Sejarah Perkembangan Ilmu Pada Abad Pertengahan

Manusia mempunyai rasa ingin tahu tentang benda-benda yang ada di sekitarnya. Rasa ingin tahu ini mendorong munculnya ilmu pengetahuan. Ilmu dan filsafat adalah dua kata yang tidak bisa dipisahkan. Dimana filsafat memegang peranan penting dalam suatu keilmuan. Filsafat adalah The mother of science, filsafat adalah induk dari banyak pengetahuan. Di Yunani filsafat mampu mengubah pola pemikiran manusia dari mitosentris menjadi logosentris. Alam yang semula ditakuti mulai didekati. Perubahan pola pemikiran tersebut juga menyebabkan ditemukannya hukum-hukum alam dan teori-teori ilmiah yang menjelaskan perubahan yang terjadi, baik di dalam jagad raya (makro kosmos) maupun alam manusia (mikro kosmos).

Ilmu pengetahuan selalu mengalami perkembangan dari waktu ke waktu. Perkembangan ini tidak muncul dengan sendirinya dan terjadi secara bertahap. Adapun perkembangan ilmu tersebut dibagi menjadi empat periode yaitu zaman kuno, zaman abad pertengahan, zaman modern, dan post modern (kontemporer).

Pada abad pertengahan filsafat barat mengalami kegelapan. Namun Islam justru mengalami kebangkitan. Dengan berkembanganya pengaruh  Islam, maka semakin banyak pula tokoh-tokoh ilmuwan Islam yang berperan dalam perkembangan ilmu.

Seperti yang sudah dijelaskan di atas bahwa terdapat empat periodesasi dalam perkembangan ilmu pengetahuan di dunia barat, yaitu zaman kuno, zaman abad pertengahan, zaman modern, dan kontemporer. Dalam makalah ini hanya akan dibahas mengenai perkembangan ilmu pada masa abad pertengahan.

 

Perkembangan Ilmu pada Zaman Abad Pertengahan

Zaman abad pertengahan sering kita kenal dengan nama Middle Age. Zaman ini terjadi pada abad 6 Masehi sampai sekitar abad 14 Masehi. Zaman abad pertengahan ditandai dengan tampilnya para teolog di bidang ilmu pengetahuan. Hal ini menyebabkan aktivitas ilmiah terkait erat dengan aktivitas keagamaan.

Ketika bangsa Eropa mengalami kegelapan, Islam justru mengalami kebangkitan yang dimulai dari lahirnya Nabi Besar Muhammad SAW pada abad ke 6 Masehi. Pada zaman Bani Umayyah, Islam telah menemukan suatu cara pengamatan astronomi pada abad 7 Masehi, dan pada abad 8 Masehi telah mendirikan sekolah kedokteran dan astronomi serta Islam telah memperluas pengamatan terhadap ilmu kimia, obat-obatan, ilmu bumi dan ilmu tumbuh-tumbuhan. Islam juga telah mendirikan penerjemahan berbagai karya Yunani dan menyebarluaskannya sehingga dapat dikenal dunia Barat pada masa keemasannya serta menegaskan sistem desimal dan dasar-dasar aljabar.

Perkembangan ilmu pengetahuan di beberapa wilayah kekuasaan Islam juga sudah maju. Di India telah dibangun sekolah-sekolah yang mempelajari ilmu pengetahuan umum seperti ilmu logika, geometris, geografi, politik, dan matematika.

 

 

Tokoh-Tokoh Ilmuwan yang Berperan dalam Perkembangan Ilmu

Dengan berkembanganya pengaruh  Islam, maka semakin banyak pula tokoh-tokoh ilmuwan yang berperan dalam perkembangan ilmu. Mereka adalah sebagai berikut:

  1. Al Farabi (870 M-950 M).

Beliau adalah seorang komentator filsafat  Yunani yang berkontribusi dalam bidang matematika, filosofi, pengobatan, bahkan musik. Beliau telah membuat berbagai buku tentang sosiologi dan sebuah buku penting dalam bidang musik yaitu kitab Al-musiqa. Selain itu, karyanya yang paling terkenal adalah Al-Madinah Al-fadhilah (kota atau Negara utama) yang membahas tentang pencapaian kebahagian melalui kehidupan politik dan hubungan antara razim yang paling baik menurut pemahaman dengan hukum ilahian Islam.

