Epistimologi Pengetahuan Mistik

Mistik didalam masyarakat sejak jaman dahulu hingga sekarang menjadi pelengkap kehidupan. Mereka beranggapan bahwa mistik bisa membantu menyeleseikan kemelut persoalan. Akan tetapi di era globalisasi sekarang ini mistik dianggap kuno bagi sebagian masyarakat modern. Hal ini berbeda dengan masyarakat di pedesaan yang masih menganggap mistik sebagai media alternative untuk menyeleseikan masalahnya.

Mistik adalah sebuah pengetahuan yang tidak masuk akal meskipun pada kenyataannya dapat menimbulkan kejadian yang nyata. Dikalangan masyarakat, mistik dijadikan media untuk menyelesaikan masalah karena didalam mistik itu sendiri ada muatan-muatan kekuatan (magis) yang ampuh untuk dijadikan jalan keluar. Kadang kala ketentraman jiwa tidak bisa hanya dicapai dengan materi saja, karena banyaknya problem yang dihadapi manusia, sehingga menyebabkan manusia mempunyai akal yang tidak sehat. Mereka menganggap jalan mistiklah manusia dapat menemukan ketentraman didalam hidupnya

Bagaimanapun mistik tidak lepas dari nilai karena pada kenyataannya mistik itu sendiri dapat digunakan dengan hal-hal yang menyimpang dari agama dan norma-norma sosial. Untuk mengetahui mistik itu menyimpang atau tidak kita dapat membedakan mistik dalam magis putih dan hitam.

Selama ini, kita menafsirkan bahwa mistik merupakan hal-hal yang berhubungan dengan dukun atau hal ghaib yaitu setan dan sebangsanya. Padahal apabila kita berfikir sejenak hal-hal ghaib tidak hanya setan saja, pernahkah kita berfikir bagaimana terciptanya gunung, sungai atau laut. Apabila dijelaskan secara ilmiah atau ilmu pengetahuan, hal tersebut terjadi dikarenakan proses alam yang panjang, tetapi apabila hal tersebut dijelaskan secara ghaib, hal tersebut merupakan kuasa Tuhan yang tidak dapat dimengerti oleh siapapun.

 

Ontologi pengetahuan Mistik

Pengetahuan mistik adalah pengetahuan yang tidak dapat dipahami oleh akal pikiran manusia. Karena pengetahuan ini kadang-kadang memiliki bukti nyata tapi kebanyakan tidak dapatdibuktikan secara nyata. Banyak orang yang percaya akan mistik ini dan banyak pul yang tidak mempercayainya. Karena kita tahu bahwa mistik tidak dapat di buktikan dengan indra dan logika.

Mistik bila dikaitkan dengan agama ialah pengetahuan ( ajaran atau keyakinan ) tentang Tuhan yang diperoleh melalui meditasi atau latihan spiritual. Tetapi mistik biasanya juga di kaitkan dengan hal-hal yang kasap mata atau tidak tampah oleh indra manusia pada hakikatnya. Seperti kepercayaan akan adanya setan, jin, malaikat, dll.

Menurut sifatnya mistik dapat dibagi menjadi dua yaitu:

  • Mistik Biasa adalahmistik tanpa mengandung kekuatan tertentu. Mistik ini dilakukan dengan meningkatkan sisi rohani daripada sisi jasmani, sehingga seseorang yang dapat mengamalkannya akan mempunyai sifat akhlak mulia, terhindar dari sifat dengki, iri, menyelesaikan permasalahan yang dihadapi manusia, dekat dengan Tuhan, rasa aman dan tentram. Jadi, mistik biasa disini sama halnya akan kepercayaan terhadap Tuhan YME. Karena pada hakiktnya agama terutama agama islam sangat menekankan pada hal rohaniah antara Tuhan dan hambanya. Di samping itu kepercayaan terhadap agama akan lebih membuat kita menjadi seseorang yang memiliki sifat dan akhlak yang lebih baik dan membuat kita lebih memiliki pedman dalam hidup.
  • Mistik Magis, adalah sesuatu yang mengandung kekuatan tertentu untuk mencapai tujuan tertentu. Biasanya mistik magis ini memerlukana beberapa media dan memerlukan keahlian untuk memperolehnya. Mistik magis sangat mengacu pada suatu keilmuan yang ingin di capai atau di miliki seseorang. Entah itu dengan jalan yang baik seperti meminta kepada Allah atau bahkan sebalknya. Magis ini dibagi dua, yakni :

Magis putih yaituilmu yang dipelajari dengan cara yang tidak menyimpang dari agama maupun kaidah masyarakat umum dan ini digunakan untuk berbuat baik, akan tetapi ilmu putih juga bisa digunakan untuk berbuat jahat. Semua ini tergantung pada niat yang mempelajarinya. Karena setiap sifat dan keinginan manusia berbeda beda. Magis putih selalu berhubungan langsung kepada Tuhan, dengan sarana do’a atau wirid. Jika seseorang dapata atau sanggup mempraktikan wirid atau do’a sesuai dengan rumusan maka kekuatan ilahiyah (khadam atau malaikat) akan dimanfaatkan untuk mencapai tujuan yang dikehendaki. Seharusnya dengan tercapainya ilmu yang diingginkan mampu untuk memperkuat keimanan dan menjadikan seseorang yang bersangkutan menjadi lebih baik.

