikan. Kegiatan pengelolaan pada suatu sistem pendidikan bertujuan untuk keterlaksanaan proses belajar mengajar yang baik.
    Ada beberapa pengertian manajemen pendidikan dari para ahli yaitu :
    1. Menurut Prof. DR. Oemar Hamalik.Manajemen pendidikan adalah suatu proses atau sistem organ peningkatan kemanusiaan dalam kaitannya dengan suatu sistem pendidikan.
    2. Menurut Prof. DR. H . Muhaimin,MA ; Hj. Suti’ah, MPd; Sugeng Listyo Prabowo, MPd.Manajemen Pendidikan merupakan seni dan ilmu mengelola sumber daya pendidik untuk mencapai tujuan pendidikan secara efektif dan efisien.
    3. Menurut Zainal Aqib dalam bukunya yang berjudul “ Belajar dan Pembelajaran di Taman Kanak-kanak”Manajemen Pendidikan yaitu keseluruhan proses pendayagunaan semua sumber daya manusia maupun bukan sumber daya manusia dalam rangka mencapai tujuan Instruksional pendidikan.
    4. Menurut Drs. B. Suryosubroto.Manejemen Pendidikan dari segi Kepemimpinan, merupakan usaha untuk menjawab pertanyaan bagaimana dengan kemampuan yang dimiliki administrator pendidikan itu, ia dpt mlksnskn pencapaian tujuan pendidikan.
    5. Menurut Redja Mudyaharjo dalam bukunya “Manajemen pendidikan adalah suatu proses untuk mengkoordinasikan berbagai sumber daya pendidikan seperti guru, sarana dan prasaran pendidikan seperti laboratorium, perpustakaan, dsb untuk mencapai tujuan dan sasaran pendidikan.
    6. Menurut Biro Perencanaan Depdikbud, manajemen pendidikan adalah proses perencanaan, pengorganisasian, memimpin, mengendalikan tenaga pendidikan, sumber daya pendidikan untuk mencapai tujuan pendidikan, mencerdaskan kehidupan bangsa, mengembangkan manusia seutuhnya,yaitu manusia yang beriman, bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berbudi pekerti yang luhur, memiliki pengetahuan, ketrampilan, kesehatan jasamani dan rohani, kepribadian yang mantap, mandiri serta bertanggung jawab pada kemasyarakatan dan kebangsaan. 
    7. Menurut Engkoswara (2001); manajemen pendidikan adalahsuatu ilmu yang mempelajarai bagaimana menata sumber daya untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan secara produktifdan bagaimana menciptakan suasana bagi manusia yang turut serta didalam mencapai tujuan yang disepakati bersama.
    8. Menurut Soebadio Atmodiwiryo (2000); manajemen pendidikan dapat didefinisikan sebagai proses perencanaan, pengorganisasian, memimpin, mengendalikan tenaga pendidikan, sumber daya pendidikan untuk mencapai tujuan pendidikan.
    9. Menurut Djam’an Satori (1980); manajemen pendidikan ialah keseluruhan proses kerjasama dengan memanfaatkan semua sumber personil dan materiil yang tersedia dan sesuai untuk mencapai tujuan pendidikan yang telah ditetapkan secara efektif dan efisien.
    10. Menurut Made Pidarta (1988); manajemen pendidikan ialah aktifitas memadukan sumber-sumber pendidikan agar terpusat dalam usaha mencapai tujuan pendidikan yang telah ditentukan sebelumnya.

    2. Jelaskan ruang lingkup manajemen pendidikan !

    Ruang lingkup manajemen pendidikan terbagi menjadi 4 hal, yaitu ruang lingkup menurut wilayah kerja, ruang lingkup menurut objek garapan, ruang lingkup menurut fungsi atau urutan kegiatannya dan menurut pelaksana. Untuk ruang lingkup pertama meliputi manajemen pendidikan suruh negara,manajemen pendidikan satu provinsi, satu kabupaten/ kota, unit kerja dan manajemen kelas. Manajemen kelas ini adalah inti dari sebuah manajemen pendidikan tersebut, karena di dalam kelas proses pengajaran berlangsung.
    • Ruang lingkup menurut objek garapan meliputi; manajemen siswa, personil sekolah, kurikulum, sarana/ material, anggaran, ketatalaksanaan, humas dan komunikasi pendidikan.
    • Ruang lingkup menurut fungsi / urutan kegiatan atau yang disebut juga manajemen administrasi meliputi perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, koordinasi, komunikasi dan evaluasi.
    • Ruang lingkup manajemen pendidikan menurut pelaksana. Dalam hal ini guru sebagai pelaksana bertindak sebagai manajer dikelas yang ia pimpin. Jadi segala sesuatunya diatur dan diorganisasikan dengan baik untuk mencapai sebuah tujuan kelas dan keberhasilan peserta didik.

    3. Jelaskan fungsi – fungsi dalam manajemen !

    Ada 4 fungsi utama dalam manajemen:
    1. Perencanaan (Planning),
    2. Pengorganisasian (Organizing),
    3. Pengarahan (Actuating/Directing),
    4. Pengawasan (Controlling)
    ▪ Fungsi perencanaan
    Dalam manajemen, perencanaan adalah proses mendefinisikan tujuan organisasi, membuat strategi untuk mencapai tujuan itu, dan mengembangkan rencana aktivitas kerja organisasi. Perencanaan merupakan proses terpenting dari semua fungsi manajemen karena tanpa perencanaan fungsi-fungsi lain—pengorganisasian, pengarahan, dan pengontrolan—tak akan dapat berjalan.

    Rencana dapat berupa rencana informal atau rencana formal. Rencana informal adalah rencana yang tidak tertulis dan bukan merupakan tujuan bersama anggota suatu organisasi. Sedangkan rencana formal adalah rencana tertulis yang harus dilaksanakan  suatu organisasi dalam jangka waktu tertentu. Rencana formal merupakan rencana bersama anggota korporasi, artinya, setiap anggota harus mengetahui dan menjalankan rencana itu. Rencana formal dibuat untuk mengurangi ambiguitas dan menciptakan kesepahaman tentang apa yang harus dilakukan.
    Kegiatan dalam Fungsi Perencanaan :
    – Menetapkan tujuan dan target bisnis
    – Merumuskan strategi untuk mencapai tujuan dan target bisnis tersebut
    – Menentukan sumber-sumber daya yang diperlukan
    – Menetapkan standar/indikator keberhasilan dalam pencapaian tujuan dan target bisnis.
    ▪ Fungsi pengorganisasian
    Proses yang menyangkut bagaimana strategi dan taktik yang telah dirumuskan dalam perencanaan didesain dalam sebuah struktur organisasi yang tepat dan tangguh, sistem dan lingkungan organisasi yang kondusif, dan dapat memastikan bahwa semua pihak dalam organisasi dapat bekerja secara efektif dan efisien guna pencapaian tujuan organisasi.
    Kegiatan dalam Fungsi Pengorganisasian :
    – Mengalokasikan sumber daya, merumuskan dan menetapkan tugas, dan menetapkan prosedur yang diperlukan
    – Menetapkan struktur organisasi yang menunjukkan adanya garis kewenangan dan tanggungjawab
    – Kegiatan perekrutan, penyeleksian, pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia/tenaga kerja
    – Kegiatan penempatan sumber daya manusia pada posisi yang paling tepat
    ▪ Fungsi pengarahan dan implementasi
    Proses implementasi program agar dapat dijalankan oleh seluruh pihak dalam organisasi serta proses memotivasi agar semua pihak tersebut dapat menjalankan tanggungjawabnya dengan penuh kesadaran dan produktifitas yang tinggi.
    Kegiatan dalam Fungsi Pengarahan dan Implementasi :
    –  Mengimplementasikan proses kepemimpinan, pembimbingan, dan pemberian motivasi kepada tenaga kerja agar dapat bekerja    secara efektif dan efisien dalam pencapaian tujuan
    –  Memberikan tugas dan penjelasan rutin mengenai pekerjaan
    –  Menjelaskan kebijakan yang ditetapkan
    ▪ Fungsi pengawasan dan pengendalian
    Proses yang dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan yang telah direncanakan, diorganisasikan dan diimplementasikan dapat berjalan sesuai dengan target yang diharapkan sekalipun berbagai perubahan terjadi dalam lingkungan dunia bisnis yang dihadapi.
    Kegiatan dalam Fungsi Pengawasan dan Pengendalian :
    – Mengevaluasi keberhasilan dalam pencapaian tujuan dan target bisnis sesuai dengan indikator yang telah ditetapkan
    –  Mengambil langkah klarifikasi dan koreksi atas penyimpangan yang mungkin ditemukan
    –  Melakukan berbagai alternatif solusi atas berbagai masalah yang terkait dengan pencapaian tujuan dan target bisnis

  26. Jawab:
    1).managemen berasal dari bahasa inggris yaitu:”manage” yang berarti,mengurus,mengelola,mengendalikan,mengusahakan,memimpin.Sedangkan pengertian managemen secara Etimologis adalah seni melaksanakan dan mengatur.pengertian managemen juga dipandang sebagai disiplin ilmu yang mengajarkan proses mendapatkan tujuan organisasi dalam upaya bersama dengan sejumlah orang atau sumber milik organisasi.

    Atau menurut para pakar:
    Menurut,Sondang palan siagian,manajemen adalah keseluruhan proses kerjasama antara dua orang atau lebih yang didasarkan atas Rasionalitas tertentu untuk mencapai tujuan tertentu.
    Menurut Pariata westra,manajemen adalah penyelenggara dalam setiap usaha kerjasama sekelompok manusia untuk mencapai tujuan tertentu.

    Manajemen pendidikan yaitu suatu proses atau sistem pengelolaan manajemen pendidikan sebagai suatu proses atau sistem organisasi dan peningkatan kemanusiaan dalam kaitannya dengan suatu sistem pendidikan

    2).Ruang lingkup manajemen
    1.Lingkungan Luar (Eksternal),terdiri dari
    a.lingkungan umum,meliputi Ekonomi,politik,hukum,sosio kultural(budaya),teknologi dimensi internasional (globalisasi dan paham ekonomi) dan kondisi lingkungan alam.
    b.Lingkungan khusus (Tugas),meliputi pemilik (stockholder),klien,pemasuk.
    2.Lingkungan dalam (internal)
    Terdiri dari: Manusia,Finansial (sumber alokasi dan control dana),Fisik(gedung,kantor dll),sistem dan teknologi,sistem nilai dan budaya organisasi

    3).fungsi dalam manajemen
    1.perencanaan (planning)
    2.pengorganisasian (organizing)
    3.pengarahan (Actuating atau directing)
    4.pengawasan (controling)
    1.Kegiatan dalam fungsi perencanaan:
    -menetapkan tujuan
    -merumuskan strategi untuk mencapai tujuan dan target bisnis tersebut.
    -menentukan sumber-sumber daya yang diperlukan .
    2.kegiatan dalam fungsi pengorganisasian
    -merumuskan dan menentukan tugas dan menetapkan prosedur yang diperlukan
    -menetapkan struktur organisasi yang menunjukan adanya garis kewenangan dan tanggung jawab.
    3.kegiatan dalam fungsi pengarahan
    -mengimplementasikan proses kepemimpinan,pembibingan,dan pemberian motivasi
    -memberikan tugas dan menjelaskan mengenai tugas yang sudah ditetapkan
    4.kegiatan dalam fungsi pemgawasan:
    -mengontrol petugas apakah mereka sudah bekerja dengan baik atau malah sebaliknya

  27. 1. – Menurut Ki Hajar Dewantara dan Filosofi Manajemen
    Ilmu manajemen merupakan ilmu yang cukup dinamis, sedinamis kehidupan manusia sebagai subyek maupun obyek manajemen
    -Manajemen dapat didefinisikan sebagai proses perencanaan, pengorganisasian, pengisian staf, pemimpinan, dan pengontrolan untuk optimasi penggunaan sumber-sumber dan pelaksanaan tugas-tugas dalam mencapai tujuan organisasi secara efektif dan efisien. Manajemen adalah Suatu Proses dalam rangka mencapai tujuan dengan bekerja bersama melalui orang-orang dan sumber daya organisasi lainnya.
    – Manajemen pendidikan adalah sebagai suatu Proses perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan dalam mengelola sumber daya yang berupa man, money, materials, method, machines, market, minute dan information untuk mencapai tujuan yang efektif dan efisien dalam bidang pendidikan.

    2. -Ruang lingkup dari manajemen pendidikan dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu :

    1. Menurut Wilayah kerja, ruang lingkupnya meliputi : Manajemen seluruh negara, manajemen satu propinsi, manajemen satu unit kerja, dan manajemen kelas.
    2. Menurut Objek garapan, ruang lingkupnya meliputi :
    Manajemen siswa, manajemen ketenaga pendidikan, manajemen sarana-prasarana, manajemen tata laksana pendidikan, mqanajemen pembiayaan dan manajemen humas.
    3. Menurut Fungsi Kegiatan, ruang lingkupnya meliputi : Merencanakan, mengorganisasikan, mengarahkan, mengkoordinasikan, mengko-munikasikan, mengawasi atau mengevaluasi.

    3. Ada 4 fungsi utama dalam manajemen:
    a). Fungsi Perencanaan
    Dalam manajemen, perencanaan adalah proses mendefinisikan tujuan organisasi, membuat strategi untuk mencapai tujuan itu, dan mengembangkan rencana aktivitas kerja organisasi.
    b). Fungsi Pengorganisasian
    Proses yang menyangkut bagaimana strategi dan taktik yang telah dirumuskan dalam perencanaan didesain dalam sebuah struktur organisasi yang tepat dan tangguh, sistem dan lingkungan organisasi yang kondusif, dan dapat memastikan bahwa semua pihak dalam organisasi dapat bekerja secara efektif dan efisien guna pencapaian tujuan organisasi.
    c). Fungsi Pengarahan dan Implementasi
    Proses implementasi program agar dapat dijalankan oleh seluruh pihak dalam organisasi serta proses memotivasi agar semua pihak tersebut dapat menjalankan tanggungjawabnya dengan penuh kesadaran dan produktifitas yang tinggi.
    d). Fungsi Pengawasan dan Pengendalian
    Proses yang dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan yang telah direncanakan, diorganisasikan dan diimplementasikan dapat berjalan sesuai dengan target yang diharapkan sekalipun berbagai perubahan terjadi dalam lingkungan dunia bisnis yang dihadapi manajemen pendidikan adalah elemen-elemen dasar yang akan selalu ada dan melekat di dalam proses manajemen yang akan dijadikan acuan oleh manajer dalam melaksanakan kegiatan pendidikan untuk mencapai tujuan yang efektif dan efisien. Dalam Manajemen terdapat fungsi-fungsi manajemen yang terkait erat di dalamnya

  28. 1) a. Manajemen adalah Suatu Proses dalam
    rangka mencapai tujuan dengan bekerja bersama melalui orang-orang dan sumber daya organisasi lainnya.
    b. Manajemen Pendidikan adalah sebagai suatu Proses perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan dalam mengelola sumber daya yang berupa man, money, materials, method, machines, market, minute dan information untuk mencapai tujuan yang efektif dan efisien dalam bidang pendidikan.

    2) Fungsi manajemen pendidikan adalah elemen-elemen dasar yang akan selalu ada dan melekat di dalam proses manajemen yang akan dijadikan acuan oleh manajer dalam melaksanakan kegiatan pendidikan untuk mencapai tujuan yang efektif dan efisien. Pada umumnya ada empat fungsi manajemen yang banyak dikenal masyarakat yaitu fungsi perencanaan (planning), fungsi pengorganisasian (organizing), fungsi pelaksanaan (actuating) dan fungsi pengendalian (controlling).

    3) a. Menurut Wilayah kerja, ruang lingkupnya meliputi : Manajemen seluruh negara, manajemen satu propinsi, manajemen satu unit kerja, dan manajemen kelas.
    b. Menurut Objek garapan, ruang lingkupnya meliputi : Manajemen siswa, manajemen ketenaga pendidikan, manajemen sarana-prasarana, manajemen tata laksana pendidikan, mqanajemen pembiayaan dan manajemen humas.
    c. Menurut Fungsi Kegiatan, ruang lingkupnya meliputi : Merencanakan, mengorganisasikan, mengarahkan, mengkoordinasikan, mengko-munikasikan, mengawasi atau mengevaluasi.
    d. Menurut pelaksana
    Jika dilaihan dalam liungkungan kelas guru itu sebagai administator. Guru haruslah melaksanakan kegiatan-kegiatan manajemen, dengan pengertian bahwa manajemen yaitu pengelolaan, maka guru bertindak sebagai seorang manajer di kelas yang di pimpinnya.

  29. Widya Thesas Sri Mahardika (1686206434)

    1. Pengertian Manajemen dan Manajemen Pendidikan

     Pengertian Manajemen
    Kata manajemen berasal dari bahasa inggris, “Manage” yang memiliki arti mengelola/mengurus, mengendalikan, mengusahakan dan juga memimpin.

    “Manajemen adalah sebuah proses dalam rangka untuk mencapai suatu tujuan organisasi dengan cara bekerja secara bersama sama dengan orang – orang dan sumber daya yang dimiliki organisasi.”
     Pengertian Manajemen Pendidikan
    Manajemen pendidikan adalah suatu proses dari perencanaan, penorganisasian, pengarahan, pengawasan, dan penilaian usaha-usaha pendidikan supaya dapat mencapai tujuan pendidikan yang telah di tetapkan sebelumnya. Atau definisi manajemen pendidikan yang lainnya yaitu merupakan suatu bentuk kerjasama antar pihak-pihak pendidikan demi pencapai target pendidikan yang telah di tetapkan sebelumnya. Yang menjadi tujuan umum dalam manajemen pendidikan adalah melaksanakan pembentukan kepribadian pelajar yang berdasarkan dengan tujuan dari pendidikan nasional dan tingkat perkembangan maupun perbaikan untuk usia pendidikan.
     Pengertian Manajemen Menurut Para Ahli:
    a. Stoner
    “Ilmu Manajemen merupakan proses dalam membuat suatu perencanaan, pengorganisasian, pengendalian serta memimpin berbagai usaha dari anggota organisasi dan juga menggunakan semua sumber daya yang dimiliki untuk mencapai tujuan yang ditetapkan.”

    b. Wilson
    ” Manajemen adalah sebagai sebuah rangkaian tindakan yang dilakukan oleh para anggota organisasi dalam upaya mencapai sasaran organisasi. Proses merupakan suatu rangkaian aktivitas yang dijalankan dengan sistematis.”

    c. Oey Liang Lee
    ” Arti Manajemen adalah ilmu dan seni perencanaan, pengorganisasian, penyusunan, pengarahan serta pengendalian (pengawasan) dari sumber daya perusahaan dalam upaya mencapai tujuan yang diinginkan.”

    d. Ki Hajar Dewantara dan Filosofi Manajemen
    Ilmu manajemen merupakan ilmu yang cukup dinamis, sedinamis kehidupan manusia sebagai subyek maupun obyek manajemen. Di kalangan praktisi manajemen, baik global maupun nasional, mengenal Peter Drucker sebagai founding father ilmu manajemen. Salah satu konsep yang sangat klasik dan hingga saat ini dipakai dalam penerapan ilmu manajemen adalah POAC, yang merupakan akronim dari Planning, Organizing, Actuating, dan Controlling. Konsep ini diakui telah menginspirasi beberapa konsep ilmu manajemen yang saat ini telah banyak diterapkan di berbagai tempat. Dan tidak mengherankan bila banyak praktisi manajemen ketika menerapkan pola manajemen banyak merujuk pemikiran Peter Drucker, tidak terkecuali praktisi-praktisi di Indonesia.
    Peter Drucker dan Ki Hajar Dewantara merupakan dua sosok yang berbeda dalam banyak aspek. Akan tetapi keduanya mempunyai kesamaan kesadaran dan pemikiran bahwa sebuah organisasi bila ingin berhasil harus dikelola dengan baik dan benar. Ki Hajar Dewantara sendiri bisa dikatakan ikut berperan dalam perkembangan manajemen di Indonesia. Dengan konsep pemikiran yang sederhana namun sangat filosofis, yaitu “Ing Ngarso sung Tulodho, Ing Madyo Mangun Karso, Tut Wuri Handayani”, Ki Hajar Dewantara ingin mendengungkan konsep manajemen yang utuh. Artinya, dengan konsep yang filosofis tersebut sebuah organisasi dalam menjalankan roda aktifitasnya harus dirancang secara komprehensif, mulai perencanaan, pelaksanaan hingga evaluasi, dan dengan kepemimpinan yang baik. Konsep tersebut juga banyak menginspirasi banyak kalangan dalam mengelola organisasi.
    Ing Ngarso sung Tulodho, diartikan di depan memberi teladan. Konsep ini memberi pemahaman bahwa seorang pemimpin harus bisa menjadi teladan baik anggota organisasi yang dia pimpin. Teladan ini tidak hanya menyangkut urusan kinerja, akan tetapi juga bisa teladan dalam konteks persoalan teladan moral. Konsep ini juga bisa dipahami bahwa sebuah organisasi harus mempunyai panduan dalam beraktifitas. Panduan ini bisa berupa perencanaan yang telah dihasilkan dengan matang dan bisa juga sosok seorang pemimpin yang memahami tujuan dari organisasi.
    Sementara, Ing Madya Mangun Karso, diartikan di tengah memberikan motivasi (karsa). Motivasi menjadi sesuatu hal yang dibtuhkan oleh setiap manusia dalam mencapai tujuan. Setiap tujuan pasti menyimpan motivasi tersendiri, demikian pula setiap motivasi memiliki tujuan tersendiri. Keduanya saling mengisi dan saling melengkapi. Sebuah organisasi yang tidak diisi oleh anggota-anggota yang bermotivasi akan menjadi organisasi yang lesu dan tidak dinamis. Roda organisai akan stagnan dan mandek karena tidak adanya ruh yang bisa merangsang gairah organisasi.
    Tut Wuri Handayani, diartikan di belakang mengawasi. Pengawasan menjadi hal yang penting untuk memastikan bahwa agenda organisasi berjalan dalam rel yang benar. Adanya pengawasan menjadikan organisasi dalam mencapai tujuannya akan berjalan dalam koridor yang telah direncanakan sejak awal. Kemencengan-kemencengan yang bisa terjadi setiap saat dalam upaya pencapaian tujuan organisasi akan dapat diminimalkan dengan adanya pengawasan. Konsep Tut Wuri Handayani pun kemudian menjadi semboyan pendidikan di Indonesia.

    e. Menurut Ahli T.Hani Handoko (2000:10)
    Manajemen adalah bekerja dengan orang-orang untuk menentukan, menginterpretasikan, dan mencapai tujuan-tujuan organisasi dengan pelaksanaan fungsi-fungsi perencanaan, pengorganisasian, penyusunan personalia, pengarahan, kepemimpinan dan pengawasan.

    2. Ruang Lingkup Manajemen Pendidikan
    A. Berikut ini ruang lingkup manajemen pendidikan
    1. Ruang lingkup berdasarkan wilayah kerja
    Jika di tinjauan dari wilayah kerjanya maka ruang lingkup manajemen pendidikan dapat dibedakan menjadi :
    • Manajemen pendidikan seluruh negara adalah majejemen pendidikan untuk tingkat nasional ini ditangani bukan hanya dengan pelaksanaan pelatihan pendidikan di dalam sekolah saja, akan tetapi pendidikan luar sekolah juga, penyelenggaraan pelatihan, pengayaan penelitian, maupun pendidikan yang meliputi kebudayaan dan kesenian secara nasional.
    • Menejemen pendidikan dalam satu provinsi adalah ruang lingkupnya yang meliputi wilayah kerja satu sebaras provinsi saja, yang dimana pelaksanaannya dibantu oleh petugas manajemen pendidikan yang berada di kabupaten dan di kecamatan.
    • Manajemen pendidikan dalam satu kabupaten atau kota adalah ruang lingkupnya hanya meliputi wilayah kerja satu kabupaten ataupun satu kota saja.
    • Manajemen pendidikan satu unit kerja adalah Manajemen ini hanya di titik beratkan pada satu unit kerja yang langsung dalam menangani pekerjaan mendidik.
    • Manajemen kelas adalah sebagai suatu kesatuan kegiatan yang terkecil dalam manajemen pendidikan yang menjadi inti dari semua jenis manajemen pendidikan.
    2. Ruang lingkup menurut objek garapan
    Jika ditinjau berdasarkan objek garapan, dapat meliputi:
    • Manajemen siswa.
    • Manajemen personil-personil sekolah.
    • Manajemen kurikulum.
    • Manajemen prasarana atau material.
    • Manajemen ketata usahaan sekolah atau tata laksana pendidikan.
    • Manajemen anggaran.
    • Manajemen lembaga atau organisasi pendidikan,
    • Manajemen hubungan masyarakat atau manajemen kominikasi pendidikan.
    3. Menurut fungsi atau urutan kegiatannya
    • Merencanakan.
    • Mengorganisasikan.
    • Mengarahkan.
    • Mengkoordinasikan.
    • Mengkomunikasikan.
    • Mengawasai ataupun mengevaluasi.
    4. Menurut pelaksana
    Jika dilaihan dalam liungkungan kelas guru itu sebagai administator. Guru haruslah melaksanakan kegiatan-kegiatan manajemen, dengan pengertian bahwa manajemen yaitu pengelolaan, maka guru bertindak sebagai seorang manajer di kelas yang di pimpinnya.

    3. Fungsi dalam Manajemen
    Dan fungsi dari manajemen khususnya manajemen pendidikan
    Umumnya terdapat 4 (empat) fungsi dari manajemen, diantaranya seperti di bawah ini:
    1. Perencanaan (planning)
    Perencanaan dilakukan untuk menentukan target dari tujuan organisasi ataupun bisa juga perusahaan secara keseluruhan dan untuk memikirkan cara terbaik untuk mencapai tujuan yang di tetapkan. atau definisi dari planning ini sebagai proses dalam menyusun tujuan maupun sasaran organisasi yang memperlihatkan cara-cara pencapaian target atau tujuan yang telah di tetapkan sebelumnya.
    2. Pengorganisasian (organizing)
    Yaitu membagi-bagi kegiatan yang asalnya besar menjadi bagian-bagian kegiatan kecil. pengorganisasia dapat memmudahsan seorang manajer dalam melakukan pengawasan. Dengan melakukan pengorganisasian akan lebih efisien dan efektif dalam mencapai target atau tujuan suatu organisasi.
    3. Pelaksanaan (actuating)
    Yaitu suatu proses penggerakan tenaga kerja untuk melakukan kegiatan pencapaian tujuan sehingga dapat terwujud efisiensi proses dan efektivitas dari hasil kerja. Fungsi ini dapat memotivasi tenaga pekerja untuk bekerja secara sungguh-sungguh agar tujuan dari organisasi atau perusahaan dapat tercapai secara efektif.
    4. Pengendalian (controlling)
    Dapat di artikan sebagai keseluruhan upaya pengamatan pelaksanaan kegiatan operasional untuk menjamin bahwa seluruh kegiatan tersebut telah sesuai dengan rencana yang dirumuskan sebelumnya. Pengawasan didalam manajemen yaitu merupakan fungsi yang terakhir dalam sistem manajemen khususnya manajemen pendidikan. Atau aktivitas dalam menilai kinerja berdasarkan rencana yang telah dirumuskan sebelumnya untuk kemudian dibuat perubahan atau perbaikan jika memang diperlukan.