  1. Al-Khawarizmi (780 M – 850 M),

Hasil pemikirannya berdampak besar dalam bidang matematika yang terangkum dalam buku pertamanyanya yaitu Al-jabar. Selain itu karyanya adalah Al-kitab Al-mukhtasar  fi hisab Al-jabr  wa’al-muqalaba (buku rangkuman untuk kulturasi dengan melengkapkan dan menyeimbangkan), kitab surat Al-ard (Pemandanganan Bumi).

  1. Al-Kindi (801 M – 873 M)

Al-Kindi bisa dikatakan merupakan filsuf pertama yang lahir dari kalangan Islam. Al-kindi menuliskan banyak karya dalam bidang goemetri , astronomi, aritmatika, musik (yang dibangunya dari berbagai prinsip aritmatis), fisika, medis, psikologi, meteorologi, dan politik.

  1. Al-Ghazali (1058 M – 111 M)

Beliau adalah seorang filsuf dan teolog muslim dari Persia. Karya beliau berupa kitab-kitab, antara lain kitab Al-munqidih min adh-dalal, Al-risalah  al-quadsiyyah, dan mizan al-Amal.

  1. Ibnu Sina ( 980 M – 1037 M ).

Beliau adalah seorang  filsuf, ilmuwan, dan juga dokter. Bagi banyak orang beliau adalah bapak pengobatan. Karyanya merupakan rujukan di bidang kedokteran selama berabad-abad.

  1. Ibnu Rusyd (1226 M – 1198 M)

Beliau adalah filsuf dari spanyol (Andalusia). Karya-karya Ibnu Rusyd meliputi bidang filsafat, kedokteran dan fiqih dalam bentuk karangan, ulasan, essai, dan resume.

  1. Ibnu Khaldun (1332 M – 1406 M)

Beliau adalah seorang sejarawan muslim dari Tunisia dan sering disebut sebagai bapak pendiri ilmu historiografi,  sosiologi dan ekonomi. Karyanya yang terkenal adalah Muqaddimah ( pendahuluan ).

  1. Jabir Ibnu Hayyan atau Gebert ( 721 M – 815 M )

Beliau adalah seorang tokoh Islam yang mempelajari dan mengembangkan ilmu kimia.

  1. Al-Razi ( 856 M – 925 M )

Beliau lebih dikenal dengan nama Razes. Seorang dokter  klinis yang terbesar pada masa itu dan pernah mengadakan suatu penelitian  Al-kimi atau lebih dikenal dengan sebutan ilmu kimia. Beliau mengarang Ensiklopedia ilmu kedokteran yang berjudul Contenens.

  1. Ibnu Haitam

Beliau dikenal dalam kalangan cerdik pandai di barat, dengan  nama Alhazen. Beliau adalah seorang ilmuwan Islam yang ahli dalam bidang sains, falak, matematika, geometri, pengobatan, dan filsafat. Beliau banyak pula melakukan penyelidikan mengenai cahaya dan telah memberikan ilham kepada ahli sains barat dalam menciptakan mikroskop dan teleskop.

  1. Al–Battani (850 M – 929 M)

Beliau memberikan kontribusi dalam bidang astronomi dan matematika. Dalam astronomi, Al-Battani juga meningkatkan ketepatan pengukuran presesi sumbu bumi.

  1. Imam Hanafi ( 699 M – 767 M ),  Imam Malik ( 712 M – 798 M ), Imam Syafi’I (767 M – 820 M ) dan Imam Hanbali ( 780 M – 855 M ) adalah orang-orang yang besar dengan kitab masing-masing dalam bidang fikih.
  2. Yaqut bin Abdullah al Hamawi ( 1179 M – 1229 ), yang mengarang kitab Mu’jam al-buldan (kamus Negara) adalah nama-nama ilmuwan yang berperan terhadap perkembangan di bidang sosial.
  3. Ibnu  Yunis, Umar Al- khayyam , Will Durant, Feilding H. Gorrison, dan Abu Rayhan al-Biruni merupakan para ilmuwan di bidang sains dan antropologi.
  4. Shen Kou ( 1031 M – 1095 M )

Beliau adalah seorang ilmuwan Cina yang pertama kali menggambarkan  magnet jarum-kompas yang digunakan untuk navigasi.