Banyak hal yang di gunakan orang untuk mendekatkan diri kepada Tuhannya yaitu contohnya dengan ayat-ayat Al-Qur’an. Bahkan pada saat ini banyak ustad atau tabib yang dapat mengobati penyakit orang lain denagan menggunakan bacaan ayat suci yang telah terbukti keabsahannya. Dengan kata lain bahwa wirid dan doa’ dapat dijadikan jembatan untuk menyelesaikan masalah dan Tuhanlah maha kuasa atas segala-galanya. Magis putih ini mengacu pada ajaran atau kepercayaan agama islam yang mayoritas orang indonesia bahkan banyak negara yang telah menganut dan mempelajari agama islam. Magis putih ini biasanya banyak di terapkan oleh para ustad, wali dan para ahli agama yang berkutat aktif di agama islam.

Ciri-ciri magis putih antara lain :

  • Tidak menyimpang dari agama
  • Digunakan untuk berbuat baik
  • Berhubungan langsung dengan Tuhan

Magis hitam yaituIlmu yang dipelajari dengan cara-cara yang menyimpang dari agama dan kaidah masyarakat umum serta digunakan untuk memperdayai orang lain. Misalnya ilmu santet, ilmu lintrik, dan ilmu tenung. Biasanya Ilmu hitam bekerja dengan bantuan makhluk halus jahat atau setan. Ilmu ini biasanya digunakan untuk berbuat jahat yang bersifat mencelakakan orang lain atau merugikan orang lain, dan bahkan mungkin bisa mengakibatkan kematian. Cara kerja magis hitam dengan menggunakan media foto dan yang bersangkutan membacakan manta-mantra dan membutuhkan bantuan dari jin, atau setan. Hal ini banyak digunakan orang untuk menyantet orang atau memelet orang. Biasnyaa orang yang mengaplikasikan magis hitam ini merupakan orang yang memiliki perwatakan yang buruh yang memiliki niat sangat buruk terhadap orang lain, entah itu saudara, teman, bahkan orang tua. Banyak sekali orang yang telah mengaplikasikan ilmu ini. Kebanyakan dari mereka mempelajai ilmu ini semata mata hanya untuk menyakiti orang lain, bahkan ada juga sebagian orang yang melakukan beberapa hal untuk membuat dirinya sakti dengan bantuan makhluk halus atau setan. Orang yang belajar dan menggunakan ilmu ini harus melakukan beberapa hal contohnya dengan melakukan meditasi, tirakat, dan bahkan ada pula yang sampai membutuhkan tumbal untuk mencapai puncak ilmunya.

Ciri-ciri magis hitam antara lain :

  • Menyimpang dari agama
  • Digunakan untuk mencelakakan orang lain
  • Berhubungan dengan makhluk halus atau setan

Dalam praketeknya magis putih dan magis hitam memiliki kegiatan yang sama, yaitu sama-sama menggunakan media. Akan tetapi biasanya antara magis hitam dan magis putih membutukan dan menggunakan media yang berbeda. Nyaris hanya nilai filsafatnya saja berbeda. Kesamaan itu terlihat dari mistik magis putih menggunakan wirid, do’a sedangkan mistik magis hitam menggunakan mantra, jampi yang keduanya pada segi prakteknya sama. Dan yang membedakan lagi antara magis hitam dan magis putih yaitu terletak pada penaplikasian dan bagaima penggunaan magis ini. Sedangkan perbedaan yang mendasar terletak pada segi filsafatnya Mistik Magis putih selalu berhubungan dengan Tuhan, dan Mistik Hitam selalu tergantung kepada setan.

Epistimologi Pengetahuan Mistik

Objek Pengetahuan Mistik

Yang menjadi objek pengetahuan mistik ialah objek yang abstrak supra rasional, seperti alam gaib termasuk Tuhan, Malaikat, Surga, Neraka,dan Jin. Ada juga objek yang tidak dapat dipahami oleh akal pikiran kita, yaitu objek-objek supranatural seperti ilmu pelet, ilmu santet. Pengetahuan mistik itu tidak diperoleh melalui indera ataupun akal akan tetapi diperoleh melalui rasa. Karena pada hakikatnya pengetahuan mistik ini tidak dapat dinalar oleh akal pikiran manusia dan yang pasti bahwa pengetahuan mistik tidak dapat di buktikan dengan indra manusia sewajarnya. Hanya saja sebagian dari orang ada yang mampu melihat dan bahkan merasakan akan adanya suatu perwujudan dari mistik itu sendiri. Tetapi sebagai manusia kita patut mempercayai akan adanya pengetahuan mistik tersebut karena pada hakikatnya dan pada dasarnya pengetahuan mistik itu sendiri telah tercantum jelas dalam Al-Qur’an. Bagi umat manusia yang menganut agama islam segala hal yang termuat dalam Al-Qur’an ialah pasti benar. Karena bagi umat islam Al-Qur’an adalah pedoman dan sumber dari segala sumber pengetahuan kehidupan manusia. Mempercayai akan adanya Tuhan, ciptaannya dan bukti-buktinya merupakan salah satu dari cerminan akan pengetahuan mistik.

