Prinsip-Prinsip Belajar Dan Implikasinya

Belajar adalah suatu proses perubahan perilaku yang muncul karena pengalaman. Belajar bukan hanya mengingat akan tetapi lebih luas dari pada itu, yakni mengalami, hasil belajar bukan suatu penguasaan hasil latihan melainkan perubahan kelakuan, kegiatan belajar dapat dihayati (dialami) oleh orang yang sedang belajar dan juga dapat diamati oleh orang lain. Sedangkan, Prinsip belajar adalah landasan berpikir,landasan berpijak, dan sumber motivasi agar proses belajar mengajar dapat berjalan dengan baik antara pendidik dengan peserta didik.

 

DEFINISI PENGERTIAN PRINSIP

Prinsip belajar adalah Suatu komunikasi terbuka antara pendidik dengan peserta didik sehingga siswa termotivasi belajar yang bermanfaat bagi dirinya melalui contoh-contoh dan kegiatan praktek yang diberikan pendidik lewat metode yang menyenangkan siswa.

 

PRINSIP-PRINSIP BELAJAR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PROSES BELAJAR

 

Banyak teori dan prinsip-prinsip belajar yang dikemukakan oleh para ahli yang satu dengan yang lain memiliki persamaan dan perbedaan. Dari berbagai prinsip belajar tersebut terdapat beberapa prinsip yang relatif berlaku umum yang dapat kita pakai sebagai dasar dalam upaya pembelajaran, baik bagi siswa yang perlu meningkatkan upaya belajarnya maupun bagi guru dalam apaya meningkatkan mengajarnya. Dibawah ini adalah prinsip-prinsip belajar:

  1. Prinsip Kesiapan
  2. Prinsip Motivasi
  3. Prinsip Persepsi
  4. Prinsip Tujuan
  5. Prinsip Perbedaan Individual
  6. Prinsip Transfer dan Retensi
  7. Prinsip Belajar Kognitif
  8. Prinsip Belajar Afektif
  9. Prinsip Belajar Evaluasi
  10. Prinsip Belajar Psikomotor

 

YANG BERKAITAN DENGAN PRINSIP-PRINSIP BELAJAR

 

Secara umum, prinsip-prinsip belajar berkaitan dengan:

  1. Perhatian dan Motivasi
  2. Keaktifan
  3. Keterlibatan langsung atau pengalaman
  4. Pengulangan
  5. Tantangan
  6. Balikan dan Penguatan
  7. Perbedaan Individual

 

IMPLIKASI PRINSIP-PRINSIP BELAJAR

  1. PERHATIAN DAN MOTIVASI

–          Bagi siswa: Dituntut memberikan perhatian terhadap semua rangsangan yang mengarah pada tercapainya tujuan belajar.

–          Bagi guru: Mengunakan metode yang bervariasi. Memilih bahan ajar yang diminati siswa

 

  1. KEAKTIFAN

–          Bagi siswa: Dituntut dapat memproses dan mengolah hasil belajarnya secara efektif serta aktif baik secara fisik, intelektual dan emosional.

–          Bagi guru: Memberikan kesempatan pada siswa untuk melakukan eksperimen sendiri.

 

  1. KETERLIBATAN LANGSUNG ATAU PENGALAMAN

–          Bagi siswa: Dituntut agar siswa me-ngerjakan sendiri tugas yang diberikan guru kepada mereka.

–          Bagi guru: Melibatkan siswa dalam mencari informasi, merang-kum informasi dan menyim-pulkan informasi.

 

  1. PENGULANGAN

–          Bagi siswa: Kesadaran siswa dalam me-ngerjakan latihan-latihan yang berulang-ulang.

–          Bagi guru: Merancang hal-hal yang perlu di ulang.

 

  1. TANTANGAN

–          Bagi siswa: Diberikan suatu tanggungja-wab untuk mempelajari sendiri dengan melakukan ekspe-rimen, belajar mandiri dan mencari pemecahan sendiri dalam menghadapi perma-salahan.

–          Bagi guru: Memberikan tugas pada siswa dalam memecahan permasa-lahan.

 

  1. BALIKAN DAN PENGUATAN

–          Bagi siswa: Mencocokan jawaban antara siswa dengan guru.

–          Bagi guru: Memberikan jawaban yang benar dan memberikan kesimpulan dari materi yang telah dijelaskan atau di bahas.

 

  1. PERBEDAAN INDIVIDUAL

–          Bagi siswa: Belajar menurut tempo kecepa-tan masing-masing siswa.

–          Bagi guru: Menentukan metode sehingga dapat melayani seluruh siswa.

 

PENUTUP

  1. KESIMPULAN
  2. Prinsip belajar adalah landasan berpikir, landasan berpijak, dan sumber motivasi agar proses belajar mengajar dapat berjalan dengan baik antara pendidik dengan peserta didik. Prinsip ini dijadikan sebagai dasar dalam upaya pembelajaran, baik bagi siswa maupaun bagi guru dalam upaya mencapai hasil yang diinginkan.
  3. Berikut ini prinsip-prinsip belajar:

–  Prinsip Kesiapan (Readinees)

–  Prinsip Motivasi (Motivation)

–  Prinsip Persepsi

–  Prinsip Tujuan

–  Prinsip Perbedaan Individual

–  Prinsip Transfer dan Retensi

–  Prinsip Belajar Kognitif

–  Prinsip Belajar Afektif

–  Prinsip Belajar Evaluasi

–  Prinsip Belajar Psikomotor

__________

Disusun oleh:

Armia Shara Isyafitri

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s