Sejarah Perkembangan Ilmu Pada Masa Yunani Kuno

Perkembangan ilmu pengetahuan sekarang ini tidaklah secara spontan, melainkan bertahap. Setiap periode memiliki ciri khasnya tersendiri terhadap perkembangan ilmu pada eranya.Ilmu filsafat juga ikut berkembang dalam perkembangan ilmu yang semakin maju dari masa ke masa. Perkembangan ilmu filsafat pada awal kemunculannya yaitu pada masa Yunani kuno. karena pada masa itu disebut dengan masa kejayaan yaitu setiap orang bebas untuk mengeluarkan pendapatnya untuk meluangkan ide yang mereka punya. Dengan di dasari keingintahuan dari orang Yunani itu dapat menjadikan orang Yunani itu sendiri sebagai ahli fikir yang dikenal sepanjang masa. Corak yang dimiliki filsafat pada masa ini yaitu kosmosentris yang artinya perhatian para filosofi pada masa itu hanya mengarah pada alam semesta. Orang Yunani yang awalnya hanya percaya kepada dongeng ataupun tahayul tetapi lama-kelamaan mereka bisa berfikir secara ilmiah dengan melakukan berbagai penelitian untuk mencari kebenaran.

Tetapi seringkali masalah filsafat hanya dapat dipahami apabila kita mengetahui bagaimana perkembangan sejarah filsafat itu bahkan kita dapat memahaminya apabila kita melihat kembali tentang perkembangan sejarahnya. Para ahli besar seperti Aristoteles,Thales,Plato,Herodotus dan yang lainnya dapat dimengerti dari aliran sebelum mereka dan para ahli besar itu memberikan dampak yang luar biasa dimasa sekarang. Ilmu komunikasi serta politik merupakan salah satu dari kedisiplinan yang para ahli besar lahirkan. Jadi, filsafat dan ilmu yang sekarang ini terkenal di dunia Barat merupakan contoh dari sekian banyak ilmu yang berasal dan dibawa pada zaman Yunani Kuno.

Tujuan dari pengetahuan kita tentang perkembangan ilmu pada zaman Yunani Kuno adalah kita mampu mengenali peradaban setiap Negara, karena setiap Negara memiliki peradaban yang berbeda-beda mulai dari sistem tata Negara atau wilayah, bahasa yang digunakan, dan juga ilmu sosial yang mereka terapkan dalam suatu hubungan sosial mereka karena tingkat kepandaian juga mempengaruhi ilmu dalam suatu Negara ataupun zaman. Jadi pada intinya ilmu itu tidak bisa didapat secara spontan melainkan harus secara bertahap. Dan pada masa Yunani Kuno merupakan masa yang paling tepat untuk meluangkan pendapat maupun ide-ide tentang filsafat karena kemunculan filsafat itu sendiri bermula dari masa Yunani Kuno.

 

1)      Rumusan Masalah

Makalah ini dibuat untuk memenuhi salah satu tugas dari Mata Kuliah Filsafat Ilmu yang diampu oleh Bapak Afid Burhanuddin S.Pd. Dan dari latar belakang diatas dapat ditarik beberapa rumusan masalah, yaitu :

1)      Bagaimana sebenarnya peradaban pada masa Yunani Kuno itu?

2)      Apa saja hasil peradaban pada masa Yunani Kuno?

3)      Bagaimanakah perkembangan ilmu pada masa Yunani Kuno?

4)      Siapakah yang berperan pada masa Yunani Kuno?

 

2)      Tujuan penulisan

Dari rumusan masalah diatas, dapat diketahui bahwa tujuan dari penulisan makalah ini adalah untuk mengetahui Perkembangan ilmu pada masa Yunani Kuno dan untuk mengetahui peradaban pada zaman itu.

