Sejarah Perkembangan Ilmu Pada Masa Post Modern

Postmodernisme pada awalnya lahir sebagai reaksi kritis terhadap paradigma modernisme yang dipandang gagal menuntaskan proyek pencerahan dan menyebabkan munculnya berbagai patologi modernitas. Modernisme mulai kehilangan landasan praktisnya untuk memenuhi janji-janji emansipatoris yang dahulu lantang disuarakannya. Modernisme yang dulu diagung-agungkan sebagai pembebas manusia dari belenggu mitos dan berhala kebudayaan abad pertengahan yang menindas, kini terbukti justru membelenggu manusia dengan mitos-mitos dan berhala-berhala baru yang bahkan lebih menindas dan memperbudak.

Dimasa yang sedang kita alami sekarang ini, yaitu masa post-modern. Perkembangan dalam segala hal akan terjadi dengan sangat mudah dan canggih. Karena adanya bantuan dari teknologi, seperti yang kita ketahui bahwa teknologi telah mempermudah kita untukmengakses segala hal didunia maya yaitu dengan internet yang telah memberikan berbagai informasi dan komunikasi tanpa batas yang bisa kita manfaatkan setiap saat.

Perubahan karakter modernisme dalam tampilannya yang paling kontemporer, telah mendorong lahirnya tanggapan terhadap kebudayaan. Pemikiran kebudayaan Post Modern Jean Baudrillard, seorang filsuf dari perancis. Ia memilih jalan yang berbeda dari para filsuf terdahulu, yaitu degan mengadopsi pemikiran Marcell Mauss, George Betaille, Karl Marx, Roland Barthes dan Marshal McLuhann Baudrillard yag menganalisa dari ranah budaya. Sebagai salah satu kajian penting paradigma Post Modernisme adalah salah satu kunci untuk memahami pengertian dan watak Post Modernisme.

Pada makalah ini akan membahas tentang Post Modernisme diantaranya tentang :

  • Sejarah dan perkembangan Post Modern
  • Tokoh-tokoh yang hidup pada masa Post Modern
  • Modern dan post Modern

Makalah ini dibuat dengan tujuan untuk memperkenalkan mahasiswa/mahasiswi maupun para pembaca tentang filsafat pada masa Postmodern dan untuk memenuhi tugas Mata Kuliah Filsafat yang diampu oleh Bapak Afid burhanuddin, S.Pd.

 

 

  • PEMBAHASAN

 

a. Sejarah dan Perkembangan Post Modern

 

Kelahiran post Modern pada abad ke-20, sekitar tahun 1960-an adalah suatu reaksi terhadap pemikiran modern. Post Modern menjadi terkenal setelah seorang filsuf dari prancis Jean Fracois Lyotard (1924) menerbitkan sebuah buku yang berjudul The Postmodern Condition:A Report on Knowledge (1979). Melalui pemikirannya, postmodern mendapat pendasaran ontologis dan epistimologis, khususnya filsafat. Setelah lahirnya zaman Post modern ada suatu zaman setelahnya yaitu zaman Kontemporer, yaitu tahun-tahun terakhir sampai sat ini. Pada zaman kontemporer lebih mengembangkan ilmu pengetahuan yang sangat pesat dalam berbagi bidang.

Istilah postmodernisme memiliki perbedaan makna yang masing-masing memiliki tujuan yang berbeda-beda pula. Jika termasuk aliran filsafat, maka menunjuk pada gagasan-gagasan J.F.Lyotard, dan jika masuk aliran yang tertarik pada sejarah baru dan meninggalkan berpikir secara modern, maka menunjuk pada Charles Jeneks, Andreas Husyen, David Harvey,dll.

Zaman postmodern merupakan percampuran tradisi-tradisi pada masa lalu. Postmodern adalah lanjutan atau bahkan pembaharu dari zaman modern. Didalam zaman postmodern banyak mengalami perubahan yang lebih kritis.

Postmodernisme menawarkan ciri-ciri yang bertolak belakang dengan watak era pendahulunya, yakni:menekankan emosi ketimbang rasio, media ketimbang isi, tanda ketimbang makna, kemajemukan ketimbang penunggalan, kemungkinan ketimbang kepastian, permainan ketimbang keseriusan, keterbukaan ketimbang pemusatan, yang lokal ketimbang yang universal, fiksi ketimbang fakta, estetika ketimbang etika dan narasi ketimbang teori (Ariel Heryanto, 1994 : 80).