  30. 1. Manajemen merupakan suatu proses pengaturan, perencanaan, pengorganisasian, cara pengawasan usaha anggota dalam organisasi. Istilah manajemen banyak digunakan untuk mengendalikan dan mengatur suatu kinerja organisasi.
    Secara umum manajemen juga dipandang sebagai sebuah disiplin ilmu yang mengajarkan tentang proses untuk memperoleh tujuan organisasi melalui upaya bersama dengan sejumlah orang atau sumber milik organisasi.
    Manajemen menurut para Ahli :
    a. Prof. Eiji Ogawa : Manajemen adalah Perencanaan, Pengimplementasian dan Pengendalian kegiatan-kegiatan termasuk system pembuatan barang yang dilakukan oleh organisasi usaha dengan terlebih dahulu telah menetapkan sasaran-sasaran untuk kerja yang dapat disempurnakan sesuai dengan kondisi lingkungan yang berubah.
    b. Menurut Federick Winslow Taylor : Manajemen adalah Suatu percobaan yang sungguh-sungguh untuk menghadapi setiap persoalan yang timbul dalam pimpinan perusahaan ( dan organisasi lain )atau setiap sistem kerjasama manusia dengan sikap dan jiwa seorang sarjana dan dengan menggunakan alat-alat perumusan.
    c. Jhon D. Millet : Manajemen adalah satu kesatuan proses pembimbingan dan penyediaan fasilitas-fasilitas kerja terhadap orang-orang yang tergabung dalam organisasi untuk mencapai tujuan.
    d. Prajudi Atmosudirdjo : Manajemen merupakan menyelenggarakan sesuatu dengan menggerakkan orang-orang, uang, mesin-mesin, dan alat-alat sesuai dengan kebutuhan.
    e. Sondang P. Siagian : Manajemen merupakan kemampuan atau keterampilan untuk memperoleh sesuatu hasil dalam rangka mencapai tujuan melalui kegiatan-kegiatan orang lain.
    Manajemen Pendidikan upaya untuk melakukan pengelolaan secara ter-struktur terkait bidang pendidikan. Baik proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengawasan, maupun proses penilaian usaha-usaha pendidikan supaya dapat mencapai tujuan pendidikan yang telah ditetapkan sebelumnya.
    2. Ruang Lingkup Manajemen Pendidikan
    a. Ruang lingkup berdasarkan wilayah kerja
    1). Manajemen pendidikan seluruh Negara : manajemen pendidikan untuk tingkat nasional, bukan hanya ditangani dengan pelaksanaan pelatihan pendidikan di dalam sekolah saja, tetapi juga di luar sekolah.
    2). Manajemen pendidikan dalam satu Provinsi : ruang lingkupnya meliputi wilayah kerja satu Provinsi saja, yang mana pelaksanaannya dibantu oleh petugas manajemen pendidikan yang berada di kabupaten dan kecamatan.
    3). Manajemen pendidikan dalam satu Kabupaten atau Kota : ruang lingkupnya hanya meliputi wilayah kerja satu kabupaten atau kota saja.
    4). Manajemen pendidikan satu unit kerja : manajemen yang hanya dititik beratkan pada satu unit kerja yang langsung dalam menangani dalam pekerjaan mendidik.
    5). Manajemen kelas : sebagai satu kesatuan kegiatan yang terkecil dalam manajemen pendidikan yang menjadi inti dari semua jenis manajemen pendidikan.
    b. Ruang lingkup menurut objek garapan
    1). Manajemen siswa
    2). Manajemen personil-personil sekolah
    3). Manajemen kurikulum
    4). Manajemen prasarana atau material
    5). Manajemen ketata usahaan sekolah atau tata laksana pendidikan
    6). Manajemen anggaran
    7). Manajemen lembaga atau organisasi pendidikan
    8). Manajemen hubungan masyarakat atau manajemen komunikasi pendidikan
    c. Ruang lingkup menurut fungsi atau urutan kegiatannya
    1). Merencankan
    2). Mengorganisasikan
    3). Mengarahkan
    4). Mengkoordinasikan
    5). mengkomunikasikan
    6). Mengawasi ataupun mengevaluasi
    3. Fungsi-fungsi dalam manajemen
    Fungsi yang ada dalam manajemen pendidikan itu terdiri dari perencanaan atau planning guna kegiatan dapat berjalan dengan lebih sistematis. Kemudian pengorganisasian atau organizing sebagai sisi untuk dapat melakukan pembagian dari tugas yang ada. Lalu ada fungsi pergerakan atau actuating sebagai realisasi dari rencana dan organisir yang telah dibuat di awal. Pergerakan lebih untuk memberikan semangat agar dapat mencapai tujuan dari manajemen pendidikan yang ada. Termasuk fungsi pengawasan yang berguna mengetahui hasil yang sudah diperoleh itu sampai seberapa besar.

  31. 1). A. Pengertian Manajemen
    Manajemen adalah Suatu Proses dalam rangka mencapai tujuan dengan bekerja bersama melalui orang-orang dan sumber daya organisasi lainnya.

    Pengertian Manajemen Menurut Para Ahli:
    ●Menurut Mary Parker F. “Pengertian manajemen adalah sebagai suatu seni, tiap tiap pekerjaan bisa diselesaikan dengan orang lain.”
    ●Menurut Koontz “Manajemen adalah suatu seni yang produktif yang didasarkan pada suatu pemahaman ilmu.”

    B. Pengertian Manajemen Pendidikan
    Manajemen Pendidikan adalah suatu proses dari perencanaan, penorganisasian, pengarahan, pengawasan, dan penilaian usaha-usaha pendidikan supaya dapat mencapai tujuan pendidikan yang telah di tetapkan sebelumnya.

    Pengertian Manajemen Pendidikan menurut para ahli:
    ●Menurut KI HAJAR DEWANTARA
    Pendidikan menurut Ki Hajar Dewantara merupakan proses pembudayaan yakni suatu usaha memberikan nilai-nilai luhur kepada generasi baru dalam masyarakat yang tidak hanya bersifat pemeliharaan tetapi juga dengan maksud memajukan serta memperkembangkan kebudayaan menuju ke arah keluhuran hidup kemanusiaan.Menurut Ki Hajar Dewantara, pendidikan dimulai sejak anak dilahirkan dan berakhir setelah meninggal dunia.
    ●Menurut Sutisna “1979:2-3”
    Manajemen pendidikan merupakan keseluruhan “proses” yang membuat sumber-sumber personil dan meteriil sesuai yang tersedia dan efektif bagi tercapainya tujuan-tujuan bersama. Ia mengerjakan fungsi-fungsi dengan jalan mempengaruhi perbuatan orang-orang.
    ●Menurut H.A.R. Tilaar “2001:4”
    Manajemen pendidikan ialah suatu kegiatan yang megimplementasikan perencanaan atau rencana pendidikan.

    2). Ruang lingkup manajemen pendidikan Dibedakan menjadi 3 yaitu:
    1. Ruang lingkup berdasarkan wilayah kerja. Terdiri atas:
    ●Manajemen pendidikan seluruh negara yaitu majejemen pendidikan untuk tingkat nasional ini ditangani bukan hanya dengan pelaksanaan pelatihan pendidikan di dalam sekolah saja, tetapi juga pendidikan luar sekolah, penyelenggaraan pelatihan, pengayaan penelitian, ataupun pendidikan yang meliputi kebudayaan dan kesenian secara nasional.
    ●Menejemen pendidikan dalam satu provinsi ialah ruang lingkupnya yang meliputi wilayah kerja satu sebaras provinsi saja, yang dimana pelaksanaannya dibantu oleh petugas manajemen pendidikan yang berada di kabupaten dan di kecamatan.
    ●Manajemen pendidikan dalam satu kabupaten atau kota ialah ruang lingkupnya hanya meliputi wilayah kerja satu kabupaten maupun satu kota saja.
    ●Manajemen pendidikan satu unit kerja ialah Manajemen ini hanya di titik beratkan pada satu unit kerja yang langsung dalam menangani dalam pekerjaan mendidik.
    ●Manajemen kelas ialah sebagai suatu kesatuan kegiatan yang terkecil dalam manajemen pendidikan yang menjadi inti dari semua jenis manajemen pendidikan.

    2. Ruang lingkup menurut objek garapan
    Bila ditinjau berdasarkan objek garapan, yaitu sebagai berikut ini :
    ●Manajemen siswa.
    ●Manajemen personil-personil sekolah.
    ●Manajemen kurikulum.
    ●Manajemen prasarana atau material.
    ●Manajemen ketata usahaan sekolah atau tata laksana pendidikan.
    ●Manajemen anggaran.
    ●Manajemen lembaga atau organisasi pendidikan,
    ●Manajemen hubungan masyarakat atau manajemen kominikasi pendidikan.

    3. Ruang Lingkup Menurut fungsi atau urutan kegiatannya:
    ●Merencanakan.
    ●Mengorganisasikan.
    ●Mengarahkan.
    ●Mengkoordinasikan.
    ●Mengkomunikasikan.
    ●Mengawasai ataupun mengevaluasi.

    3). Fungsi dalam manajemen
    Ada 4 fungsi utama dalam manajemen:
    1.Perencanaan (Planning),
    2. Pengorganisasian (Organizing),
    3. Pengarahan (Actuating/Directing),
    4. Pengawasan (Controlling)

    ●Fungsi Perencanaan (Planning)
    proses yang menyangkut upaya yang dilakukan untuk mengantisipasi kecenderungan di masa yang akan datang dan penentuan strategi dan taktik yang tepat untuk mewujudkan target dan tujuan organisasi.

    Kegiatan dalam Fungsi Perencanaan :
    – Menetapkan tujuan dan target bisnis
    – Merumuskan strategi untuk mencapai tujuan dan target bisnis tersebut
    – Menentukan sumber-sumber daya yang diperlukan
    – Menetapkan standar/indikator keberhasilan dalam pencapaian tujuan dan target bisnis

    ●Fungsi Pengorganisasian (Organizing)
    proses yang menyangkut bagaimana strategi dan taktik yang telah dirumuskan dalam perencanaan didesain dalam sebuah struktur organisasi yang tepat dan tangguh, sistem dan lingkungan organisasi yang kondusif, dan dapat memastikan bahwa semua pihak dalam organisasi dapat bekerja secara efektif dan efisien guna pencapaian tujuan organisasi

    Kegiatan dalam Fungsi Pengorganisasian :
    – Mengalokasikan sumber daya, merumuskan dan menetapkan tugas, dan menetapkan prosedur yang diperlukan
    – Menetapkan struktur organisasi yang menunjukkan adanya garis kewenangan dan tanggungjawab
    – Kegiatan perekrutan, penyeleksian, pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia/tenaga kerja
    – Kegiatan penempatan sumber daya manusia pada posisi yang paling tepat

    ●Fungsi Pengarahan dan Implementasi
    proses implementasi program agar dapat dijalankan oleh seluruh pihak dalam organisasi serta proses memotivasi agar semua pihak tersebut dapat menjalankan tanggungjawabnya dengan penuh kesadaran dan produktifitas yang tinggi.

    Kegiatan dalam Fungsi Pengarahan dan Implementasi :
    – Mengimplementasikan proses kepemimpinan, pembimbingan, dan pemberian motivasi kepada tenaga kerja agar dapat bekerja secara efektif dan efisien dalam pencapaian tujuan
    – Memberikan tugas dan penjelasan rutin mengenai pekerjaan
    – Menjelaskan kebijakan yang ditetapkan

    ●Fungsi Pengawasan dan Pengendalian
    proses yang dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan yang telah direncanakan, diorganisasikan dan diimplementasikan dapat berjalan sesuai dengan target yang diharapkan sekalipun berbagai perubahan terjadi dalam lingkungan dunia bisnis yang dihadapi.

    Kegiatan dalam Fungsi Pengawasan dan Pengendalian :
    – Mengevaluasi keberhasilan dalam pencapaian tujuan dan target bisnis sesuai dengan indikator yang telah ditetapkan
    – Mengambil langkah klarifikasi dan koreksi atas penyimpangan yang mungkin ditemukan
    – Melakukan berbagai alternatif solusi atas berbagai masalah yang terkait dengan pencapaian tujuan dan target bisnis

    Fungsi Operasional dalam Manajemen
    Pada pelaksanaannya, fungsi-fungsi manajemen yang dijalankan menurut tahapan tertentu akan sangat berbeda jika didasarkan pada fungsi operasionalnya. secara operasional, fungsi planning untuk sumber daya manusia akan berbeda dengan fungsi planning untuk sumber daya fisik/alam, dan sebagainya.

  32. 1.) -Managemen adalah rangkaian segala kegiatan yang menunjuk kepada usaha kerjasama antara 2 orang atau lebih untuk mencapai suatu tujuan yangg telah ditetapkan
    -Managemen Pendidikan adalah suatu proses dari perencanaan, penorganisasian, pengarahan, kepengawasan, penilaian usaha-usaha pendidikan supaya dapat mencapai tujuan pendidikan yang telah ditetapkan

    2.) Ruang lingkup managemen pendidikan ada 4, yaitu :
    -Menurut Wilayah kerja, ruang lingkupnya meliputi : Manajemen seluruh negara, manajemen satu propinsi, manajemen satu unit kerja, dan manajemen kelas.
    -Menurut Objek garapan, ruang lingkupnya meliputi : Manajemen siswa, manajemen ketenaga pendidikan, manajemen sarana-prasarana, manajemen tata laksana pendidikan, manajemen pembiayaan dan manajemen humas.
    -Menurut Fungsi Kegiatan, ruang lingkupnya meliputi : Merencanakan,
    -mengorganisasikan, mengarahkan, mengkoordinasikan, mengko-munikasikan, mengawasi atau mengevaluasi.

    3.) Ada 4 fungsi dalam managemen:
    -Perencanaan (Planning)
    Dalam definisi tersebut mengatakan bahwa fungsi dasar pertama dari Manajemen adalah Perencanaan dan Pembuatan keputusan. Pada dasarnya, Perencanaan atau Planning adalah menentukan Tujuan Organisasi dan memutuskan cara yang terbaik untuk mencapainya. Sedangkan Pembuatan Keputusan adalah bagian dari Perencanaan yang berkaitan dalam memilih langkah-langkah atau tugas yang harus dilakukan untuk mencapai sasaran organisasinya. Dalam perencanaan harus memiliki batas waktu hingga kapan tugas-tugas tersebut harus dilaksanakan dan siapa yang bertanggung jawab atas tugas tersebut.
    -Pengorganisasian (Organizing)
    Setelah membuat perencanaan dan menetapkan langkah-langkah ataupun tugas-tugas untuk mencapai sasaran organisasi, fungsi manajemen selanjutnya adalah mengorganisir orang-orang yang tepat dan sumber daya lainnya untuk menjalankan perencanaan yang ditetapkan. Pada dasarnya, yang dimaksud dengan Pengorganisasian (Organizing) adalah  mendelegasikan tugas-tugas yang telah ditetapkan dalam perencanaan kepada individu ataupun kelompok yang terdapat dalam organsasi yang bersangkutan.
    Dalam fungsi Pengorganisasian terdapat pengelompokan kegiatan dan penyusunan Struktur Organisasi serta menjelaskan fungsi-fungsi dari setiap bagian dan sifat hubungan antara bagian-bagian tersebut dalam Struktur organisasi tersebut.
    -Pemimpinan (Leading)
    Setelah menetapkan Perencanan dan mengorganisir sumber daya yang diperlukan, Fungsi ketiga Manajemen adalah Pemimpinan (Leading) atau ada yang menyebut fungsi manajemen ini sebagai Pengarahan (Directing). Pemimpinan (Leading) dalam Manajemen adalah serangkaian proses yang digunakan agar setiap anggota yang berada dalam organisasi dapat bekerjasama dalam mencapai sasaran organisasi. Seorang Manajer harus dapat menuntun, mengarahkan, menggerakan dan memotivasi serta mempengaruhi bawahan agar dapat melakukan tugas-tugas yang telah direncanakan untuk mencapai tujuan/sasaran organisasi.
    -Pengendalian (controling)
    Fungsi Manajemen yang terakhir adalah Pengendalian atau Controlling, Fungsi Pengendalian ini berkaitan dengan penghimpunan informasi-informasi yang digunakan untuk melakukan pengukuran terhadap kinerja organisasi, memantau perkembangan tugas yang telah direncanakan sebelumnya dan mengambil tindakan korektif terhadap penyimpangan yang terjadi. Dalam fungsi pengendalian ini, seorang manajer selalu mengawasi jalannya suatu tugas atau kegiatan yang terarah ke pencapaian Tujuan Organisasi yang telah ditetapkannya

  33. 1. Menurut dalam Negeri
    Made Pidarta : Manajemen pendidikan adalah kegiatan untuk mengumpulkan beberapa sumber terkait dunia pendidikan. sehingga dapat difokuskan untuk menuju pada tujuan yang sudah ditetapkan sesuai dengan pendidikan yang diharapkan. Pengertian dari manajemen pendidikan dituturkan oleh ahli Made Pidarta pada tahun 1988.
    Soebagio Atmodiwirio : Manajemen pendidikan adalah proses untuk melakukan perencanaan, melakukan organisasi, untuk memimpin, untuk melakukan pengendalian. Fokusnya dilakukan oleh para tenaga pendidik serta sumber daya dari pendidikan itu sendiri. Guna menuju pada tujuan pendidikan yang diharapkan. Pengertian dari manajemen pendidikan ini dituturkan oleh ahli Soebagio Atmodiwirio pada tahun 2000.
    Oemar Hamalik : Manajemen pendidikan adalah menyatukan beberapa unsur dalam pendidikan dan kemudian mencoba untuk dikembangkan. Dan fokus untuk mencapai pada tujuan dari manajemen pendidikan itu sendiri. Pengertian dari manajemen pendidikan ini dituturkan oleh ahli Oemar Hamalik pada tahun 2007.
    Menurut luar Negeri
    Menurut Richard L.Daft (2002:8) “Manajemen adalah pencapaian sasaran-sasaran organisasi dengan cara yang efektif dan efisien melalui perencanaan pengorganisasian, kepemimpinan dan pengendalian sumberdaya organisasi.”
    Menurut James A.F. Stoner (2006:Organisasi.org)“Manajemen adalah suatu proses perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, dan pengendalian upaya dari anggota organisasi serta penggunaan sumua sumber daya yang ada pada organisasi untuk mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan sebelumnya”.

    2. Ruang lingkup berdasarkan wilayah kerja.
    • Manajemen pendidikan seluruh negara adalah majejemen pendidikan untuk tingkat nasional ini ditangani bukan hanya dengan pelaksanaan pelatihan pendidikan di dalam sekolah saja, akan tetapi pendidikan luar sekolah juga, penyelenggaraan pelatihan, pengayaan penelitian, maupun pendidikan yang meliputi kebudayaan dan kesenian secara nasional.
    • Menejemen pendidikan dalam satu provinsi adalah ruang lingkupnya yang meliputi wilayah kerja satu sebaras provinsi saja, yang dimana pelaksanaannya dibantu oleh petugas manajemen pendidikan yang berada di kabupaten dan di kecamatan.
    • Manajemen pendidikan dalam satu kabupaten atau kota adalah ruang lingkupnya hanya meliputi wilayah kerja satu kabupaten ataupun satu kota saja.
    Ruang lingkup menurut objek garapan.
    a. Manajemen siswa.
    b. Manajemen personil-personil sekolah.
    c. Manajemen kurikulum.
    d. Manajemen prasarana atau material.
    e. Manajemen ketata usahaan sekolah atau tata laksana pendidikan.
    f. Manajemen anggaran.
    g. Manajemen lembaga atau organisasi pendidikan,
    h. Manajemen hubungan masyarakat atau manajemen kominikasi pendidikan.
    3. A. Perencanaan (planning) untuk menentukan target dari tujuan organisasi ataupun bisa juga perusahaan secara keseluruhan dan untuk memikirkan cara terbaik untuk mencapai tujuan yang di tetapkan. atau sebagai proses dalam menyusun tujuan maupun sasaran organisasi yang memperlihatkan cara-cara pencapaian target atau tujuan yang telah di tetapkan sebelumnya.
    B. Pengorganisasian (organizing) yaitu membagi-bagi kegiatan yang asalnya besar menjadi bagian-bagian kegiatan kecil. pengorganisasia dapat memmudahsan seorang manajer dalam melakukan pengawasan. Dengan melakukan pengorganisasian akan lebih efisien dan efektif dalam mencapai target atau tujuan suatu organisasi.
    C. Pelaksanaan (actuating)Yaitu suatu proses penggerakan tenaga kerja untuk melakukan kegiatan pencapaian tujuan sehingga dapat terwujud efisiensi proses dan efektivitas dari hasil kerja. Fungsi untuk bekerja secara sungguh-sungguh agar tujuan dari organisasi atau perusahaan dapat tercapai secara efektif.
    D. Pengendalian (controlling)Dapat di artikan sebagai keseluruhan upaya pengamatan pelaksanaan kegiatan operasional untuk menjamin bahwa seluruh kegiatan tersebut telah sesuai dengan rencana yang dirumuskan sebelumnya. Pengawasan didalam manajemen yaitu merupakan fungsi yang terakhir dalam sistem manajemen khususnya manajemen pendidikan.

  34. 1. – Kata manajemen berasal dari bahasa inggris yaitu “Manage” yang memiliki arti mengelola/mengurus, mengendalikan, mengusahakan dan juga memimpin. Manajemen adalah sebuah proses dalam rangka untuk mencapai suatu tujuan organisasi dengan cara bekerja secara bersama sama dengan orang – orang dan sumber daya yang dimiliki organisasi.
    – Manajemen pendidikan adalah suatu proses dari perencanaan, penorganisasian, pengarahan, pengawasan, dan penilaian usaha-usaha pendidikan supaya dapat mencapai tujuan pendidikan yang telah di tetapkan sebelumnya. Atau definisi manajemen pendidikan yang lainnya yaitu merupakan suatu bentuk kerjasama antar pihak-pihak pendidikan demi pencapai target pendidikan yang telah di tetapkan sebelumnya.

    2. Adapun ruang lingkup menajemen pendidikan ini secara lebih rinci dapat di jelaskan sebagai berikut:
    1. Manajemen kurikulum, meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan tentang pendataan mata pelajaran/mata kuliah yang diajarkan/dipasarkan, waktu jam yang tesedia, jumlag guru beserta pembagian jam pelajaran, jumlah kelas, penjadwalan, kegiatan belajar-mengajar, buku-buku yang dibutuhkan, program semester, evaluasi, program tahunan, kelender pendidikan, perubahan kurikulum maupun inovasi-inovasi dalam pengembangan kurikulum.
    2. Manajemen ketenagaan pendidikan (kepegawwaian), meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan penerimaan pegawai baru, mutasi, surat keputusan, surat tugas, berkas-berkas tenaga kependidikan, daftar umum kepegawaian, upaya peningkatan SDM serta kinerja pegawai, dan sebagainya.
    3. Manajemen peserta didik, meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan penggalangan penerimaan siswa baru, pelaksanaan tes penerimaan siswa baru, penempatan dan pembagian kelas, kegiatan-kegiatan kesiswaan, motivasi dan upaya peningkatan kualitas lulusan dan sebagainya.
    4. Manajemen sarana dan prasarana pendidikan, meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan pengadaan barang pembagian dan penggunaan barang (inventaris), perbaikan barang, dan tukar tambah maupun penghapusan barang.
    5. Manajemen keuangan/ pembiayaan pendidikan, meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan masuk dan keluarnya dana, usaha-usaha menggali sumber pendanaan sekolah seperti kegiatan koperasi serta penggunaan dana secara efisien.
    6. Manajemen/administrasi perkantoran, meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan kantor agar memberikan pelayanan yang terbaik kepada semua orang yang membutuhkan serta berhubungan dengan kegiatan lembaga.
    7. Manajemen unit-unit penunjang pendidikan, melipiti perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan ddan evaluasi kegiatan unit-unit penunjang, misalnya bimbingan dan penyuluhan (BP), perpustakaan, UKS, pramuka, olahraga, kesenian, dan sebagainya.
    8. Manejemen layanan khusus pendidikan, meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan pelayanan khusus, misalnya menu makanan/konsumsi, layanan antar jemput , bimbingan khusus di rumah, dan sebagainya.
    9. Manajemen tata lingkungan dan keamanan sekolah meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi tata ruang pertamanan sekolah, kebersihan dan ketertiban sekolah, serta keamanan dan kenyamanan lingkungan sekolah.
    10. Manejemen hubungan dengan masyarakat, meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan hubungan masyarakat, misalnya pendataan alamat kantor/orang yang dianggap perlu, hasil kerjasama, program-progran humas, dan sebagainya. Secara umum, semakin besar dan maju suatu lembaga pendidikan, semakin banyak ruang lingkup manajemen yang harus ditangani sekolah. Demikian juga ssebaliknya, semakin renddah dan kecil sekolah semakin ssedikit ruang lingkup manajemen yang harus ditanganinya. Misalnya manajemen sekolah yang tergolong kecil dan bermutu rendah lebih sederhana pengelolaannya seperti sekolah-sekolah dasar yang adda di pelosok desa dibanding dengan manajemen sekolah yang tergolong besar dan maju seperti sekolah Al-Azhar Kebayoran Jakarta, Pondok Modern Ponorogo, MIN Malang I dan sebagainya.

    3. Proses Fungsi Manajemen umumnya ada empat proses dan fungsi yang biasa diimplementasikan dalam kegiatan manajeme, yaitu sebagai berikut:
    1. Perencanaan
    Perencanaan adalah sebuah proses mendifinisikan tujuan dari organisasi, menyusun strategi untuk mencapai tujuan yang ditetapkan tersebut dan merancang aktivitas kerja organisasi tersebut. Perencanaan bisa diartikan upaya dalam mengantisipasi adanya kecenderungan di masa mendatang dan penentuan sebuah strategi yang tepat agar bisa merealisasikan tujuan organisasi.
    2. Pengorganisasian
    Pengorganisasian adalah proses yang meliputi bagaimana strategi yang sudah dirumuskan pada saat tahap perencanaan digambarkan pada sebuah struktur organisasi yang tangguh, sesuai, dan lingkungan yang kondusif. Pengorganisasian bisa memberikan kepastian bahwa pihak pihak yang berada dalam organisasi bisa bekerja bersama sama dengan efektif dan efisien.
    3. Pengarahan
    Pengarahan adalah tahap dimana program diimplementasikan supaya bisa dilakukan oleh seluruh pihak yang terlibat dalam sebuah organisasi. Pengarahan sebuah upaya dalam memotivasi pihak pihak tersebut agar bisa melaksanakan tanggung jawabnya dengan kesadaran penuh dan tingkat produktifitas yang sangat tinggi.
    4. Pengendalian
    Pengendalian adalah upaya untuk memastikan semua kegiatan yang dijalankan bisa berjalan dengan semestinya, sesuai dengan tahap dan target yang telah ditetapkan walaupun ada beberapa perubahan perubahan minor yang bisa terjadi didalam lingkungan yang dihadapi.

  35. 1. Secara umum manajemen pendidikan adalah manajemen yang perlu dilakukan perencanaan terlebih dahulu, manajemen juga merupakan organisir agar dapat sampai pada tujuan.
    2. Ruang lingkup manajemen dapat diartikan sebagai suatu proses perencanaan pengorganisasi, pengarahan serta pengawasan nilai usaha pendidikan supaya dapat mencapai tujuan yang ditentukan.
    3. 1. Planing / perencanaan
    Perencanaan ini dilakukan sebagai awal dalam langkah kerja yang akan dihadapi dalam jangka waktu ke depan.
    2. Organizing
    Dalam organizing ini akan dibentuk suatu susunan kepengurusan atau stuktur organisasi secara matang dan resmi, setiap orang yang sudah menempati jabatan tersebut pastinya telah memiliki tanggungjawab terhadap segala sesuatu yang ditanganinya.
    3. Actuating
    Fungsi ini sebagai pelaksanaan tugas atau Implementasi.
    4. Controlling
    Sebagai pengawasan serta pengendalian, agar tujuan organisasi bisa tetap di jaga sampai pada batas akhir kepengurusan tersebut.