 

Contoh-contoh Pengetahuan Mistik

  • Mukasyafah

Mukasyafah adalah salah satu tangga menuju pengetahuan tentang dan dalam Tuhan, suatu pengetahuan hakikiyah.

Ilmu mukasyafah biasa disebut ilmu kebathinan yaitu ilmu yang menggunakan hati, rasa dan pikiran. Seseorang yang melakukan mukasyafah ini harus memiliki pikiran yang bersih dan suci. Bagi mereka yang selalu berpikir keburukan maka, ilmu ini tidak dapat terlaksana dengan baik.Biasanya yang memiliki ilmu ini adalah kaum shidiqin yaitu orang yang benar-benar tulus menghambakan dirinya kepada Allah serta kaum muqarabbin yaitu mereka yang didekatkan ke hadirat Allah. Jadi orang-orang yang memiliki ilmu ini adalah orang yang benar-benar mengabdikan dirinya kepada Allah SWT. Dan hanya orang-orang yang beriman dan berhati mulia yang mampu menguasai ilmu ini. Bukan sembarangan orang yang mampu mempelajari ilmu ini. Karena pemerolehan ilmu ini adalah terpusat dari Allah SWT.

Dalam sufisme, proses tersingkapnya tirai penerimaan nur gaib dalam hal seseorang mediator disebut al hal, yaitu proses penghayatan gaib yang merupakan anugerah Tuhan dan diluar adi kuasa manusia. Menurut sufi, jika mata (bashar) hanya mampu mengindra jarak dekat (hijab) maka pandangan bashirah (mata bathin) mampu mengetahui obyek yang jauh dang menyingkapkan kotoran dan hijab. Yang pasti orang-orang yang mampu mengusahi ilu ini adalah orang-orang ahli Qur’an yang memiliki hati yang suci.

  • Ilmu laduni

Ilmu laduni adalah ilmu bathiniyah yang bukan merupakan hasil pemikiran, ilmu laduni  adalah ilmu yang diterima langsung melalui ilham, iluminasi, atau inspirasi dari sisi Tuhan. Ilmu ini hanya dapat dimiliki oleh orang-orang tertentu. Mksudnya disini bahwa hanya manusia-manusia pilihan Allah yang mampu menguasai ilmu laduni ini.ilmu laduni disini hampir sama dengan ilmu mukasyafah karena ilmu laduni ini juga berasal dari Allah. Hanya saja yang membedakan antara mukasyafah dan laduni terletak pada pemerolehannya. Jika ilmu mukasyafah ini di peroleh dengan mencari sendiri dan meminta kepada Allah dengan tulus ikhlas sebaliknya, ilmu laduni ini tidak harus mencarinya tetapi ilmu laduni ini akan datang pada diri kita seseorang itu sendiri. Berupa ilham dan mukjizat, seperti pada zaman nabi bahwa para nabi dan rasul telah memperleh ilham dan mukjizat dari Allah karena para nabi ini merupakan orang-orag pilihan yang memiliki hati dan sifat yang suci dan mulia. Sehingga, Allah mempercayakan dunia ini pada mereka. Cara memperoleh ilmu laduni ini adalah dengan beberapa cara antara lain, berdo’a, berdakwah dan mengamalkan ilmu yang diketahui serta selalu menjaga hati agar tetap suci.

  • Sihir

Sihir adalah suatu perbuatan yang dapat mendekatkan diri kepada syaitan dengan bantuannya. Sihir ini biasanya digunakan orang untuk menjaili atau menyakiti orang lain. Ilmu sihir ini di peroleh manusia dengan bantuan setan. Sehingga, seseorang yang tertarik dengan ilmu sihir mau tidak mau dia akan dekat sentan. Ada pula yang beranggapan bahwa Sihir adalah ikatan-ikatan, jampi-jampi, perkataan yang dilontarkan secara lisan maupun tulisan, atau melakukan sesuatu yang mempengaruhi badan, hati atau akal orang yang terkena sihir tanpa berinteraksi langsung dengannya. Sihir ini mempunyai hakikat, diantaranya ada yang bisa mematikan, membuat sakit, membuat seorang suami tidak dapat mencampuri istrinya atau memisahkan pasangan suami istri, atau membuat salah satu pihak membenci lainnya atau membuat kedua belah pihak saling mencintainya. Kesimpulannya bahwa Sihir adalah kesepakatan antara tukang sihir dan syaitan dengan ketentuan bahwa tukang sihir akan melakukan berbagai keharaman atau kesyirikan dengan imbalan pemberian pertolongan syaitan kepadanya dan ketaatan untuk melakukan apa saja yang dimintanya.