PEMBAHASAN

Perkembangan peradaban Yunani Kuno dibagi menjadi dua yaitu :

  1. Zaman Pra- Yunani Kuno (abad XV – VII SM)

Pada zaman ini terbagi menjadi tiga fase secara umum yaitu yang pertama zaman batu tua. Pada zaman ini mempunyai beberapa ciri khas, diantaranya menggunakan alat dari batu, sudah mengenal bercocok tanam dan beternak dan pengamatan primitif menjadi dasar dalam kehidupan sehari- hari. Yang kedua yaitu zaman batu muda. Pada zaman ini telah berkembang kemampuan yang luar biasa yaitu dengan kemampuan berupa tulisan (gambar dan symbol),kemampuan membaca (yaitu dari bunyi ataupun suku kata tertentu), dan juga kemampuan menghitung. Yang ketiga yaitu zaman logam. Pada zaman ini sudah semakin maju yaitu dengan peralatan logam digunakan untuk peralatan sehari-hari seperti peralatan masak, digunakan sebagai perhiasan bahkan perang pun pada zaman ini sudah menggunakan logam.

  1. Zaman Yunani Kuno (abad VII – II SM)

Pada abad ke-VI SM di Yunani lahirlah filsafat yang disebut sebagai landasan peradaban dunia yaitu The Greek Miracle yang berarti suatu peristiwa yang ajaib. Peradaban Yunani Kuno dimulai pada abad ke 6 SM, tetapi pada masa itu masyarakat Yunani hanya menganut cerita mitos dan bahkan pemikiran yang logis tidak berlaku pada masa itu. Dan para ilmuwan memperhatikan dengan benar bagaimana perkembangan ilmu pada masa ini karena akan menjadi dasar ilmu pengetahuan pada masa sekarang. Namun pada abad ini juga ada ilmuwan yang menentang dengan keras akan adanya kepercayaan kepada mitos.Dan beberapa penemuan penting justru terjadi pada periode ini.

 

1)      SEJARAH PERKEMBANGAN ILMU PADA MASA YUNANI KUNO

 

Sejarah perkembangan ilmu pada zaman ini yaitu sekitar abad ke 6, pada zaman ini pemikiran dari masyarakat tentang ilmu masih terpengaruh dengan mitos-mitos. Maksudnya disini adalah pada zaman ini orang-orang masih percaya dengan tahayul dan menggunakan ilmu alam, namun meskipun begitu ada beberapa filosof yang selalu berusaha untuk membebaskan diri dari pengaruh mitos yaitu dengan cara memperhatikan kebenaran sesuai dengan hati sehingga dapat membedakan mana tahayul dan mana yang nyata. Dalam perkembangan ilmu pada masa Yunani Kuno pada awalnya sangat percaya dengan cerita / dongeng yang berbau mitos ataupun tahayul. Namun lama- kelamaan mereka mampu keluar dari pengaruh itu dan mulai

menggunakan dasar kebenaran ilmiah. Di dalam zaman ini juga terdapat beberapa sifat, yaitu aninquiring attitude, dan receive attitude mind. Kedua sikap itu juga

mempunyai arti yaitu yang pertama aninquiring attitude maksudnya sikap yang selalu kritis dalam menghadapi tantangan ataupun menyelidiki sesuatu. Dan yang kedua receive attitude mind mempunyai arti disini adalah suatu sikap yang menerima begitu saja, maksudnya secara luas yaitu selalu menerima tanpa piker panjang. Tetapi receive attitude mind pada zaman ini tidak diterima. Pada zaman ini ilmu filsafat dapat tumbuh dengan subur karena mencapai puncak kejayaannya (zaman hellenisme) dibawah pimpinan Iskandar Agung yaitu merupakan murid dari ahli besar Aristoteles.

Pada abad pertama sampai abad ke 2 M ada pembagian wilayah perkembangan ilmu yang disebabkan oleh masuknya agamaKristen. Pada abad ke 4 dan 5 M perkembangan ilmu pengetahuan dikuasai oleh Roma.Dalam penguasan ilmu pengetahuan oleh Roma tentu saja disebabkan oleh beberapa pokok, yaitu :

a)      Kebebasan berfikir yang ditekankan oleh Roma.

b)      Agama Kristen yang tidak di sangkal.

c)      Kerjasama antara orang Kristen digunakan sebagai otoritas kebenaran.

