Gaya Belajar

Suatu pemahaman dapat dikatakan berbeda karena dipengaruhi oleh cara penyampaian informasi dari pendidik dan modalitas gaya belajar pada tiap individu. Setiap orang memiliki gaya belajar yang berbeda dan bisa belajar dengan lebih baik dengan cara yang berbeda-beda. Memahami gaya  belajarmerupakan cara terbaik untuk memaksimalkan proses belajar. Dalam artikel ini kita akan mempelajari tentang pengertian gaya belajar dan contoh dari gaya belajar tersebut.

 

PENGERTIAN GAYA BELAJAR

Gaya belajar merupakan sesuatu hal yang sangat penting dalam melaksanakan tugas belajarnya baik dirumah, masyarakat maupun sekolah. Ketika seseorang dalam proses belajar sudah menemukan gaya belajar yang sesuai dengan dirinya maka akan memudahkan anak untuk memahami materi yang disampaikan guru atau pembimbing. Gaya belajar juga merupakan suatu cara yang dilakukan oleh seseorang untuk memperoleh informasi, mengolah informasi, untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi dalam proses belajar mengajar, agar terjadi suatu proses belajar yang menyenangkan sehingga tujuan pendidikan dapat tercapai.

MACAM-MACAM GAYA BELAJAR

  1. VISUAL (Visual Learners)

Gaya Belajar Visual (Visual Learners), gaya belajar melalui hubungan visual (penglihatan), demikian adalah gaya belajar yang sifatnya eksternal, ia menggunakan materi atau media yang bisa dilihat atau mengeluarkan tanggapan indera penglihatan. Anak yang mempunyai gaya belajar visual harus melihat bahasa tubuh dan ekspresi muka gurunya untuk mengerti materi pelajaran. Mereka cenderung untuk duduk di depan agar dapat melihat dengan jelas. Mereka berpikir menggunakan gambar-gambar di otak mereka dan belajar lebih cepat dengan menggunakan tampilan-tampilan visual, seperti diagram, buku pelajaran bergambar, dan video.

Ciri-ciri gaya belajar visual ini yaitu :

  1. Mengingat apa yang dilihat, daripada yang didengar.
  1. Suka mencoret-coret sesuatu, yang terkadang tanpa ada artinya saat di dalam kelas.
  2. Pembaca cepat dan tekun.
  3. Lebih suka membaca daripada dibacakan.
  4. Rapi dan teratur.
  5. Mementingkan penampilan, dalam hal pakaian ataupun penampilan keseluruhan.
  6. Teliti terhadap detail.
  7. Pengeja yang baik.
  8. Lebih memahami gambar dan bagan daripada instruksi.

 

2.     AUDITORI (Auditory Learners )

Gaya Belajar Auditory (Auditory Learners ) adalah model pembelajar di mana seseorang lebih cepat menyerap informasi melalui apa yang ia dengarkan. Penjelasan tertulis akan lebih mudah ditangkap oleh para pembelajar auditory ini. Anak-anak seperi ini biasanya dapat menghafal lebih cepat dengan membaca teks dengan keras dan mendengarkan kaset.
Ciri-ciri gaya belajar Auditori yaitu :

  1. Lebih cepat menyerap dengan mendengarkan.
  2. Menggerakkan bibir mereka dan mengucapkan tulisan di buku ketika membaca.
  3. Senang membaca dengan keras dan mendengarkan.
  4. Dapat mengulangi kembali dan menirukan nada, birama, dan warna suara.
  5. Bagus dalam berbicara dan bercerita.
  6. Berbicara dengan irama yang terpola.
  7. Belajar dengan mendengarkan dan mengingat apa yang didiskusikan daripada yang dilihat.
  8. Suka berbicara, suka berdiskusi, dan menjelaskan sesuatu panjang lebar.
  9. Lebih pandai mengeja dengan keras daripada menuliskannya.
  10. Suka musik dan bernyanyi.
  11. Tidak bisa diam dalam waktu lama.
  12. Suka mengerjakan tugas kelompok.

 

 

 

 

  1.  KINESTETIK (Kinesthetic Learners)

Gaya belajar Kinestetik (Kinesthetic Learners) adalah model pembelajaran yang menyerap informasi melalui berbagai gerakan fisik.Anak yang mempunyai gaya belajar kinestetik belajar melalui bergerak, menyentuh, dan melakukan.

Ciri-ciri gaya belajar Kinestetik yaitu :

  1. Selalu berorientasi fisik dan banyak bergerak
  2. Berbicara dengan perlahan
  3. Menanggapi perhatian fisik
  4. Suka menggunakan berbagai peralatan dan media
  5. Menyentuh orang untuk mendapatkan perhatian mereka
  6. Berdiri dekat ketika berbicara dengan orang
  7. Mempunyai perkembangan awal otot-otot yang besar
  8. Belajar melalui praktek
  9. Menghafal dengan cara berjalan dan melihat
  10. Menggunakan jari sebagai penunjuk ketika membaca
  11. Banyak menggunakan isyarat tubuh
  12. Tidak dapat duduk diam untuk waktu lama

PENUTUP

  1. Gaya belajar juga merupakan suatu cara yang dilakukan oleh seseorang untuk memperoleh informasi, mengolah informasi, untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi dalam proses belajar mengajar agar terjadi suatu proses belajar yang menyenangkan sehingga tujuan pendidikan dapat tercapai. Ada 3 macam gaya belajar yaitu : Visua (Visual Learners), Auditori (Auditory Learners ), Kinestetik (Kinesthetic Learners. Masing masing gaya belajar tersebut memiliki ciri-ciri yang berbeda juga.

______________

*)Budhi Ratna Mahardhika, penulis adalah mahasiswa STKIP PGRI Pacitan Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris kelas A. Artikel disusun guna memenuhi sebagian tugas individu pada mata kuliah Belajar dan Pembelajaran tahun akademik 2013/2014 dengan dosen pengampu Afid Burhanuddin, M.Pd.

 

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s