  • Ilmu kebal

Ilmu kebal bukan lah termasuk ilmu yang berasal dari Allah. Karena pada hakikatnya dalam Al-Qur’an tidak ada istilah ilmu kebal. Hanya saja dalam islam kita hanya dapat berdo’a dan meminta kepada Allah untuk di berikan keselamatan itu baru bisa. Tetapi apa yang telah kita minta kepada Allah belum tentu Allah langsung mengabulkannya jika kita tanpa mengikuti ketentuan dan syarat terkabulnya suatu do’a kepada Allah. Yang di larang adalah, ketika kita berdo’a meminta keselamatan kepada selain Allah. Tetapi saat ini banyak orang yang tidak memperdulikan akan hal-hal yang dilarang oleh Allah. Banyak orang saat ini yang telah mengenal ilmu sihir, ilmu hitam dll. Mayoritas orang mempelajari ilmu ini dengan inisiatif kesombongan diri, dan adanya dendam terhadap orang lain. Jika seseorang salah mempergunakan ilmunya maka banyak manusia di dunia ini yang akan sensara akibat manusia-manusiayang tidak punya hati nurani. Pengguna ilmu sihir ini tidak pernah memandang mana orang baik atau tidak sebagai sasaran mereka.

 

 

  • Santet dan pelet

Defenisi pelet adalah menarik perhatian atau menginginkan sesuatu dengan cara memanfaatkan sumber daya yang kita miliki. Jadi dengan definisi pelet tersebut maka pelet bisa berkonotasi positif yaitu menarik perhatian atau menginginkan sesuatu dengan memanfaatkan kualitas dan kelebihan diri kita. Penyebab pelet berkonotasi negatif adalah orang biasa mengaitkan pelet dengan guna-guna, jampi-jampi, susuk, mantra-mantra, barang-barang atau apapun yang berhubungan dengan dunia ghaib dan kekuatan supranatural lalu karena pelet bisa menyebabkan kemudaratan, kesesatan, kebhatilan bahkan kematian. Ilmu pelet banyak digunakan anak remaja bahkan dewasa yang biasanya mengalami penolakan dari orang yang disukainya. Mereka banyak yang berpikir bahwa apabila dengan cara baik mereka tidak dapat mendapatkan idamannya maka satu hal yang amat mudah untuk menaklukkan pujaannya dengan cara menggunakan pelet. Biasanya orang yang menginginkan jasa pelet ini mereka pergi ketempat dukun untuk meminta bantuan dari dukun tapi hal ini tidak terlepas dari bantuan setan yang akan bekerja menyampaikan pelet tersebut. Sedangkan pada dasarnya ilmu santet adalah ilmu yang mempelajari bagaimana memasukkan benda atau sesuatu ke tubuh orang lain dengan tujuan menyakiti. Benda ini bisa saja misalnya sebuah paku atau seekor binatang berbisa yang dikirim secara gaib untuk dimasukkan ke tubuh seseorang dengan tujuan menyakiti orang tersebut. Seperti ilmu-ilmu lain yang ada di dunia, santet bisa merupakan ilmu putih atau ilmu hitam tergantung dari penggunaan ilmu ini apakah untuk kebaikan atau untuk kejahatan. Jenis dari ilmu santet ini pun sangat bermacam-macam. Bahkan sarana yang di gunakan untuk menyantet ini pun beraneka ragam, ada yang menggunakan paku, boneka, rambut, cermin, sesajen dll.

Cara memperoleh Mistik

Ada banyak hal yang dapat dilakukan untuk memperoleh Mistik antara lain :

Tirakat atau yang sering disebut puasa

Tirakat Disini adalah usaha untuk memperoleh energi supranatural atau tercapainya suatu keinginan berdasarkan ilmu kejawen. Tirakat tersebut bisa berupa bacaan doa, mantra, pantangan, dan puasa. Inilah yang disebut belajar ilmu gaib sesungguhnya, karena berhasil atau tidaknya seseorang menjalankan tirakat hingga menguasai ilmu, tergantung sepenuhnya pada dirinya sendiri.