Namun walaupun begitu para tokoh aljabar yang ada pada abad ke 2M sangat berperan dalam perkembangan pengetahuan.

Adapun tokoh-tokoh yang ada pada masa Yunani Kuno adalah :

1)      THALES ( 624-546 SM )

 

Thales pernah mengemukakan sebuah pertanyaan yang dijawab sendiri, dalam pertanyaannya itu isinya yaitu apa sebenarnya bahan alam semesta ini? Dan thales pun menjawab sendiri yaitu jawaban yang mengejutkan air. Ternyata jawaban itu masih belum tuntas dan memunculkan pertanyaan baru kenapa thales memilih air untuk menjawab pertanyaan itu. Dan ternyata thales memilih air untuk jawabannya itu karena air merupakan sesuatu yang sangat diperlukan bagi kehidupan dan unsure terpenting oleh makhluk hidup. Menurut pendapatnya bumi ini terapung di atas air (Mayer, 1950:18). Dari pernyataan thales tersebut dapat diketahui bahwa sesuatu yang sangat sederhana pun dapat menimbulkan pernyataan-pernyataan yang kompleks. Thales telah lahir pada tahun 625–546SM dan dia telah diberi julukan The Father of Filoshopy oleh Aristoteles yang artinya dia merupakan pencetus filosofi pertama. Bahkan dia juga telah mendapat gelar sebagai salah satu dari tujuh orang yang bijaksana atau dalam bahasa inggrisnya Seven Wise Men of Greece.Meramal gerhana matahari pun telah Thales lakukan pada

 

 

tahun 585 SM dan itu merupakan salah satu jasanya yang besar. Argumen Thales dikemukakan secara kongkret dan bukan hanya rasional. Dengan demikian, Thales merupakan ahli matematika yang pertama dan juga The Father of Deductive Reasoning.

 

2)      ANAXIMANDER ( 610-546 SM )

 

Anaximander berpendapat bahwa benda dari pembentuk dunia yag asli adalah apeiron. Yang dimaksud dengan apeiron disini adalah suatu substansi yang tidak memiliki batas atau definisi. Anaximander juga menjelaskan bahwa apeiron sebagai sesuatu yang mengelilingi segala sesuatu secara tak terbatas. Menurut Anaximander, bahwa bumi tidak ditopang oleh apa-apa dan makhluk pertama yang hidup dilahirkan dalam kelembapan.

 

3)      ANAXIMENES ( 585-528 SM )

 

Anaximenes ada sekitar 585-528 SM. Prinsipnya adalah bahwa prinsip yang pertama dari segala benda adalah tak terbatas. Udara merupakan prinsip yang pertama yang ia nyatakan karena udaralah yang meliputi seluruh alam dan menjadikan dasar hidup bagi manusia untuk bernafas, karena tanpa udara manusia tidak akan mungkin bisa bertahan hidup. Ajaran Anaximenes bahwa bumi melayang di udara, bintang ditanam seperti paku dalam Kristal dan benda-benda langit selalu bergerak mengitari bumi seakan-akan seperti topi yang mengitari kepala kita.Terjadinya gempa bumi pun dijelaskan antara keadaan kering dan basah pada pertukaran bumi.

 

4)      PYTHAGORAS ( 571-496 SM )

 

Pythagoras lahir di pulau Samos, dan dia menetap di Trotona. Ia dikenal sebagai Bapak Bilangan dan yang sampai sekarang masih dikenal adalah Teorema Pythagoras. Teorema Pythagoras biasanya selalu kita jumpai

 

 

dalam pelajaran matematika, karena teorema pythagoras sendiri adalah suatu keterkaitan dalam geometri Euklides antara tiga sisi sebuah segitiga siku-siku. Dalam teorema Pythagoras menyatakan bahwa jumlah luas bujur sangkar pada kaki sebuah segitiga siku-siku sama dengan luas bujur sangkar di hipotenus. Dalam pendapatnya, Pythagoras menyatakan bahwa angka bukan unsur seperti udara, dan air merupakan prinsip semua benda. Terdapat modifikasi angka yang sedemikian rupa dan baginya angka adalah materi dan makna cosmos. Ia juga berpendapat bahwa sumber semua benda adalah berawal dari bilangan genap dan ganjil yang yang secara bersama-sama menghasilkan kesatuan berupa angka.