  1. Su Song (1020 M – 1101 M)

Beliau adalah seorang astronom yang menciptakan langit bintang pada Atlas.

  1. Jamal Al-din

Beliau adalah tokoh yang mendirikan observatorium ikhtiar Al-din yang merancang  pembangunan istana raja di laut utara.

 

Periode-Periode Abad Zaman Pertengahan

Pada filsafat zaman Abad Pertengahan dibagi menjadi dua periode sebagai berikut:

  1. Periode Patristik

Petristik berasal dari kata latin yaitu patres yang berarti bapa-bapa Gereja. Mereka adalah ahli-ahli agama Kristen pada abad permulaan agama Kristen.

  1. Periode Skolastik

Pada periode ini dibagi menjadi dua periode yaitu periode skolastik Kristen dan periode skolastik Islam.

  1. Periode Skolastik Kristen

Periode ini dalam sejarah perkembangannya dapat dibagi menjadi tiga tahap:

1)      Periode skolastik Awal

Masa ini terjadi pada abad ke-9 sampai abad ke-12 Masehi. Masa ini merupakan kebangkitan pemikiran dari kungkungan gerejawan yang telah membatasi berfilsafat, karena berfilsafat sangat membahayakan bagi agama Kristen. Dalam periode ini yang ditonjolkan adalah hubungan antar agama dan filsafat karena keduanya tidak dapat dipisahkan. Akan tetapi dalam masa ini filsafat masih bertumpu pada alam fikiran dankarya-karya Kristiani.

2)      Periode Skolastik Keemasan

Pada masa ini Skolastik mengalami kejayaan yang berlangsung pada tahun 1200 – 1300 Masehi. Ada beberapa faktor yang membuat masa-masa ini mengalami keemasan, diantaranya adalah pengaruh Aristoteles dan ahli fikir Islam sejak abad ke-12 sehingga pada abad ke-13 telah tumbuh ilmu pengetahuan yang luas. Kemudian pada masa ini telah berdiri beberapa universitas dengan fakultas-fakultas seperti Fakultas Teologia, Fakultas Kedokteran serta Fakultas Sastra. Munculnya ordo-ordo yang membawa dorongan kuat untuk memberikan suasana yang semarak pada abad ke-13 juga merupakan faktor yang membuat masa ini mengalami keemasan.

3)      Periode Skolastik Terakhir

Masa ini berlangsung pada tahun 1300 – 1450 Masehi. Masa ini ditandai dengan masa kemalasan berfilsafat. Nicolous Cusanus adalah tokoh yang terkenal pada masa ini dan sebagai tokoh pemikir yang terakhir pada masa Skolastik. Menurut pendapatnya terdapat tiga cara untuk mengenal, yaitu melewati indera, akal, dan lewat intusi.

 

KESIMPULAN

Pada pembahasan di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa pada zaman abad pertengahan, pengaruh Islam sangat menonjol dalam perkembangan pengetahuan. Terbukti dengan banyaknya ilmuwan-ilmuwan Islam yang ikut andil dalam perklembangan tersebut. Selanjutnya, pada masa abad pertengahan terdapat dua periode, yaitu Periode Patristik dan Periode Skolastik yang terdiri dari Periode Skolastik Awal, Periode Skolastik Keemasan,dan Periode Skolastik Terakhir.

 

DAFTAR PUSTAKA

Jamaludin Cool. 2011. “Makalah Sejarah Perkembangan Ilmu”, http://jamaludinassalam.wordpress.com, diakses pada 29 Maret 2014.

Anonim. 2013. “Filsafat Periode Pertengahan (sosiologi online)”, http: //asyarisajadakwah.blogspot.com, diakses pada 14 April 2014.

 

___________

Tri Yulianingsih, penulis adalah mahasiswa STKIP PGRI Pacitan Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris kelas B. Makalah disusun guna memenuhi sebagian tugas individu pada mata kuliah Filsafat Ilmu tahun akademik 2013/2014 dengan dosen pengampu Afid Burhanuddin, M.Pd.

 

 

Advertisements

One thought on “Sejarah Perkembangan Ilmu Pada Abad Pertengahan”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s