Pada masa ini filsafat menghasilkan aliran-aliran, diantaranya yaitu:

  • Aliran pragmatisme
  • Alran fenomelogi
  • Aliran eksistensialisme
  • Aliran strukturalisme, dan
  • Aliran Postmodernisme

Dalam sejarah keilmuan terdapat tahapan-tahapan zaman diantaranya adalah sebagai berikut:

A. Zaman Pra-Yunani Kuno

  1. Zaman batu tua (4 juta tahun SM-20.000/10.000 tahun SM)

Cirinya yaitu alat-alat sederhana terbuat dari batu dan tulang, mulai bercocok tanam dan memelihara hewan ternak, dan primitif.

  1. Zaman batu muda (10.000 SM-20.000 SM)

Cirinya yaitu sudah mulai mengenal tulisan, membaca dan menghitung. Zaman ini sudah ada perkembangan tentang perbintangan, hukum dan matematika.

  1. Zaman logam (abad 20 SM-abad 6 SM)

Cirinya yaitu membuat peralatan sehari-hari dengan menggunakan logam.

B. Zaman Yunani Kuno

Zaman ini dimulai dari abad 6 M sampai sekitar abad 6 M. Zaman ini menggunakan sikap “aninquiring attitude” artinya suatu sikap yang senang menyelidiki sesuatu secara kritis. Mereka menolak sikap “receptisve attitude mind” artinya menerima begitu saja. Sehingga filsafat tumbuh subur. Yunani mengalami kejayaan dibawah seorang pimpinan dari macedonia Iskandar Agung (356-323 SM), ia merupakan murid Aristoteles. Lahirnya kristen pada abad ke-0 M, yunani mulai mendapat banyak hambatan.

Pada abad ke-4 M, ilmu pengetahuan benar-banar beku. Penyebabnya adalah Penguasa Roma yang menekan kebebasan berfikir, ajaran kristen tidak disangkal, dan kerjasama gereja dan penguasa sebagai otoritas kebenaran.

Perkembangan astronom dan ahli matematika juga berkembang diindia. Seperti aryabatha (476M) dalam matematika ia melahirkan hitungan desimal sederhana. Sedangkan dalam astronomi ia memperkenalkan fungsi geometri, tabel trigonometri, tekni-teknik logaritma dan aljabar.

C. Zaman Pertengahan (6 M-14 M)

Pada saat itu eropa mengalami terpuruk, justru islam mulai bangkit. Karena pada abad ke-6 merupakan lahirnya nabi Muhammad SAW, Dan pada abad ke-7 M sampai ke-12 M islam mengalami masa keemasannya (golden age). Pada abad ini juga terjadi perkembangan kebudayaan di Asia selatan dan timur. Seperti Lao Tse (menjaga keharmonisan alam) dan Confucius (konsep kode etik luhur mengatur akal sehat).

D. Zaman Renaissance (14 M-17 M)

Renaissance berarti kebangkitan, peralihan, atau lahir kembali (rebirth). Zaman ini merupakan titik balik (turned point) peradaban orang eropa, eropa mulai mengawali kemajuan. Tokoh-tokoh yang terkenal pada masa ini diantaranya:

  1. Nicolaus Capernicus (1473 M-1543 M)
  2. Galileo Galilei (1564 M-1642 M)
  3. Tycho Brahe (1546 M-1601 M)
  4. Johannes Kepler (1571 M-1630 M)
  5. Francies Bacon (1561 M-1626 M)
  6. Andreas Vesalius (114b M-1564 M)

E. Zaman Modern (14 M)

Cirinya sudah mengenal rasionalisme pada zaman modern karena munculnya ilmu pengetahuan. Tokoh-tokoh yang terkenal pada masa ini diantaranya:

  1. Isaac Newton (1643 M-1727 M)
  2. Rene Descrates (1596 M-1650 M)
  3. Charles Robert Darwin (1809 M-1882 M)
  4. Joseph John Thompson (1856 M-1940 M)

F. Zaman Kontemporer/Postmodern(20 M-21 M)

Pada masa ini terkenal dengan adanya penemuan mutakhir. Bidang fisiska menjadi titik perkembangan ilmu karena dipandang sebagai dasar ilmu pengetahuan. Tokoh yang terkenal pada masa ini adalah Albert Enstein (1879 M-1955 M), Linus Pauling, James D. Watson, Miler Urey, Werner Heinsenberg dan Erwin Schrodinger, Edwin Hubble, Alfred Wegener.