 

5)      HERACLITUS ( 544-484 SM )

 

Sekitar tahun 544-484 SM Heraclitus mulai muncul, dia terlahir di sebuah kota perantauan di Asia Kecil yaitu di Ephesus. Dia selalu diberi julukan si gelap dan merupakan yang paling tua dari teman-temannya yaitu Pythagoras dan Xenophanes. Ucapannya yang terkenal berbunyi Panta Rhei Kai Uden Menci yang mempunyai arti segala sesuatunya mengalir bagaikan arus sungai dan tidak ada satu orang pun yang bisa masuk ke sungai dua kali. Seperti dalam pernyataanya dia mengatakan bahwa “ You can’t step twice into the same river, for the fresh waters are ever flowing upon you “ dengan arti bahwa engkau tidak dapat terjun kesungai yang sama dua kali, karena air sungai itu mengalir dan terus mengalir.Menurut Heraclitus, alam semesta ini selalu dalam keadaan berubah. Dan dari pernyataan tersebut, mengandung pengertian bahwa kebenaran itu selalu berubah.

 

6)      PARMANIDES ( 501-492 SM )

 

Parmanides lahir pada tahun 540 M yang berasal dari Elea. Elea merupakan sebuah kota perantauan Yunani di Italia Selatan. Permanides mempunyai sebuah metode/ sistem yang secara keseluruhan didasarkan pada deduksi logis, misalnya tidak seperti Heraclitus yang menggunakan metode intuisi. Dalam “The Way of Truth”, Parmanides bertanya : Apa standard kebenaran dan ukuran realitas? Dan bagaimana itu bisa dipahami? Ia lalu menjawab ukurannya ialah logika yang konsisten. Parmanides mengakui adanya pengakuan yang tidak tetap dan selalu berubah-ubah serta pengetahuan indera dan budi yang biasa disebut dengan pengetahuan yang tetap. Menurut Permanides pengetahuan budi itu sangat utama, karena ia beranggapan bahwa pengetahuan indera tidak mampu mencapai kebenaran.

 

7)      ZENO ( 490-430 SM )

 

Zeno lahir di Elea. Zeno berpendapat bahwa realitas adalah satu, tidak berubah dan realitas dipahami oleh nalar bukan indera. Zeno merupakan murid dari Parmanides. Ia berusaha menunjukkan bahwa gerak hanya khayal belaka. Penalarannya yang paling terkenal dalam hal ini menyatakan bahwa Achilles

tak akan pernah dapat mengejar kura-kura. Ini disebabkan karena kura-kura akan selalu di depan saat Achilles mencapai titik dimana kura-kura itu semula. Dan Mellisus memperbaiki pendirian Paranides, dengan demikian, pendapatnya ini menyimpang dari tradisi Yunani yang memandang ruang bersifat berhingga.

 

8)      PROTAGORAS ( 481-411 SM )

 

Protagoras menyatakan bahwa manusia adalah ukuran kebenaran dan kebenaran itu bersifat pribadi. Akibatnya tidak akan ada ukuran yang absolute dalam etika, metafisika, maupun agama. Bahkan teori matematika juga dianggap sebagai kebenaran yang absolute.

 

9)      GORGIAS

 

Gorgias datang dari dari Leontini menuju ke Athena pada tahun 427 SM. Gorgias mengemukakan tiga proporsi yaitu tidak ada yang ada.maksudnya disini adalah realitas itu tidak ada yang lebih baik dalam pemikirannya dan lebih baik tidak menyatakan kebenaran yang menyatakan tentang realitas. Bila sesuatu itu ada, maka ia tidak dapat diketahui yang disebabkan oleh penginderaan yang tidak dapat dipercaya dan merupakan sumber ilusi. Menurut Gorgias, bahwa akal kita tidak juga mampu meyakinkan kita tentang bahan alam semesta ini karena kita sudah masuk dalam teori about Gorgias.

