Penerapan Filsafat Perenialisme dalam Pembelajaran

Proses pendidikan adalah proses perkembangan yang memiliki  tujuan. Tujuan proses perkembangan itu secara alamiah ialah kedewasaan dan kematangan. Sebab potensi   manusia yang paling alamiah bertumbuh. Timbulnya problem dan pikiran pemecahan itu adalah bidang pemikiran  filsafat yang dalam hal ini filsafat pendidikan berarti pendidikan adalah pelaksanaan dari ide-ide filsafat.

Aliran maupun gagasan tokoh dalam filsafat khususnya dalam bidang pendidikan membawa pengaruh masing-masing dalam kehidupan dan salah satu aliran filsafat pendidikan adalah perenialisme. Yaitu pendidikan yang lebih menekankan pada keabadian, keidealan, kebenaran dan keindahan daripada warisan budaya dan dampak sosial tertentu. Pendidikan yang menganut faham ini menekankan pada kebenaran absolut, kebenaran universal dan terikat pada tempat dan waktu.

 

DEFINISI DAN BEBERAPA KONSEP DASAR ALIRAN FILSAFAT PERENIALISME.

Perenialisme adalah suatu aliran yang lebih berorientasi kemasa lalu dan lebih menekankan pada keabadian, keidealan, kebenaran maupun keindahan pada warisan budaya. Penerapan filsafat ini cenderung dilakukan secara efektif untuk lebih mengkompromikan dan mengakomodasikan berbagai kepentingan yang terikat dengan pendidikan.

Ada beberapa konsep dasar dalam filsafat perenialisme yaitu :

  1. Hakikat Pendidikan.

Memandang pendidikan sebagai jalan kembali atau proses pengembalian keadaan manusia sekarang seperti dalam kebudayaan masa lampau yang dianggap sebagai budaya ideal. Dan prinsip – prinsip pendidika perenialisme juga bersifat universal dan abadi.

Filsafat perenialisme ini mempunyai empat prinsip dalam bidang pendidikan yaitu :

1)      Kebenaran bersifat universal dan tidak tergantung pada tempat, waktu, dan orang.

2)      Pendidikan yang baik melibatkan pencarian pemahaman atas kebenaran.

3)      Kebenaran dapat ditemukan dalam karya – karya agung.

4)      Pendidikan adalah kegiatan liberal untuk mengembangkan nalar.

  1. Tujuan Umum Pendidikan.

Beberapa tujuan pendidikan menurut para ahli yaitu :

1)      Menurut Pluto, tujuan utama pendidikan adalah membina pemimpin yang dasar akan normatif dan melaksanakannya dalam semua aspek kehidupan.

2)      Menurut Aris Toteles, yaitu membentuk kebiasaan pada tingkat pendidikan usia muda dalam menanamkan kesadaran menurut aturan moral.

3)      Menurut Thomas Aquines, yaitu menuntun kemampuan – kemampuan yang masih tidur menjadi aktif atau nyata tergantung pada kesadaran tiap – tiap individu.

  1. Hakikat Guru.

Pandangan filsafat perenialisme mengenai guru atau pendidikan.

1)      Guru mempunyai peranan dominan dalam penyelenggaraan kegiatan belajar mengajar dikelas.

2)      Guru hendaknya orang yang menguasai suatu cabang ilmu. Seorang guru ahli bertugas membimbing diskusi yang akan memudahkan siswa menyimpulkan kebenaran – kebenaran yang tepat.

  1. Hakikat Murid.

Merupakan makhluk yang dibimbing oleh prinsip – prinsip pertama, kebenaran abadi, pikiran mengangkat dunia biologis. Mengancangkup totalitas aspek kemanusiaan, kesadaran, sikap dan tindakan kritis.

  1. Kurikulum.

Kurikulum harus merencanakan pertumbuhan intelektual siswa pada seni dan sains, untuk menjadi terpelajar secara cultural para siswa harus berhadapan dengan bidang seni dan sains yang merupakan karya terbaik yang diciptakan oleh manusia.

 

RELEVANSI PANDANGAN PERENIALISME DAN  PENERAPANNYA DIBIDANG PENDIDIKAN.

Ilmu pengetahuan merupakan filsafat yang tertinggi menurut perenialisme, dengan ilmu pengetahuanlah seseorang dapat berpikir induktif yang bersifat analisa. Maka kebenaran dari berpikir itu akan dapat dihasilkan melalui akal pikiran.

Menurut filsafat perenialisme penguasaan pengetahuan adalah modal bagi seseorang untuk mengembangkan pikiran dan kecerdasan. Prinsip pertama mampunyai pikiran sedemikian, karena memiliki evidensi diri sendiri.

 

PENUTUP.

Perenialisme merupakan suatu aliran dalam pendidikan yang lahir pada abad ke-20. Perenialisme lahir suatu reaksi terhadap pendidikan progresif. Perenialisme memandang situasi dunia dewasa ini penuh kekacauan, ketidakpastian, terutama dalam kehidupan moral, intelektual, dan sosiokultural.

Perenialisme memandang pendidikan sebagai jalan kembali, atau proses mengembalikan keadaan manusia sekarang seperti dalam kebudayaan masa lampau yang dianggap sebagai kebudayaan ideal. Perenialisme berpendapat bahwa pendidikan adalah persiapan bagi kehidupan didalam masyarakat.

 

DAFTAR PUSTAKA.

Sadulloh, Uyoh. 2004. Pengantar Filsafat Pendidikan. Bandung : Alfabeta.

Mudyahardjo, Redjo. 2002. Pengantar Pendidikan. Jakarta : PT Raja Grafindo Persada.

Alwasilah, Chaedar. 2007. Filafat Bahasa dan Pendidikan. Bandung : PT Remaja Rosdakarya.

 

*)Mulyanti, penulis adalah mahasiswa STKIP PGRI Pacitan Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia kelas A. Makalah disusun guna memenuhi sebagian tugas individu pada mata kuliah Pengantar Pendidikan tahun akademik 2013/2014 dengan dosen pengampu Afid Burhanuddin, M.Pd.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s