 

b. Tokoh-tokoh filsof pada masa Postmodern

Pada perkembangan ilmu pengtahuan Postmodern terdapat banyak tokoh yang berperan didalamnya. Diantaranay adalah sebagai berikut:

  1. Friedrich Wilhelm Nietzsche sche (1844-1900)

Friedrich wilhelm nietzsche sche lahir pada 15 oktober 1884 di rochen, Prusia. Pada masa mengenyam pendidikan di bangku sekolah ia selalu berinteraksi dengan orang-orang besar yang memberikan pengaruh terhadap pemikirannya, orang-orang besar itu seperti John Goethe, Richard Wagner, dan Fredrich Ritschl. Ia pernah menyandang gelar profesor pada sebuah Universitas Basel.

  1. Jacques Derrida

Jacques derrida lahir pada 15 juli 1930 di aljazair-meninggal diparis pada 9 oktober 2004. Pada abad ke-20 dan ke-21 ia dianggap filsuf yang paling berpengaruh. Ia adalah seorang filsuf dari keturunan yahudi yang dianggap pendiri ilmu Dekonstruktivisme yaitu sebuah ajaran yang menganut paham segala hal dikonstruksi oleh manausia. Istilah-istilah dalam karyanya yang dianggap terpenting yaitu Dekontruksi, istilah tersebut muncul pertama kali dalam tulisannya pada saat ia mengadakan pembacaan narasi-narasi Metafisika barat. Ia menunjukkan bahwa filsafat bersifat Logosentris, Dekontruksiadalah proyek filsafat terbesar.

Istilah Difference dalam karyanya yang berjudul Of Grammatology menunjukkan struktur penulisan dan gramatologi adalah lebih tua dibanding struktur murni kehadiran diri (presence-to-self). Ia mengadopsi istilah arche-writing (tulisan yang merombak total keseluruhan logika tentang tanda). Kata Differance sama pelafalannya dengan kata difference.

 

  • Modern dan Postmodern

 

            Peralihan dari modern ke Postmodern memerlukan waktu yang cukup lama. Ketidakpuasan hasil pada zaman Modern menghasilkan keinginan untuk menjadi yang kebih baik pada zaman Postmodern ini. Pada zaman modern, pekerjaan sangat mempengaruhi pola ibadah, dan diri pada orang-orang terdekat kita yaitu keluarga. Pada masa ini orang lebih cepat dan mudah mengalami stres, krisispun terus terjadi.

Postmodern berulangkali dikemukakan oleh Grenz, merupakan reaksi menentang totalitas pencerahan. Disaat modernisme ditingkat kritis idealis, justru Postmodern memberikan titik terang yaiyu pandangan yang realistis. Seperti yang kita ketahui jika modern dan postmodern memiliki perbedaan yang jelas.

Pada masa Pramodern selalu memposisikan Allah sebagai pusat dari segala hal. Berawal dari Renaissance dan Humanisme yang menghasilkan perubahan radikal, yang berawal dari tuhan malah berpindah kearah manusia. Renaissance bisa dikatakan kembali pada zaman yunani dan roma klasik, sedangkan humanisme menemukan perhatian dalam diri sendiri.

Di zaman sekarang ini, kristenan sangat kesulitan dalam usaha melawan perlawanan rasional yang sangat menekankan keimanan. Tidak heran jika kristenan dahulu banyak diperngaruhi oleh pemikir-pemikir modern.

Suatu titik perlawanan masa postmodernisme kepada masa modernisme yaitu filsafat dan cara pandang (worldview) yang dianggap telah gagal. Postmodernisme adalah suatu pembongkar cara pandang dan tanggapan dasar dibali impian modernisme yang dianggap sebagai otak permasalahan yang menimbulkan berbagai macam bencana.

Dalam antropologi humanis, pendidikan merupakan tujuan utama. Rene decrates mengembangkan filsafat egosentris, yang berakhir mendapat kejelasan hanyalah ada dalam dirinya sendiri sebagai kebenaran tidak dapat disangkali: cogito ergo sum (latin), Je pense donc je suis (perancis), yang memiliki makna “Aku berfikir, maka aku ada”. Melalui kant, hasrat tersebut dibawa kepada kritisism dan menyarankan kategori-kategori sebagai batas-batas realitas terberi. Rene descrates lahir pada 31 maret 1596 di La Haye, Perancis dan meninggal pada 11 februari di Stockholm, Swedia. Karyanya yang paling penting adalah Discours de ls methode (1673) dan Meditationes de prima philosophia (1641).