 

10)  SOCRATES

 

Socrates menggunakan metode yang praktis. Metode yang digunakan Socrates disebut Dialektika, yaitu dari kata kerja Yunani “Dialegethai” yaitu mengenai percakapan dan menganalisis pendapat tentang salah atau tidak salah, adil dan tidak adil. Dia berasal dari Athena sekitar 470-399 SM. Socrates menganggap jawaban pertama sebagai hepotesa dan dengan jawabn-jawaban lebih lanjut yang lebih menarik dan yang dapat disimpulkan dari jawaban-jawaban tersebut. Jika hepotesa pertama tidak dapat dipertahankan karena menghasilkan konsekuensi yang mustahil, maka dig anti dengan hipotesa lain dan jawaban yang kedua di pahami dengan jawaban-jawaban yang lain.

 

 

 

2)      HASIL PERADABAN BANGSA YUNANI KUNO

 

Peradaban Yunani Kuno yang sampai sekarang masih dijadikan sebagai disiplin ilmu yaitu peradaban ilmu yang diwariskan untuk dunia yang sangat penting untuk kita ketahui bahkan kita pelajari dalam perkembangan ilmu pengetahuan sekarang ini. Kita akan mampu memahami itu semua apabila kita memahami dulu tentang peradaban ilmu yang ada pada masa Yunani Kuno. Karya sastra merupakan hasil dari peradaban pada masa Yunani Kuno yang sangat penting bagi masyarakat di dunia karena dari karya sastra tidak begitu jauh dengan filsafat jadi kita mempelajarinya harus saling berkesinambungan.Ada satu karya sastra yang terkenal yaitu kitab Illiad dan Odissesia. Karya sastra itu berisi tentang kejadian sejarah perang Troya yang ditulis oleh Homerus dan sampai saat ini, karya sastra kuno ini dijadikan sebagai pedoman penting dalam perkembangan karya sastra modern ini.

Peradaban Yunani Kuno masih terus dikenang sampai sekarang karena karyanya yang membawa pengaruh besar bagi kemajuan peradaban manusia. Bahkan ada yang menyebutkan bahwa perdaban Yunani merupakan awal dari peradaban manusia di dunia.Peradaban Yunani Kuno juga terbilang paling banyak memberikan kontribusi bagi dunia sekarang ini adalah dalam bidang pengetahuan dan filsafat. Pada masa Yunani juga berkembang berbagi pemikiran tentang ilmu pengetahuan yang dari lahirnya para filosof tersebut memberikan perkembangan yang luar biasa. Dan para filosof yang telah lahir itu diantaranya Socrates, Plato dan Aristoteles yang hingga saat ini hasil pemikirannya masih dikenang oleh berbagai kalangan. Yaitu anak muda, orang tua, setengah baya, wanita, lelaki dan bahkan anak kecil pun juga ikut mengkaji hasil pemikiran dari para filosof terkenal itu. Meskipun pada awalnya perjalanan dari para filosof dari Yunani itu sangatlah rumit dan saling bersinggungan dari para filosof yang telah lebih dulu meletakkan pemikirannya tentang ilmu pengetahua bahkan dari tokoh-tokoh dari bangsa lain. Namun, para filosof dari Yunani Kuno lah yang mengembangngkan tentang ilmu pengetahuan dan mempertanggungjawabkan pemikiran itu secara ilmah.

Teknologi Kuno berkembang maju pada saat abad ke 5 SM, dan sampai dengan zaman Roma dan seterusnya. Penemuan yang dianggap dihasilkan oleh Yunani Kuno termasuk gir, skrup, obeng, jam air, ketapel, dan tekhnik pembuatan barang dari perunggu dan penggunaan uap untuk menggerakkan mesin dan mainan. Kebanyakan ciptaan ini berlaku di akhir zaman Yunani, sering kali diinspirasikan untuk memperbaiki senjata dan taktik dalam peperangan.Dan juga diterapkannya teknologi kincir air untuknalat eksloitosi oleh orang-orang Roma. Mereka juga mempunyai sistem pensurveian dan matematika tahap tinggi dan banyak kemajuan dari mereka yang diterbitkan oleh falsafah seperti Achimedes dan Hero.

