Menyusun Latar Belakang Masalah

Penelitian adalah suatu bentuk pengajuan atau penawaran sebuah gagasan atau pemikiran untuk menemukan jawaban suatu masalah secara sistematis, metodologis dan komprehensif, dengan maksud, izin, dan sebagainya kepada pihak-pihak terkait. Dari pengertian diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa Penelitian merupakan pekerjaan ilmiah yang harus dilakukan secara sistematis, teratur, dan tertib, baik mengenai prosedurnya maupun dalam proses berpikir tentang materinya. Penelitian sebagai usaha menemukan kebenaran yang obyektif. Kebenaran itu dapat berbentuk hasil pemecahan masalah atau pengujian hipotesis, dan mungkin pula berupa pembuktian  tentang adanya sesuatu yang semua belum ada, tetapi mungkin ada. Dalam penelitian terdapat berbagai macam metode dan tekhnik penelitian. Penelitian berfungsi juga sebagai pengembangan ilmu pengetahuan dan tekhnologi. Dari sini, kita mengetahui ada berbagai macam bentuk penelitian. Dan dalam makalah ini kami mencoba menguraikan pengertian dari masalah serta apa yang melatar belakangi masalah tersebut sehingga kita melakukan penelitian itu. Agar kita lebih memahami pengertian dari masalah dan bagaimana cara merumuskan masalah serta mengetahui dan memahami jenis-jenis masalah dari penelitian dalam rangka mempelajari metodologi penelitian penulisan skripsi yang benar.

 

 

PENGERTIAN MASALAH

Masalah adalah Wikipedia bahasa Indonesia, mendefinisikan masalah yaitu (Inggris: problem) kata yang digunakan untuk menggambarkan suatu keadaan yang bersumber dari hubungan antara dua faktor atau lebih yang menghasilkan situasi yang membingungkan.
Dua factor tersebut adalah :
a. Masalah biasanya dianggap sebagai suatu keadaan yang harus diselesaikan.
b. Masalah disadari ada saat seorang individu menyadari keadaan yang ia hadapi tidak sesuai dengan keadaan yang ia inginkan.

  1. A.    Pengertian masalah menurut ahli
  • ABDUL CHOLIL

Masalah adalah bagian dari kehidupan. Setiap orang pasti pernah menghadapi masalah, bisa bersumber dari diri sendiri maupun bersumber dari orang lain.

 

  • ISTIJANTO

Masalah merupakan bagian yang paling penting dalam proses riset, sebab masalah memberi pedoman jenis informasi yang nantinya akan dicari.

 

  • RICHARD CARLSON

Dari penengertian diatas dapat disimpulkan bahwa penertian masalah adalah tempat terbaik untuk berlatih agar hati kita tetap terbuka karena masalah adalah bagian dari kehidupan kita. Masalah adalah perbedaan antara kondisi sekarang dan kondisi yg diharapkan. Sebuah masalah bisa muncul berkat adanya pengetahuan atau pemikiran baru.Ketika seseorang tahu di mana posisi sekarang dan ke mana hendak menuju maka orang tersebut sudah punya sebuah masalah terkait bagaimana agar bisa sampai pada tujuan yg diharapkan.

 

 

 

JENIS–JENIS MASALAH PENELITIAN

Berdasarkan tingkat eksplanasinya, masalah penelitian bisa diklasifikasikan ke dalam tiga jenis bentuk masalah penelitian yaitu deskriptif, komparasi, dan asosiasi (Sugiyono, 1994:36-39, Arikunto (1993: 28-31). (diunduh pada minggu 7 april 2013 pukul : 21:45)

  1. Permasalahan deskriptif

Permasalahn deskrptif adalah suatu permasalahan yang berkenaan dengan variabel mandiri, yaitu tanpa membuat perbandingan dan menghubungkan antar variabel.

  1. Permasalahan komparatif

Permasalahan komparatif adalah suatu permasalahan penelitian yang bersifat membandingkan keberadaan suatu variabel pada dua sampel atau lebih.

  1. Permasalahan asosiatif

Permasalahan ini menghubungkan dua variabel atau lebih baik berupa hubungan simetris, kausal, maupun interaktif.

  1. Hubungan simetris / korelasi sejajar

Hubungan simetris atau korelasi sejajar adalah suatu hubungan antara dua variabel yang kedudukannya sejajar, tidak ada hubungan kausal.