  36. 1. pengertian manajemen dan manajemen pendidikan
    a.manajemen : manajemen adalah suatu proses dalam rangka mencapai tujuan dengan bekerja bersama melalui orang-orang dan sumber daya organisasi lainnya.
    b. pengertian manajemen pendidikan menurut para ahli.
    • Made pidarta : manajemen pendidikan adalah kegiatan untuk mengumpulkan beberapa sumber terkait dunia pendidikan. Sehingga dapat difokuskan untuk menuju pada tujuan yang sudah ditetapkan sesuai dengan pendidikan yang diharapkan. Pengertian dari manajemen pendidikan dituturkan oleh ahli Made Pidarta pada tahun 1988
    • Soebagio Atmodiwirio : manajemen pendidikan adalah proses untuk melakukan perencanaan, melakukan organisasi, untuk memimpin, untuk melakukan pengendalian. Fokusnya dilakukan oleh para tenaga pendidik serta sumber daya dari pendidik itu sendiri. Guna menuju pada tujuan pendidikan yang diharapkan. Pengertian dari manajemen pendidikan yang dituturkan oleh ahli Soebagio Atmodiwirio pada tahun 2000.
    • Ki Hajar Dewantara : pendidikan merupakan proses pembudayaan yakni suatu usaha memberikan nilai-nilai luhur kepada generasi baru dalam masyarakat yang tidak hanya bersifat pemeliharaan tetapi juga dengan maksud memajukan serta memperkembangkan kebudayaan menuju kea rah keluhuran hidup kemanusiaan. Menurut ki hajar dewantara, pendidikan dimulai sejak anak diahirkan dan berakhir setelah meninggal dunia.
    • Prof. DR. H. Muhaimin, MA : manajemen pendidikan merupakan seni dan ilmu mengelola sumber daya pendidik untuk mencapai tujuan pendidikan secara efektif dan efisiensi.
    • Djam’an Satori : manajemen pendidikan ialah keseluruhan proses kerja sama dengan memanfaatkan semua sumber personil dan materiil yang tersedia dan sesuai untuk mencapai tujuan pendidikan yang telah ditetapkan secara efektif dan efisiensi
    2. ruang lingkup manajemen pendidikan
    A. Berdasarkan wilayah kerja
    Jika ditinjau dari wilayah kerjanya maka ruang lingkup manajemen pendidikan dapat dibedakan menjadi:
    Manajemen pendidikan seluruh Negara adalah manajemen pendidikan untuk tingkat nasional ini ditangani bukan hanya dengan pelaksanaan pelatihan pendidikan di dalam sekolah saja, akan tetapi pendidikan luar sekolah juga, penyelenggaraan pelatihan, pengayaan penelitian, maupun pendidikan yang meliputi kebudayaan dan kesenian secara nasional.
    Manajemen pendidikan dalam satu provinsi adalah ruang lingkupnya hanya meliputi wilayah kerja satu sebatas provinsi saja, yang dimana pelaksanaannya dibantu oleh petugas manajemen pendidikan yang berada di kabupaten dan di kecamatan.
    Manajemen dalam satu kabupaten atau kota adalah ruang lingkupnya hanya meliputi wilayah kerjasatu kabupaten ataupun satu kota saja.
    Manajemen pendidikan satu unit kerja adalah manajemen yang hanya di titik beratkan pada satu unit kerja yang langsung menangani pekerjaan mendidik.
    Manajemen kelas adalah sebagai suatu kesatuan kegiatan yang terkecil dalam manajemen pendidikan yang menjadi inti dari semua jenis manajemen pendidikan.
    B. Berdasarkan objek garapan
    Jika ditinjau berdasarkan objek garapan, dapat meliputi: manajemen siswa, manajemen personil-personil sekolah, manajemen kurikulum, manajemen prasarana atau material, manajemen ketata usahaan sekolah atau tata laksana pendidikan, manajemen anggaran, manajemen lembaga atau organisasi pendidikan, manajemen hubungan masyarakat atau manajemen komunikasi sekolah
    C. Berdasarkan fungsi atau urutan kegiatannya
    Merencanakan, mengorganisasikan, mengarahkan, mengkoordinasikan, mengkomunikasikan, mengawasi ataupun mengevaluasi.
    D. Berdasarkan pelaksana
    Jika dilaihan dalam lingkungan kelas guru itu sebagai administrator. Guru haruslah melaksanakan kegiatan-kegiatan manajemen, dengan pengertian bahwa manajemen yaitu pengelolaan, maka guru bertindak sebagai seorang manajer di kelas yang di pimpinnya.
    3. fungsi dalam manajemen
    Umumnya terdapat 4 (empat) fungsi dari manajemen, diantaranya seperti di bawah ini:
    1). Perencanaan (planning)
    Perencanaan dilakukan untuk menentukan target dari tujuan organisasi ataupun bisa juga perusahaan secara keseluruhan dan untuk memikirkan cara terbaik untuk mencapai tujuan yang di tetapkan. atau definisi dari planning ini sebagai proses dalam menyusun tujuan maupun sasaran organisasi yang memperlihatkan cara-cara pencapaian target atau tujuan yang telah di tetapkan sebelumnya.
    2). Pengorganisasian (organizing)
    Yaitu membagi-bagi kegiatan yang asalnya besar menjadi bagian-bagian kegiatan kecil. pengorganisasia dapat memmudahsan seorang manajer dalam melakukan pengawasan. Dengan melakukan pengorganisasian akan lebih efisien dan efektif dalam mencapai target atau tujuan suatu organisasi.
    3). Pelaksanaan (actuating)
    Yaitu suatu proses penggerakan tenaga kerja untuk melakukan kegiatan pencapaian tujuan sehingga dapat terwujud efisiensi proses dan efektivitas dari hasil kerja. Fungsi ini dapat memotivasi tenaga pekerja untuk bekerja secara sungguh-sungguh agar tujuan dari organisasi atau perusahaan dapat tercapai secara efektif.
    4). Pengendalian (controlling)
    Dapat di artikan sebagai keseluruhan upaya pengamatan pelaksanaan kegiatan operasional untuk menjamin bahwa seluruh kegiatan tersebut telah sesuai dengan rencana yang dirumuskan sebelumnya. Pengawasan didalam manajemen yaitu merupakan fungsi yang terakhir dalam sistem manajemen khususnya manajemen pendidikan. Atau aktivitas dalam menilai kinerja berdasarkan rencana yang telah dirumuskan sebelumnya untuk kemudian dibuat perubahan atau perbaikan jika memang diperlukan.

  37. NAMA : FIKRIYANTI CHOLIS
    NIM : 1686206129

    1. A. Pengertian manajemen
    Menurut asal katanya, Management berasal dari kata latin yaitu “manus” yang artinya “to control by hand” atau “gain result”. Kata manajemen mungkin juga berasal dari bahasa Italia maneggiare yang berarti “mengendalikan,” Kata ini mendapat pengaruh dari bahasa Perancis manège yang berarti “kepemilikan kuda” (yang berasal dari Bahasa Inggris yang berarti seni mengendalikan kuda), dimana istilah Inggris ini juga berasal dari bahasa Italia. Bahasa Prancis lalu mengadopsi kata ini dari bahasa Inggris menjadi ménagement, yang memiliki arti seni melaksanakan dan mengatur.
    Manajemen dapat didefinisikan sebagai “proses perencanaan, pengorganisasian, pengisian staf, pemimpinan, dan pengontrolan untuk optimasi penggunaan sumber-sumber dan pelaksanaan tugas-tugas dalam mencapai tujuan organisasi secara efektif dan efisien”. Manajemen adalah Suatu Proses dalam rangka mencapai tujuan dengan bekerja bersama melalui orang-orang dan sumber daya organisasi lainnya.
    >>Menurut para ahli :
    >Menurut Ahli Mulayu S.P. Hasibuan (2000:2)
    Manajemen adalah ilmu dan seni mengatur proses pemanfaatan sumber daya manusia dan sumber-sumber lainnya secara efektif dan efisien untuk mencapai satu tujuan.
    >Menurut Ahli T.Hani Handoko (2000:10)
    Manajemen adalah bekerja dengan orang-orang untuk menentukan, menginterpretasikan, dan mencapai tujuan-tujuan organisasi dengan pelaksanaan fungsi-fungsi perencanaan, pengorganisasian, penyusunan personalia, pengarahan, kepemimpinan dan pengawasan.
    >Menurut Mary Parker Follet Manajemen Adalah sebagai seni menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Definisi ini berarti bahwa seorang manajer bertugas mengatur dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi
    >Menurut Ricky W. Griffin Manajemen Adalah sebagai sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran secara efektif dan efesien. Efektif berarti bahwa tujuan dapat dicapai sesuai dengan perencanaan, sementara efisien berarti bahwa tugas yang ada dilaksanakan secara benar, terorganisir, dan sesuai dengan jadwal
    >Menurut Drs. Oey Liang Lee Manajemen adalah seni dan ilmu perencanaan pengorganisasian, penyusunan, pengarahan dan pengawasan daripada sumberdaya manusia untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
    B. Pengertian Manajemen Pendidikan
    Manajemen pendidikan adalah suatu proses dari perencanaan, penorganisasian, pengarahan, pengawasan, dan penilaian usaha-usaha pendidikan supaya dapat mencapai tujuan pendidikan yang telah di tetapkan sebelumnya.
    Atau definisi manajemen pendidikan yang lainnya yaitu merupakan suatu bentuk kerjasama antar pihak-pihak pendidikan demi pencapai target pendidikan yang telah di tetapkan sebelumnya.
    Yang menjadi tujuan umum dalam manajemen pendidikan adalah melaksanakan pembentukan kepribadian pelajar yang berdasarkan dengan tujuan dari pendidikan nasional dan tingkat perkembangan maupun perbaikan untuk usia pendidikan.
    >>Menurut Para Ahli :
    >Menurut Soebagio Atmodiwirio “2003:23”
    Manajemen pendidikan dapat didefinisikan sebagai proses perencanaan, pengorganisasian, memimpin, mengendalikan tenaga pendidikan, sumber daya pendidikan untuk mencapai tujuan pendidikan.
    >Menurut Engkoswara “2001:2”
    Manajemen pendidikan merupakan suatu ilmu yang mempelajari bagaimana menata sumber daya untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan secara produktif dan bagaimana menciptakan suasana yang baik bagi manusia yang turut serta di dalam mencapai tujuan yang disepakat bersama.
    >Menurut Hadari Nawawi “1981:11”
    Manajemen pendidikan ialah rangkaian kegiatan atau keseluruhan proses pengendalian usaha kerjasama sekelompok orang untuk mencapai tujuan pendidikan, secara berencana dan sistematis yang diselenggarakan di lingkungan tertentu, terutama lembaga pendidikan formal.
    >Menurut Daryanto “1998:8”
    Manajemen pendidikan ialah suatu cara bekerja dengan orang-orang dalam rangka usaha mencapai tujuan pendidikan yang efektif.
    >Menurut Gaffar
    Manajemen pendidikan mengandung arti sebagai suatu proses kerja sama yang sistematis, sistemik, dan komprehensif dalam rangka mewujudkan tujuan pendidikan nasional.

    2. Ruang lingkup manajemen pendidikan
    1. Ruang lingkup berdasarkan wilayah kerja
    Jika di tinjauan dari wilayah kerjanya maka ruang lingkup manajemen pendidikan dapat dibedakan menjadi :
    • Manajemen pendidikan seluruh negara adalah majejemen pendidikan untuk tingkat nasional ini ditangani bukan hanya dengan pelaksanaan pelatihan pendidikan di dalam sekolah saja, akan tetapi pendidikan luar sekolah juga, penyelenggaraan pelatihan, pengayaan penelitian, maupun pendidikan yang meliputi kebudayaan dan kesenian secara nasional.
    • Menejemen pendidikan dalam satu provinsi adalah ruang lingkupnya yang meliputi wilayah kerja satu sebaras provinsi saja, yang dimana pelaksanaannya dibantu oleh petugas manajemen pendidikan yang berada di kabupaten dan di kecamatan.
    • Manajemen pendidikan dalam satu kabupaten atau kota adalah ruang lingkupnya hanya meliputi wilayah kerja satu kabupaten ataupun satu kota saja.
    • Manajemen pendidikan satu unit kerja adalah Manajemen ini hanya di titik beratkan pada satu unit kerja yang langsung dalam menangani pekerjaan mendidik.
    • Manajemen kelas adalah sebagai suatu kesatuan kegiatan yang terkecil dalam manajemen pendidikan yang menjadi inti dari semua jenis manajemen pendidikan.
    2. Ruang lingkup menurut objek garapan
    Jika ditinjau berdasarkan objek garapan, dapat meliputi:
    • Manajemen siswa.
    • Manajemen personil-personil sekolah.
    • Manajemen kurikulum.
    • Manajemen prasarana atau material.
    • Manajemen ketata usahaan sekolah atau tata laksana pendidikan.
    • Manajemen anggaran.
    • Manajemen lembaga atau organisasi pendidikan,
    • Manajemen hubungan masyarakat atau manajemen kominikasi pendidikan.
    3. Menurut fungsi atau urutan kegiatannya
    • Merencanakan.
    • Mengorganisasikan.
    • Mengarahkan.
    • Mengkoordinasikan.
    • Mengkomunikasikan.
    • Mengawasai ataupun mengevaluasi.
    4. Menurut pelaksana
    Jika dilaihan dalam liungkungan kelas guru itu sebagai administator. Guru haruslah melaksanakan kegiatan-kegiatan manajemen, dengan pengertian bahwa manajemen yaitu pengelolaan, maka guru bertindak sebagai seorang manajer di kelas yang di pimpinnya.

    3. Fungsi manajemen pendidikan adalah elemen-elemen dasar yang akan selalu ada dan melekat di dalam proses manajemen yang akan dijadikan acuan oleh manajer dalam melaksanakan kegiatan pendidikan untuk mencapai tujuan yang efektif dan efisien. Dalam Manajemen terdapat fungsi-fungsi manajemen yang terkait erat di dalamnya.

    Menurut George R. Terry, fungsi manajemen ada empat yaitu fungsi perencanaan (planning), fungsi pengorganisasian (organizing), fungsi pelaksanaan (actuating) dan fungsi pengendalian (controlling).
    Menurut Luther Gullick , fungsi manajemen ada tujuh yaitu fungsi fungsi perencanaan (planning), fungsi pengorganisasian (organizing), fungsi pengaturan anggota (staffing), fungsi pengarahan (directing), fungsi koordinasi (coordinating), fungsi pelaporan (reporting) dan fungsi pencapaian tujuan (budgeting).
    Menurut hersey and Blanchard, fungsi manajemen ada empat yaitu fungsi perencanaan (planning), fungsi pengorganisasian (organizing), fungsi peningkatan semangat (motivating) dan fungsi pengendalian (controlling).
    Pada umumnya ada empat fungsi manajemen yang banyak dikenal masyarakat yaitu fungsi perencanaan (planning), fungsi pengorganisasian (organizing), fungsi pelaksanaan (actuating) dan fungsi pengendalian (controlling). Untuk fungsi pengorganisasian terdapat pula fungsi staffing (pembentukan staf). Para manajer dalam organisasi perusahaan bisnis diharapkan mampu menguasai semua fungsi manajemen yang ada untuk mendapatkan hasil manajemen yang maksimal.
    1. Perencanaan (planning) adalah memikirkan apa yang akan dikerjakan dengan sumber yang dimiliki. Perencanaan dilakukan untuk menentukan tujuan perusahaan secara keseluruhan dan cara terbaik untuk memenuhi tujuan itu. Perencanaan juga dapat didefinisikan sebagai prosespenyusunan tujuan dan sasaran organisasi serta penyusunan “peta kerja” yang memperlihatkan cara pencapaian tujuan dan sasaran tersebut.

    2. Pengorganisasian (organizing) dilakukan dengan tujuan membagi suatu kegiatan besar menjadi kegiatan-kegiatan yang lebih kecil. Pengorganisasian mempermudah manajer dalam melakukan pengawasan dan menentukan orang yang dibutuhkan untuk melaksanakan tugas yang telah dibagi-bagi. Pengorganisasian adalah proses penghimpunan SDM, modal dan peralatan, dengan cara yang paling efektif untuk mencapai tujuan upaya pemaduan sumber daya.

    3. Pelaksanaan (actuating) adalah suatu tindakan untuk mengusahakan agar semua anggota kelompok berusaha untuk mencapai sasaran sesuai dengan perencanaan manajerial dan usaha. Pelaksanaan adalah proses penggerakan orang-orang untuk melakukan kegiatan pencapaian tujuan sehingga terwujud efisiensi proses dan efektivitas hasil kerja.

    4. Pengendalian (controlling) adalah suatu aktivitas menilai kinerja berdasarkan standar yang telah dibuat untuk kemudian dibuat perubahan atau perbaikan jika diperlukan. Proses yang dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan yang telah direncanakan,diorganisasikan dan diimplementasikan dapat berjalan sesuai dengan target yang pendidikan yang dihadapi. Pengendalian dapat didefinisikan sebagai proses pemberian balikan dan tindak lanjut pembandingan antara hasil yang dicapai dengan rencana yang telah ditetapkan dan tindakan penyesuaian apabila terdapat penyimpangan.

  38. 1. A. Pengertian manajemen
    Menurut asal katanya, Management berasal dari kata latin yaitu “manus” yang artinya “to control by hand” atau “gain result”. Kata manajemen mungkin juga berasal dari bahasa Italia maneggiare yang berarti “mengendalikan,” Kata ini mendapat pengaruh dari bahasa Perancis manège yang berarti “kepemilikan kuda” (yang berasal dari Bahasa Inggris yang berarti seni mengendalikan kuda), dimana istilah Inggris ini juga berasal dari bahasa Italia. Bahasa Prancis lalu mengadopsi kata ini dari bahasa Inggris menjadi ménagement, yang memiliki arti seni melaksanakan dan mengatur.
    Manajemen dapat didefinisikan sebagai “proses perencanaan, pengorganisasian, pengisian staf, pemimpinan, dan pengontrolan untuk optimasi penggunaan sumber-sumber dan pelaksanaan tugas-tugas dalam mencapai tujuan organisasi secara efektif dan efisien”. Manajemen adalah Suatu Proses dalam rangka mencapai tujuan dengan bekerja bersama melalui orang-orang dan sumber daya organisasi lainnya.
    Menurut para ahli :
    Menurut Ahli Mulayu S.P. Hasibuan (2000:2)
    Manajemen adalah ilmu dan seni mengatur proses pemanfaatan sumber daya manusia dan sumber-sumber lainnya secara efektif dan efisien untuk mencapai satu tujuan.
    Menurut Ahli T.Hani Handoko (2000:10)
    Manajemen adalah bekerja dengan orang-orang untuk menentukan, menginterpretasikan, dan mencapai tujuan-tujuan organisasi dengan pelaksanaan fungsi-fungsi perencanaan, pengorganisasian, penyusunan personalia, pengarahan, kepemimpinan dan pengawasan.
    Menurut Mary Parker Follet Manajemen Adalah sebagai seni menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Definisi ini berarti bahwa seorang manajer bertugas mengatur dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi
    Menurut Ricky W. Griffin Manajemen Adalah sebagai sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran secara efektif dan efesien. Efektif berarti bahwa tujuan dapat dicapai sesuai dengan perencanaan, sementara efisien berarti bahwa tugas yang ada dilaksanakan secara benar, terorganisir, dan sesuai dengan jadwal
    Menurut Drs. Oey Liang Lee Manajemen adalah seni dan ilmu perencanaan pengorganisasian, penyusunan, pengarahan dan pengawasan daripada sumberdaya manusia untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
    B. Pengertian Manajemen Pendidikan
    Manajemen pendidikan adalah suatu proses dari perencanaan, penorganisasian, pengarahan, pengawasan, dan penilaian usaha-usaha pendidikan supaya dapat mencapai tujuan pendidikan yang telah di tetapkan sebelumnya.
    Atau definisi manajemen pendidikan yang lainnya yaitu merupakan suatu bentuk kerjasama antar pihak-pihak pendidikan demi pencapai target pendidikan yang telah di tetapkan sebelumnya.
    Yang menjadi tujuan umum dalam manajemen pendidikan adalah melaksanakan pembentukan kepribadian pelajar yang berdasarkan dengan tujuan dari pendidikan nasional dan tingkat perkembangan maupun perbaikan untuk usia pendidikan.
    Menurut Para Ahli :
    Menurut Soebagio Atmodiwirio “2003:23”
    Manajemen pendidikan dapat didefinisikan sebagai proses perencanaan, pengorganisasian, memimpin, mengendalikan tenaga pendidikan, sumber daya pendidikan untuk mencapai tujuan pendidikan.
    Menurut Engkoswara “2001:2”
    Manajemen pendidikan merupakan suatu ilmu yang mempelajari bagaimana menata sumber daya untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan secara produktif dan bagaimana menciptakan suasana yang baik bagi manusia yang turut serta di dalam mencapai tujuan yang disepakat bersama.
    Menurut Hadari Nawawi “1981:11”
    Manajemen pendidikan ialah rangkaian kegiatan atau keseluruhan proses pengendalian usaha kerjasama sekelompok orang untuk mencapai tujuan pendidikan, secara berencana dan sistematis yang diselenggarakan di lingkungan tertentu, terutama lembaga pendidikan formal.
    Menurut Daryanto “1998:8”
    Manajemen pendidikan ialah suatu cara bekerja dengan orang-orang dalam rangka usaha mencapai tujuan pendidikan yang efektif.
    Menurut Gaffar
    Manajemen pendidikan mengandung arti sebagai suatu proses kerja sama yang sistematis, sistemik, dan komprehensif dalam rangka mewujudkan tujuan pendidikan nasional.

    2. Ruang lingkup manajemen pendidikan
    1. Ruang lingkup berdasarkan wilayah kerja
    Jika di tinjauan dari wilayah kerjanya maka ruang lingkup manajemen pendidikan dapat dibedakan menjadi :
    • Manajemen pendidikan seluruh negara adalah majejemen pendidikan untuk tingkat nasional ini ditangani bukan hanya dengan pelaksanaan pelatihan pendidikan di dalam sekolah saja, akan tetapi pendidikan luar sekolah juga, penyelenggaraan pelatihan, pengayaan penelitian, maupun pendidikan yang meliputi kebudayaan dan kesenian secara nasional.
    • Menejemen pendidikan dalam satu provinsi adalah ruang lingkupnya yang meliputi wilayah kerja satu sebaras provinsi saja, yang dimana pelaksanaannya dibantu oleh petugas manajemen pendidikan yang berada di kabupaten dan di kecamatan.
    • Manajemen pendidikan dalam satu kabupaten atau kota adalah ruang lingkupnya hanya meliputi wilayah kerja satu kabupaten ataupun satu kota saja.
    • Manajemen pendidikan satu unit kerja adalah Manajemen ini hanya di titik beratkan pada satu unit kerja yang langsung dalam menangani pekerjaan mendidik.
    • Manajemen kelas adalah sebagai suatu kesatuan kegiatan yang terkecil dalam manajemen pendidikan yang menjadi inti dari semua jenis manajemen pendidikan.
    2. Ruang lingkup menurut objek garapan
    Jika ditinjau berdasarkan objek garapan, dapat meliputi:
    • Manajemen siswa.
    • Manajemen personil-personil sekolah.
    • Manajemen kurikulum.
    • Manajemen prasarana atau material.
    • Manajemen ketata usahaan sekolah atau tata laksana pendidikan.
    • Manajemen anggaran.
    • Manajemen lembaga atau organisasi pendidikan,
    • Manajemen hubungan masyarakat atau manajemen kominikasi pendidikan.
    3. Menurut fungsi atau urutan kegiatannya
    • Merencanakan.
    • Mengorganisasikan.
    • Mengarahkan.
    • Mengkoordinasikan.
    • Mengkomunikasikan.
    • Mengawasai ataupun mengevaluasi.
    4. Menurut pelaksana
    Jika dilaihan dalam liungkungan kelas guru itu sebagai administator. Guru haruslah melaksanakan kegiatan-kegiatan manajemen, dengan pengertian bahwa manajemen yaitu pengelolaan, maka guru bertindak sebagai seorang manajer di kelas yang di pimpinnya.

    3. Fungsi manajemen pendidikan adalah elemen-elemen dasar yang akan selalu ada dan melekat di dalam proses manajemen yang akan dijadikan acuan oleh manajer dalam melaksanakan kegiatan pendidikan untuk mencapai tujuan yang efektif dan efisien. Dalam Manajemen terdapat fungsi-fungsi manajemen yang terkait erat di dalamnya.

    Menurut George R. Terry, fungsi manajemen ada empat yaitu fungsi perencanaan (planning), fungsi pengorganisasian (organizing), fungsi pelaksanaan (actuating) dan fungsi pengendalian (controlling).
    Menurut Luther Gullick , fungsi manajemen ada tujuh yaitu fungsi fungsi perencanaan (planning), fungsi pengorganisasian (organizing), fungsi pengaturan anggota (staffing), fungsi pengarahan (directing), fungsi koordinasi (coordinating), fungsi pelaporan (reporting) dan fungsi pencapaian tujuan (budgeting).
    Menurut hersey and Blanchard, fungsi manajemen ada empat yaitu fungsi perencanaan (planning), fungsi pengorganisasian (organizing), fungsi peningkatan semangat (motivating) dan fungsi pengendalian (controlling).
    Pada umumnya ada empat fungsi manajemen yang banyak dikenal masyarakat yaitu fungsi perencanaan (planning), fungsi pengorganisasian (organizing), fungsi pelaksanaan (actuating) dan fungsi pengendalian (controlling). Untuk fungsi pengorganisasian terdapat pula fungsi staffing (pembentukan staf). Para manajer dalam organisasi perusahaan bisnis diharapkan mampu menguasai semua fungsi manajemen yang ada untuk mendapatkan hasil manajemen yang maksimal.
    1. Perencanaan (planning) adalah memikirkan apa yang akan dikerjakan dengan sumber yang dimiliki. Perencanaan dilakukan untuk menentukan tujuan perusahaan secara keseluruhan dan cara terbaik untuk memenuhi tujuan itu. Perencanaan juga dapat didefinisikan sebagai prosespenyusunan tujuan dan sasaran organisasi serta penyusunan “peta kerja” yang memperlihatkan cara pencapaian tujuan dan sasaran tersebut.

    2. Pengorganisasian (organizing) dilakukan dengan tujuan membagi suatu kegiatan besar menjadi kegiatan-kegiatan yang lebih kecil. Pengorganisasian mempermudah manajer dalam melakukan pengawasan dan menentukan orang yang dibutuhkan untuk melaksanakan tugas yang telah dibagi-bagi. Pengorganisasian adalah proses penghimpunan SDM, modal dan peralatan, dengan cara yang paling efektif untuk mencapai tujuan upaya pemaduan sumber daya.

    3. Pelaksanaan (actuating) adalah suatu tindakan untuk mengusahakan agar semua anggota kelompok berusaha untuk mencapai sasaran sesuai dengan perencanaan manajerial dan usaha. Pelaksanaan adalah proses penggerakan orang-orang untuk melakukan kegiatan pencapaian tujuan sehingga terwujud efisiensi proses dan efektivitas hasil kerja.

    4. Pengendalian (controlling) adalah suatu aktivitas menilai kinerja berdasarkan standar yang telah dibuat untuk kemudian dibuat perubahan atau perbaikan jika diperlukan. Proses yang dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan yang telah direncanakan,diorganisasikan dan diimplementasikan dapat berjalan sesuai dengan target yang pendidikan yang dihadapi. Pengendalian dapat didefinisikan sebagai proses pemberian balikan dan tindak lanjut pembandingan antara hasil yang dicapai dengan rencana yang telah ditetapkan dan tindakan penyesuaian apabila terdapat penyimpangan.

  39. (1.) Pengertian Manajemen Pendidikan
    Manajemen pendidikan adalah suatu proses atau sistem pengelolaan Manajemen pendidikan sebagai suatu proses atau sistem organisasi dan peningkatan kemanusiaan dalam kaitannya dengan suatu sistem pendidikan. Kegiatan pengelolaan pada suatu sistem pendidikan bertujuan untuk keterlaksanaan proses belajar mengajar yang baik, yang
    Mencangkup :
    Program kurikulum yang meliputi administrasi kurikulum, metodepenyampaian, sistem evaluasi, sistem bimbingan.Program ketenagaanProgram pengadaan dan pemeliharaan fasilitas dan alat-alatpendidikan.Program pembiayaan.Program hubungan dengan masyarakat.
    Pendekatan sistem dalam manajemen pendidikan sebagai akibat dari dianutnya pendekatan dalam sistem pendidikan. Sistem pendidikan adalah suatu kesatuan dari berbagai unsur yang satu dengan yang lainnya saling berhubungan dan bergantung didalam mengemban tugas untuk mencapai tujuan sistem tersebut. Unsur-unsur dari luar yang memasuki sistem dan kemudian mengalami proses disebut keluaran

    (2.)Ruang lingkup dari manajemen pendidikan dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu : Menurut Wilayah Kerja, Menurut Objek garapan, dan Menurut Fungsi Kegiatan.

    Menurut Wilayah kerja, ruang lingkupnya meliputi : Manajemen seluruh negara, manajemen satu propinsi, manajemen satu unit kerja, dan manajemen kelas.Menurut Objek garapan, ruang lingkupnya meliputi:

    Manajemen siswa, manajemen ketenaga pendidikan, manajemen sarana-prasarana, manajemen tata laksana pendidikan, mqanajemen pembiayaan dan manajemen humas.Menurut Fungsi Kegiatan, ruang lingkupnya meliputi : Merencanakan, mengorganisasikan, mengarahkan, mengkoordinasikan, mengko-munikasikan, mengawasi atau mengevaluasi.