Kebenaran mistik dapat diukur dengan berbagai macam ukuran. Bila pengetahuan itu berasal dari Tuhan, maka ukurannya adalah teks Tuhan yang menyebutkan demikian. Ada kalanya ukuran kebenaran pengetahuan mistik itu kepercayaan. Jadi, suatu dianggap benar karena kita mempercayainya. Kita percaya bahwa jin dapat disuruh oleh kita untuk melakukan pekerjaan, ya kepercayaan itulah yang menjadi kepercayaannya. Ada kalanya kebenaran suatu teori dalam pengetahuan mistik diukur dengan bukti empiris. Dalam hal ini bukti empiris itulah ukuran kebenarannya. Cara yang kedua untuk memperoleh dengan melakukan meditasi. Meditasi disini maksudnya adalah mnyendri di tempat yang sepi bahkan tempat yang di percaya sangat keramat seperti, kuburan, goa dll. Biasanya tempat yang di gunakan untuk meditasi adalah tempat yang di anggap memiliki hawa yang mistis atau yang berbau keangker angkeran. Meditasi atau yang sering orang sebut dengan bertapa ini merupakan cara untuk mendapatkan atau mencapai ilmu gaib yang di inginkan seseorang. Seorang yang melakukan meditasi harus melakukan dan memenuhi beberapa pantangan atau larangan antara lain tidak boleh makan, minum, tidur dan harus meninggalkan kegiatan dan aktifitasnya. Kalau kita mau berkunjung ke tempat-tempat yang dianggap keramat di penjuru negeri ini, niscaya akan kita dapatkan beberapa orang yang malah berhari-hari menetap di tempat tersebut. Mereka datang bukan untuk kunjungan sejarah atau wisata daerah, tapi untuk memburu wangsit dan bisikan ghaib yang ada di tempat tersebut. Mereka bertapa dan merapal (mewirid) bacaan atau mantra tertentu dan disertai dengan bawaan (sesajen) khusus.

Ketiga adalah dengan cara wirid atau mantra. Wirid atau mantra disini biasanya digunakan dan di ucapkan oleh para ustad, paranormal, dan dukun yang berkepentingan khusus. mantra atau wirid ada beraneka ragam bahasanya. Ada mantra yang menggunakan bahasa jawa ada pula yang menggunakan bahasa indonesia dll. Tetapi mantra disini tidak mengacu pada ustad atau kyai bahkan wali. Karena pada dasarnya agama islam sangat menganjurkan hambanya untuk selalu mengumandangan dan mengucapkan kata-kata baik dan lafal Al-Qur’an jadi, seorang yang memiliki niat baik dan atas nama allah maka kata-kata yang di gunakannya iyalah ayat-ayat suci Al-Qur’an. Dan satu hal lagi yang harus di ketahui oleh penganut agama islam yaitu bahwa tiada Tuhan selain Allah. Maka seorang yang berakal dan berakhlak mulia ia akan senantiasa meminta dan hanya meminta kepada Tuhannya. Bukan selain Tuhannya. Karena islam sendiri melarang hambanya untuk musrik atau menduakannya. Wirid menurut kami sama halnya dengan berdoa atau meminta sesuatu dengan wirid. Wirid bagi kebanyakan orang terutama orang islam ialah mengucap kalimat atau ayat allah yang mana telah tercamtum pada Al-Qur’an. Wirid sangat dianjurkan bahkan diwajibkan bagi para hamba allah. Tetapi wirid ini sendiri sekarang juga telah digunakan orang sebagai media atau cara untuk memperoleh suatu ilmu atau kesaktian tetapi tetap harus dalam konteks kebaikan. Yang ketiga yaitu memperoleh ilmu dengan cara transferisasi. Transferisasi ilmu disini maksudnya bahwa seorang mendapatkan ilmu dengan cara mentransfer ilmu yang telah di miliki gurunya dan memindahkan pada diri orang yang bersangkutan tersebut. Dalam pengetahuan yang logis kita tahu bahwa dengan menggunakan cara ini seseorang yang berkeinginan memiliki kesaktian atau ilmu gaib harus melakukan beberapa hal untuk mencapainya. Tetapi kelemahan dari cara ii adalah bahwa transferisasi ilmu harus membutuhkan gruru spiritual khusus yang mampu mentransfer ilmu pada muridnya. Tetapi kebanyakan orang yang mencari kesaktian mereka banyak yang mimilih menggunakan cara meditasi atau tirakat. Karena cara ini lebih mudah dan praktis bagi kebanyakan orang yang memiliki ikatan supranatural.

 

 

Aksiologi Pengetahuan Mistik

 

Manfaat Mistik

Mustahil pengetahuan mistik mendapat pengikut yang begitu banyak dan berkembang sedemikian pesat bila tidak ada gunanya. Pengetahuan mistik itu amat subjektif, yang paling tahu penggunaannya ialah pemiliknya. Jenis mistik lain seperti kekebalan, pelet, debus dan lain-lain dpierlukan atau berguna bagi seseorang sesuai dengan kondisi tertentu, terlepas dari benar atau tidak penggunaannya. Kebal misalnya dapat digunakan dalam pertahanan diri, debus dapat digunakan sebagai pertahanan diri dan juga untuk pertunjukan hiburan. Jenis ini dapat meningkatkan harga diri dan dapat pula sebagai pertahanan diri sesorang. Sementara mistik magis hitam, dikatakan hitam, antara penggunaanya untuk kejahatan. Karena telah di uraikan di atas bahwa magis hitam ini meminta kepada selain allah jadi kita dapat menyimpulkan bahwa magis hitam ini merupakan ilmu yang d larang agama dan dapat merugikan bahkan melukai orang lain.