Pada abad ke-20 terjadi debat teologis oleh kelompok Fundamentalis dengan kelompok Modernis. Pemikiran modernis menguasai mayoritas gereja dan seminari-seminari. Di masa modernisme mempengaruhi kristen. Jika modern ingin memutlakkan kebenaran berdasarkan ilmu pengetahuan dan rasio, maka postmodern justru menganggap tidak ada kebenaran yang bersifat universal dan mutlak.

Zaman modern mulai berkembang pada abad ke-15 sampai 18 dan masa kejayaannya pada abad ke-19 dan awal ke-20. Pada masa itu orang-orang modernis mempunyai mimpi tetapi berjalan tidak sesuai dengan harapannya, dan tidak berhasil menjawab kebutuhan manusia hanya dengan ilmu pengetahuan dan teknologi saja. Cerita modernisme yang diagung-agungkan hanyalah kedok belaka, mistifikasi, yang bersifat dominatif, ideologis, eksploitatif dan semu.

Kata modern sendiri memiliki arti zaman baru, berasal dari bahasa latin modernus, yang telah digunakan pada abad ke-5 M untuk menunjuk batas antara era kekuasaan agama kristen dan era paganisme romawi (smart, 1990;15). Secara epistimologis pada zaman ini memiliki unsur-unsur tertentu, diantaranya:

  • Pemecahan masalah kehidupan yang mengakui kekuatan rasional.
  • Menyingkirkan hambatan kebebasan dari tradisi dan sejarah
  • Percaya dengan waktu yang tidak mungkin kembali dan bisa diulangi.
  • Mendasari 3 unsur tersebut secar universal.

Pada masa Postmodern, manusia tidak sepenuhnya percaya pada ilmu pengetahuan. Masa ini menganggap kebohongan jika mengharapkan kehidupan yang lebih baik. walaupun banyak kemunculan pengaruh-pengaruh pada postmodern, tetapi mereka tidaklah anti pada hal-hal yang ada pada masa modernisme. Sedangkan manusia modern lebih suka atau tertarik pada hal-hal yang lebih instan. Sehingga maraknya tindak kejahatan yang ada.

Gelombang Revolusi Besar pada 1790, modernisme mulai ditandai dengan adanya perbedaan, konflik dan anomali. Berbagai masalah yng mulanya tidak dipermasalkan kehadirannya seperti runtuhnya keyakinan agama dan tradisi, dan pesatnya perkembangan sosial yang semakin menyengsarakan banyak orang.

Pluralisme merupakan suatu ciri yang utama dalam postmodern. Dalam masa ini karya seni tercipta dari berbagai komponen. karya seni pada postmodern memiliki makna ganda. ciri khas masyarakat kita diantaranya adanya penolakan rasionalitas, pencampuran gaya yang menekankan pada keanekaragaman.

Menurut istilah, postmodernisme dalam dunia sastra merujuk Ihab Hassan, dipergunakan pertama kali oleh Federico de Onis, seorang kritikus seni, pada tahun 1930 dalam tulisannya Antologia de la poesia Espanola a Hispanoamericana untuk menunjuk kepada reaksi minor terhadap modernisme yang muncul pada saat itu (Feartherstone, 1998: 202). Susan sontag mengatakan bahwa kebangkitan sastra yang terdiam dan lahirnya sensibilitas baru.

Pada masa Postmodern, arsitek mulai dikenal sekitar tahun 1960 sampai 1970-an. Arsitektur mempunyai tiga prinsip yaitu kontekstualisme (gaya arsitek yang lebih luas dan merupakan bagian fragmental), allusionisme (meyakini tanggapan budaya dan sejarah), dan ornamental (bangunan adalah ungkapan makna arsitektural). Tokoh pertama dalam konsep arsitektur dan sebagai arsitek juga yaitu Robert Venturi, dalam bukunya Complexity and Contradiction in Architecture (1966). Ia memaparkan bahwa arsitektur postmodern adalah konsepsi teoritis arsitektur yang memiliki babarapa karakter. Menurutnya, arsitektur postmodern lebih mengutamakan elemen gaya hibrida, komposisi, bentuk distorsif, ambigu, inkonsisten, serta kode ekuivokal (Bertens, 1995: 54).