    (3.) 1. Fungsi manajemen yang pertama adalah planning atau perencanaan. Setiap hal yang dilakukan terutama yang berkaitan dengan pengelolaan suatu perusahaan, organisasi, atau pemerintahan, diperlukan adanya suatu rencana yang matang. Perencanaan ini sebagai awal dalam langkah kerja yang akan dihadapi dalam jangka waktu ke depan. Sehingga tugas seorang manajer biasanya melakukan perencanaan bersama para anggota atau bawahannya untuk memberikan masukan terkait perencanaan yang diambil. Dalam perencanaan ini juga sudah diketahui kemungkinan akibat yang akan ditimbulkan jika memilih perencanaan tersebut.
    2. Fungsi manajemen yang kedua adalah organizing. Dalam fungsi organizing ini akan dibentuk susunan kepengurusan atau struktur organisasi secara matang dan resmi. Kemudian setiap orang yang telah menempati jabatan tertentu pastinya telah memiliki job description untuk bertanggung jawab terhadap segala sesuatu yang ditanganinya. Termasuk dalam hal ini, biasanya dimulai dari tahap perekrutan, hingga nantinya penempatan sumber daya manusia pada bidang-bidang yang sesuai dengan keahliannya. Serta diharapkan dapat menghasilkan sesuatu yang lebih karena ditempatkan sesuai bidangnya.
    3. setelah struktur terbentuk secara lengkap, kemudian yang selanjutnya adalah actuating. Untuk fungsi actuating ini bisa diartikan sebagai pelaksanaan tugas atau implementasi. Segala proses perencanaan hingga pembagian tugas ini akan berhasil jika mampu diimplementasikan dengan baik. Barulah suatu organisasi, perusahaan atau pengelolaan manajemen tersebut dapat dikatakan berhasil. Yang terpenting kerjakan dulu sesuai job description yang telah dilimpahkan. Jangan mencampuri segala pembagian kerja orang lain. Kecuali jika pekerjaan kita selesai barulah boleh ikut campur pekerjaan orang lain.
    4. kemudian untuk tahap ke empat yang terakhir ini adalah controlling. Bisa diartikan pula sebagai pengawasan serta pengendalian. Artinya ketika selama proses pengerjaan tersebut biasanya akan diawasi dengan ketat. Tujuannya tentu agar masing-masing anggota tidak melakukan kesalahan. Jika pun ada kekeliruan, maka fungsi pengendalian ini juga diterapkan. Yakni mengarahkan kembali anggota-anggota tersebut pada tugas dan kewajibannya. Tujuannya pengendalian ini, agar tujuan organisasi bisa tetap dijaga sampai pada batas akhir kepengurusan tersebut.

  40. 1. Manajemen yaitu berasal dari kata to manage yang artinya mengatur, pengaturan yang dilakukan melalui proses dan diatur berdasarkan urutan dari fungsi – fungsi manajemen itu. Manajemen sebagai penyelenggaraan, manajemen sebagai manajemen – administratif. Jadi dapat disimpulkan bahwa manajemen merupakan suatu proses untuk mewujudkan tujuan yang diinginkan, manajemen merupakan proses yang sistematis,terkoordinasi, koperatif, dan terintegrasi dalam memanfaatkan unsur-unsurnya.
    • Menurut Drs. H. Malayu S.P. Hasibuan. Manajemen adalah ilmu dan seni yang mengatur proses dan pemanfaatan sumber daya manusia dan sumber – sumber lain – nya secara efektif dan efisien untuk mencapai suatu tujuan tertentu.
    • Menurut Harold Koontz dan Cyril O, Donnel. Manajemen adalah usaha mencapai suatu tujuan tertentu melalui kegiatan orang lain. Dengan Demikian manajer mengadakan koordinasi atas sejumlah aktifitas orang lain melalui perencanaan, pengorganisasian, penempatan, pengarahan, dan pengendalian.
    • Menurut G.R. Terry dan L.W. Rue dalam bukunya yang berjudul “ Dasar-dasar Manajemen”. Manajemen adalah suatu proses atau kerangka kerja, yang melibatkan bimbingan atau pengarahan suatu kelompok orang-orang ke arah tujuan- tujuan organisasional atau maksud-maksud yang nyata.
    • Menurut James A.F Stoner Manajemen adalah suatu keadaan terdiri dari proses yang ditunjukkan oleh garis (line) mengarah kepada proses perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, dan pengendalian, yang mana keempat proses tersebut saling mempunyai fungsi masing-masing untuk mencapai suatu tujuan organisasi.
    • Menurut Prof. DR. Oemar Hamalik. Manajemen adalah ilmu mengelola sesuatu kegiatan yang skalanya bersifat kecil atau bersifat besar yang mempunyai ukuran tersendiri terhadap hasil akhir.
    Manajemen Pendidikan yaitu suatu proses dari perencanaan pengorganisasian, pengarahan, pengawasan dan penilaian usaha – usaha pendidikan supaya dapat mencapai tujuan pendidikan yang telah di tetapkan sebelumnya.
    • Menurut Drs. B. Suryo subroto. Manejemen Pendidikan dari segi Kepemimpinan, merupakan usaha untuk menjawab pertanyaan bagaimana dengan kemampuan yang dimiliki administrator pendidikan itu, ia dapat melaksanakan pencapaian tujuan pendidikan.
    • Menurut Biro Perencanaan Depdikbud, manajemen pendidikan adalah proses perencanaan, pengorganisasian, memimpin, mengendalikan tenaga pendidikan, sumber daya pendidikan untuk mencapai tujuan pendidikan, mencerdaskan kehidupan bangsa, mengembangkan manusia seutuhnya, yaitu manusia yang beriman, bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berbudi pekerti yang luhur, memiliki pengetahuan, keterampilan, kesehatan jasamani dan rohani, kepribadian yang mantap, mandiri serta bertanggung jawab pada kemasyarakatan dan kebangsaan.
    • Menurut Prof. DR. Oemar Hamalik. Manajemen pendidikan adalah suatu proses atau sistem organ peningkatan kemanusiaan dalam kaitannya dengan suatu sistem pendidikan.
    • Menurut Stephen J Kneziech manajemen pendidikan merupakan sekumpulan fungsi – fungsi organisasi yang memiliki tujuan utama untuk menjamin efensiensi dan efektifitas pelayanan pendidikan, sebagaimana pelaksanaan kebijakan melalui perencanaan, pengambilan keputusan, prilaku kepemimpinan, penyiapan alokasi sumber daya stimulasi dan koordinasi personil dan iklim organisasi yang kondusif, serta menentukan perubahan esensial fasilitas untuk memenuhi kebutuhan peserta didik dan masyarakat dimasa depan.
    • Menurut Engkoswara (2001) manajemen pendidikan adalah suatu ilmu yang mempelajarai bagaimana menata sumber daya untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan secara produktif dan bagaimana menciptakan suasana bagi manusia yang turut serta didalam mencapai tujuan yang disepakati bersama.

    2. Ruang lingkup manajemen pendidikan, yaitu :

     Organisasi lembaga pendidikan : konsep organisasi, struktur organisasi, pengelolaan organisasi pendidikan, jalur jenjang dan jenis pendidikan
     Manajemen kurikulum
    Kurukilum adalah segala kesempatan untuk memperoleh pengalaman yang dituangkan dalam bentuk rencana yang digunakan sebagai bentuk pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran di sekolah untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu
    Bahan kurikulum : GBPP, Kegiatan Intrakurikuler, kegiatan kokurikuler, kegiatan ekstrakurikuler, kegiatan insidental.
    Komponen kurikulum, tujuan meliputi : perkembangan tuntutan, kondisi dan kebutuhan masyarakat. Pemikiran yang terarah terhadap pencapaian nilai – nilai filosofis, terutama falsafah negara.
    Isi / bahan ajar : bahan ajar tersusun atas topik dan sub tertentu, setiap topik dan sub topik mengandung ide pokok yang yang relavan dengan tujuan yang telah ditetapkan.
    Proses dan strategi pembelajaram : guru dalam mempersiapakan bahan ajar juga mempersiapkan strategi yang akan disampaikan kepada peserta didik itu seperti apa, supaya materi yang disampaikan dapat diserap dengan baik.
    Media pembelajaran : media yang digunakan bisa bervariasi berupa audio, video,maupun visual.
     Manajemen Peserta Didik
    Merupakan penataan dan pengaturan terhadap kegiatan yang berkaitan dengan peserta didik, mulai dari siswa itu masuk sampai dengan keluar dari suatu lembaga pendidikan.
     Manajemen Personalian Pendidikan
    Personalia dalam lembaga pendidikan meliputi tenaga pendidik dan tenaga kependidikan.
    Tenaga pendidik : guru, dosen, widyaiswara, instruktur, dan lain – nya.
    Tenaga kependidikan : tenaga administrasi atau ketata usahaan.
     Manajemen fasilitas pendidikan
    Pengadaan : membentuk panitia pengadaan fasilitas pendidikan, identifikasi tujuan umum yang mungkin dicapai, menyusunn tujuan berdasar kepentingannya, identifikasi perbedaan antara keinginan dan kebutuhan, menetukan skala prioritas.
     Manajemen pembiayaan pendidikan : merupakan segenap kegiatan yang berkenaan dengan penataan sumber, penggunaan dan pertanggung jawaban dana pendidikan dilembaga pendidikan.
     Humas : merupakan suatu kegiatan yang dilakukan bersama – sama antara lembaga dan masyarakat dengan tujuan memperoleh pengertian, kepercayaan, penghargaan, hubungan harmonis, serta dukungan secara sadar dan sukarela.
    Proses kegiatan meliputi : persiapan, pelaksanaan, pengecekkan tannggapan masyarakat, penilaian dan pengontrolah hasil, pemberian saran kepada pimpinan.
     Ketatalaksanaan : merupakan egenap proses kegiatan menghimpun ( menerima ), mencatat, mengolah, menggandakan, mengirim, dan menyimpan semua bahan keterangan yang diperlukan oleh organisasi. Ketatalaksanaan tidak terlepas dar kegiatan kersipan.
     Kepemimpinan dan supervisi pendidikan : kepemimpiinan adalah ilmu dan seni mempengaruhi orang atau kelompok orang untuk berfikii dan bertindak melalui prilaku yang positif dalam rangka mencapai tujuan brsama secara efektif dan efesien.
    Konsep dasar supervisi pendidikan yaitu meningkatkan mutu pendidikan melalui peningkatan dan pembinaan kualitas guru secara profesional sehingga tujuan pendidikan dapat dicapai secara efisien.
     Ruang lingkup berdasarkan wilayah kerja
    Jika di tinjauan dari wilayah kerja nya maka ruang lingkup manajemen pendidikan dapat dibedakan menjadi :
    • Manajemen pendidikan seluruh negara adalah manajemen pendidikan untuk tingkat nasional ini ditangani bukan hanya dengan pelaksanaan pelatihan pendidikan di dalam sekolah saja, akan tetapi pendidikan luar sekolah juga, penyelenggaraan pelatihan, pengayaan penelitian, maupun pendidikan yang meliputi kebudayaan dan kesenian secara nasional.
    • Menejemen pendidikan dalam satu provinsi adalah ruang lingkupnya yang meliputi wilayah kerja satu sebatas provinsi saja, yang dimana pelaksanaannya dibantu oleh petugas manajemen pendidikan yang berada di kabupaten dan di kecamatan.
    • Manajemen pendidikan dalam satu kabupaten atau kota adalah ruang lingkupnya hanya meliputi wilayah kerja satu kabupaten ataupun satu kota saja.
    • Manajemen pendidikan satu unit kerja adalah Manajemen ini hanya di titik beratkan pada satu unit kerja yang langsung dalam menangani pekerjaan mendidik.
    • Manajemen kelas adalah sebagai suatu kesatuan kegiatan yang terkecil dalam manajemen pendidikan yang menjadi inti dari semua jenis manajemen pendidikan
     Ruang lingkup menurut objek garapan
    Jika ditinjau berdasarkan objek garapan, dapat meliputi :
    • Manajemen siswa.
    • Manajemen personil-personil sekolah.
    • Manajemen kurikulum.
    • Manajemen prasarana atau material.
    • Manajemen ketata usahaan sekolah atau tata laksana pendidikan.
    • Manajemen anggaran.
    • Manajemen lembaga atau organisasi pendidikan
    • Manajemen hubungan masyarakat atau manajemen kominikasi pendidikan.
     Ruang lingkup menurut fungsi atau urutan kegiatan – nya
    • Merencanakan
    • Mengorganisasikan
    • Mengarahkan
    • Mengkoordinasikan
    • Mengkomunikasikan
    • Mengawasai atau pun mengevaluasi
     Ruang lingkup menurut pelaksana
    Jika dilatihan dalam lingkungan kelas guru itu sebagai administator. Guru haruslah melaksanakan kegiatan-kegiatan manajemen, dengan pengertian bahwa manajemen yaitu pengelolaan, maka guru bertindak sebagai seorang manajer di kelas yang di pimpinnya.

    3. Fungsi – fungsi dalam manajemen, terdapat empat fungsi dari manajemen yaitu :
    • Perencanaan (planning)
    Perencanaan dilakukan untuk menentukan target dari tujuan organisasi ataupun bisa juga perusahaan secara keseluruhan dan untuk memikirkan cara terbaik untuk mencapai tujuan yang di tetapkan. atau definisi dari planning ini sebagai proses dalam menyusun tujuan maupun sasaran organisasi yang memperlihatkan cara-cara pencapaian target atau tujuan yang telah di tetapkan sebelumnya.
    • Pengorganisasian ( organizing )
    Yaitu membagi-bagi kegiatan yang asalnya besar menjadi bagian-bagian kegiatan kecil. pengorganisasia dapat memmudahsan seorang manajer dalam melakukan pengawasan. Dengan melakukan pengorganisasian akan lebih efisien dan efektif dalam mencapai target atau tujuan suatu organisasi.
    • Pelaksanaan ( actuating )
    Yaitu suatu proses penggerakan tenaga kerja untuk melakukan kegiatan pencapaian tujuan sehingga dapat terwujud efisiensi proses dan efektivitas dari hasil kerja. Fungsi ini dapat memotivasi tenaga pekerja untuk bekerja secara sungguh-sungguh agar tujuan dari organisasi atau perusahaan dapat tercapai secara efektif.
    • Pengendalian ( controlling )
    Dapat diartikan sebagai keseluruhan upaya pengamatan pelaksanaan kegiatan operasional untuk menjamin bahwa seluruh kegiatan tersebut telah sesuai dengan rencana yang dirumuskan sebelumnya. Pengawasan didalam manajemen yaitu merupakan fungsi yang terakhir dalam sistem manajemen khususnya manajemen pendidikan. Atau aktivitas dalam menilai kinerja berdasarkan rencana yang telah dirumuskan sebelumnya untuk kemudian dibuat perubahan atau perbaikan jika memang diperlukan.

  41. Nama:Rizky fitriani
    Nim:1686206182
    Kelas:2 pgsd

    1.+merurut para ahli oey liang lee manajemen adalah ilmu dan seni perencanaan,pengorganisasian,pengarahan,serta pengawasan terhadam SDM guna mencapai tujuan tertentu yang telah di tentukan .

    – Menurut james A.F.Stoner manajemen adalah suatu proses perencanaan ,peorganisasiqn ,leadership,serta pengendalian upaya dari anggota organisasai tersebut serta penggunaan sumberdaya yang tersedia di organisasi tersebut guna mencapai suatu tujuan yang telah di tetapkan organisasi sebelumnya.

    – Menurut ahli mulayu s.p.Hasibuan manajemen adalah ilmu dan seni mengatur proses pemanfaatan sumber daya manusia dan sumber -sumber lainnya secara efektif dan efisien untuk mencapai satu tujuan .
    2. ruang lingkup manajemen pendidikan seluruh negara adalah manajemen pendidikan untuk tingkat nasional ini di tanda tangani bukan hanya pelaksanaan pelatihan pendidikan di dalam sekolah saja, akan tetapi pendidikan luar sekolah juga penyelenggaraan pelatihan,pengayaan penelitian ,maupun pendidikan yang meliputi kebudayaan dan kesenian secarà nàsional

    3.fungsi-funsi manajemen pendidikan
    -perencanaan (planning)
    – pengorganisasian (organizing)
    – pelaksanaan (acluating)
    – pengendalian (controlling)

  42. Mohon maaf, dari perguruan tinggi mana ya? sepertinya komentnya datang secara bersamaan.

  43. 1.Pengertian manajemen pendidikan yaitu suatu proses perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan dalam mengelola sumber daya yang mana hal itu bisa berupa man, money, materials, method, machines, market, dan segala hal untuk mencapai tujuan pendidikan yang efektif dan efisien. Untuk mewujudkan hal tersebut tentu membutuhkan sebuah rancangan dan perencanaan yang matang sebelumnya. Itulah yang disebut dengan manajemen.
    Sejalan dengan pengertian di atas, Soebagio Atmodiwirio menjelaskan, manajemen pendidikan adalah proses untuk melakukan perencanaan, melakukan organisasi untuk memimpin dan untuk melakukan pengendalian. Karena menejemen ini dilakukan dalam dunia kependidikan, maka fokusnya dilakukan oleh para tenaga pendidik serta sumber daya dari pendidikan itu sendiri untuk mencapai tujuan pendidikan.

    Para ahli mengemukakan berbagai pengertian manajemen pendidikan, namun inti dari penjelasan tersebut adalah sama yakni sebuah pengorganisasian pendidikan yang meliputi semua elemen-elemen pendidikan tersebut. Hasil akhirnya adalah tercapainya sebuah tujuan pendidikan yang diharapkan.

    Tujuan Manajemen Pendidikan
    Sudah berkali-kali disinggung dalam sub judul sebelumnya bahwa dilakukannya manajemen pendidikan itu adalah untuk tercapainya tujuan. Lalu apa tujuan-tujuan tersebut? Tujuan manajemen pendidikan adalah terciptanya perencanaan pendidikan yang merata, bermutu, relevan dan akuntabel, meningkatnya citra positif pendidikan, teratasinya mutu pendidikan karena masalah mutu di sebabkan oleh manajemennya.

    Selain itu, tujuannya yakni terwujudnya suasana belajar dan proses pembelajaran yang aktif, kreatif dan efektif sehingga akan dihasilkan proses pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna bagi peserta didik dan juga pendidik. Tidak hanya itu, tujuan ini juga meliputi identifikasi kelemahan, kekuatan, peluang dan ancaman dalam perencanaan. Jadi segala sesuatu yang sifatnya demikian juga akan diidentifikasi dengan dilakukannya manajemen pendidikan.

    Tujuan lainnya yaitu terciptanya peserta didik yang aktif dalam pengembangan potensi dirinya agar memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya. Dengan demikian, anak tersebut akan bermanfaat di masyarakat, bangsa, dan negara. Maka, manajemen pendidikan penting untuk dilaksanakan.

    2.Ruang Lingkup Manajemen Pendidikan

    Ruang lingkup manajemen pendidikan terbagi menjadi 4 hal, yaitu ruang lingkup menurut wilayah kerja, ruang lingkup menurut objek garapan, ruang lingkup menurut fungsi atau urutan kegiatannya dan menurut pelaksana. Untuk ruang lingkup pertama meliputi manajemen pendidikan suruh negara, manajemen pendidikan satu provinsi, satu kabupaten/ kota, unit kerja dan manajemen kelas. Manajemen kelas ini adalah inti dari sebuah manajemen pendidikan tersebut, karena di dalam kelas proses pengajaran berlangsung.

    Ruang lingkup menurut objek garapan meliputi; manajemen siswa, personil sekolah, kurikulum, sarana/ material, anggaran, ketata laksanaan, humas dan komunikasi pendidikan. Sedangkan ruang lingkup menurut fungsi / urutan kegiatan atau yang disebut juga manajemen administrasi meliputi perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, koordinasi, komunikasi dan evaluasi.
    Terakhir, ruang lingkup manajemen pendidikan menurut pelaksana. Dalam hal ini guru sebagai pelaksana bertindak sebagai manajer dikelas yang ia pimpin. Jadi segala sesuatunya diatur dan diorganisasikan dengan baik untuk mencapai sebuah tujuan kelas dan keberhasilan peserta didik.

    3.fungsi dari manajemen khususnya manajemen pendidikan

    Umumnya terdapat 4 (empat) fungsi dari manajemen, diantaranya seperti di bawah ini:

    1. Perencanaan (planning)

    Perencanaan dilakukan untuk menentukan target dari tujuan organisasi ataupun bisa juga perusahaan secara keseluruhan dan untuk memikirkan cara terbaik untuk mencapai tujuan yang di tetapkan. atau definisi dari planning ini sebagai proses dalam menyusun tujuan maupun sasaran organisasi yang memperlihatkan cara-cara pencapaian target atau tujuan yang telah di tetapkan sebelumnya.

    2. Pengorganisasian (organizing)

    Yaitu membagi-bagi kegiatan yang asalnya besar menjadi bagian-bagian kegiatan kecil. pengorganisasia dapat memmudahsan seorang manajer dalam melakukan pengawasan. Dengan melakukan pengorganisasian akan lebih efisien dan efektif dalam mencapai target atau tujuan suatu organisasi.

    3. Pelaksanaan (actuating)

    Yaitu suatu proses penggerakan tenaga kerja untuk melakukan kegiatan pencapaian tujuan sehingga dapat terwujud efisiensi proses dan efektivitas dari hasil kerja. Fungsi ini dapat memotivasi tenaga pekerja untuk bekerja secara sungguh-sungguh agar tujuan dari organisasi atau perusahaan dapat tercapai secara efektif.

    4. Pengendalian (controlling)

    Dapat di artikan sebagai keseluruhan upaya pengamatan pelaksanaan kegiatan operasional untuk menjamin bahwa seluruh kegiatan tersebut telah sesuai dengan rencana yang dirumuskan sebelumnya. Pengawasan didalam manajemen yaitu merupakan fungsi yang terakhir dalam sistem manajemen khususnya manajemen pendidikan. Atau aktivitas dalam menilai kinerja berdasarkan rencana yang telah dirumuskan sebelumnya untuk kemudian dibuat perubahan atau perbaikan jika memang diperlukan

  44. 1. Pengertian manajemen
    Kata manajemen berasal dari bahasa inggris, “Manage” yang memiliki arti mengelola/mengurus, mengendalikan, mengusahakan dan juga memimpin.
    “Manajemen adalah sebuah proses dalam rangka untuk mencapai suatu tujuan organisasi dengan cara bekerja secara bersama sama dengan orang – orang dan sumber daya yang dimiliki organisasi.”

    – Pengertian manajemen pendidikan
    Manajemen pendidikan adalah suatu proses dari perencanaan, penorganisasian, pengarahan, pengawasan, dan penilaian usaha-usaha pendidikan supaya dapat mencapai tujuan pendidikan yang telah di tetapkan sebelumnya.
    Atau definisi manajemen pendidikan yang lainnya yaitu merupakan suatu bentuk kerjasama antar pihak-pihak pendidikan demi pencapai target pendidikan yang telah di tetapkan sebelumnya.
    Yang menjadi tujuan umum dalam manajemen pendidikan adalah melaksanakan pembentukan kepribadian pelajar yang berdasarkan dengan tujuan dari pendidikan nasional dan tingkat perkembangan maupun perbaikan untuk usia pendidikan.

    2. Ruang lingkup manajemen pendidikan
    Manajemen pendidikan secara umum memiliki ruang lingkup yang lebih luas daripada manajemen sekolah. Manajemen pendidikan tidak hanya menyangkut penataan pendidikan formal (sekolah, madrasah dan perguruan tinggi), tetapi juga pendidikan luar sekolah atau pendidikan nonformal, seperti TPA/TPQ, pondok pesantren, lembaga-lembaga kursus maupun lembaga-lembaga pendidikan yang berkembang di masyarakat: majlis taklim, PKK, karang taruna, pembinaan wanita dan yang lainnya

    3. Fungsi dalam manajemen
    Ada 4 fungsi dalam manajemen :
    1. Planning ( fungsi perencanaan )
    Planning adalah bagaimana perusahaan menetapkan tujuan yang diinginkan dan kemudian menyusun rencana strategi bagaimana cara untuk mencapai tujuan tersebut.
    2. Organizing ( fungsi pengorganisasian )
    Organizing (fungsi perencanaan) adalah pengaturan sumber daya manusia dan sumber daya fisik yang dimiliki agar bisa menjalankan rencana-rencana yang sudah diputuskan untuk mencapai tujuan yang diinginkan.
    3. Directing ( pengarahan )
    Directing alias fungsi pengarahan adalah upaya untuk menciptakan suasana kerja dinamis, sehat agar kinerjanya lebih efektif dan efisien.
    4. Controlling ( pengendalian )
    Fungsi pengendalian adalah upaya untuk menilai suatu kinerja yang berpatokan kepada standar yang telah dibuat, juga melakukan perbaikan apabila memang dibutuhkan.

  45. 1. Pengertian manajemen adalah ilmu dan seni perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan terhadap usaha-usaha para anggota organisasi dan penggunaan sumber daya organisasi untuk mencapai tujuan yang telah di tetapkan sebelumnya. Manajemen memiliki kegiatan memimpin, mengatur, mengelola, mengendalikan, dan mengembangkan.
    Manajemen Pendidikan sebagai suatu Proses perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan dalam mengelola sumber daya yang berupa man, money, materials, method, machines, market, minute dan information untuk mencapai tujuan yang efektif dan efisien dalam bidang pendidikan.

    2.Manajemen pendidikan memiliki ruang lingkup yang lebih luas daripada manajemen sekolah. Manajemen pendidikan tidak hanya menyangkut penataan pendidikan formal (sekolah, madrasah dan perguruan tinggi), tetapi juga pendidikan luar sekolah atau pendidikan nonformal, seperti TPA/TPQ, pondok pesantren, lembaga-lembaga kursus maupun lembaga-lembaga pendidikan yang berkembang di masyarakat: majlis taklim, PKK, karang taruna, pembinaan wanita dan yang lainnya. Untik memudahkan bahasan ini, maka penulis lebih banyak menggunakan istilah “sekolah” untuk mewakili kegiatan pendidikan formal.

    3. Ada 4 fungsi utama dalam manajemen:
    ●.Perencanaan (Planning),
    ●. Pengorganisasian (Organizing),
    ●. Pengarahan (Actuating/Directing),
    ●. Pengawasan (Controlling)

    Fungsi Perencanaan
    proses yang menyangkut upaya yang dilakukan untuk mengantisipasi kecenderungan di masa yang akan datang dan penentuan strategi dan taktik yang tepat untuk mewujudkan target dan tujuan organisasi.

    Kegiatan dalam Fungsi Perencanaan :
    – Menetapkan tujuan dan target bisnis
    – Merumuskan strategi untuk mencapai tujuan dan target bisnis tersebut
    – Menentukan sumber-sumber daya yang diperlukan
    – Menetapkan standar/indikator keberhasilan dalam pencapaian tujuan dan target bisnis

    Fungsi Pengorganisasian
    proses yang menyangkut bagaimana strategi dan taktik yang telah dirumuskan dalam perencanaan didesain dalam sebuah struktur organisasi yang tepat dan tangguh, sistem dan lingkungan organisasi yang kondusif, dan dapat memastikan bahwa semua pihak dalam organisasi dapat bekerja secara efektif dan efisien guna pencapaian tujuan organisasi

    Kegiatan dalam Fungsi Pengorganisasian :
    – Mengalokasikan sumber daya, merumuskan dan menetapkan tugas, dan menetapkan prosedur yang diperlukan
    – Menetapkan struktur organisasi yang menunjukkan adanya garis kewenangan dan tanggungjawab
    – Kegiatan perekrutan, penyeleksian, pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia/tenaga kerja
    – Kegiatan penempatan sumber daya manusia pada posisi yang paling tepat

    Fungsi Pengarahan dan Implementasi
    proses implementasi program agar dapat dijalankan oleh seluruh pihak dalam organisasi serta proses memotivasi agar semua pihak tersebut dapat menjalankan tanggungjawabnya dengan penuh kesadaran dan produktifitas yang tinggi.

    Kegiatan dalam Fungsi Pengarahan dan Implementasi :
    – Mengimplementasikan proses kepemimpinan, pembimbingan, dan pemberian motivasi kepada tenaga kerja agar dapat bekerja secara efektif dan efisien dalam pencapaian tujuan
    – Memberikan tugas dan penjelasan rutin mengenai pekerjaan
    – Menjelaskan kebijakan yang ditetapkan

    Fungsi Pengawasan dan Pengendalian
    proses yang dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan yang telah direncanakan, diorganisasikan dan diimplementasikan dapat berjalan sesuai dengan target yang diharapkan sekalipun berbagai perubahan terjadi dalam lingkungan dunia bisnis yang dihadapi.

    Kegiatan dalam Fungsi Pengawasan dan Pengendalian :
    – Mengevaluasi keberhasilan dalam pencapaian tujuan dan target bisnis sesuai dengan indikator yang telah ditetapkan
    – Mengambil langkah klarifikasi dan koreksi atas penyimpangan yang mungkin ditemukan
    – Melakukan berbagai alternatif solusi atas berbagai masalah yang terkait dengan pencapaian tujuan dan target bisnis

    Fungsi Operasional dalam Manajemen
    Pada pelaksanaannya, fungsi-fungsi manajemen yang dijalankan menurut tahapan tertentu akan sangat berbeda jika didasarkan pada fungsi operasionalnya. secara operasional, fungsi planning untuk sumber daya manusia akan berbeda dengan fungsi planning untuk sumber daya fisik/alam, dan sebagainya.