Secara garis besar kita dapat menyimpulkan bahwa, apabila mistik tersebut dipergunakan untuk kebaikan, maka mistik tersebut tergolong mistik putih. Tetapi apabila mistik tersebut dipergunakan untuk hal-hal buruk atau bertentangan dengan kebaikan, maka mistik tersebut merupakan golongan mistik hitam.

Pengetahuan mistik menyelesaikan masalah tidak melalui proses indrawi dan tidak pula melalui proses rasio. Itu berlaku mistik putih dan mistik hitam.

 

Kegunaan Pengetahuan mistik

 

  • Mempunyai kepercayaan atau pegangan hidup yang kuat

Memang benar bahwa dengan kita mempelajari ilmu mistik, memahami, dan mempercayai kita akan mampu mencapai puncak kepercayaan dan pegangan hidup yang kuat. Pada urain ini kita akan membahas keterkaitan antara Tuhan dan hambanya. Setiap orang memiliki Tuhan bagi agama islam kita memiliki Allah SWT. Kita sebagai umat islam telah mempercayai dan bahkan selalu menyebutNya dalam setiap do’a kita. Meskipun kita sebagai umat islam tidak mengetahui bahkan tidak pernah melihat bagaimana wujud Allah sebenarnya. Tetapi kita umat islam telah mempercayai dengan adanya Allah. Karena pada dasarnya kita manusia, binatang, pohon, gunung, lautan, daratan dan segala hal yang ada di dunia merupakan ciptaanNya. Mungkin kita selalu bertanya bagaimana wujud Tuhan sebenarnya tetapi semua orang tidak ada yang tahu karena semua itu adalah rahasiaNya. Tiada satu orang pun yang tahu akan apa yang telah di takdirkan kepada hambanya. Tetapi Allah telah menceritakan segala hal yaitu tentang kehidupan terdahulu dan kehidupan yang akan datang yang tercantum dalam kitab suci Al-Qur’an. Al-Qur’an ini ah yang mampu membuat para umat islam menjadi kokoh untuk menganut agama islam dan mampu menambah keimanan bagi hambanya.

  • Meningkatkan kepercayaan diri

Memiliki kepercayaan atau suatu agama akan mampu meningkatkan rasa percaya diri kita. Karena bahwasanya setiap manusia itu membutuhkan agama. Maksud dari kepercayaan diri disini bahwa jika telah komitmen pada satu agama dalam agama tersebut ada larangan- larangan yang tidak boleh di langgar oleh umatnya. Sehingga, jika kita telah mengetahui mana yang baik dan mana yang buruk dalam agama kita maka, kita akan percaya diri dalam melakukan segala hal tampa takut apakah yang kita lakukan bertentangan dengan agama atau tidak. Jadi, bagaimanapun agama kita dapat membuat kita menjadi semakin percaya diri dan membuat diri kita semakin mantap untuk menjalani kehidupan.

  • Kekebalan tubuh

Banyak orang yang telah mengenal akan adanya ilmu hitam. Biasanya ilmu hitam ini di pergunakan dalam hal negatif. Seperti contoh santet, pelet dll. Kebanyakan orang salah dalam menggunakan ilmu ini karena pengguna ilmu ini tidak memiliki aklak yang baik. Banyak masalah yang di timbulkan dari ilmu hitam ini. Karena telah banyak korban dari ulah manusia yang tidak bertanggung jawab. Ilmu hitam ini juga digunakan orang sebagai alat untuk memperoleh kekebala tubuh. Kekebalan tubuh disini maksudnya bahwa orang yang melakukan ritual untuk kekebalan tubuh ini bertujuan untuk menyombongkan diri bukan hanya untuk membela diri. Kebanyakan orang yang memiliki kekebalan tubuh ini biasanya tubuhnya tidak mempan dengan alat-alat yang tajam yang jika d gunakan untuk orang biasa maka orang tersebut akan terluka bahkan mengakibatkan kematian. Orang yang menggunakan ilmu ini biasanya orang yang sesat dan tampa berpikir rasional.

