Masalah Belajar Dan Solusinya

Pendidikan adalah usaha sadar untuk mengembangkan potensi sumber daya manusia (SDM) melalui pengajaran. Kegiatan pengajaran tersebut diselenggarakan pada semua satuan pendidikan dan jenjang pendidikan yang meliputi wajib belajar 9 tahun, pendidikan menengah dan perguruan tinggi. Pengajaran merupakan aktivitas operasional pendidikan yang di lakukan oleh tenaga pendidik yang memiliki tugas utama mengajar. Tenaga pendidik khususnya guru harus mempunyai berbagai macam pengetahuan dan ketrampilan keguruan yang memadai dalam artian sesuai dengan tuntutan zaman dan perkembangan ilmu pengetahuan dan tekhnologi. Pengetahuan-pengetahuan yang harus di kuasai oleh guru dan calon guru yaitu pengetahuan tentang Bimbingan dan Konseling karena sering kali ditemukan persoalan-persoalan yang menyangkut pengajaran baik dari guru, siswa maupun keduanya.

Sering kita ketahui, dengar bahkan mengalami di kehidupan nyata tentang keadaan di mana seseorang memiliki kesulitan dalam belajar. Berbagai macam permasalahan sering kita temui dalam belajar. Berikut permasalan-permasalahan dalam belajar dan solusinya:

  1. Kesulitan Memahami Teks

Di dalam perkembangan tekhnologi yang sangat pesat seperti sekarang ini, banyak sekali informasi ataupun bahan bacaan yang disajikan melalui media elektronik.bahkan banyak sekali bahan bacaan yang tersaji dalam situs-situs internet, mulai dari majalah, karya ilmiah, bahkan sampai jurnal nasional ada di internet. Tetapi dalam hal ini banyak sekali anak-anak yang tingkat pemahamannya sangat rendah. Padahal kemampuan membaca dan memahami teks merupakan dasar dan penting bagi anak-anak agar dapat mengembangkan ilmu dan tekhnologi pada jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Solusinya yaitu dengan menanamkan tiga tahapan yaitu apa yang di ketahui, apa yang ingin di pelajari, dan apa yang telah di pelajari dari bacaan tersebut. Guru dan siswa harus berperan aktf dalam pemahaman teks ini.

 

  1. Kesulitan Dalam Membaca Cepat

Biasanya siswa memiliki kebiasaan-kebiasaan yang dapat menghambat dalam membaca cepat. Kebiasaan-kebiasaan tersebut antara lain vokalisasi, membaca dengan menggerakkan bibir tetapi tidak bersuara, kepala mengikuti arah tulisan, tangan kanan menunjuk tulisan yang sedang di baca, gerakan mata yang selalu kembali ke kata sebelumnya atau membaca ulang kalimat sebelumnya.kebiasaan tersebut menjadi penghambat karena kecematan membaca dan gerakan mata tidak sama.

Solusinya dengan berlatih vokalisasi pada saat membaca, sebaiknya membaca dalam hati agar cenderung melakukan pelafalan bukan makna yang tergantung dalam bacaan tersebut. Harus adanya kebiasaan untuk kepala tidak mengikuti alur bacaan, tangan tidak menunjuk tulisan yang di baca dan tidak mengulang bacaan.

 

  1. Kurang Konsentrasi

Kebiasaan siswa yang senang bermain dapat membuat siswa tidak berkonsentrasi pada saat belajar. Pada saat belajar, fikiran siswa cenderung mengarah pada permainnya dari pada fokus terhadap materi yang sedang dia pelajari. Solusinya yaitu menuntun siswa untuk fokus dalam belajar dan membawa materi yang di pelajarinya ke dalam permainan siswa tersebut dengan begitu siswa akan lebih mudah memahami materi tersebut.

 

  1. Tidak Bisa Mengerjakan soal-soal

Kurangnya pemahaman materi banyak membuat siswa tidak dapat mengerjakan soal-soal yang di berikan oleh guru. Solusinya dengan sering memberikan latihan-latihan soal kepada siswa sehingga siswa sudah tidak asing terhadap soal yang dia kerjakan dan guru harus membahasnya agar siswa mengetahui cara ataupun jawaban dari soal tersebut sehingga pada saat ujian siswa dapat mengerjakan soal tersebut.

 

  1. Malas

Kebanyakan siswa cenderung malas belajar karena dia tidak dapat memahami materi belajar dan sering menganggap materi yang di ajarkan sulit. Apabila sifat malas itu sudah ada pada diri siswa tersebut dia akan cenderung sulit memahami materi. Solusinya dengan menanamkan pernyataan bahwa semua materi tersebut mudah asalkan siswa mau mendengarkan, memperhatikan dan mempelajari materi tersebut dengan sungguh-sungguh. Dengan anggapan dari siswa bahwa materi tersebut mudah siswa akan dengan mudah memahami, dan menyerap materi.

 

  1. Sulit Mengingat Kata

Biasanya siswa sulit mengingat kata-kata dalam bahasa inggris karena kata-kata asing yang baru siswa dapat akan mudah hilang dari ingatannya. Mungkin salah satunya karena konsentrasi dan kekuatan menghafal siswa rendah.solusinya dengan menebak kata yang sulit kita ingat tersebut dan mengetahui kira-kira apa maksud kata tersebut, dengan begitu akan melatih daya ingat. Atau sering menyabut kata-kata tersebut agar mudah di ingat.

 

  1. Kurangnya Alat atau Sumber dalam Belajar

Dalam belajar di perlukan peralatan-peralatan yang dapat menunjang hasil belajar. Peralatan ini penting adanya dalam belajar karena sebagai fasilitas untuk penyampaian materi kepada siswa. Sumber belajar tidak kalah penting dalam proses pembelajaran karena dengan banyak sumber belajar akan dapat menambah pengetahuan siswa. Solusinya pemerintah harus mencukupi peralatan belajar sebagai sarana penyampaian informasi dan menambah sumber ilmu, misalnya dengan menambah koleksi buku di perpustakaan sekolah.

 

  1. Rendahnya Kapasitas Intelektual Siswa

Dalam hal ini siswa memiliki daya tangkap materi yang rendah sehingga siswa sulit menerima materi. Solusinya yaitu siswa harus dilatih untuk rajin belajar dan di tuntut untuk dapat memahami materi yang di samoaikan sedikit demi sedikit. Siswa juga harus mengulang pelajaran yang di ajarkan guru di sekolah. Dalam hal ini peran orang tua sangatlah penting untuk membimbing, mengajari, dan melatih anaknya dalam penguasaan materi.

 

  1. Jumlah Guru yang Masih Kurang

Di sekolah-sekolah terpencil banyak sekali yang kekurangan tenaga pengajar. Ini dapat menyebabkan rendahnya kualitas pengajaran di sekolah tersebut. Solusinya yaitu dengan menambah jumlah guru di sekolah terpencil agar guru tidak kelebihan beban mengajar sehingga materi yang di ajarkan dapat disampaikan semua kepada siswa.

Banyak sekali permasalan-permasalan yang ada dalam belajar. Semua masalah tersebut dapat diatasi dengan menggunakan metode ataupun cara-cara tertentu. Harus ada peran penting dari berbagai pihak seperti siswa itu sendiri, guru, orang tua, dan sebagainya untuk dapat mengatasi permasalahan belajar tersebut.

_______________

Disusun Oleh:

Nama : risa leniriyani

Kelas : PBI B

NIM : 1388203061

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s