    Manajemen organisasi bisnis dapat dibedakan menjadi fungsi-fungsi :
    1. Manajemen Sumber Daya Manusia
    2. Manajemen Pemasaran
    3. Manajemen Operasi/Produksi
    4. Manajemen Keuangan
    5. Manajemen Informasi

  46. 1. Manajemen adalah suatu proses dalam rangka mencapai tujuan dengan bekerjasama melalui orang-orang dan sumber daya manusia. Sedangkan manajemen pendidikan merupakan suatu proses dari perencanaan,perorganisasian,pengarahan,pengawasan,dan penilaian usaha-usaha pendidikan agar dapat mencapai tujuan pendidikan yg telah ditetapkan.

    2. Ruang lingkup manajemen pendidikan dibagi menjadi dua yaitu ruang lingkup manajemen pendidikan berdasarkan wilayah kerja pelaksanaannya dibantu oleh petugas dari kabupaten dan kecamatan. Kedua ruang lingkup manajemen pendidikan menurut objek/fokus kerja diantaranya adalah manajemen siswa,personil sekolah dari mulai kepala sekolah hingga petugas kebersihan, manajemen kurikulum pendidikan meliputi materi belajar mengajar siswa, sarana dan prasarana di sekolah serta anggaran yang dibutuhkan sekolah yg memerlukan komunikasi dengan orang ketiga atau orang tua siswa.

    3. -Perencanaan (planning) merupakan prosea terpenting yang dimana didalamnya mendefinisikan tujuan organisasi,membuat strategi untuk mencapai tujuan dan mengembangkan rencana aktivitas kerja organisasi.
    -Pengorganisasian (organizing) proses yang menyangkut bagaimana strategi dan taktik yang telah dirumuskan dalam perencanaan.
    -Pengarahan (Actuating/Directing) merupakan proses implementasi program agar dapat dijalankan oleh semua pihak dalam organisasi.
    -Pengawasan (controlling) merupakan proses yang dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan yang telah direncanakan.

  47. 1. Pengertian Manajemen
    Manajemen berasal dari kata to manage yang artinya mengatur. Pengaturan dilakukan melalui proses dan diatur berdasarkan urutan dari fungsi-fungsi manajemen itu. Jadi, manajemen merupakan suatu proses untuk mewujudkan tujuan yang diinginkan.
    Manajemen pendidikan adalah suatu proses dari perencanaan, penorganisasian, pengarahan, pengawasan, dan penilaian usaha-usaha pendidikan supaya dapat mencapai tujuan pendidikan yang telah di tetapkan sebelumnya.

    2. ruang lingkup manajemen pendidikan

    1. Ruang lingkup berdasarkan wilayah kerja

    Jika di tinjauan dari wilayah kerjanya maka ruang lingkup manajemen pendidikan dapat dibedakan menjadi :

    Manajemen pendidikan seluruh negara adalah majejemen pendidikan untuk tingkat nasional ini ditangani bukan hanya dengan pelaksanaan pelatihan pendidikan di dalam sekolah saja, akan tetapi pendidikan luar sekolah juga, penyelenggaraan pelatihan, pengayaan penelitian, maupun pendidikan yang meliputi kebudayaan dan kesenian secara nasional.
    Menejemen pendidikan dalam satu provinsi adalah ruang lingkupnya yang meliputi wilayah kerja satu sebaras provinsi saja, yang dimana pelaksanaannya dibantu oleh petugas manajemen pendidikan yang berada di kabupaten dan di kecamatan.
    Manajemen pendidikan dalam satu kabupaten atau kota adalah ruang lingkupnya hanya meliputi wilayah kerja satu kabupaten ataupun satu kota saja.
    Manajemen pendidikan satu unit kerja adalah Manajemen ini hanya di titik beratkan pada satu unit kerja yang langsung dalam menangani pekerjaan mendidik.
    Manajemen kelas adalah sebagai suatu kesatuan kegiatan yang terkecil dalam manajemen pendidikan yang menjadi inti dari semua jenis manajemen pendidikan.
    2. Ruang lingkup menurut objek garapan

    Jika ditinjau berdasarkan objek garapan, dapat meliputi:

    Manajemen siswa.
    Manajemen personil-personil sekolah.
    Manajemen kurikulum.
    Manajemen prasarana atau material.
    Manajemen ketata usahaan sekolah atau tata laksana pendidikan.
    Manajemen anggaran.
    Manajemen lembaga atau organisasi pendidikan,
    Manajemen hubungan masyarakat atau manajemen kominikasi pendidikan.

    3. Umumnya terdapat 4 (empat) fungsi dari manajemen, diantaranya seperti di bawah ini:

    1. Perencanaan (planning)

    Perencanaan dilakukan untuk menentukan target dari tujuan organisasi ataupun bisa juga perusahaan secara keseluruhan dan untuk memikirkan cara terbaik untuk mencapai tujuan yang di tetapkan. atau definisi dari planning ini sebagai proses dalam menyusun tujuan maupun sasaran organisasi yang memperlihatkan cara-cara pencapaian target atau tujuan yang telah di tetapkan sebelumnya.

    2. Pengorganisasian (organizing)

    Yaitu membagi-bagi kegiatan yang asalnya besar menjadi bagian-bagian kegiatan kecil. pengorganisasia dapat memmudahsan seorang manajer dalam melakukan pengawasan. Dengan melakukan pengorganisasian akan lebih efisien dan efektif dalam mencapai target atau tujuan suatu organisasi.

    3. Pelaksanaan (actuating)

    Yaitu suatu proses penggerakan tenaga kerja untuk melakukan kegiatan pencapaian tujuan sehingga dapat terwujud efisiensi proses dan efektivitas dari hasil kerja. Fungsi ini dapat memotivasi tenaga pekerja untuk bekerja secara sungguh-sungguh agar tujuan dari organisasi atau perusahaan dapat tercapai secara efektif.

    4. Pengendalian (controlling)

    Dapat di artikan sebagai keseluruhan upaya pengamatan pelaksanaan kegiatan operasional untuk menjamin bahwa seluruh kegiatan tersebut telah sesuai dengan rencana yang dirumuskan sebelumnya. Pengawasan didalam manajemen yaitu merupakan fungsi yang terakhir dalam sistem manajemen khususnya manajemen pendidikan. Atau aktivitas dalam menilai kinerja berdasarkan rencana yang telah dirumuskan sebelumnya untuk kemudian dibuat perubahan atau perbaikan jika memang diperlukan.

  48. 1. Manajemen pendidikan adalah suatu proses dari perencanaan, penorganisasian, pengarahan, pengawasan, dan penilaian usaha-usaha pendidikan supaya dapat mencapai tujuan pendidikan yang telah di tetapkan sebelumnya. Jadi jika tidak di rencanakan terlebih dahulu maka tidak akan sesuai dengan yg dicapai.
    2 .Management kurikulum
    .management ketenagaan atau kepegawaian
    .management peserta didik
    .management sarana dan prasarana pendidikan
    .management keuangan/pembiayaan
    .management administration perkantoranmanagement unit2 penunjang pendidikan
    .management layanan khusus pendidikan
    .management tata lingkungan dan keamanan sekolah
    .management hubungan dengan masyarakat
    3. Fungsi dalam management ada 4 , yaitu :

    *fungsi perencanaan (planning)
    *fungsi pengorganisasian (organizing)
    *fungsi pengarahan (actuating/directing)
    *Fungsi pengawasan (controlling)

  49. Nama ; Yuni Kartika
    Kelas : 2.A pgsd
    Nim : 1686206067

    1. Menurut asal katanya, Management berasal dari kata latin yaitu manus dan kata manajemen juga berasal dari bahasa Italia maneggiare yang berarti mengendalikan. Kata ini mendapat pengaruh dari bahasa Perancis manège yang berarti kepemilikan kuda (yang berasal dari Bahasa Inggris yang berarti seni mengendalikan kuda), dimana istilah Inggris ini juga berasal dari bahasa Italia. Bahasa Prancis lalu mengadopsi kata ini dari bahasa Inggris menjadi ménagement, yang memiliki arti seni melaksanakan dan mengatur.
    Manajemen dapat didefinisikan sebagai proses perencanaan, pengorganisasian, pengisian staf, pemimpinan, dan pengontrolan untuk optimasi penggunaan sumber-sumber dan pelaksanaan tugas-tugas dalam mencapai tujuan organisasi secara efektif dan efisien. Manajemen adalah Suatu Proses dalam rangka mencapai tujuan dengan bekerja bersama melalui orang-orang dan sumber daya organisasi lainnya.

    -managemen pendidikan :
     Manajemen Pendidikan sebagai suatu Proses perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan dalam mengelola sumber daya yang berupa man, money, materials, method, machines, market, minute dan information untuk mencapai tujuan yang efektif dan efisien dalam bidang pendidikan.

    2. Ruang lingkup management pendidikan :
     Ruang lingkup dari manajemen pendidikan dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu : Menurut Wilayah Kerja, Menurut Objek garapan, dan Menurut Fungsi Kegiatan.
    – Menurut Wilayah kerja, ruang lingkupnya meliputi : Manajemen seluruh negara, manajemen satu propinsi, manajemen satu unit kerja, dan manajemen kelas.
    – Menurut Objek garapan, ruang lingkupnya meliputi : Manajemen siswa, manajemen ketenaga pendidikan, manajemen sarana-prasarana, manajemen tata laksana pendidikan, mqanajemen pembiayaan dan manajemen humas.
    – Menurut Fungsi Kegiatan, ruang lingkupnya meliputi : Merencanakan, mengorganisasikan, mengarahkan, mengkoordinasikan, mengko-munikasikan, mengawasi atau mengevaluasi.

    3. Terdapat 4 (empat) fungsi dari manajemen, yaitu:

    A. Perencanaan (planning)
    Perencanaan dilakukan untuk menentukan target dari tujuan organisasi ataupun bisa juga perusahaan secara keseluruhan dan untuk memikirkan cara terbaik untuk mencapai tujuan yang di tetapkan. atau definisi dari planning ini sebagai proses dalam menyusun tujuan maupun sasaran organisasi yang memperlihatkan cara-cara pencapaian target atau tujuan yang telah di tetapkan sebelumnya.

    B. Pengorganisasian (organizing)
    Yaitu membagi-bagi kegiatan yang asalnya besar menjadi bagian-bagian kegiatan kecil. pengorganisasia dapat memmudahsan seorang manajer dalam melakukan pengawasan. Dengan melakukan pengorganisasian akan lebih efisien dan efektif dalam mencapai target atau tujuan suatu organisasi.

    C. Pelaksanaan (actuating)
    Yaitu suatu proses penggerakan tenaga kerja untuk melakukan kegiatan pencapaian tujuan sehingga dapat terwujud efisiensi proses dan efektivitas dari hasil kerja. Fungsi ini dapat memotivasi tenaga pekerja untuk bekerja secara sungguh-sungguh agar tujuan dari organisasi atau perusahaan dapat tercapai secara efektif.

    D. Pengendalian (controlling)
    Dapat di artikan sebagai keseluruhan upaya pengamatan pelaksanaan kegiatan operasional untuk menjamin bahwa seluruh kegiatan tersebut telah sesuai dengan rencana yang dirumuskan sebelumnya. Pengawasan didalam manajemen yaitu merupakan fungsi yang terakhir dalam sistem manajemen khususnya manajemen pendidikan. Atau aktivitas dalam menilai kinerja berdasarkan rencana yang telah dirumuskan sebelumnya untuk kemudian dibuat perubahan atau perbaikan jika memang diperlukan.

  50. 1. – Pengertian Manajemen adalah Suatu Proses dalam rangka mencapai tujuan dengan bekerja bersama melalui orang-orang dan sumber daya organisasi lainnya
    -Manajemen pendidikan adalah suatu proses dari perencanaan, penorganisasian, pengarahan, pengawasan, dan penilaian usaha-usaha pendidikan supaya dapat mencapai tujuan pendidikan yang telah di tetapkan sebelumnya.

    2. Ruang Lingkup Manajemen Pendidikan
    -Manajemen pendidikan secara umum memiliki ruang lingkup yang lebih luas daripada manajemen sekolah. Manajemen pendidikan tidak hanya menyangkut penataan pendidikan formal (sekolah, madrasah dan perguruan tinggi), tetapi juga pendidikan luar sekolah atau pendidikan nonformal, seperti TPA/TPQ, pondok pesantren, lembaga-lembaga kursus maupun lembaga-lembaga pendidikan yang berkembang di masyarakat: majlis taklim, PKK, karang taruna, pembinaan wanita dan yang lainnya. Untik memudahkan bahasan ini, maka penulis lebih banyak menggunakan istilah “sekolah” untuk mewakili kegiatan pendidikan formal.

    3. Fungsi manajemen ada 4 :

    1. Planning (Fungsi Perencanaan)
    Dalam manajemen, perencanaan adalah proses mendefinisikan tujuan organisasi, membuat strategi untuk mencapai tujuan itu, dan mengembangkan rencana aktivitas kerja organisasi.

    2. Organizing (Fungsi Pengorganisasian)
    Pengaturan sumber daya manusia dan sumber daya fisik yang dimiliki agar bisa menjalankan rencana-rencana yang sudah diputuskan untuk mencapai tujuan yang diinginkan.

    3. Directing (Fungsi Pengarahan)
    Upaya untuk menciptakan suasana kerja dinamis, sehat agar kinerjanya lebih efektif dan efisien.

    4. Controlling (Fungsi Pengendalian / Pengawasan)
    Upaya untuk menilai suatu kinerja yang berpatokan kepada standar yang telah dibuat, juga melakukan perbaikan apabila memang dibutuhkan.

  51. 1. – Manajemen adalah Suatu Proses dalam rangka mencapai tujuan dengan bekerja bersama melalui orang-orang dan sumber daya organisasi lainnya.
    – Manajemen pendidikan adalah suatu proses dari perencanaan, penorganisasian, pengarahan, pengawasan, dan penilaian usaha-usaha pendidikan supaya dapat mencapai tujuan pendidikan yang telah di tetapkan sebelumnya.

    2. Manajemen pendidikan adalah suatu proses dari perencanaan, penorganisasian, pengarahan, pengawasan, dan penilaian usaha-usaha pendidikan supaya dapat mencapai tujuan pendidikan yang telah di tetapkan sebelumnya.

    3. Ada 4 fungsi utama dalam manajemen:
    1. Perencanaan (Planning),
    2. Pengorganisasian (Organizing),
    3. Pengarahan (Actuating/Directing),
    4. Pengawasan (Controlling)
    • Fungsi Perencanaan
    Dalam manajemen, perencanaan adalah proses mendefinisikan tujuan organisasi, membuat strategi untuk mencapai tujuan itu, dan mengembangkan rencana aktivitas kerja organisasi.
    • Fungsi Pengorganisasian
    Proses yang menyangkut bagaimana strategi dan taktik yang telah dirumuskan dalam perencanaan didesain dalam sebuah struktur organisasi yang tepat dan tangguh, sistem dan lingkungan organisasi yang kondusif, dan dapat memastikan bahwa semua pihak dalam organisasi dapat bekerja secara efektif dan efisien guna pencapaian tujuan organisasi Kegiatan dalam Fungsi Pengorganisasian :
    – Mengalokasikan sumber daya, merumuskan dan menetapkan tugas, dan menetapkan prosedur yang diperlukan
    – Menetapkan struktur organisasi yang menunjukkan adanya garis kewenangan dan tanggungjawab
    – Kegiatan perekrutan, penyeleksian, pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia/tenaga kerja
    – Kegiatan penempatan sumber daya manusia pada posisi yang paling kerja
    • Fungsi Pengarahan dan Implementasi
    Proses implementasi program agar dapat dijalankan oleh seluruh pihak dalam organisasi serta proses memotivasi agar semua pihak tersebut dapat menjalankan tanggungjawabnya dengan penuh kesadaran dan produktifitas yang tinggi.
    Kegiatan dalam Fungsi Pengarahan dan Implementasi :
    – Mengimplementasikan proseskepemimpinan, pembimbingan, dan pemberian motivasi kepada tenaga kerja agar dapat bekerja secara efektif dan efisien dalam pencapaian tujuan
    – Memberikan tugas dan penjelasan rutin mengenai pekerjaan
    – Menjelaskan kebijakan yang ditetapkan
    • Fungsi Pengawasan dan Pengendalian
    Proses yang dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan yang telah direncanakan, diorganisasikan dan diimplementasikan dapat berjalan sesuai dengan target yang diharapkan sekalipun berbagai perubahan terjadi dalam lingkungan dunia bisnis yang dihadapi.
    Kegiatan dalam Fungsi bisnis.Pengawasan dan Pengendalian :
    – Mengevaluasi keberhasilan dalam pencapaian tujuan dan target bisnis sesuai dengan indikator yang telah ditetapkan
    – Mengambil langkah klarifikasi dan koreksi atas penyimpangan yang mungkin ditemukan
    – Melakukan berbagai alternatif solusi atas berbagai masalah yang terkait dengan pencapaian tujuan dan target bisnis.

  52. Septi pratiwi 1686206066

    1. Pengertian manajemen dan manajemen pendidikan.

    *. Manajemen adalah suatu seni dalam ilmu dan proses pengorganisasian seperti perencanaan, pengorganisasian, pergerakan, dan pengendalian atau pengawasan.
    *. Manajemen pendidikan merupakan suatu proses dari perencanaan, penorganisasian, pengarahan, pengawasan, dan penilaian usaha-usaha pendidikan agar bisa mencapai tujuan pendidikan yang sudah di tetapkan sebelumnya.

    2. Ruang lingkup manajemen
    Ruang lingkup dari manajemen pendidikan dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu : Menurut Wilayah Kerja, Menurut Objek garapan, dan Menurut Fungsi Kegiatan.

    – Menurut Wilayah kerja, ruang lingkupnya meliputi : Manajemen seluruh negara, manajemen satu propinsi, manajemen satu unit kerja, dan manajemen kelas.

    -Menurut Objek garapan, ruang lingkupnya meliputi : Manajemen siswa, manajemen ketenaga pendidikan, manajemen sarana-prasarana, manajemen tata laksana pendidikan, mqanajemen pembiayaan dan manajemen humas.

    – Menurut Fungsi Kegiatan, ruang lingkupnya meliputi : Merencanakan, mengorganisasikan, mengarahkan, mengkoordinasikan, mengko-munikasikan, mengawasi atau mengevaluasi.

    3. Fungsi-fungsi manajemen pendidikan

    -. Perencanaan (planning)
    Perencanaan dilakukan untuk menentukan target dari tujuan organisasi ataupun bisa juga perusahaan secara keseluruhan dan untuk memikirkan cara terbaik untuk mencapai tujuan yang di tetapkan.

    -. Pengorganisasian (organizing)
    Yaitu membagi-bagi kegiatan yang asalnya besar menjadi bagian-bagian kegiatan kecil. pengorganisasian dapat memudahkan seorang manajer dalam melakukan pengawasan.

    -. Pelaksanaan (actuating)
    Yaitu suatu proses penggerakan tenaga kerja untuk melakukan kegiatan pencapaian tujuan sehingga dapat terwujud efisiensi proses dan efektivitas dari hasil kerja.

    -. Pengendalian (controlling)
    Dapat di artikan sebagai keseluruhan upaya pengamatan pelaksanaan kegiatan operasional untuk menjamin bahwa seluruh kegiatan tersebut telah sesuai dengan rencana yang dirumuskan sebelumnya. Pengawasan didalam manajemen yaitu merupakan fungsi yang terakhir dalam sistem manajemen khususnya manajemen pendidikan.

  53. dari perencanaan. Penorganisasian, pengarahan, pengawasan, dan penilaian usaha-usaha pendidikab supaya dapat mencapai tujuan pendidikan yg telah ditetapkan sebelumnya.
    2. Ruang lingkup managemen pendidikan yaitu 3kelompok meliputi menurut wilayah kerja, meurut objek garapan dan menurut fubgsi kegiatan.
    3.fungsi-fungsi management pendidikan adalah emelen-elemen dasar yang akan selalu ada dan melekat dindalam proses managemen yang akan dijadikan acuan oleh manager dalam melaksanakan pendidikan untuk memcapai tujuan yang efektif dan efesien. Terdapat empat fungsi menurut George R.Terry yaitu fungsi perecanaan (planning), fungsi pengorganisasian (organizing), fungsi pelaksanaan (aktuating) dan fungsi pegendalian (controling).

  54. 1. -Manajemen berasal dari kata to manager yang artinya mengatur, pengaturan dilakukan melalui proses dan diatur berdasarkan urutan dari fungsi-fungsi manajemen tersebut untuk mencapai tujuan yang diinginkan
    – manajemen pendidikan adalah suatu proses dari perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengawasan, dan penilaian usaha-usaha pendidikan supaya dapat mencapai tujuan pendidikan supaya dapat mencapai tujuan pendidikan yang telah ditetapkan sebelumnya.

    2. Ruang lingkup manajemen pendidikan terdiri berdasarkan ruang lingkup wilayah kerja, menurut objek garapan, dan menurut fungsi atau urutan kegiatannya,
    – ruang lingkup bisa berdasarkan wilayah kerja meliputi manajemen pendidikan seluruh negara, manajemen pendidikan dalam satu provinsi, dalam satu kabupaten atau kota, dalam satu unit kerja, dan manajemen kelas
    – menurut ruang lingkup menurut objek garapan meliputi manajemen siswa, personil-personil sekolah, kurikulum, prasarana atau material, Ketata usahaan sekolah atau tata laksana pendidikan, anggaran, lembaga atau badan organisasi pendidikan, dan hubungan masyarakat atau manajemen komunikasi pendidikan
    – menurut fungsi atau urutan kegiatannya meliputi merencanakan, mengorganisasikan, mengarahkan, mengkoordinasikan, mengkomunikasikan, dan mengawasi atau mengevaluasi.

    3. a. Perencanaan,
    Perencanaan dilakukan untuk menentukan target dari tujuan organisasi secara keseluruhan dan untuk memikirkan cara terbaik untuk mencapai tujuan yang di tetapkan.
    b. Pengorganisasian
    Yaitu membagi kegiatan yang asalnya besar menjadi bagian-bagian kecil
    c. Pelaksanaan
    Yaitu suatu proses penggerakan tenaga kerja untuk melakukan kegiatan pencapaian tujuan sehingga dapat terwujud efisiensi proses dan efektivitas dari hasil kerja
    d. Pengendalian
    Yaitu keseluruhan upaya pengamatan pelaksanaan kegiatan operasional Untuk menjamin bahwa seluruh kegiatan tersebut telah sesuai dengan rencana yang dirumuskan berdasarkan sebelumnya.

  55. 1.Manajemen pendidikan adalah suatu proses dari perencanaan, penorganisasian, pengarahan, pengawasan, dan penilaian usaha-usaha pendidikan supaya dapat mencapai tujuan pendidikan yang telah di tetapkan sebelumnya.
    Manajemen adalah suatu proses dalam rangka mencapai tujuan dengan bekerja bersama melalui orang” dan sumber daya organisasi lain

    2. . Ruang lingkup berdasarkan wilayah kerja
    Jika di tinjauan dari wilayah kerjanya maka ruang lingkup manajemen pendidikan dapat dibedakan menjadi :
    a. Manajemen pendidikan seluruh negara adalah majejemen pendidikan untuk tingkat nasional ini ditangani bukan hanya dengan pelaksanaan pelatihan pendidikan di dalam sekolah saja, akan tetapi pendidikan luar sekolah juga, penyelenggaraan pelatihan, pengayaan penelitian, maupun pendidikan yang meliputi kebudayaan dan kesenian secara nasional.
    b. Menejemen pendidikan dalam satu provinsi adalah ruang lingkupnya yang meliputi wilayah kerja satu sebaras provinsi saja, yang dimana pelaksanaannya dibantu oleh petugas manajemen pendidikan yang berada di kabupaten dan di kecamatan.
    c. Manajemen pendidikan dalam satu kabupaten atau kota adalah ruang lingkupnya hanya meliputi wilayah kerja satu kabupaten ataupun satu kota saja.
    d. Manajemen pendidikan satu unit kerja adalah Manajemen ini hanya di titik beratkan pada satu unit kerja yang langsung dalam menangani pekerjaan mendidik.
    e. Manajemen kelas adalah sebagai suatu kesatuan kegiatan yang terkecil dalam manajemen pendidikan yang menjadi inti dari semua jenis manajemen pendidikan.

    3.1.Perencanaan (planning)
    Perencanaan dilakukan untuk menentukan target dari tujuan organisasi ataupun bisa juga perusahaan secara keseluruhan dan untuk memikirkan cara terbaik untuk mencapai tujuan yang di tetapkan. atau definisi dari planning ini sebagai proses dalam menyusun tujuan maupun sasaran organisasi yang memperlihatkan cara-cara pencapaian target atau tujuan yang telah di tetapkan sebelumnya.
    2.Pengorganisasian (organizing)Yaitu membagi-bagi kegiatan yang asalnya besar menjadi bagian-bagian kegiatan kecil. pengorganisasia dapat memmudahsan seorang manajer dalam melakukan pengawasan. Dengan melakukan pengorganisasian akan lebih efisien dan efektif dalam mencapai target atau tujuan suatu organisasi.
    3. Pelaksanaan (actuating)Yaitu suatu proses penggerakan tenaga kerja untuk melakukan kegiatan pencapaian tujuan sehingga dapat terwujud efisiensi proses dan efektivitas dari hasil kerja. Fungsi ini dapat memotivasi tenaga pekerja untuk bekerja secara sungguh-sungguh agar tujuan dari organisasi atau perusahaan dapat tercapai secara efektif.
    4.Pengendalian (controlling)
    Dapat di artikan sebagai keseluruhan upaya pengamatan pelaksanaan kegiatan operasional untuk menjamin bahwa seluruh kegiatan tersebut telah sesuai dengan rencana yang dirumuskan sebelumnya. Pengawasan didalam manajemen yaitu merupakan fungsi yang terakhir dalam sistem manajemen khususnya manajemen pendidikan. Atau aktivitas dalam menilai kinerja berdasarkan rencana yang telah dirumuskan sebelumnya untuk kemudian dibuat perubahan atau perbaikan jika memang diperlukan

  56. 1. Jelaskan pengertian manajemen dan manajemen pendidikan?
    Jwb penegertian manajemen adalah suatu proses yg mengatur melalui proses fungsi” manajemen untuk mewejudkan tujuan yg diinginkan

    Manajemen pendidikan?
    Jwb untuk melakukan pengolaan secara struktur terkait bidang pendidikan dan proses dari pengarahan, pengawasan usaha untuk mencapai tujuan

    2. Jelaskan ruang lingkup manajemen pendidikan?
    Jwb memiliki ruang lingkup yg luas dari pada manajemen sekolah tidak hanya menyangkut pendidikan formal tetapi juga pendidikan luar sekolah non formal

    3. Jelaskan fungsi-fungsi dalam manajemen?
    Jwb ada4
    1. Pencernaan proses yg menyangkut upaya yg dilakukan penentuan strategi untuk mewujudkan tujuan organisasi
    2. Pengorganisasian proses yg menyangkut bagaimana strategi dalam pencernaan desain dalam sebuah struktur organisasi yg tepat dan kondusif
    3. Pengarahan dan inplementasi program yg dijalankan oleh seluruh pihak dalam organisasi serta proses motivasi agar semua pihak dapat menjalankan tanggung jwbnya dengan penuh kesadaran
    4. Pengawasan proses yg dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan yg telah di rencanakan dapat berjalan dengan target yg di harapkan

  57. Jawab : 1. Pengertian Manajemen
    Manajemen berasal dari kata to manage yang artinya mengatur. Pengaturan dilakukan melalui proses dan diatur berdasarkan urutan dari fungsi-fungsi manajemen itu. Jadi, manajemen merupakan suatu proses untuk mewujudkan tujuan yang diinginkan.
    Pengertian Manajemen Pendidikan
    Manajemen pendidikan untuk saat ini merupakan hal yang perlu diprioritaskan untuk kelangsungan pendidikan sehingga menghasilakan keluaran yang diinginkan.
    Menurut Dale yang mengutip beberapa pendapat ahli tentang pengertian manajemen, merincikan bahwa manajemen berarti:
    1. Mengelola orang-orang
    2. Pengambilan keputusan
    3. Proses pengorganisasian dan memakai sumber-sumber untuk menyelesaikan tujuan yang ditentukan
    4. Pendapat pertama merupakan penanganan terhadap para anggota organisasi, sedangkan pendapat kedua dan ketiga mencakup para anggotanya dan materi.

    2 Ruang lingkup menajemen pendidikan ini secara lebih rinci dapat di jelaskan sebagai berikut:
    Manajemen kurikulum, meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan tentang pendataan mata pelajaran/mata kuliah yang diajarkan/dipasarkan, waktu jam yang tesedia, jumlag guru beserta pembagian jam pelajaran, jumlah kelas, penjadwalan, kegiatan belajar-mengajar, buku-buku yang dibutuhkan, program semester, evaluasi, program tahunan, kelender pendidikan, perubahan kurikulum maupun inovasi-inovasi dalam pengembangan kurikulum.

