Sarana Berfikir Ilmiah

Filsafat berasal dari bahasa Yunani philosophia yang terdiri dari kata philein yang berarti cinta (love) dan sophia yang berarti kebijaksanaan(wisdom). Berdasarkan beberapa arti filsafat dapat disimpulkan bahwa filsafat adalah sumber dari segala ilmu, atau bisa dapat dikatakan bahwa filsafat itu adalah ibu dari segala ilmu yang ada didunia ini.

Filsafat memiliki dasar yaitu Epistimologi, Ontologi, Aksiologi. Ketiganya sangat berkaitan erat dalam filsafat. Dan sarana berfikir ilmiah dalam filsafat ada empat diantaranya adalah bahasa, matematika, statistika dan logika. Sarana berfikir ilmiah inilah yang akan kita bahas dan mengkupas lebih mendalam dan lebih terperinci lagi.

  1. Bahasa

Bahasa adalah sarana untuk berkomunikasi dan sarana atau alat yang paling penting dan sangat dibutuhkan dalam sebuah komunikasi antar manusia untuk memberikan sebuah informasi ataupun sebuah gagasan kepada orang lain.Setiap gagasan yang dihasilkan seseorang tidak akan diketahui oleh khalayak atau orang lain apabila tidak dikomunikasikan melalui bahasa.

Bahasa tidak saja sebagai alat komunikasi untuk mengantarkan proses hubungan antar manusia,tetapi jangan lupa,bahwa bahasa merupakan aspek terpenting dari kehidupan manusia.Bangsa tidak akan hidup atau bertahan apabila bangsa tersebut tidak ada bahasa.

Bahasa adalah cermin budaya bangsa dan hilangnya budaya,maka hilanglah bangsa. Begitupula dengan hubungan filsafat dan bahasa,seorang filosof tidak akan bisa menunjukkan ungkapan pikiran dan hasil-hasil perenungannya dari dalam hatinya apabila tanpa bahasa.Bagaimanapun,alat paling utama dari filsafat adalah bahasa.

  1. Matematika

Matematika juga mempunyai peranan dalam sarana berfikir ilmiah dan bisa juga dikaitkan dengan filsafat. Dimana Matematika dapat digunakan sebagai bahasa. Sarana berfikir deduktif dan matematika juga dapat dijadikan sarana untuk ilmu alam dan ilmu sosial. Banyak arti yang terkandung didalam matematika ini.semuanya sangat berkaitan erat dalam kehidupan kita. Jadi tidak heran bahwa semua sekolah mengunakan atau wajib memberikan pelajaran matematika terhadap siswanya.

Matematika adalah bahasa yang berusaha untuk menghilangkan sifat kubur (pen:kabur), majemuk dan emosional dari bahasa verbal,dan matematika mengembangkan bahasa numerik yang memungkinkan kita untuk melakukan pengukuran secara kuantitatif, menurut Suariasumantri(2003:191). Disini matematika lebih mementingkan kelogisan pernyataan-pernyataannya yang mempunyai sifat yang jelas, hal ini dikemukakan oleh (Tim Dosen Filsafat Ilmu UGM, 2010:107).

Matematika biasanya mengunakan bahasa numeric yang memunculkan unsur emosi,kabur dan majemuk seperti yang terdapat dalam bahasa biasa. Matematika juga memungkinkan untuk melakukan pengukuran yang jelas. Matematika sebagai sarana berfikir deduktif,memungkinkan manusia untuk mengembangkan pengetahuanya berdasarkan teori-teori yang telah ada.

  1. Statistika

Statistika harus mendapat tempat yang sejajar dengan matematika agar keseimbangan berfikir deduktif dan induktif yang mnerupakan ciri dari berfikir ilmiah dapat dilakukan dengan baik,menurut Suriasumantri(2003:225). Matematika dan statistika sama-sama diperlakukan untuk menunjang kegiatan ilmiah yang benar sehingga akan menghasilkan suatu pengetahuan yang benar pula. Statistika sebagai sarana berfikir ilmiah tidak memberikan kepastian namun memberi tingkat peluang,bahwa untuk premis-premis tertentu dapat ditarik suatu kesimpulan,dan kesimpulanya mungkin benar mungkin juga salah.

  1. Logika

Logika ialah sarana untuk berfikir sistematis,valid dan dapat dipetanggung jawabkan.Karena itu,berfikir logis adalah berfikir sesuai dengan aturan-aturan berfikir, ini menurut Bakhtiar(2009:212). Logika mempunyai pengertian tentang penalaran yang merupakan suatu bentuk pemikiran,yaitu pengertian,proposisi dan penalaran. Logika juga bisa diartikan sebagai suatu proses berfikir yang menghasilkan pengetahuan.

 

 

 

KESIMPULAN

Sarana berfikir ilmiah adalah saran dimana ada empat aspek didalamnya yang dapat kita pelajari yaitu diantaranya adalah Bahasa,Matematika,Logika dan Statistika. Banyak sekali sumber yang semakin terperinci dari empat aspek terebut. Dan sangat berguna bagi kita yang bisa menerapkan dalam proses pembelajaran ataupun dalam kehidupan sehari-hari. Jadi,dalam hal ini dapat disimpulkan bahwa sarana belajar ilmiah mempunyai banyak rasana yang dapat kita pilih untuk dipelajari lebih lanjut untuk kehidupan kita sehari-hari. Kita lebih akan bisa memaknai dan berfikir secara bijak apabila lebih baik kita mempelajari semuanya dan diaplikasikan untuk hidup kita.

DAFTAR PUSTAKA

Hendriyanto, Agus. 2013. Filsafat Bahasa. Surakarta: Yuma Pustaka.

Bakhtiar,Amsal.2009.Filsafat Ilmu,Jakarta:PT.Raja Grafindo Persada.

Suriasumantri,Jujun S.2003.Filsafat Ilmu Sebuah Pengantar Populer.Jakarta:Pustaka Sinar Harapan.

Tim Dosen Filsafat Ilmu UGM.2010.Filsafat Ilmu Sebagai Pengembangan Ilmu Pengetahuan.Yogyakarta:Liberty.

___________________

Oleh Nova Dwi Jayanti

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s