 

a)      Teknologi Air

Sumber air adalah antara sumbangan terpenting dari Yunani Kuno kepada banyak teknologi modern. Banyak bidang yang tergantung kepada sumber air, terutama di kawasan pelabuhan, seperti penggunaan air di bawah tanah, perpipaan u tuk saluran air, tanggul dan saluran air hujan, air mancur, air untuk kebutuhan rumah tangga dan serta air untuk tujuan rekreasi.

 

 

 

b)      Pertambangan

Orang Yunani membangun tambang-tambang perak sampai Laurium, dan keuntungannya digunakan untuk pembnagunan Athena sebagai sebuah pelabuhan dan Negara bijih-bijih yang ditambang dari dalam tanah dibersihkan dan kemudian dileburkan untuk menghasilkan logam perak asli. Kemudan tempat ini dipercantik dan dilengkapi tangki-tangki yang menampung air hujan atau salju ketika musim dingin.

c)      Teknologi

Perkembangan teknologi Yunani Kuno agak terhambat karena pandangannya terhadap buruh, menurut mereka buruh adalah hina dan tidak boleh megaplikasikan teknologi. Namun, akhirnya pada abad ke 6 SM oleh Eupalinos di Samos telah memberi pandangan baru bahwa buruh harus mempunyai skill supaya ilmu pengetahuan dari buruh itu bisa bermanfaat dan diaplikasikan sampai ke semua kalangan.

d)     Arsitektur Yunani Kuno

Arsitektur dari bangunannya dikerjakan sesuai dengan desain yang estetik dan mulai berakhir di Yunani akhir periode Mycenaean sekitar 1200 BC sampai dengan abad ke 7 BC. Bangunan Yunani kuno berada di Archaic dan awal periode klasik dibuat dari kayu atau tanah liat, tidak ada apapun sisa reruntuhan di antara bangunan tersebut kecuali tanah dan di sana hampir tidakada sumber tertulis tentang awal arsitektur atau uraian dari bangunan tersebut. Kebanyakan pengetahuan tentang Arsitektur Yunani datang dari minoritas bangunan yang menyangkut gaya klasik,Hellenistic dan periode Roma (sejak arsitektur roma mengikuti gaya Yunani).Arsitek adalah seorang ahli yang biasanya ada di daerah perkotaan dan dipekerjakan oleh orang kaya Bahkan antara arsitek dan pemborong tidak ada bedanya, hanya saja arsitek merancang bangunan mewah, menyewa banyak tenaga kerja tenaga kerja dan tenaga ahli untuk membangun dan bertanggung jawab atas anggaran dan penyelesaian tepat waktu kedua-duanya.Ia tidak menikmati statusnya, tidak seperti arsitek pada bangunan modern. Bahkan nama arsitek sudah dikenal sebelum abad ke 5. Bentuk standar Gedung pemerintah Yunani dikenal mempunyai bantuk yang sama dari Parthenon, dan bahkan bangsa Roma membangun bangunan mereka mengikuti gaya Yunani, seperti Kuil untuk semua dewa di Roma. Titik dari atap Yunani yang rendah membuat suatu bentuk persegi tiga pada maskng-masing tepi bangunan, dan pediment yang mana pada umumnya diisi dengan dekorasi pahatan. Sepanjang sisi dari bangunan, antara kolom dan atap, adalah suatu baris blok sekarang dikenal sebagai entablature, yang permukaannya menyajikan suatu ruangang untuk memahat, dekorasi yang dikenal sebagai metopes dan triglyphs. Tiap- tiap kota memiliki ruang untuk olahraga dan untuk suatu Palestra. Ruangan ini sangat terbuka dengan atapnya yang menghadap ke langit dan dilapisi degan colonnades.Dan juga digunakan untuk kejuaraan atletik dan latihan juga sebagai pusat perkumpulan kegiatan sosial dan juga tempat perkumpulan kaum pria. Kota Yunani juga mempunyai ruang yang besar yang biasa digunakan untuk ruang pertemuan dan juga sebagai gedung pengadilan. Beberapa Ilmuwan penting dalam bidang ini :