    3. Fungsi Manajemen terdiri atas 4 fungsi yang utama, yaitu :
    Planning ( fungsi perencanaan )
    Organizing ( fungsi pengorganisasian )
    Directing ( pengarahan )
    Controlling ( pengendalian )

  58. Nama : Ririe Dwi Ambarwati
    Kelas : 2A PGSD
    NIM : 168206111

    Latihan Soal; Konsep Dasar Manajemen Pendidikan
    Jawab pertanyaan berikut ini dengan tepat!

    1. Jelaskan pengertian manajemen dan manajemen pendidikan!
    2 Jelaskan ruang lingkup manajemen pendidikan!
    3. Jelaskan fungsi-fungsi dalam manajemen!

    Jawab : 1. Pengertian Manajemen
    Manajemen berasal dari kata to manage yang artinya mengatur. Pengaturan dilakukan melalui proses dan diatur berdasarkan urutan dari fungsi-fungsi manajemen itu. Jadi, manajemen merupakan suatu proses untuk mewujudkan tujuan yang diinginkan.
    Pengertian Manajemen Pendidikan
    Manajemen pendidikan untuk saat ini merupakan hal yang perlu diprioritaskan untuk kelangsungan pendidikan sehingga menghasilakan keluaran yang diinginkan.
    Menurut Dale yang mengutip beberapa pendapat ahli tentang pengertian manajemen, merincikan bahwa manajemen berarti:
    1. Mengelola orang-orang
    2. Pengambilan keputusan
    3. Proses pengorganisasian dan memakai sumber-sumber untuk menyelesaikan tujuan yang ditentukan
    4. Pendapat pertama merupakan penanganan terhadap para anggota organisasi, sedangkan pendapat kedua dan ketiga mencakup para anggotanya dan materi.

    2 Ruang lingkup menajemen pendidikan ini secara lebih rinci dapat di jelaskan sebagai berikut:
    Manajemen kurikulum, meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan tentang pendataan mata pelajaran/mata kuliah yang diajarkan/dipasarkan, waktu jam yang tesedia, jumlag guru beserta pembagian jam pelajaran, jumlah kelas, penjadwalan, kegiatan belajar-mengajar, buku-buku yang dibutuhkan, program semester, evaluasi, program tahunan, kelender pendidikan, perubahan kurikulum maupun inovasi-inovasi dalam pengembangan kurikulum.

    3. Fungsi Manajemen terdiri atas 4 fungsi yang utama, yaitu :
    Planning ( fungsi perencanaan )
    Organizing ( fungsi pengorganisasian )
    Directing ( pengarahan )
    Controlling ( pengendalian )

  59. 1. Pengertian manajemen dan manajemen pendidikan, yakni :

    Pengertian Manajemen adalah suatu seni dalam ilmu dan proses pengorganisasian seperti perencanaan, pengorganisasian, pergerakan, dan pengendalian atau pengawasan.
    Manajemen berasal dari bahasa inggris yaitu “Manage” yang berarti, mengurus, mengelola, mengendalikan, mengusahakan, memimpin. Sedangkan Pengertian Manajemen secara etimologis adalah seni melaksanakan dan mengatur. Pengertian manajemen juga dipandang sebagai disiplin ilmu yang mengajarkan proses mendapatkan tujuan organisasi dalam upaya bersama dengan sejumlah orang atau sumber milik organisasi. Orang yang melakukan manajemen disebut dengan manajer.

    Sedangkan manajemen pendidikan adalah Manajemen Pendidikan adalah Proses perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan dalam mengelola sumber daya yang berupa man, money, materials, method, machines, market, minute dan information untuk mencapai tujuan yang efektif dan efisien dalam bidang pendidikan.

    2. Ruang Lingkup Manajemen Pendidikan

    1. (Manajemen kurikulum)
    Meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan tentang pendataan mata pelajaran/mata kuliah yang diajarkan/dipasarkan, waktu jam yang tesedia, jumlag guru beserta pembagian jam pelajaran, jumlah kelas, penjadwalan, kegiatan belajar-mengajar, buku-buku yang dibutuhkan, program semester, evaluasi, program tahunan, kelender pendidikan, perubahan kurikulum maupun inovasi-inovasi dalam pengembangan kurikulum.
    2. (Manajemen ketenagaan pendidikan (kepegawwaian))
    Meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan penerimaan pegawai baru, mutasi, surat keputusan, surat tugas, berkas-berkas tenaga kependidikan, daftar umum kepegawaian, upaya peningkatan SDM serta kinerja pegawai, dan sebagainya.
    3. (Manajemen peserta didik)
    Meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan penggalangan penerimaan siswa baru, pelaksanaan tes penerimaan siswa baru, penempatan dan pembagian kelas, kegiatan-kegiatan kesiswaan, motivasi dan upaya peningkatan kualitas lulusan dan sebagainya.
    4. (Manajemen sarana dan prasarana pendidikan)
    Meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan pengadaan barang pembagian dan penggunaan barang (inventaris), perbaikan barang, dan tukar tambah maupun penghapusan barang.
    5. (Manajemen keuangan/ pembiayaan pendidikan)
    Meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan masuk dan keluarnya dana, usaha-usaha menggali sumber pendanaan sekolah seperti kegiatan koperasi serta penggunaan dana secara efisien.

    3. Terdapat 4 fungsi dari manajemen, yaitu :

    1. Planning (Fungsi Perencanaan)
    Planning adalah bagaimana perusahaan menetapkan tujuan yang diinginkan dan kemudian menyusun rencana strategi bagaimana cara untuk mencapai tujuan tersebut.
    2. Organizing (Fungsi Pengorganisasian)
    Organizing (fungsi perencanaan) adalah pengaturan sumber daya manusia dan sumber daya fisik yang dimiliki agar bisa menjalankan rencana-rencana yang sudah diputuskan untuk mencapai tujuan yang diinginkan.
    3. Directing (Fungsi Pengarahan)
    Directing alias fungsi pengarahan adalah upaya untuk menciptakan suasana kerja dinamis, sehat agar kinerjanya lebih efektif dan efisien.
    4. Controlling (Fungsi Pengendalian / Pengawasan)
    Fungsi pengendalian adalah upaya untuk menilai suatu kinerja yang berpatokan kepada standar yang telah dibuat, juga melakukan perbaikan apabila memang dibutuhkan.

  60. 1. Pengertian manajemen dan manajemen pendidikan, yakni :
    Pengertian Manajemen adalah suatu seni dalam ilmu dan proses pengorganisasian seperti perencanaan, pengorganisasian, pergerakan, dan pengendalian atau pengawasan.
    Manajemen berasal dari bahasa inggris yaitu “Manage” yang berarti, mengurus, mengelola, mengendalikan, mengusahakan, memimpin. Sedangkan Pengertian Manajemen secara etimologis adalah seni melaksanakan dan mengatur. Pengertian manajemen juga dipandang sebagai disiplin ilmu yang mengajarkan proses mendapatkan tujuan organisasi dalam upaya bersama dengan sejumlah orang atau sumber milik organisasi. Orang yang melakukan manajemen disebut dengan manajer.
    Sedangkan manajemen pendidikan adalah Manajemen Pendidikan adalah Proses perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan dalam mengelola sumber daya yang berupa man, money, materials, method, machines, market, minute dan information untuk mencapai tujuan yang efektif dan efisien dalam bidang pendidikan.
    2. Ruang Lingkup Manajemen Pendidikan
    1. (Manajemen kurikulum)
    Meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan tentang pendataan mata pelajaran/mata kuliah yang diajarkan/dipasarkan, waktu jam yang tesedia, jumlag guru beserta pembagian jam pelajaran, jumlah kelas, penjadwalan, kegiatan belajar-mengajar, buku-buku yang dibutuhkan, program semester, evaluasi, program tahunan, kelender pendidikan, perubahan kurikulum maupun inovasi-inovasi dalam pengembangan kurikulum.
    2. (Manajemen ketenagaan pendidikan (kepegawwaian))
    Meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan penerimaan pegawai baru, mutasi, surat keputusan, surat tugas, berkas-berkas tenaga kependidikan, daftar umum kepegawaian, upaya peningkatan SDM serta kinerja pegawai, dan sebagainya.
    3. (Manajemen peserta didik)
    Meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan penggalangan penerimaan siswa baru, pelaksanaan tes penerimaan siswa baru, penempatan dan pembagian kelas, kegiatan-kegiatan kesiswaan, motivasi dan upaya peningkatan kualitas lulusan dan sebagainya.
    4. (Manajemen sarana dan prasarana pendidikan)
    Meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan pengadaan barang pembagian dan penggunaan barang (inventaris), perbaikan barang, dan tukar tambah maupun penghapusan barang.
    5. (Manajemen keuangan/ pembiayaan pendidikan)
    Meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan masuk dan keluarnya dana, usaha-usaha menggali sumber pendanaan sekolah seperti kegiatan koperasi serta penggunaan dana secara efisien.
    3. Terdapat 4 fungsi dari manajemen, yaitu :
    1. Planning (Fungsi Perencanaan)
    Planning adalah bagaimana perusahaan menetapkan tujuan yang diinginkan dan kemudian menyusun rencana strategi bagaimana cara untuk mencapai tujuan tersebut.
    2. Organizing (Fungsi Pengorganisasian)
    Organizing (fungsi perencanaan) adalah pengaturan sumber daya manusia dan sumber daya fisik yang dimiliki agar bisa menjalankan rencana-rencana yang sudah diputuskan untuk mencapai tujuan yang diinginkan.
    3. Directing (Fungsi Pengarahan)
    Directing alias fungsi pengarahan adalah upaya untuk menciptakan suasana kerja dinamis, sehat agar kinerjanya lebih efektif dan efisien.
    4. Controlling (Fungsi Pengendalian / Pengawasan)
    Fungsi pengendalian adalah upaya untuk menilai suatu kinerja yang berpatokan kepada standar yang telah dibuat, juga melakukan perbaikan apabila memang dibutuhkan.

  61. 1.
    -Manajemen adalah suatu proses dalam rangka mencapai tujuan dengan bekerja bersama melalui orang-orang dan sumber yang lainnya.
    -Manajemen Pendidikan adalah suatu proses dari perencanaan, penorganisasian, pengarahan, pengawasan, dan penilaian usaha-usaha pendidikan supaya dapat mencapai tujuan pendidikan yang telah di tetapkan sebelumnya.

    2.
    -Manajemen pendidikan seluruh negara adalah majejemen pendidikan untuk tingkat nasional ini ditangani bukan hanya dengan pelaksanaan pelatihan pendidikan di dalam sekolah saja, akan tetapi pendidikan luar sekolah juga, penyelenggaraan pelatihan, pengayaan penelitian, maupun pendidikan yang meliputi kebudayaan dan kesenian secara nasional.
    -Manejemen pendidikan dalam satu provinsi adalah ruang lingkupnya yang meliputi wilayah kerja satu sebaras provinsi saja, yang dimana pelaksanaannya dibantu oleh petugas manajemen pendidikan yang berada di kabupaten dan di kecamatan.
    -Manajemen pendidikan dalam satu kabupaten atau kota adalah ruang lingkupnya hanya meliputi wilayah kerja satu kabupaten ataupun satu kota saja.
    -Manajemen pendidikan satu unit kerja adalah Manajemen ini hanya di titik beratkan pada satu unit kerja yang langsung dalam menangani pekerjaan mendidik.
    -Manajemen kelas adalah sebagai suatu kesatuan kegiatan yang terkecil dalam manajemen pendidikan yang menjadi inti dari semua jenis manajemen pendidikan.

    3.
    A. Perencanaan (planning)
    Perencanaan dilakukan untuk menentukan target dari tujuan organisasi ataupun bisa juga perusahaan secara keseluruhan dan untuk memikirkan cara terbaik untuk mencapai tujuan yang di tetapkan. atau definisi dari planning ini sebagai proses dalam menyusun tujuan maupun sasaran organisasi yang memperlihatkan cara-cara pencapaian target atau tujuan yang telah di tetapkan sebelumnya.

    B. Pengorganisasian (organizing)
    Yaitu membagi-bagi kegiatan yang asalnya besar menjadi bagian-bagian kegiatan kecil. pengorganisasia dapat memmudahsan seorang manajer dalam melakukan pengawasan. Dengan melakukan pengorganisasian akan lebih efisien dan efektif dalam mencapai target atau tujuan suatu organisasi.

    C. Pelaksanaan (actuating)
    Yaitu suatu proses penggerakan tenaga kerja untuk melakukan kegiatan pencapaian tujuan sehingga dapat terwujud efisiensi proses dan efektivitas dari hasil kerja. Fungsi ini dapat memotivasi tenaga pekerja untuk bekerja secara sungguh-sungguh agar tujuan dari organisasi atau perusahaan dapat tercapai secara efektif.

    D. Pengendalian (controlling)
    Dapat di artikan sebagai keseluruhan upaya pengamatan pelaksanaan kegiatan operasional untuk menjamin bahwa seluruh kegiatan tersebut telah sesuai dengan rencana yang dirumuskan sebelumnya. Pengawasan didalam manajemen yaitu merupakan fungsi yang terakhir dalam sistem manajemen khususnya manajemen pendidikan. Atau aktivitas dalam menilai kinerja berdasarkan rencana yang telah dirumuskan sebelumnya untuk kemudian dibuat perubahan atau perbaikan jika memang diperlukan.

  62. 1.manajemen adalah suatu proses dalam rangka mencapai tujuan dengan bekerja bersama melalui orang-orang dan sumber daya organisasi lainnya.
    . Manajemen pendidikan adalah suatu proses dari perencanaan, perorganisasian, pengarahan, pengawasan, dan penilaian usaha-usaha pendidikan supaya dapat mencapai tujuan pendidikan yang telah di tetapkan sebelumnya.
    2.ruang lingkup pendidikan adalah aspek yang mencangkup penataan pendidikan formal(sekolah, madrasah atau perguruan tinggi) dan nonformal(TPA/TPQ, majelis pondok pesantre dan lain sebagainya).
    3.fungsi manajemen pendidikan
    -sebagai perencanaan yaitu membuat strategi untuk mencapai tujuan itu, dan mengembangkan rencana aktivitas kerja organisasi.
    -sebagai pengorganisasian yaitu, proses yang menyangkut bagaimana strategi dan taktik yang telah di rumuskan dalam perencanaan di desain dalam sebuah struktur organisasi yang tepat dan tangguh, sistem dan lingkungan organisasi yang kondusif, dan dapat memastikan bahwa semua pihak dalam organisasi dapat bekerja secara efektif dan efisien guna pencapaian tujuan organisasi
    -sebagai pengarahan dan implementasi yaitu,proses implementasi program agar dapat di jalankan oleh seluruh pihak dalam organisasi serta proses memotivasi agar semua pihak tersebut dapat menjalankan tanggung jawabnya dengan penuh kesadaran dan produktivitas yang tinggi

  63. 1) -Pengertian Manajemen
    Manajemen berasal dari kata to manage yang artinya mengatur. Pengaturan dilakukan melalui proses dan diatur berdasarkan urutan dari fungsi-fungsi manajemen itu. Jadi, manajemen merupakan suatu proses untuk mewujudkan tujuan yang diinginkan.
    – Pengertian Manajemen Pendidikan
    Manajemen pendidikan untuk saat ini merupakan hal yang perlu diprioritaskan untuk kelangsungan pendidikan sehingga menghasilakan keluaran yang diinginkan.

    2) 1. Manajemen kurikulum, meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan tentang pendataan mata pelajaran/mata kuliah yang diajarkan/dipasarkan, waktu jam yang tesedia, jumlag guru beserta pembagian jam pelajaran, jumlah kelas, penjadwalan, kegiatan belajar-mengajar, buku-buku yang dibutuhkan, program semester, evaluasi, program tahunan, kelender pendidikan, perubahan kurikulum maupun inovasi-inovasi dalam pengembangan kurikulum.

    68. H. Haadari Nawawi. Administrasi Pendidikan. (Jakarta: CV Haji Masagung, 1989)

    2. Manajemen ketenagaan pendidikan (kepegawwaian), meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan penerimaan pegawai baru, mutasi, surat keputusan, surat tugas, berkas-berkas tenaga kependidikan, daftar umum kepegawaian, upaya peningkatan SDM serta kinerja pegawai, dan sebagainya.
    3. Manajemen peserta didik, meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan penggalangan penerimaan siswa baru, pelaksanaan tes penerimaan siswa baru, penempatan dan pembagian kelas, kegiatan-kegiatan kesiswaan, motivasi dan upaya peningkatan kualitas lulusan dan sebagainya.
    4. Manajemen sarana dan prasarana pendidikan, meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan pengadaan barang pembagian dan penggunaan barang (inventaris), perbaikan barang, dan tukar tambah maupun penghapusan barang.
    5. Manajemen keuangan/ pembiayaan pendidikan, meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan masuk dan keluarnya dana, usaha-usaha menggali sumber pendanaan sekolah seperti kegiatan koperasi serta penggunaan dana secara efisien.
    6. Manajemen/administrasi perkantoran, meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan kantor agar memberikan pelayanan yang terbaik kepada semua orang yang membutuhkan serta berhubungan dengan kegiatan lembaga.
    7. Manajemen unit-unit penunjang pendidikan, melipiti perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan ddan evaluasi kegiatan unit-unit penunjang, misalnya bimbingan dan penyuluhan (BP), perpustakaan, UKS, pramuka, olahraga, kesenian, dan sebagainya.
    8. Manejemen layanan khusus pendidikan, meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan pelayanan khusus, misalnya menu makanan/konsumsi, layanan antar jemput , bimbingan khusus di rumah, dan sebagainya.
    9. Manajemen tata lingkungan dan keamanan sekolah meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi tata ruang pertamanan sekolah, kebersihan dan ketertiban sekolah, serta keamanan dan kenyamanan lingkungan sekolah.
    10. Manejemen hubungan dengan masyarakat, meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan hubungan masyarakat, misalnya pendataan alamat kantor/orang yang dianggap perlu, hasil kerjasama, program-progran humas, dan sebagainya.
    Secara umum, semakin besar dan maju suatu lembaga pendidikan, semakin banyak ruang lingkup manajemen yang harus ditangani sekolah. Demikian juga ssebaliknya, semakin renddah dan kecil sekolah semakin ssedikit ruang lingkup manajemen yang harus ditanganinya. Missalnya manajemen sekolah yang tergolong kecil dan bermutu rendah lebih sederhana pengelolaannya seperti sekolah-sekolah dasar yang adda di pelosok desa dibanding dengan manajemen sekolah yang tergolong besar dan maju seperti sekolah Al-Azhar Kebayoran Jakarta, Pondok Modern Ponorogo, MIN Malang I dan sebagainya.

    3)fungsi Manajemen terdiri atas 4 fungsi yang utama, yaitu :
    Planning ( fungsi perencanaan )Organizing ( fungsi pengorganisasian )Directing ( pengarahan )Controlling ( pengendalian ).

  64. 1.Pengertian Manajemen

    Kata manajemen berasal dari bahasa inggris, “Manage” yang memiliki arti mengelola/mengurus, mengendalikan, mengusahakan dan juga memimpin.
    “Manajemen adalah sebuah proses dalam rangka untuk mencapai suatu tujuan organisasi dengan cara bekerja secara bersama sama dengan orang – orang dan sumber daya yang dimiliki organisasi. •pengertian menejemen menurut para ahli dalam negeri
    a) Sukamto Reksohadiprodjo, M. COM.
    Manajemen adalah suatu usaha merencanakan, mengorganisasikan, menggerakkan, mengkoordinasikan, serta mengawasi kegiatan dalam suatu organisasi agar tujuan organisasi tercapai secara efisien dan efektif.

    b) Prof. Dr. Sondang P. Siagian, MPA.
    Manajemen adalah kemampuan atau keterampilan untuk memperoleh suatu hasil dalam rangka mencapai tujuan melalui kegiatan-kegiatan orang lain.
    • pengertian menejemen menurut para ahli luar negeri
    a ) Menurut Ahli Federick Winslow Taylor
    Manajemen adalah Suatu percobaan yang sungguh-sungguh untuk menghadapi setiap persoalan yang timbul dalam pimpinan perusahaan (dan organisasi lain)atau setiap system kerjasama manusia dengan sikap dan jiwa seorang sarjana dan dengan menggunakan alat-alat perumusan.
    b ) Menurut Ahli Lyndak F. Urwick
    Manajemen adalah Forecasting (meramalkan), Planning Orga-nizing (perencanaan Pengorganisiran), Commandin (memerintahklan), Coordinating (pengkoordinasian) dan Controlling (pengontrolan).
    c ). Menurut Ahli Cyril O’donnel
    Dalam bukunya yang berjudul Principles of Manageme. mengemukakan, manajemen adalah berhubungan dengan pencapaian sesuatu tujuan yang dilakukan melalui dan dengan orang-orang lain.
    • Pengertian menejemen pendidikan adalah mengemukakan, manajemen adalah berhubungan dengan pencapaian sesuatu tujuan yang dilakukan melalui dan dengan orang-orang lain.
    2. Ruang lingkup manajemen pendidikan terbagi menjadi 4 hal, yaitu ruang lingkup menurut wilayah kerja, ruang lingkup menurut objek garapan, ruang lingkup menurut fungsi atau urutan kegiatannya dan menurut pelaksana. Untuk ruang lingkup pertama meliputi manajemen pendidikan suruh negara,manajemen pendidikan satu provinsi, satu kabupaten/ kota, unit kerja dan manajemen kelas. Manajemen kelas ini adalah inti dari sebuah manajemen pendidikan tersebut, karena di dalam kelas proses pengajaran berlangsung.
    • Ruang lingkup menurut objek garapan meliputi; manajemen siswa, personil sekolah, kurikulum, sarana/ material, anggaran, ketatalaksanaan, humas dan komunikasi pendidikan.
    • Ruang lingkup menurut fungsi / urutan kegiatan atau yang disebut juga manajemen administrasi meliputi perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, koordinasi, komunikasi dan evaluasi.
    • Ruang lingkup manajemen pendidikan menurut pelaksana. Dalam hal ini guru sebagai pelaksana bertindak sebagai manajer dikelas yang ia pimpin. Jadi segala sesuatunya diatur dan diorganisasikan dengan baik untuk mencapai sebuah tujuan kelas dan keberhasilan peserta didik.
    3) fungsi – fungsi dalam menejemen
    Fungsi Manajemen
    Ada 4 fungsi utama dalam manajemen:
    1. Perencanaan (Planning),
    2. Pengorganisasian (Organizing),
    3. Pengarahan (Actuating/Directing),
    4. Pengawasan (Controlling)
    • Fungsi Perencanaan
    Dalam manajemen, perencanaan adalah proses mendefinisikan tujuan organisasi, membuat strategi untuk mencapai tujuan itu, dan mengembangkan rencana aktivitas kerja organisasi.
    • Fungsi Pengorganisasian
    Proses yang menyangkut bagaimana strategi dan taktik yang telah dirumuskan dalam perencanaan didesain dalam sebuah struktur organisasi yang tepat dan tangguh, sistem dan lingkungan organisasi yang kondusif, dan dapat memastikan bahwa semua pihak dalam organisasi dapat bekerja secara efektif dan efisien guna pencapaian tujuan organisasi Kegiatan dalam Fungsi Pengorganisasian :
    – Mengalokasikan sumber daya, merumuskan dan menetapkan tugas, dan menetapkan prosedur yang diperlukan
    – Menetapkan struktur organisasi yang menunjukkan adanya garis kewenangan dan tanggungjawab
    – Kegiatan perekrutan, penyeleksian, pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia/tenaga kerja
    – Kegiatan penempatan sumber daya manusia pada posisi yang paling kerja
    • Fungsi Pengarahan dan Implementasi
    Proses implementasi program agar dapat dijalankan oleh seluruh pihak dalam organisasi serta proses memotivasi agar semua pihak tersebut dapat menjalankan tanggungjawabnya dengan penuh kesadaran dan produktifitas yang tinggi.
    Kegiatan dalam Fungsi Pengarahan dan Implementasi :
    – Mengimplementasikan proseskepemimpinan, pembimbingan, dan pemberian motivasi kepada tenaga kerja agar dapat bekerja secara efektif dan efisien dalam pencapaian tujuan
    – Memberikan tugas dan penjelasan rutin mengenai pekerjaan
    – Menjelaskan kebijakan yang ditetapkan
    • Fungsi Pengawasan dan Pengendalian
    Proses yang dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan yang telah direncanakan, diorganisasikan dan diimplementasikan dapat berjalan sesuai dengan target yang diharapkan sekalipun berbagai perubahan terjadi dalam lingkungan dunia bisnis yang dihadapi.
    Kegiatan dalam Fungsi bisnis.Pengawasan dan Pengendalian :
    – Mengevaluasi keberhasilan dalam pencapaian tujuan dan target bisnis sesuai dengan indikator yang telah ditetapkan
    – Mengambil langkah klarifikasi dan koreksi atas penyimpangan yang mungkin ditemukan
    – Melakukan berbagai alternatif solusi atas berbagai masalah yang terkait dengan pencapaian tujuan dan target bisnis.

  65. jawaban :
    (1) Manajemen dapat didefinisikan sebagai “proses perencanaan, pengorganisasian, pengisian staf, pemimpinan, dan pengontrolan untuk optimasi penggunaan sumber-sumber dan pelaksanaan tugas-tugas dalam mencapai tujuan organisasi secara efektif dan efisien”. Manajemen adalah Suatu Proses dalam rangka mencapai tujuan dengan bekerja bersama melalui orang-orang dan sumber daya organisasi lainnya.
    Manajemen pendidikan adalah suatu proses dari perencanaan, penorganisasian, pengarahan, pengawasan, dan penilaian usaha-usaha pendidikan supaya dapat mencapai tujuan pendidikan yang telah di tetapkan sebelumnya.Atau definisi manajemen pendidikan yang lainnya yaitu merupakan suatu bentuk kerjasama antar pihak-pihak pendidikan demi pencapai target pendidikan yang telah di tetapkan sebelumnya.

    ( 2 ) Ruang Lingkup Manajemen Pendidikan
    A. Berikut ini ruang lingkup manajemen pendidikan
    1. Ruang lingkup berdasarkan wilayah kerjaJika di tinjauan dari wilayah kerjanya maka ruang lingkup manajemen pendidikan dapat dibedakan menjadi :
    • Manajemen pendidikan seluruh negara adalah majejemen pendidikan untuk tingkat nasional ini ditangani bukan hanya dengan pelaksanaan pelatihan pendidikan di dalam sekolah saja, akan tetapi pendidikan luar sekolah juga, penyelenggaraan pelatihan, pengayaan penelitian, maupun pendidikan yang meliputi kebudayaan dan kesenian secara nasional.
    • Menejemen pendidikan dalam satu provinsi adalah ruang lingkupnya yang meliputi wilayah kerja satu sebaras provinsi saja, yang dimana pelaksanaannya dibantu oleh petugas manajemen pendidikan yang berada di kabupaten dan di kecamatan.
    • Manajemen pendidikan dalam satu kabupaten atau kota adalah ruang lingkupnya hanya meliputi wilayah kerja satu kabupaten ataupun satu kota saja.
    • Manajemen pendidikan satu unit kerja adalah Manajemen ini hanya di titik beratkan pada satu unit kerja yang langsung dalam menangani pekerjaan mendidik.
    • Manajemen kelas adalah sebagai suatu kesatuan kegiatan yang terkecil dalam manajemen pendidikan yang menjadi inti dari semua jenis manajemen pendidikan.
    2. Ruang lingkup menurut objek garapan
    Jika ditinjau berdasarkan objek garapan, dapat meliputi:
    • Manajemen siswa.
    • Manajemen personil-personil sekolah.
    • Manajemen kurikulum.
    • Manajemen prasarana atau material.
    • Manajemen ketata usahaan sekolah atau tata laksana pendidikan.
    • Manajemen anggaran.
    • Manajemen lembaga atau organisasi pendidikan,
    • Manajemen hubungan masyarakat atau manajemen kominikasi pendidikan.
    3. Menurut fungsi atau urutan kegiatannya
    • Merencanakan.
    • Mengorganisasikan.
    • Mengarahkan.
    • Mengkoordinasikan.
    • Mengkomunikasikan.
    • Mengawasai ataupun mengevaluasi.
    4. Menurut pelaksana
    Jika dilaihan dalam liungkungan kelas guru itu sebagai administator. Guru haruslah melaksanakan kegiatan-kegiatan manajemen, dengan pengertian bahwa manajemen yaitu pengelolaan, maka guru bertindak sebagai seorang manajer di kelas yang di pimpinnya.