  • Pesugihan (ilmu hitam)

Pesugihan ini telah di gunakan orang di segala penjuru dunia. Bahkan istilah ini telah di kena oleh banyak orang. Orang yang menerapkan hal ini ialah orang yang malas bekerja dan orang yang kurang mensyukuri nikmat. Mereka yang telah menerapkan ilmu pesugihan ini bisa di katakan orang telah berputus asa padahal jika kita mau mencari uang dengan cara halal kita msih sanggup hanya saja manusia saat ini telah banyak yang di butakan oleh harta. Pada hakikatnya manusia tidak akan pernah merasa puas, ya, itulah istilah yang tepat bagi manusia-manusia pada saat ini. Bagi mereka harta adalah segala galanya bahkan kebanyakan orang berpikir bahwa uang lah yang akan membuat kita bahagia di dunia. Jika kita telaah lebih mendalam ternyata telah banyak orang yang jatuh dalam lubang kekafiran ini. Manusia-manusia ini ialah manusia yang telah di buat gila oleh harta kekayaan. Bagi kebanyakan orang mencari harta kekayaan dengan cara pesugihan adalah cara yang mudah dan cepat. Biasanya orang yang mencari pesugihan ini mereka harus melakukan beberaa hal yang sakral conthnya, mereka harus melakukan meditasi seperti d goa, gunung, dll. Biasanya tempat yang di gunakan untuk melakukan meditasi ini ialah tempat-tempat yang di anggap angker. Karena kebanyakan orang berpikir bahwa di tempat yang angker ini ada makhluk halus yang menjaga dan mampu mengabulkan keinginannya. Menurut fakta yang berkembang saat ini orang yang mencari harta kekayaan dengan cara pesugihan biasanya mereka harus menyerahkan tumbal. Bahkan bagi orang yang telah gila harta ia akan mengorbankan dan melakukan segala hal demi terpenuhinya keinginannya, mereka pun akan ikhlas mengorbankan seseorang sebagai persembahan bagi roh yang di pujanya. Anehnya orang-orang ini mau merelakan orang-orang ang di sintainya, termasuk anaknya sendiri. Sungguh suatu hal yang sungguh sangat tragis terjadi di dunia ini. Manusia semacam ini merupakan manusia yang rendah dan seburuk-buruk manusia. Mereka tanpa berpikir dua kali bahwa yang di lakukannya sangat menentang agama dan sangat di benci oleh Tuhannya. Mereka tak pernah berpikir bahwa yang mereka makan adalah harta yang haram, harta yang tak akan membuat kita bahagia di dunia dan akhirat.

 

Cara Mistik Magis Putih dan Hitam Menyelesaikan Masalah

Magis Putih

  • Berdo’a

Didalam magis putih segala hal yang di lakukan dan dikerjakan atas nama Allah. Maka cara pertama yang harus di lakukan dalam menyelesaikan masalah pada magis putih adalah dengan berdo’a kepada Allah. Semua orang yang mempelajari ilmu ini harus meminta hanya pada Allah, bukan setan, jin dll. Salah satu hal yang dapat di laksanakan dalam jalan Allah adalah berdo’a meminta kepadaNya. Doa menjadi bagian yang esensial dalam kehidupan manusia yang beragama. Doa memegang peranan penting untuk kelangsungan dan perjalanan hidup manusia, untuk itu hampir disetiap perjalanan hidup manusia beragama, ia akan berdoa untuk melakukan segala sesuatu agar ia memperoleh selamat dan sejahtera.

  • Meminta langsung kehadirat Allah

Cara kedua yang dapat digunakan untuk penyelesain masalah pada magis putih adalah dengan meminta langsung kehadirat Allah. Maksudnya disini bahwa manusia itu di ciptakan oleh Allah dan selayaknya kita meminta pun juga harus kepada Allah. Meminta langsung kepada Allah tidak boleh di wakilkan dan yang harus kita ketahui bahwa Allah itu mengabulkan keinginan kita tanpa perantara. Maha besar Allah yang mampu mendengar segala permintaan hamba-hambanya yang bertaqwa di dunia ini. Maka, jangan pernah sekali-kali meragukan kebesaran Allah. Jadi, para penganut magis putih harus selalu berdo’a dan selalu meminta langsung kepada Allah. Bukan meminta kepada nenek moyang, roh halus, orang yang sudah meninggal, setan, jin dll.

  • Menjadikan do’a sebagai kekuatan ilahiyyah

Cara yang ketiga yang dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah pada magis putih adalah dengan menjadikan do’a sebagai kekuatan ilahiyyah. Yang perlu kita ketahui bahwa kekuatan ilahiyyah terletak pada do’a. Kekuatan dari do’a ini sangat dahsya. Sudah banyak terbukti beberapa kekuatan dari do’a-do’a manusia-manusia yang beriman. Jika kita mau meminta dan berdo’a kepada Allah niscaya apa yang kita inginkan akan Allah kabulkan. Kekuatan do’a mampu merubah takdir. Jadi, kita tidak pelu ragu untuk menjadikan do’a sebagai kekuatan ilahiyyah. Jadikan do’a sebagai sumber dari kekuatan kita dan dalam berdo’a yakinlah bahwa apa yang telah kita minta akan di kabulkan olehNya.