(1)   Pythagoras

Yaitu dalam bidang teorema Pythagoras dan bilangan rasional

(2)   Archimedes

Yaitu menyumbangkan kombinatorik dan persamaan kubik

 

(3)   Aristoteles

Yaitu menyumbangkan logika matematika

(4)   Plato

Yaitu menyumbangkan matriks, invers dan teorema dasar aljabar

Ilmuwan yang mengambil peranan dalam astronomi Yunani antara lain :

(1)   Archimedes

(2)   Pythagoras

(3)   Chios Metodorus

(4)   Democritus

(5)   Empedokles

(6)   Epicurus

(7)   Copernicus

(8)   Ptolomeus

(9)   Newton

Dalam Geologi dan Seismologi menjelaskan tentang Gempa bumi. Gempa bumi yang berasal dari tanah dan berhasil di teliti oleh orang Yunani Kuno. Dan yang meneliti hal tersebut adalah Christhoper L Linier.

e)      Fisika dan Meteorologi

Perkembangan ini dimulai saat Archimedes yang menemukan tekanan Hidrostatis.Dan Democratus, Leocippus, dan beberapa ilmuwan lainnya menemukan teori model atom.Plato juga turut menyumbangkan sumbangsihnya lewat Polihedron dan Segitiga.Hal lainnya yang ditemukan adalah listrik, magnet, siklus air dan lainnya. Empedocles menambahkan bahwa bumi terkombinasi oleh unsure elemen yang bekerjasama dengan cinta dan kekejaman yang di kembangkan oleh Aristoteles.

f)       Obat-obatan dan Psikologi

Obat-obatan memegang peranan penting selama 1500 tahun, dan penemuan itu telah ada sebelum Hipocrates mengembangkannya. Di Alexandria telah terkumpul 20.000 teks halaman masalah psikologi. Inilah tantangan generasi muda dan ilmuwan untuk tetap berinovasi, berkreasi, bercipta, rasa, dan karsa untuk sebuah kemauan ilmu dengan logika yang berasional dan berbudaya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PENUTUP

  1. Kesimpulan

 

Perkembangan pada zaman YUNANI KUNO adalah sebuah acuan perkembangan ilmu dan teknologi pada belahan dunia yang lain.Di Yunani terdapat penemu dan para ilmuan yang menciptakan teknologi yang banyak diadopsi oleh ilmuan Negara lain dan dijadikan acuan penemuan teknologi pada zaman sekarang.

Dengan kata lain YUNANI adalah kiblat teknologi dan ilmu pada zaman tersebut dengan adanya bukti teknologi yang sudah tersebar diberbagai tempat.

 

DAFTAR PUSTAKA

Bertans, K. 1981. Sejarah Filsafat Yunani. Yogyakarta: Kanisius.

Mustansyir, Rizal. 2004. Filsafat Analitik Sejarah, Perkembangan, dan Peranan Para Tokoh. cet. 1. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Collinson, Diane. Lima Puluh Filosof Dunia yang Menggerakkan, Jakarta : PT Rajagravindo Persada, 2001,

Delfgaauw, Bernard. Sejarah Ringkas Filsafat Barat, Yogyakarta : PT Tiara Wacana Yogya,1992,

Poedjawijatna, Prof. I.R. Pembimbing Ke Arah Alam Filsafat, Jakarta : Rineka Cipta, 1997,

Tafsir, Ahmad, Prof. DR. Filsafat Umum Akal dan Hati Sejak Thales Sampai Capra, Bandung : PT Remaja Rosdakarya, 2009,

Tim Penyusun MKD IAIN Sunan Ampel Surabaya. Pengantar Filsafat, Surabaya : IAIN SA Press, 2011

 

___________

Disusun Oleh:

Nur Hidayanti

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s