    ( 3 ) Fungsi Manajemen -Fungsi manajemen adalah elemen-elemen dasar yang selalu ada dan berada dalam proses manajemen yang menjadi patokan bagimanejer dalam melaksanakan kegiatan untuk mencapai tujuan. Fungsi Manajemen secara Umum adalah sebagai berikut…
    1. Fungsi Perencanaan (Planning) Pengertian perencanaan/planning adalah suatu kegiatan yang dilakukan untuk membuat tujuan perusahaan dengan berbagai rencana untuk mencapai tujuan yang ingin diraih. Perencanaan merupakan cara terbaik dalam mengejar dan membuat tujuan perusahaan dapat tercapai karna perencanaan merupakan proses bagian dari fungsi manajemen yang penting karna tanpa perencanaanfungsi-fungsi manajemen berikutnya tidak dapat berjalan.
    2. Fungsi Pengorganisasian (Organizing) Pengertian pengorganisasian/organizing adalah membagi suatu kegiatan besar menjadi suatu kegiatan-kegiatan kecil dengan membagi dalam setiap tugas agar tercapainya suatu tujuan dengan lebih mudah.
    3. Fungsi Pengarahan (Directing)Pengertian pengarahan/directing adalah suatu tindakan yang mengusahakan agar semua anggota kelompok untuk berusaha mencapai tujuan sesuai dengan perencanaan manajerial dan usaha.
    4. Fungsi Pengendalian / Pengawasan (controlling) Fungsi pengendalian adalah upaya untuk menilai suatu kinerja yang berpatokan kepada standar yang telah dibuat, juga melakukan perbaikan apabila memang dibutuhkan.

  66. 1. Manajemen pendidikan adalah kegiatan untuk mengumpulkan beberapa sumber terkait dunia pendidikan. sehingga dapat difokuskan untuk menuju pada tujuan yang sudah ditetapkan sesuai dengan pendidikan yang diharapkan. Pengertian dari manajemen pendidikan dituturkan oleh ahli Made Pidarta pada tahun 1988.
    ¤Pengertian Manajemen
    Manajemen berasal dari kata to manage yang artinya mengatur. Pengaturan dilakukan melalui proses dan diatur berdasarkan urutan dari fungsi-fungsi manajemen itu. Jadi, manajemen merupakan suatu proses untuk mewujudkan tujuan yang diinginkan.

    2.Ruang lingkup dari manajemen pendidikan dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu : Menurut Wilayah Kerja, Menurut Objek garapan, dan Menurut Fungsi Kegiatan.
    * Menurut Wilayah kerja, ruang lingkupnya meliputi : Manajemen seluruh negara, manajemen satu propinsi, manajemen satu unit kerja, dan manajemen kelas.
    * Menurut Objek garapan, ruang lingkupnya meliputi : Manajemen siswa, manajemen ketenaga pendidikan, manajemen sarana-prasarana, manajemen tata laksana pendidikan, mqanajemen pembiayaan dan manajemen humas.
    * Menurut Fungsi Kegiatan, ruang lingkupnya meliputi : Merencanakan, mengorganisasikan, mengarahkan, mengkoordinasikan, mengko-munikasikan, mengawasi atau mengevaluasi.

    3. Fungsi manajemen pendidikan adalah elemen-elemen dasar yang akan selalu ada dan melekat di dalam proses manajemen yang akan dijadikan acuan oleh manajer dalam melaksanakan kegiatan pendidikan untuk mencapai tujuan yang efektif dan efisien. Dalam Manajemen terdapat fungsi-fungsi manajemen yang terkait erat di dalamnya.
    Menurut George R. Terry, fungsi manajemen ada empat yaitu fungsi perencanaan (planning), fungsi pengorganisasian (organizing), fungsi pelaksanaan (actuating) dan fungsi pengendalian (controlling).
    Menurut Luther Gullick , fungsi manajemen ada tujuh yaitu fungsi fungsi perencanaan (planning), fungsi pengorganisasian (organizing), fungsi pengaturan anggota (staffing), fungsi pengarahan (directing), fungsi koordinasi (coordinating), fungsi pelaporan (reporting) dan fungsi pencapaian tujuan (budgeting).
    Menurut hersey and Blanchard, fungsi manajemen ada empat yaitu fungsi perencanaan (planning), fungsi pengorganisasian (organizing), fungsi peningkatan semangat (motivating) dan fungsi pengendalian (controlling).
    Pada umumnya ada empat fungsi manajemen yang banyak dikenal masyarakat yaitu fungsi perencanaan (planning), fungsi pengorganisasian (organizing), fungsi pelaksanaan (actuating) dan fungsi pengendalian (controlling). Untuk fungsi pengorganisasian terdapat pula fungsi staffing (pembentukan staf). Para manajer dalam organisasi perusahaan bisnis diharapkan mampu menguasai semua fungsi manajemen yang ada untuk mendapatkan hasil manajemen yang maksimal.
    * Fungsi manajemen pendidikan adalah elemen-elemen dasar yang akan selalu ada dan melekat di dalam proses manajemen yang akan dijadikan acuan oleh manajer dalam melaksanakan kegiatan pendidikan untuk mencapai tujuan yang efektif dan efisien. Dalam Manajemen terdapat fungsi-fungsi manajemen yang terkait erat di dalamnya.
    Menurut George R. Terry, fungsi manajemen ada empat yaitu fungsi perencanaan (planning), fungsi pengorganisasian (organizing), fungsi pelaksanaan (actuating) dan fungsi pengendalian (controlling).
    Menurut Luther Gullick , fungsi manajemen ada tujuh yaitu fungsi fungsi perencanaan (planning), fungsi pengorganisasian (organizing), fungsi pengaturan anggota (staffing), fungsi pengarahan (directing), fungsi koordinasi (coordinating), fungsi pelaporan (reporting) dan fungsi pencapaian tujuan (budgeting).
    Menurut hersey and Blanchard, fungsi manajemen ada empat yaitu fungsi perencanaan (planning), fungsi pengorganisasian (organizing), fungsi peningkatan semangat (motivating) dan fungsi pengendalian (controlling).
    Pada umumnya ada empat fungsi manajemen yang banyak dikenal masyarakat yaitu fungsi perencanaan (planning), fungsi pengorganisasian (organizing), fungsi pelaksanaan (actuating) dan fungsi pengendalian (controlling). Untuk fungsi pengorganisasian terdapat pula fungsi staffing (pembentukan staf). Para manajer dalam organisasi perusahaan bisnis diharapkan mampu menguasai semua fungsi manajemen yang ada untuk mendapatkan hasil manajemen yang maksimal.
    * Perencanaan (planning) adalah memikirkan apa yang akan dikerjakan dengan sumber yang dimiliki. Perencanaan dilakukan untuk menentukan tujuan perusahaan secara keseluruhan dan cara terbaik untuk memenuhi tujuan itu. Perencanaan juga dapat didefinisikan sebagai prosespenyusunan tujuan dan sasaran organisasi serta penyusunan “peta kerja” yang memperlihatkan cara pencapaian tujuan dan sasaran tersebut.
    * Pengorganisasian (organizing) dilakukan dengan tujuan membagi suatu kegiatan besar menjadi kegiatan-kegiatan yang lebih kecil. Pengorganisasian mempermudah manajer dalam melakukan pengawasan dan menentukan orang yang dibutuhkan untuk melaksanakan tugas yang telah dibagi-bagi. Pengorganisasian adalah proses penghimpunan SDM, modal dan peralatan, dengan cara yang paling efektif untuk mencapai tujuan upaya pemaduan sumber daya.
    * Pelaksanaan (actuating) adalah suatu tindakan untuk mengusahakan agar semua anggota kelompok berusaha untuk mencapai sasaran sesuai dengan perencanaan manajerial dan usaha. Pelaksanaan adalah proses penggerakan orang-orang untuk melakukan kegiatan pencapaian tujuan sehingga terwujud efisiensi proses dan efektivitas hasil kerja.
    * Pengendalian (controlling) adalah suatu aktivitas menilai kinerja berdasarkan standar yang telah dibuat untuk kemudian dibuat perubahan atau perbaikan jika diperlukan. Proses yang dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan yang telah direncanakan,diorganisasikan dan diimplementasikan dapat berjalan sesuai dengan target yang pendidikan yang dihadapi. Pengendalian dapat didefinisikan sebagai proses pemberian balikan dan tindak lanjut pembandingan antara hasil yang dicapai dengan rencana yang telah ditetapkan dan tindakan penyesuaian apabila terdapat penyimpangan.
    * Pengorganisasian (organizing) dilakukan dengan tujuan membagi suatu kegiatan besar menjadi kegiatan-kegiatan yang lebih kecil. Pengorganisasian mempermudah manajer dalam melakukan pengawasan dan menentukan orang yang dibutuhkan untuk melaksanakan tugas yang telah dibagi-bagi. Pengorganisasian adalah proses penghimpunan SDM, modal dan peralatan, dengan cara yang paling efektif untuk mencapai tujuan upaya pemaduan sumber daya.

  67. 1. manajemen adalah sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran (goals) secara efektif dan efesien. Dan Manajemen pendidikan adalah suatu proses dari perencanaan, penorganisasian, pengarahan, pengawasan, dan penilaian usaha-usaha pendidikan supaya dapat mencapai tujuan pendidikan yang telah di tetapkan sebelumnya. Atau definisi manajemen pendidikan yang lainnya yaitu merupakan suatu bentuk kerjasama antar pihak-pihak pendidikan demi pencapai target pendidikan yang telah di tetapkan sebelumnya.
    2. -Menurut Wilayah kerja, ruang lingkupnya meliputi : Manajemen seluruh negara, manajemen satu propinsi, manajemen satu unit kerja, dan manajemen kelas.
    -Menurut Objek garapan, ruang lingkupnya meliputi : Manajemen siswa, manajemen ketenaga pendidikan, manajemen sarana-prasarana, manajemen tata laksana pendidikan, mqanajemen pembiayaan dan manajemen humas.
    -Menurut Fungsi Kegiatan, ruang lingkupnya meliputi : Merencanakan, mengorganisasikan, mengarahkan, mengkoordinasikan, mengko-munikasikan, mengawasi atau mengevaluasi.
    3. Ada 4 fungsi utama dalam manajemen:
    1. Perencanaan (Planning).
    2. Pengorganisasian (Organizing).
    3. Pengarahan (Actuating/Directing).
    4. Pengawasan (Controlling).
    -Fungsi Perencanaan
    Dalam manajemen, perencanaan adalah proses mendefinisikan tujuan organisasi, membuat strategi untuk mencapai tujuan itu, dan mengembangkan rencana aktivitas kerja organisasi. Perencanaan merupakan proses terpenting dari semua fungsi manajemen karena tanpa perencanaan fungsi-fungsi lain—pengorganisasian, pengarahan, dan pengontrolan—tak akan dapat berjalan.
    Rencana dapat berupa rencana informal atau rencana formal. Rencana informal adalah rencana yang tidak tertulis dan bukan merupakan tujuan bersama anggota suatu organisasi. Sedangkan rencana formal adalah rencana tertulis yang harus dilaksanakan suatu organisasi dalam jangka waktu tertentu. Rencana formal merupakan rencana bersama anggota korporasi, artinya, setiap anggota harus mengetahui dan menjalankan rencana itu. Rencana formal dibuat untuk mengurangi ambiguitas dan menciptakan kesepahaman tentang apa yang harus dilakukan.
    Kegiatan dalam Fungsi Perencanaan :
    – Menetapkan tujuan dan target bisnis.
    – Merumuskan strategi untuk mencapai. tujuan dan target bisnis tersebut.
    – Menentukan sumber-sumber daya yang diperlukan.
    – Menetapkan standar/indikator keberhasilan dalam pencapaian tujuan dan target bisnis.

    -Fungsi Pengorganisasian
    Proses yang menyangkut bagaimana strategi dan taktik yang telah dirumuskan dalam perencanaan didesain dalam sebuah struktur organisasi yang tepat dan tangguh, sistem dan lingkungan organisasi yang kondusif, dan dapat memastikan bahwa semua pihak dalam organisasi dapat bekerja secara efektif dan efisien guna pencapaian tujuan organisasi.
    Kegiatan dalam Fungsi Pengorganisasian :
    – Mengalokasikan sumber daya, merumuskan dan menetapkan tugas, dan menetapkan prosedur yang diperlukan.
    – Menetapkan struktur organisasi yang menunjukkan adanya garis kewenangan dan tanggungjawab.
    – Kegiatan perekrutan, penyeleksian, pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia/tenaga kerja.
    – Kegiatan penempatan sumber daya manusia pada posisi yang paling tepat.

    -Fungsi Pengarahan dan Implementasi
    Proses implementasi program agar dapat dijalankan oleh seluruh pihak dalam organisasi serta proses memotivasi agar semua pihak tersebut dapat menjalankan tanggungjawabnya dengan penuh kesadaran dan produktifitas yang tinggi.
    Kegiatan dalam Fungsi Pengarahan dan Implementasi :
    – Mengimplementasikan proses kepemimpinan, pembimbingan, dan pemberian motivasi kepada tenaga kerja agar dapat bekerja secara efektif dan efisien dalam pencapaian tujuan.
    – Memberikan tugas dan penjelasan rutin mengenai pekerjaan.
    – Menjelaskan kebijakan yang ditetapkan.

    -Fungsi Pengawasan dan Pengendalian
    Proses yang dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan yang telah direncanakan, diorganisasikan dan diimplementasikan dapat berjalan sesuai dengan target yang diharapkan sekalipun berbagai perubahan terjadi dalam lingkungan dunia bisnis yang dihadapi.
    Kegiatan dalam Fungsi Pengawasan dan Pengendalian :
    – Mengevaluasi keberhasilan dalam pencapaian tujuan dan target bisnis sesuai dengan indikator yang telah ditetapkan.
    – Mengambil langkah klarifikasi dan koreksi atas penyimpangan yang mungkin ditemukan.
    – Melakukan berbagai alternatif solusi atas berbagai masalah yang terkait dengan pencapaian tujuan dan target bisnis.

  68. 1. – Manajemen adalah Suatu Proses dalam rangka mencapai tujuan dengan bekerja bersama melalui orang-orang dan sumber daya organisasi lainnya.
    – Manajemen pendidikan adalah suatu proses dari perencanaan, penorganisasian, pengarahan, pengawasan, dan penilaian usaha-usaha pendidikan supaya dapat mencapai tujuan pendidikan yang telah di tetapkan sebelumnya.
    2. – Ruang lingkup berdasarkan wilayah kerja
    Bila di tinjauan dari wilayah kerjanya maka ruang lingkup manajemen pendidikan bisa dibedakan menjadi :
    *Manajemen pendidikan seluruh negara yaitu majejemen pendidikan untuk tingkat nasional ini ditangani bukan hanya dengan pelaksanaan pelatihan pendidikan di dalam sekolah saja, tetapi juga pendidikan luar sekolah , penyelenggaraan pelatihan , pengayaan penelitian, ataupun pendidikan yang meliputi kebudayaan dan kesenian secara nasional .
    * Menejemen pendidikan dalam satu provinsi ialah ruang lingkupnya yang meliputi wilayah kerja satu sebaras provinsi saja , yang dimana pelaksanaannya dibantu oleh petugas manajemen pendidikan yang berada di kabupaten dan di kecamatan .
    * Manajemen pendidikan dalam satu kabupaten atau kota ialah ruang lingkupnya hanya meliputi wilayah kerja satu kabupaten maupun satu kota saja.
    * Manajemen pendidikan satu unit kerja ialah Manajemen ini hanya di titik beratkan pada satu unit kerja yang langsung dalam menangani dalam pekerjaan mendidik .
    * Manajemen kelas ialah sebagai suatu kesatuan kegiatan yang terkecil dalam manajemen pendidikan yang menjadi inti dari semua jenis manajemen pendidikan.
    – Ruang lingkup menurut objek garapan
    Bila ditinjau berdasarkan objek garapan , yaitu sebagai berikut ini :
    * Manajemen siswa .
    * Manajemen personil -personil sekolah .
    * Manajemen kurikulum .
    * Manajemen prasarana atau material .
    * Manajemen ketata usahaan sekolah atau tata laksana pendidikan.
    * Manajemen anggaran.
    * Manajemen lembaga atau organisasi pendidikan ,
    * Manajemen hubungan masyarakat atau manajemen kominikasi pendidikan.
    – Ruang Lingkup Menurut fungsi atau urutan kegiatannya
    * Merencanakan.
    * Mengorganisasikan.
    * Mengarahkan.
    * Mengkoordinasikan .
    * Mengkomunikasikan.
    * Mengawasai ataupun mengevaluasi.
    3. Fungsi Manajemen Pendidikan
    – Perencanaan (Planning )
    Perencanaan ialah suatu proses menyusun tujuan dan sasaran organisasi serta menyusun “ peta kerja ” yang melibatkan cara pencapaian tujuan .
    – Pengorganisasian (Organizing )
    Pengorganisasian adalah suatu Proses dari menghimpun Sumber Daya Manusia , modal, dan peralatan yang dibutuhkan dengan cara yang efektif demi mencapai tujuan .
    – Pelaksanaan (Implementation)
    Pelaksanaan merupakan suatu Proses dengan menggerakan sumber daya manusia yang ada untuk melakukan suatu kegiatan pencapaian tujuan sehingga efisiensi proses terjadi dan menghasilkan sebuah efektivitas hasil kerja .
    – Pengawasan (Controlling )
    Pengawasan merupakan suatu Proses pemberian balikan dan tindak lanjut dari pembandingan antara hasil yang dicapai dengan suatu rencana yang sudah dibuat kemudian terdapat tindakan penyesuaian jika terjadi penyimpangan.

  69. 1)A.Pengertian Manajemen 
    Manajemen berasal dari kata to manage yang artinya mengatur. Pengaturan dilakukan melalui proses dan diatur berdasarkan urutan dari fungsi-fungsi manajemen itu. Jadi, manajemen merupakan suatu proses untuk mewujudkan tujuan yang diinginkan. 
    B. Pengertian Manajemen Pendidikan
    Manajemen pendidikan untuk saat ini merupakan hal yang perlu diprioritaskan untuk kelangsungan pendidikan sehingga menghasilakan keluaran yang diinginkan.
    2)ruang lingkup menajemen pendidikan ini secara lebih rinci dapat di jelaskan sebagai berikut:
    1. Manajemen kurikulum, meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan tentang pendataan mata pelajaran/mata kuliah yang diajarkan/dipasarkan, waktu jam yang tesedia, jumlag guru beserta pembagian jam pelajaran, jumlah kelas, penjadwalan, kegiatan belajar-mengajar, buku-buku yang dibutuhkan, program semester, evaluasi, program tahunan, kelender pendidikan, perubahan kurikulum maupun inovasi-inovasi dalam pengembangan kurikulum.

    68. H. Haadari Nawawi. Administrasi Pendidikan. (Jakarta: CV Haji Masagung, 1989)

    2. Manajemen ketenagaan pendidikan (kepegawwaian), meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan penerimaan pegawai baru, mutasi, surat keputusan, surat tugas, berkas-berkas tenaga kependidikan, daftar umum kepegawaian, upaya peningkatan SDM serta kinerja pegawai, dan sebagainya.
    3. Manajemen peserta didik, meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan penggalangan penerimaan siswa baru, pelaksanaan tes penerimaan siswa baru, penempatan dan pembagian kelas, kegiatan-kegiatan kesiswaan, motivasi dan upaya peningkatan kualitas lulusan dan sebagainya.
    4. Manajemen sarana dan prasarana pendidikan, meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan pengadaan barang pembagian dan penggunaan barang (inventaris), perbaikan barang, dan tukar tambah maupun penghapusan barang.
    5. Manajemen keuangan/ pembiayaan pendidikan, meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan masuk dan keluarnya dana, usaha-usaha menggali sumber pendanaan sekolah seperti kegiatan koperasi serta penggunaan dana secara efisien.
    6. Manajemen/administrasi perkantoran, meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan kantor agar memberikan pelayanan yang terbaik kepada semua orang yang membutuhkan serta berhubungan dengan kegiatan lembaga.
    7. Manajemen unit-unit penunjang pendidikan, melipiti perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan ddan evaluasi kegiatan unit-unit penunjang, misalnya bimbingan dan penyuluhan (BP), perpustakaan, UKS, pramuka, olahraga, kesenian, dan sebagainya.
    8. Manejemen layanan khusus pendidikan, meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan pelayanan khusus, misalnya menu makanan/konsumsi, layanan antar jemput , bimbingan khusus di rumah, dan sebagainya.
    9. Manajemen tata lingkungan dan keamanan sekolah meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi tata ruang pertamanan sekolah, kebersihan dan ketertiban sekolah, serta keamanan dan kenyamanan lingkungan sekolah.
    10. Manejemen hubungan dengan masyarakat, meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan hubungan masyarakat, misalnya pendataan alamat kantor/orang yang dianggap perlu, hasil kerjasama, program-progran humas, dan sebagainya.
    Secara umum, semakin besar dan maju suatu lembaga pendidikan, semakin banyak ruang lingkup manajemen yang harus ditangani sekolah. Demikian juga ssebaliknya, semakin renddah dan kecil sekolah semakin ssedikit ruang lingkup manajemen yang harus ditanganinya. Missalnya manajemen sekolah yang tergolong kecil dan bermutu rendah lebih sederhana pengelolaannya seperti sekolah-sekolah dasar yang adda di pelosok desa dibanding dengan manajemen sekolah yang tergolong besar dan maju seperti sekolah Al-Azhar Kebayoran Jakarta, Pondok Modern Ponorogo, MIN Malang I dan sebagainya.
    3)Planning ( fungsi perencanaan )Organizing ( fungsi pengorganisasian )Directing ( pengarahan )Controlling ( pengendalian )

  70. 1. Manajemen sebagai penyelenggara
    Manajemen sebagai penyelenggara administrative

    a. Pengertian Manajemen adalah suatu ilmu pengetahuan atau seni memimpin orang dalam melaksanakan suatu pekerjaan yang melibatkan dua orang atau lebih untuk mencapai tujuan tertentu secara efektif dan efisien.
    b. Pengertian Manajemen Pendidikan Manajemen adalah seni atau ilmu mengelola sumber daya manusia (pendidik) untuk mencapai tujuan pendidikan secara efektif dan efisien.

    2. Ruang Lingkup Manajemen Pendidikan
    – Organisasi Lembaga Pendidikan
    Konsep Organisasi
    Manusia (human factor)
    Tempat Kedudukan
    Tujuan
    Pekerjaan
    Struktur
    Teknologi Lingkungan

    – Struktur Organisasi
    Merupakan bentuk dari organisasi secara keseluruhan yang menggambarkan kesatuan dari berbagai segmen dan fungsi organisasi yang dipengaruhi oleh kondisi lingkungan, ukuran, jenis teknologi yang digunakan, dan sasaran yang hendak dicapai.
    Pembagian tugas serta tanggung jawab
    Hubungan pelaporan yang ditetapkan secara resmi
    Pengelompokkan individu menjadi bagian dari organisasi Hubungan komunikasi, koordinasi, dan pegintegrasian

    Manajemen Kurikulum
    -Kurikulum adalah segala kesempatan untuk memperoleh pengalaman yang dituangkan dalam bentuk rencana yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran di sekolah untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu.
    -Bahan Kurikulum : GBPP, Kegiatan Intrakurikuler, Kegiatan Kokurikuler, Kegiatan Ekstrakurikuler, Kegiatan Insidental, dan Kurikulum Tersembunyi.

    Manajemen Kurikulum
    – Perencanaan Kurikulum
    – Pelaksanaan Kurikulum
    – Evaluasi Kurikulum
    – Pengembangan Kurikulum
    Manajemen Peserta Didik
    Merupakan penataan dan pengaturan terhadap kegiatan yang berkaitan dengan peserta didik, mulai dari siswa itu MASUK sampai dengan KELUAR dari suatu lembaga pendidikan.
    Tiga tugas utama dalam manajemen peserta didik, meliputi :
    1.Penerimaan peserta didik
    2.Kegiatan kemajuan belajar
    3.Bimbingan dan pembinaan disiplin
    Manajemen Personalia Pendidikan
    Personalia dalam lembaga pendidikan meliputi tenaga pendidik dan tenaga kependidikan.
    Tenaga pendidik meliputi guru, dosen, widyaiswara, instruktur, dll.
    Tenaga kependidikan meliputi tenaga administratif/ ketata usahaan.
    Manajemen Fasilitas Pendidikan
    Pengadaan
    Pendistribusian
    Penggunaan Dan Pemanfaatan
    Pemeliharaan
    Inventarisasi
    Penghapusan

    Manajemen Pembiayaan Pendidikan
    Merupakan segenap kegiatan yang berkenaan dengan penataan sumber, penggunaan, dan pertanggungjawaban dana pendidikan di lembaga pendidikan.
    Kegiatannya meliputi :
    Anggaran
    Pembukuan
    Pemeriksaan
    HUMAS
    Merupakan suatu kegiatan yang dilakukan bersama-sama antara lembaga dan masyarakat dengan tujuan memperoleh pengertian, kepercayaan, penghargaan, hubungan harmonis, serta dukungan (goodwill) secara sadar dan sukarela.
    Proses Kegiatan, meliputi :
    1.Persiapan
    2.Pelaksanaan
    3.Pengecekkan tanggapan masyarakat
    4.Penilaian dan pengontrolan hasil
    5.Pemberian saran kepada pimpinan
    Kepemimpinan dan Supervisi Pendidikan
    Kepemimpinan adalah ilmu dan seni mempengaruhi orang atau kelompok orang untuk berfikir dan bertindak melalui perilaku yang positif dalam rangka mencapai tujuan bersama secara efektif dan efisien.

    3. Fungsi-fungsi dalam manajemen
    1. Planning (Fungsi Perencanaan)
    Planning adalah bagaimana perusahaan menetapkan tujuan yang diinginkan dan kemudian menyusun rencana strategi bagaimana cara untuk mencapai tujuan tersebut.
    Manajer dalam fungsi perencanaan harus mengkaji dan mengevaluasi berbagai rencana alternatif sebelum memutuskan karena ini adalah langkah awal yang bisa berpengaruh secara total dalam perusahaan kedepannya.

    2. Organizing (Fungsi Pengorganisasian)
    Organizing (fungsi perencanaan) adalah pengaturan sumber daya manusia dan sumber daya fisik yang dimiliki agar bisa menjalankan rencana-rencana yang sudah diputuskan untuk mencapai tujuan yang diinginkan.

    Fungsi pengorganisasian mengelompokkan semua orang, alat, tugas dan wewenang yang ada dijadikan satu kesatuan yang kemudian digerakkan melaksanakan apa yang sudah direncanakan sebelumnya.

    3. Directing (Fungsi Pengarahan)

    Directing alias fungsi pengarahan adalah upaya untuk menciptakan suasana kerja dinamis, sehat agar kinerjanya lebih efektif dan efisien.

    Beberapa kegiatan pada fungsi pengarahan :

    • Membimbing dan memberi motivasi kepada pekerja supaya bisa bekerja secara efektif dan efisien.
    • Memberi tugas serta penjelasan secara rutin tentang pekerjaan
    • Menjelaskan semua kebijakan yang sudah ditetapkan

    4. Controlling (Fungsi Pengendalian / Pengawasan)
    Fungsi pengendalian adalah upaya untuk menilai suatu kinerja yang berpatokan kepada standar yang telah dibuat, juga melakukan perbaikan apabila memang dibutuhkan.

    Kegiatan pada fungsi pengendalian misalnya:
    • Mengevaluasi keberhasilan dan target dengan cara mengikuti standar indikator yang sudah ditetapkan
    • Melakukan klarifikasi dan koreksi terhadap penyimpangan yang ditemukan
    • Memberi alternatif solusi yang mungkin bisa mengatasi masalah yang terjadi.