  1. Hubungan kausal

Hubungan kausal adalah hubungan yang menunjukkan sebab akibat. Dengan demikian ada variabel independen (bebas) dan variabel dependen (terikat).

  1. Hubungan interaktif

Hubungan interaktif adalah hubungan yang saling memepengaruhi. Dalam jenis ini tidak diketahui mana varibel bebas dan mana variabel terikat.

CARA MERUMUSKAN MASALAH PENELITIAN

Dalam suatu penelitian masalah adalah aspek yang dikaji. Masalah yang akan ditentukan dalam suatu penelitian perlu diperhatikan dari sudut pandang subyek peneliti dan juga harus disesuaikan dengan kemampuan peneliti  berkaitan dengan waktu, tenaga, biaya, minat, metodologi, alat-alat dan koleksi data. Masalah harus bersifat spesifik dan jelas. Penelitian ini selanjutnya berkaitan dengan tujuan penelitian jika masalah yang dirumuskan tidak jelas maka tujuan penelitian juga menjadi tidak jelas.

Memilih topik dan merumuskan fokus pertanyaan dalam proses penelitian adalah tahap awal yang harus dilakukan seorang peneliti sebelum memulai rentetan kegiatan penelitian berikutnya.

1)      Kriteria masalah penelitian

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memilih masalah penelitian.

  • Memiliki masalah penelitian

Masalah yang akan dipecahkan akan berguna dan pasti bernilai positif

 

  • Memiliki fasibilitas

Artinya masalah tersebut dapat dibecahkan atau dijawab

Faktor yang perlu diperhatikan, antara lain:
1.    Adanya data dan metode untuk memecahkan masalah tersebut,
2.    batas-batas masalah yang jelas,
3.    adanya alat atau instrumen untuk memecahkannya,
4.    adanya biaya yang diperlukan, dan
5.    tidak bertentangan dengan hukum.

  • Sesuai dengan kualitas peneliti

Sesuai dengan kualitas peneliti artinya tingkat kesulitan masalah disesuaikan dengan tingkat kemampuan peneliti.

2)      Rumusan penelitian yang baik

Rumusan masalah penelitian yang baik, antara lain:
a.    Bersifat orisinil, belum ada atau belum banyak orang lain yang meneliti masalah tersebut.
b.    Dapat berguna bagi kepentingan ilmu pengetahuan dan terhadap masyarakat.
c.    Dapat diperoleh dengan cara-cara ilmiah.sssss
d.    Jelas dan padat, jangan ada penafsiran yang lain terhadap masalah tersebut.
e.    Dirumuskan dalam bentuk kalimat tanya.
f.     Bersifat etis, artinya tidak bertentangan atau menyinggung adat istiadat, ideologi, dan kepercayaan agama.

3)      Sumber masalah penelitian

 

Sumber masalah penelitian, antara lain:
a.    Buku bacaan atau laporan hasil penelitian.
b.    Pengamatan sepintas.
c.    Pernyataan pemegang otoritas.
d.    Perasaan intuisi.
e.    Diskusi, seminar, dan pertemuan ilmiah lainnya.

 

KESIMPULAN

Memilih topik dan merumuskan fokus pertanyaan dalam proses penelitiamn adalah tahap awal yang harus dilakukan seoran peneliti sebelum memulai melakukan rentetan kegiatan penelitian selanjutnya. Dalam memilih dan merumuskan masalah, faktor yang biasanya mempengaruhi pilihan masalah dan pendekatan yang dikembangkan seorang peneliti adalah paradigma dan nilai yang dianut peneliti yang bersangkutan. Masalah yang dirumuskan harus memiliki nilai atau akan bermanfaat nantinya bagi masyarakat tentunya menjadi acuan yang positif.

 

DAFTAR PUSTAKA

  1. Awangga.Suryaputra,N.2007.Desain Proposal Penelitian.Bantul Yogyakarta:Pyramid Publisher.
  2. Suyanto Bagong dan sutinah,2010.Metode Penelitian Sosial.Jakarta:Kencana  

 

 

 

________________

 

Oleh: Tomi Iswoyo

(Disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Metodologi Penelitian dengan dosen Pengampu Afid Burhanuddin, M.Pd.)

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s