Magis Hitam

  • Memuja setan

Cara pertama yang di gunakan para penganut magis hitam untuk menyelesaikan masalah adalah dengan memuja setan. Bagi mereka setan adalah seperti Tuhan mereka, karena setan mampu memberikan apa yang mereka inginkan. Biasanya para pemuja setan ini menggunakan media sesajen sebagai persembahan mereka terhadap setan yang di pujanya. Ironisnya para manusia yang murtad ini akan melakukukan dan menuruti apa saja yang di perintahkan oleh setan yang di pujanya. Dalam menyeselesaikan masalah mereka akan minta petunjuk dan bantuan kepada para arwah yang di pujanya.

  • Membaca mantra

Cara yang kedua yang biasa digunakan para penganut magis hitam untuk menyelesaikan masalah adalah dengan membacakan mantra-mantra. Mantra ini bertujuan untuk mengundang para setan agar orang tersebut dapat meminta langsung keinginannya. Bagi mereka dengan membaca mantra-mantra yang menurutnya telah terbukti keabsahannya mampu membuatnya lebih kuat dan mampu membuatnya melakukan segala hal yang di inginkannya.

  • Bermeditasi di tempat yang keramat

Cara yang ketiga yang biasa di gunakan penganut magis hitam untuk menyelesaikan masalah adalah dengan melakukan meditasi di tempat yang keramat atau angker. Bagi para penganut magis hitam hal ini mampu membuatnya menjadi semakin kuat karena ada bantuan dari setan di belakanganya. Dalam melakukan meditasi ini seseorang di larang melakukan beberapa hal yang dapat menggagalkan meditasinya.

  • Membutuhkan tumbal

Cara yan keempat adalah dengan menggunakan tumbal. Banyak orang yang percaya akan kekuatan setan yang akan menolongnya setelah ia memberikan tumbal. Tumbal disini dapat berupa hewan, barang, dan manusia. Ironisnya jika setan yang di puja meminta korban berupa manusia alangkah kejamnya. Manusia yang derajatnya lebih tinggi dibanding setan menjadi korban dan bahkan mati akibat setan. Bahkan manusia yang telah memuja setan pun mereka tidak mempunyai rasa malu sama sekali. Karena pada hakikatnya harkat martabat dan derajat manusia lebih tinngi di bandingkan setan.

 

PENUTUP

 

 

Membahas mengenai epistemologi mistik, berarti berusaha mencari tahu bagaimana sejarah munculnya mistik dan bagaimana memperoleh keyakinan mistik tersebut. Sebagaimana dijelaskan mengenai hakekat mistik yang gaib, maka alat yang dapat digunakan untuk mengeahui mistik ini diantaranya adalah rasa, hati dan keyakinan seseorang. Jadi tidak melalui indera atau pun rasio atau akal manusia.

Adapun yang menjadi obyek dari mistik tersebut merupakan obyek yang gaib, kasat mata dan supra rasional, maka cara memperolehnya pun sering kali tidak menggunakan akal rasional. Mistik dapat diperkenalkan sebagai suatu bentuk dari intuisi. Dijelaskan bahwa intuisi yang ditemukan orang dalam pejabaran-penjabaran mistik memungkinkan untuk mendapatkan pengetahuan yang langsung yang mengatasi pengetahuan yang diperoleh dengan akal dan indra. Pengetahuan mistik telah diberi definisi sebagai kondisi orang yang amat sadar tentang kehadiran yang Maha riil. (Hubungan aku dengan Tuhan/Kesadaran Kosmis)

Magis dibedakan menjadi dua yaitu magis hitam dan magis putih. Dilihat dari kegunaannya atau cara memperoleh magis itu berdasarkan pandangan orang itu sendiri, baik sebagai magis putih dan yang dipandang buruk sebagai magis hitam. Untuk magis hitam bahkan sering dikaitkan dengan hal-hal mistis.

Bagi saya semua ilmu itu baik dan patut dipelajari. Yang dianggap orang selama ini ilmu mistis ternyata bisa diilmiahkan dan masuk akal, sangat perlu dipelajari disesuaikan dengan kebuTuhan dan situasi kondisi kita.

Manusia bisa dengan ilmunya menjadi ditinggikan derajatnya karena dengan ilmu itu dimanfaatkan untuk kebaikan dirinya dan sesamanya, dan manusia bisa dihinakan hidupnya dengan ilmunya yang digunakan untuk kejahatan dan keburukan bagi dirinya dan sesama. Seperti halnya jika kita memegang pisau. Memegang dan menggunakan pisau dengan baik dan benar tentu ada ilmunya, dengan pisau itu bisa digunakan untuk kebaikan dan membela diri tapi dengan pisau itu juga bisa digunakan untuk kejahatan. Ilmu sihir itu mudah dipelajari, apabila digunakan bisa berdampak buruk pada dirinya dan orang lain.

Kesimpulan dari uraian di atas bahwa semua ilmu itu baik hanya saja tergantung yang menggunakannya untuk apa.

 

_________

Disusun Oleh:

  • Ririn Indarwati
  • Aris Dwi Pratomo
  • Eka Fatmasari
  • Nova Falin Ari Fiandhika
  • Iqbal Ghozali
  • Trianica Indra Ardina
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s