  71. 1. -Manajemen berasal dari bahasa Inggris “to manage” yang artinya mengatur.
    Manajemen adalah suatu proses dalam rangka mencapai tujuan dengan bekerja bersama melalui orang-orang dan sumber daya organisasi lainnya.
    -Manajemen Pendidikan adalah suatu proses perencanaan, perorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan dalam mengelola sumber daya yang berupa Man, money, materials, method, machines, market, minute dan information untuk mencapai tujuan yang efektif dan efisien dalam bidang pendidikan.
    2. Ruang Lingkup Manajemen Pendidikan
    Sangat penting diketahui mengingat betapa pentingnya peran pendidikan pada masa sekarang. Ruang lingkup manajemen pendidikan dibagi menjadi beberapa yaitu :
    a. Ruang Lingkup Berdasarkan Wilayah Kerja
    Manajemen pendidikan nasional, provinsi, kecamatan, dan satu unit kerja. Manajemen pendidikan nasional bukan hanya ditangani oleh pelaksana pendidikan saja dalam hal sekolah, namun melibatkan pendidikan diluar sekolah seperti lembaga penelitian, lembaga pelatihan, lembaga kebudayaan dan kesenian nasional.
    b. Ruang Lingkup Manajemen Pendidikan menurut objek kerja. Ruang lingkup yang diantaranya adalah manajemen siswa, personil sekolah dari mulai kepala sekolah hingga petugas kebersihan. Manajemen kurikulum pendidikan meliputi materi belajar mengajar siswa, prasarana sekolah dari mulai buku hingga keperluan laboratorium, ketata usaha sekolah meliputi data siswa.
    c. Ruang Lingkup Manajemen Pendidikan menurut Fungsinya. Seperti fungsi perencanaan, mengatur organisasi, fungsi mengarahkan, fungsi sebagai koordinasi, fungsi komunikasi, fungsi pengawasan. Keseluruhan fungsi ini harus berjalan beriringan agar sinkron.
    3. Fungsi-fungsi manajemen pendidikan yaitu: a. Perencanaan (planning)
    Perencanaan adalah proses kegiatan untuk menyajikan secara sistematis segala kegiatan yang akan dilaksanakan untuk mencapai tujuan tertentu. Perencanaan dapat diartikan sebagai penetapan tujuan, budget, policy prosedur, dan program suatu organisasi. Perencanaan meliputi beberapa aspek diantaranya yaitu apa yang akan dilakukan, siapa yang akan melakukan langkah-langkah, kapan dilakukan, dimana akan dilakukan, bagaimana cara melakukannya, apa saja yang dibutuhkan agar tercapai tujuan dengan maksimal. Adapun pengertian perencanaan menurut Hadar Nawarin yaitu suatu langkah untuk menyelesaikan masalah dalam ketika melaksanakan suatu kegiatan dan tetap terarah terhadap pencapaian target.
    b. Perorganisasian (organizing)
    Bagi suatu lembaga atau organisasi, perorganisasian merupakan urat nadi organisasi. Adapun pengertian perorganisasian menurut Heidjarachman yaitu kegiatan yang dilakukan oleh sekelompok orang untuk mencapai tujuan tertentu. Pelaksanaannya dengan membagi tugas, tanggung jawab, serta juga yang akan menjadi pemimpin dan saling berinteraksi dengan aktif.
    c. Penggerakan (actuanting)
    Penggerakan berfungsi untuk merealisasikan hasil perencanaan dan pengorganisasian. Actuation merupakan usaha mengarahkan atau menggerakkan tenaga kerja atau Man power dan mendaya gunakan fasilitas yang tersedia guna melaksanakan pekerjaan secara bersama.
    d. Pengawasan (controlling)
    Pengawasan merupakan kegiatan untuk mengamati dan mengukur segala kegiatan operasi dan pencapaian hasil dengan membandingkan standar yang terlihat dalam rencana sebelumnya. Fungsi pengawasan menjamin segala kegiatan berjalan sesuai dengan kebijaksanaan, strategi, rencana, keputusan dalam program kerja yang telah dianalisis.

  72. 1. – Manajemen berasal dari bahasa Inggris yaitu “to manage” yang artinya mengatur.
    Manajemen adalah suatu proses dalam rangka mencapai tujuan dengan bekerja bersama melalui orang-orang dan sumber daya organisasi lainnya.
    – Manajemen Pendidikan adalah suatu pproses perencanaan, perorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan dalam mengelola sumber daya yang berupa Man, money, materials, method, machines, market, minute, dan information untuk mencapai tujuan yang efektif dan efisien dalam bidang pendidikan.
    2. Ruang lingkup manajemen pendidikan sangat penting diketahui mengingat betapa pentingnya peran pendidikan pada masa sekarang. Ruang lingkup manajemen pendidikan dibagi menjadi beberapa :
    a. Ruang lingkup berdasarkan wilayah kerja. Manajemen pendidikan nasional, provinsi, kecamatan, dan satu unit kerja. Manajemen pendidikan nasional bukan hanya ditangani oleh pelaksana pendidikan saja dalam hal sekolah, namun melibatkan pendidikan diluar sekolah seperti lembaga penelitian, lembaga pelatihan, lembaga kebudayaan, dan kesenian nasional.
    b. Ruang lingkup manajemen pendidikan menurut objek atau fokus kerja. Ruang lingkupnya diantaranya adalah manajemen siswa, personil sekolah dari mulai kepala sekolah hingga petugas kebersihan. Manajemen kurikulum pendidikan meliputi materi belajar mengajar siswa, prasarana sekolah dari mulai buku hingga keperluan laboratorium, ketata usaha sekolah meliputi data siswa.
    c. Ruang lingkup manajemen pendidikan menurut Fungsinya, seperti fungsi perencanaan, mengatur organisasi, fungsi mengarahkan, fungsi sebagai koordinasi, fungsi komunikasi, fungsi pengawasan. Keseluruhan fungsi ini harus berjalan beriringan agar sinkron.
    3. Fungsi-fungsi dalam manajemen ada 4 yaitu :
    a. Perencanaan (Planning)
    OPerencanaan adalah proses kegiatan untuk menyajikan secara sistematis segala kegiatan yang akan dilaksanakan untuk mencapai tujuan tertentu. Perencanaan dapat diartikan sebagai penetapan tujuan, budget, policy prosedur, dan program suatu organisasi. Perencanaan meliputi beberapa aspek diantaranya : apa yang akan dilakukan, siapa yang akan melakukan, kapan dilakukan, dimana akan dilakukan, bagaimana cara melakukannya, apa saja yang dibutuhkan agar tercapai tujuan dengan maksimal. Adapun pengertian perencanaan menurut Hadar Nawawi yaitu suatu langkah untuk menyelesaikan masalah dalam ketika melaksanakan suatu kegiatan dan tetap terarah terhadap pencapaian target.
    b. Perorganisasian (organizing)
    Bagi suatu lembaga atau organisasi, perorganisasian merupakan urat nadi organisasi. Menurut Heidjarachman Randpandojo perorganisasian adalah kegiatan yang dilakukan oleh sekelompok orang untuk mencapai tujuan tertentu, pelaksanaannya dengan membagi tugas, tanggung jawab serta wewenang diantara kelompoknya ditentukan juga yang akan menjadi pemimpin dan saling berintegrasi dengan aktif.
    c. Penggerakan (actuating)
    Penggerakan berfungsi untuk merealisasikan hasil perencanaan dan perorganisasian. Actuation adalah usaha untuk mengarahkan atau menggerakkan fasilitas yang tersedia guna melaksanakan pekerjaan secara bersama.
    d. Pengawasan (cintrolling)
    Pengawasan merupakan kegiatan untuk mengamati dan mengukur segala kegiatan operasi dan pencapaian hasil dengan membandingkan standar yang terlihat dalam fungsi pengawasan sebelumnya. Fungsi pengawasan menjamin segala kegiatan berjalan sesuai dengan kebijaksanaan, strategi, rencana, keputusan dalam program kerja yang telah dianalisis.

  73. Aldinda Tri Andini
    2D PGSD
    1686206332

    1. Manajemen adalah sebuah proses dalam rangka untuk mencapai suatu tujuan organisasi dengan cara bekerja secara bersama sama dengan orang – orang dan sumber daya yang dimiliki organisasi. Sedangkan manajemen pendidikan adalah suatu proses dari perencanaan, penorganisasian, pengarahan, pengawasan, dan penilaian usaha-usaha pendidikan supaya dapat mencapai tujuan pendidikan yang telah di tetapkan sebelumnya.

    2. Ruang Lingkup Manajemen Pendidikan

    Manajemen pendidikan secara umum memiliki ruang lingkup yang lebih luas daripada manajemen sekolah. Manajemen pendidikan tidak hanya menyangkut penataan pendidikan formal (sekolah, madrasah dan perguruan tinggi), tetapi juga pendidikan luar sekolah atau pendidikan nonformal, seperti TPA/TPQ, pondok pesantren, lembaga-lembaga kursus maupun lembaga-lembaga pendidikan yang berkembang di masyarakat: majlis taklim, PKK, karang taruna, pembinaan wanita dan yang lainnya. Untik memudahkan bahasan ini, maka penulis lebih banyak menggunakan istilah “sekolah” untuk mewakili kegiatan pendidikan formal. Adapun ruang lingkup menajemen pendidikan ini secara lebih rinci dapat di jelaskan sebagai berikut:

    a. Manajemen kurikulum, meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan tentang pendataan mata pelajaran/mata kuliah yang diajarkan/dipasarkan, waktu jam yang tesedia, jumlag guru beserta pembagian jam pelajaran, jumlah kelas, penjadwalan, kegiatan belajar-mengajar, buku-buku yang dibutuhkan, program semester, evaluasi, program tahunan, kelender pendidikan, perubahan kurikulum maupun inovasi-inovasi dalam pengembangan kurikulum.

    b. Manajemen ketenagaan pendidikan (kepegawaian), meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan penerimaan pegawai baru, mutasi, surat keputusan, surat tugas, berkas-berkas tenaga kependidikan, daftar umum kepegawaian, upaya peningkatan SDM serta kinerja pegawai, dan sebagainya.

    c. Manajemen peserta didik, meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan penggalangan penerimaan siswa baru, pelaksanaan tes penerimaan siswa baru, penempatan dan pembagian kelas, kegiatan-kegiatan kesiswaan, motivasi dan upaya peningkatan kualitas lulusan dan sebagainya.

    d. Manajemen sarana dan prasarana pendidikan, meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan pengadaan barang pembagian dan penggunaan barang (inventaris), perbaikan barang, dan tukar tambah maupun penghapusan barang.

    e. Manajemen keuangan/ pembiayaan pendidikan, meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan masuk dan keluarnya dana, usaha-usaha menggali sumber pendanaan sekolah seperti kegiatan koperasi serta penggunaan dana secara efisien.

    f. Manajemen/administrasi perkantoran, meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan kantor agar memberikan pelayanan yang terbaik kepada semua orang yang membutuhkan serta berhubungan dengan kegiatan lembaga.

    g. Manajemen unit-unit penunjang pendidikan, melipiti perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan ddan evaluasi kegiatan unit-unit penunjang, misalnya bimbingan dan penyuluhan (BP), perpustakaan, UKS, pramuka, olahraga, kesenian, dan sebagainya.

    h. Manejemen layanan khusus pendidikan, meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan pelayanan khusus, misalnya menu makanan/konsumsi, layanan antar jemput , bimbingan khusus di rumah, dan sebagainya.

    i. Manajemen tata lingkungan dan keamanan sekolah meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi tata ruang pertamanan sekolah, kebersihan dan ketertiban sekolah, serta keamanan dan kenyamanan lingkungan sekolah.

    j.Manejemen hubungan dengan masyarakat, meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan hubungan masyarakat. Secara umum, semakin besar dan maju suatu lembaga pendidikan, semakin banyak ruang lingkup manajemen yang harus ditangani sekolah. Demikian juga ssebaliknya, semakin rendah dan kecil sekolah semakin ssedikit ruang lingkup manajemen yang harus ditanganinya.

    3. Berikut penjelasan dari fungsi-fungsi manajemen pendidikan tersebut:

    a. Perencanaan (Planning)
    Ini adalah fungsi paling awal dari semua fungsi manajemen, para ahli juga menyutujui hal tersebut. Perencanaan adalah proses kegiatan untuk menyajikan secara sistematis segala kegiatan yang akan dilaksanakan untuk mencapai tujuan tertentu.
    Perencanaan dapat diartikan sebagai penetapan tujuan, budget, policy prosedur, dan program suatu organisasi. Dengan adanya perencanaan, fungsi manajamen berguna untuk menetapkan tujuan yang akan dicapai, menetapkan biaya, menetapkan segala peraturan-peraturan dan pedoman-pedoman yang harus dilaksanakan.
    Perencanaan meliputi beberapa aspek, diantaranya apa yang akan dilakukan, siapa yang akan melakukan, kapan dilakukan, di mana akan dilakukan, bagaimana cara melakukannya, apa saja yang dibutuhkan agar tercapai tujuan dengan maksimal. Hadari Nawawi menjelaskan arti perencanaan yaitu suatu langkah untuk menyelesaikan masalah ketika melaksanakan suatu kegiatan dengan tetap terarah terhadap pencapaian target (tujuan tertentu).

    b. Pengorganisasian (Organizing)
    Di dalam sistem manajemen, pengorganisasian adalah lanjutan dari fungsi perencanaan. Bagi suatu lembaga atau organisasi, pengorganisasian merupakan urat nadi organisasi. Oleh sebab itu keberlangsungan organisasi atau lembaga sangat dipengaruhi oleh pengorganisasian.
    Pengorganisasian menurut Heidjarachman Ranupandojo adalah kegiatan yang dilakukan oleh sekelompok orang untuk mencapai tujuan tertentu, pelaksanaannya dengan membagi tugas, tanggung jawab, serta wewenang di antara kelompoknya, ditentukan juga yang akan menjadi pemimpin dan saling berintegrasi dengan aktif.

    c. Penggerakan (Actuating)
    Penggerakan berfungsi untuk merealisasikan hasil perencanaan dan pengorganisasian. Actuating merupakan usaha untuk mengarahkan atau menggerakan tenaga kerja atau man power dan mendayagunakan fasilitas yang tersedia guna melakasanakan pekerjaan secara bersamaan.  Fungsi ini memotifasi bawahan atau pekerja untuk bekerja dengan sungguh-sungguh supaya tujuan dari organisasi dapat tercapai dengan efektif. Fungsi ini sangat penting untuk merealisasikan tujuan organisasi.

    d. Pengawasan (Controlling)
    Pengawasan merupakan kegiatan untuk mengamati dan mengukur segala kegiatan operasi dan pencapaian hasil dengan membandingkan standar yang terlihat dalam rencana sebelumnya. Fungsi pengawasan menjamin segala kegiatan berjalan sesuai dengan kebijaksanaan, strategi, rencana, keputusan dalam program kerja yang telah dianalisis, dirumuskan serta ditetapkan sebelumnya.

  74. Jawaban :
    1) • Pengertian Manajemen : adalah suatu proses dalam rangka mencapai tujuan dengan bekerja sama melalui orang-orang dan sumber daya organisasi lainnya.
    • Manajemen Pendidikan : adalah suatu proses dari perencanaan, perorganisasian, pengarahan, pengawasan, dan penilaian usaha-usaha pendidikan supaya dapat mencapai tujuan pendidikan yang telah di tetapkan sebelumnya.

    2) > Ruang Lingkup Managemen pendidikan tidak hanya menyangkut penataan pendidikan formal (sekolah , madrasah dan perguruan tinggi) tetapi juga pendidikan luar sekolah atau pendidikan non formal , seperti : TPA /TPQ , pondok pesantren, lembaga-lembaga kursus maupun lembaga-lembaga pendidikan yang berkembang di masyarakat , seperti : majlis taklim , PKK , karang taruna, pembinaan wanita dan yang lainnya.

    3) > Fungsi Managemen terdiri atas 4 fungsi utama, yaitu :
    1. Planning (fungsi perencanaan)
    2. Organizing (fungsi perorganisasian)
    3. Directing (fungsi pengarahan)
    4. Controlling (fungsi pengendalian)
    • Planning (fungsi perencanaan) -> planning adalah bagaimana perusahaan menetapkan tujuan yang diinginkan dan kemudian menyusun rencana strategi bagaimana cara untuk mencapai tujuan tersebut.
    • Organizing (fungsi pengorganisasian) -> organizing adalah pengaturan sumber daya manusia dan sumber daya fisik yang dimiliki agar bisa menjalankan rencana-rencana yang sudah diputuskan untuk mencapai tujuan yang diinginkan.
    • Directing (fungsi pengarahan) -> Directing alias fungsi pengarahan adalah upaya untuk menciptakan suasana kerja dinamis, sehat agar kinerjanya lebih efektif dan efisien.
    • Controlling (fungsi pengendalian / pengawasan) -> fungsi pengendalian adalah upaya untuk menilai suatu kinerja yang berpatokan kepada standar yang telah dibuat, juga melakukan perbaikan apabila memang dibutuhkan.

  75. 1.Manajemen adalah Suatu Proses dalam rangka mencapai tujuan dengan bekerja bersama melalui orang-orang dan sumber daya organisasi lainnya.
    Pengertian manajemen pendidikan menurut para ahli :
    ->Made Pidarta
    Manajemen pendidikan adalah kegiatan untuk mengumpulkan beberapa sumber terkait dunia pendidikan. sehingga dapat difokuskan untuk menuju pada tujuan yang sudah ditetapkan sesuai dengan pendidikan yang diharapkan. Pengertian dari manajemen pendidikan dituturkan oleh ahli Made Pidarta pada tahun 1988.

    ->Soebagio Atmodiwirio
    Manajemen pendidikan adalah proses untuk melakukan perencanaan, melakukan organisasi, untuk memimpin, untuk melakukan pengendalian. Fokusnya dilakukan oleh para tenaga pendidik serta sumber daya dari pendidikan itu sendiri. Guna menuju pada tujuan pendidikan yang diharapkan. Pengertian dari manajemen pendidikan ini dituturkan oleh ahli Soebagio Atmodiwirio pada tahun 2000.

    ->Menurut Syarif “1976:7”
    Segala usaha bersama untuk mendayagunakan sumber-sumber “personil maupun materiil” secara efektif dan efisien untuk menunjang tercapainya pendidikan.

    ->Menurut Sutisna “1979:2-3”
    Manajemen pendidikan merupakan keseluruhan “proses” yang membuat sumber-sumber personil dan meteriil sesuai yang tersedia dan efektif bagi tercapainya tujuan-tujuan bersama. Ia mengerjakan fungsi-fungsi dengan jalan mempengaruhi perbuatan orang-orang.

    ->KI HAJAR DEWANTARA
    Pendidikan menurut Ki Hajar Dewantara merupakan proses pembudayaan yakni suatu usaha memberikan nilai-nilai luhur kepada generasi baru dalam masyarakat yang tidak hanya bersifat pemeliharaan tetapi juga dengan maksud memajukan serta memperkembangkan kebudayaan menuju ke arah keluhuran hidup kemanusiaan.Menurut Ki Hajar Dewantara, pendidikan dimulai sejak anak dilahirkan dan berakhir setelah meninggal dunia.

    2.Ruang lingkup manajemen pendidikan dibagi menjadi beberapa bagian. Pertama, ruang lingkup berdasarkan wilayah kerja. Manajemen pendidikan nasional, provinsi, kecamatan dan satu unit kerja. Manajemen pendidikan nasional bukan hanya ditangani oleh pelaksana pendidikan saja dalam hal ini sekolah, namun melibatkan pendidikan diluar sekolah. Penyelenggara pendidikan diluar sekolah seperti lembaga penelitian, lembaga pelatihan serta lembaga kebudayaan dan kesenian nasional. Manajemen pendidikan satu provinsi meliputi seluruh wilayah kerja dalam satu provinsi saja.
    Kedua, ruang lingkup manajemen pendidikan menurut objek/ fokus kerja. Ruang lingkupnya diantaranya adalah manajemen siswa, personil sekolah dari mulai kepala sekolah hingga petugas kebersihan, manajemen kurikulum pendidikan meliputi materi belajar mengajar siswa, prasarana sekolah dari mulai buku hingga keperluan laboratorium, ketata usahaan sekolah meliputi data siswa, anggaran dari mulai gaji guru hingga berbagai keperluan belajar, serta hubungan masyarakat atau lebih populer dengan komunikasi pendidikan baik dengan pihak ketiga atau orang tua siswa.

    3.Fungsi Manajemen terdiri atas 4 fungsi yang utama, yaitu :
    1. Planning (Fungsi Perencanaan)
    Planning adalah bagaimana perusahaan menetapkan tujuan yang diinginkan dan kemudian menyusun rencana strategi bagaimana cara untuk mencapai tujuan tersebut.
    2. Organizing (Fungsi Pengorganisasian)
    Organizing (fungsi perencanaan) adalah pengaturan sumber daya manusia dan sumber daya fisik yang dimiliki agar bisa menjalankan rencana-rencana yang sudah diputuskan untuk mencapai tujuan yang diinginkan.
    3. Directing (Fungsi Pengarahan)
    Directing alias fungsi pengarahan adalah upaya untuk menciptakan suasana kerja dinamis, sehat agar kinerjanya lebih efektif dan efisien.
    4. Controlling (Fungsi Pengendalian / Pengawasan)
    Fungsi pengendalian adalah upaya untuk menilai suatu kinerja yang berpatokan kepada standar yang telah dibuat, juga melakukan perbaikan apabila memang dibutuhkan.

  76. Nama : siti komariah
    Nim. :1686206245
    Kelas : 2D

    1.Manajemen adalah Suatu Proses dalam rangka mencapai tujuan dengan bekerja bersama melalui orang-orang dan sumber daya organisasi lainnya.
    Pengertian manajemen pendidikan menurut para ahli :
    ->Made Pidarta
    Manajemen pendidikan adalah kegiatan untuk mengumpulkan beberapa sumber terkait dunia pendidikan. sehingga dapat difokuskan untuk menuju pada tujuan yang sudah ditetapkan sesuai dengan pendidikan yang diharapkan. Pengertian dari manajemen pendidikan dituturkan oleh ahli Made Pidarta pada tahun 1988.

    ->Soebagio Atmodiwirio
    Manajemen pendidikan adalah proses untuk melakukan perencanaan, melakukan organisasi, untuk memimpin, untuk melakukan pengendalian. Fokusnya dilakukan oleh para tenaga pendidik serta sumber daya dari pendidikan itu sendiri. Guna menuju pada tujuan pendidikan yang diharapkan. Pengertian dari manajemen pendidikan ini dituturkan oleh ahli Soebagio Atmodiwirio pada tahun 2000.

    ->Menurut Syarif “1976:7”
    Segala usaha bersama untuk mendayagunakan sumber-sumber “personil maupun materiil” secara efektif dan efisien untuk menunjang tercapainya pendidikan.

    ->Menurut Sutisna “1979:2-3”
    Manajemen pendidikan merupakan keseluruhan “proses” yang membuat sumber-sumber personil dan meteriil sesuai yang tersedia dan efektif bagi tercapainya tujuan-tujuan bersama. Ia mengerjakan fungsi-fungsi dengan jalan mempengaruhi perbuatan orang-orang.

    ->KI HAJAR DEWANTARA
    Pendidikan menurut Ki Hajar Dewantara merupakan proses pembudayaan yakni suatu usaha memberikan nilai-nilai luhur kepada generasi baru dalam masyarakat yang tidak hanya bersifat pemeliharaan tetapi juga dengan maksud memajukan serta memperkembangkan kebudayaan menuju ke arah keluhuran hidup kemanusiaan.Menurut Ki Hajar Dewantara, pendidikan dimulai sejak anak dilahirkan dan berakhir setelah meninggal dunia.

    2.Ruang lingkup manajemen pendidikan dibagi menjadi beberapa bagian. Pertama, ruang lingkup berdasarkan wilayah kerja. Manajemen pendidikan nasional, provinsi, kecamatan dan satu unit kerja. Manajemen pendidikan nasional bukan hanya ditangani oleh pelaksana pendidikan saja dalam hal ini sekolah, namun melibatkan pendidikan diluar sekolah. Penyelenggara pendidikan diluar sekolah seperti lembaga penelitian, lembaga pelatihan serta lembaga kebudayaan dan kesenian nasional. Manajemen pendidikan satu provinsi meliputi seluruh wilayah kerja dalam satu provinsi saja.
    Kedua, ruang lingkup manajemen pendidikan menurut objek/ fokus kerja. Ruang lingkupnya diantaranya adalah manajemen siswa, personil sekolah dari mulai kepala sekolah hingga petugas kebersihan, manajemen kurikulum pendidikan meliputi materi belajar mengajar siswa, prasarana sekolah dari mulai buku hingga keperluan laboratorium, ketata usahaan sekolah meliputi data siswa, anggaran dari mulai gaji guru hingga berbagai keperluan belajar, serta hubungan masyarakat atau lebih populer dengan komunikasi pendidikan baik dengan pihak ketiga atau orang tua siswa.

    3.Fungsi Manajemen terdiri atas 4 fungsi yang utama, yaitu :
    1. Planning (Fungsi Perencanaan)
    Planning adalah bagaimana perusahaan menetapkan tujuan yang diinginkan dan kemudian menyusun rencana strategi bagaimana cara untuk mencapai tujuan tersebut.
    2. Organizing (Fungsi Pengorganisasian)
    Organizing (fungsi perencanaan) adalah pengaturan sumber daya manusia dan sumber daya fisik yang dimiliki agar bisa menjalankan rencana-rencana yang sudah diputuskan untuk mencapai tujuan yang diinginkan.
    3. Directing (Fungsi Pengarahan)
    Directing alias fungsi pengarahan adalah upaya untuk menciptakan suasana kerja dinamis, sehat agar kinerjanya lebih efektif dan efisien.
    4. Controlling (Fungsi Pengendalian / Pengawasan)
    Fungsi pengendalian adalah upaya untuk menilai suatu kinerja yang berpatokan kepada standar yang telah dibuat, juga melakukan perbaikan apabila memang dibutuhkan.

  77. 1. – Manajemen berasal dari kata to manage yang artinya mengatur. Pengaturan dilakukan melalui proses dan diatur berdasarkan urutan dari fungsi-fungsi manajemen itu. Jadi, manajemen merupakan suatu proses untuk mewujudkan tujuan yang diinginkan.
    – Manajemen pendidikan adalah suatu proses dari perencanaan, penorganisasian, pengarahan, pengawasan, dan penilaian usaha-usaha pendidikan supaya dapat mencapai tujuan pendidikan yang telah di tetapkan sebelumnya.

    2. Ruang lingkup dari manajemen pendidikan dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu : Menurut Wilayah Kerja, Menurut Objek garapan, dan Menurut Fungsi Kegiatan.

    Menurut Wilayah kerja, ruang lingkupnya meliputi : Manajemen seluruh negara, manajemen satu propinsi, manajemen satu unit kerja, dan manajemen kelas.
    Menurut Objek garapan, ruang lingkupnya meliputi : Manajemen siswa, manajemen ketenaga pendidikan, manajemen sarana-prasarana, manajemen tata laksana pendidikan, mqanajemen pembiayaan dan manajemen humas.
    Menurut Fungsi Kegiatan, ruang lingkupnya meliputi : Merencanakan, mengorganisasikan, mengarahkan, mengkoordinasikan, mengko-munikasikan, mengawasi atau mengevaluasi.

    3. Fungsi manajemen pendidikan adalah elemen-elemen dasar yang akan selalu ada dan melekat di dalam proses manajemen yang akan dijadikan acuan oleh manajer dalam melaksanakan kegiatan pendidikan untuk mencapai tujuan yang efektif dan efisien.
    Ada 4 fungsi yaitu :
    1. Perencanaan (Planning)
    Perencanaan adalah proses kegiatan untuk menyajikan secara sistematis segala kegiatan yang akan dilaksanakan untuk mencapai tujuan.

    2. Pengorganisasian (Organizing)
    Pengorganisasian adalah lanjutan dari fungsi perencanaan. Bagi suatu lembaga atau organisasi, pengorganisasian merupakan urat nadi organisasi. Oleh sebab itu keberlangsungan organisasi atau lembaga sangat dipengaruhi oleh pengorganisasian.
    Pengorganisasian menurut Heidjarachman Ranupandojo adalah kegiatan yang dilakukan oleh sekelompok orang untuk mencapai tujuan tertentu, pelaksanaannya dengan membagi tugas, tanggung jawab, serta wewenang di antara kelompoknya, ditentukan juga yang akan menjadi pemimpin dan saling berintegrasi dengan aktif.

    3. Penggerakan (Actuating)
    Penggerakan berfungsi untuk merealisasikan hasil perencanaan dan pengorganisasian. Actuating merupakan usaha untuk mengarahkan atau menggerakan tenaga kerja atau man power dan mendayagunakan fasilitas yang tersedia guna melakasanakan pekerjaan secara bersamaan. Fungsi ini memotifasi bawahan atau pekerja untuk bekerja dengan sungguh-sungguh supaya tujuan dari organisasi dapat tercapai dengan efektif. Fungsi ini sangat penting untuk merealisasikan tujuan organisasi.

    4. Pengawasan (Controlling)
    Pengawasan merupakan kegiatan untuk mengamati dan mengukur segala kegiatan operasi dan pencapaian hasil dengan membandingkan standar yang terlihat dalam rencana sebelumnya. Fungsi pengawasan menjamin segala kegiatan berjalan sesuai dengan kebijaksanaan, strategi, rencana, keputusan dalam program kerja yang telah dianalisis, dirumuskan serta ditetapkan sebelumnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s