Sedangkan menurut Charles Jencks yang diakui sebagai mahaguru dalam arsitektur postmodern, bukunya yaitu the Language of Postmodern architecture (1977). Menyebut bahwa atribut konsep arsitektur postmodern. Beberapa atribut tersebut adalah metafora, historisitas, ekletisisme, regionalisme, adhocism, semantik, perbedaan gaya, pluralisme, sensitivisme, ironi, parodi dan tradisionalisme (Bertens, 1995: 58).

Seorang tokoh dalam postmodernisme yang sedikit berbeda dengan tokoh-tokoh lainnya yaitu Jean Baudrillard, ia lebih memilih kebudayaan ketimbang metafisika dan epistimologi sebagai medan pengkajian. Jean Baudrillard lahir pada 5 januari 1929 di kota riems, perancis barat. Ia mulai menulis pada tahun 1968, bukunya yang sangat dipengaruhi oleh karya Barthes The Fashion System (1967) yaitu berjudul The Object System. Setahun kemudian ia menulis sebuah buku yang berjudul Communications (1969). Ia sama sekali tidak menolak struktualisme, ia juga banyak dipengaruhi oleh para pemikir strukturalis.

Ketika tulisannya yang berjudul The Mirror of Production (1975) yang dipublikasikan diamerika, Jean Baudrillard mulai dikenal luas. Selain dikenal sebagai seorang penulis buku, Jean Baudrillard juga menulis Artikel baik dalam bahasa inggris maupun perancis dan media massa umum. Ia juga menulis jurnal milik filsuf eksistensialis dari perancis yang bernama Jean Paul Sartre.

Menurut Jean Baudillard, ada struktur yang berubah didalam dunia barat yang merupakan konsumer. Menurutnya, tanda memiliki arti penting bagi masyarakat komsumer. Ia mengubah periodisasi buatan Marx tentang tingkatan-tingkatan perkembangan masyarakat.baudillard juga menyatakan ciri dari postmodern yang sangat menonol, diantaranya adalah pertama, postmodern merupakan kebudayaan uang. Kedua, lebih mengutamakan pananda daripada petanda, media daripada pesan, fiksi daripada fakta, sistem tanda daripada objek, dan estetika daripada etika. Ketiga, postmodern merupakan dunia simulasi. Keempat, konsekuensi logis karakter simulasi. Kelima, ditandai dengan peledakan budaya massa, budaya populer dan budaya media massa.

 

 

  • PENUTUP

 

Kesimpulan

            Seperti yang telah ditulis diatas, bahwa postmodern merupakan masa atau zaman lanjutan dan bahkan pembaharu dari zaman modern. Masa postmodern sangat bertentangan atau bertolak belakang dengan masa modern terdahulu. Postmodern tidak terlalu mengarah kepada ilmu pengetahuan, melainkan menunjuk pada kemungkinan.

Berkat Jean Fracois Lyotard postmodern mulai dikenal dan banyak yang tertarik pada postmodern. Ia juga menulis tentang postmodern sebagai hasil dari pemikirannya yang membuahkan keuntungan khususnya untuk filsafat. Menurutnya postmodern memiliki ciri-ciri tertentu yang menandainya.

Ada banyak tokoh atau filsuf pada masa postmodern yang muncul dan memiliki argumen yang berbeda-beda yang sangat berperan penting pada massa ini diantaranya Jean Fracois Lyotard, Jean Baudillard, Friedrich Wilhelm Nietzsche Sche, dan juga Jacques Derrida.

_________

*) Aminatin, penulis adalah mahasiswa STKIP PGRI Pacitan program studi Bahasa Inggris kelas A. Makalah disusun gunasebagian tugas individu pada mata kuliah Manajemen Pendidikan tahun akademik 2013/2014 dengan dosen pengampu Afid

Burhanuddin, M.Pd.

 

Advertisements

One thought on “Sejarah Perkembangan Ilmu Pada Masa Post Modern”

  1. Hi there! Someone in my Reddit group shared this site with us so I
    came to give it a look. I’m definitely enjoying the information. I’m bookmarking and will be
    tweeting this to my followers! Great blog
    and superb design and style. Keep up the superb work!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s