Data dan Variabel Penelitian

Dalam suatu penelitian sering ditemukan satu variabel yang tidak dapat di ukur secara langsung yaitu variabel laten dan penggunaan metode penelitian sangat penting bagi peneliti. Menurut Sugiyono (2009:2) metode penelitian pada dasarnya merupakan cara ilmiah untuk mendapatkan data yang valid untuk mencapai tujuan tertentu. Dalam metode penelitian ada petunjuk tentang tata cara melaksanakan suatu penelitian yang baik, sehingga dapat menghasilkan suatu data yang benar/ valid dan kebenaraanya dapat di pertnggungjwabkan secara ilmiah.

 

  1. 1.      PENGERTIAN DATA

 

  • Pengertian Data

Menurut Hasan (2009) data adalah, bentuk jamak dari datum. Data merupakan keterangan-keterangan tentang suatu hal, dapat berupa sesuatu yang diketahui atau dianggap, jadi data dapat diartikan sebagai sesuatu yang diketahui atau yang dianggap atau anggapan.

Wawan dan Munir (2006:1) data adalah, nilai yang mempresentasikan deskripsi dari suatu objek atau kejadian (event)

Menurut Zulkiffi A. M data adalah, keterangan atau bukti mengenai suatu kenyataan yang masih mentah, masih berdiri sendiri-sendiri, belum diorganisasikan, dan belum diolah.

Menurut Anhar data adalah, kenyataan yang menggambarkan suatu kejadian dan merupakan kesatuaan nyata yang nantinya akan digunakan sebagai bahan dasar suatu informasi.

Data merupakan suatu catatan tentang karateristik dari objek amatan atau peristiwa pada waktu tertentu, dan mempunyai arti bagi penerimanya dan masih memerlukan adanya suatu pengolahan, baik berupa angka, simbol-simbol, gambar, suara,dll.

  • Macam-macam Data

ü  Menurut cara memperolehnya

  1. Data Primer, adalah data yang diperoleh langsung pihak yang di perlukan datanya atau kumpulan data yang diolah sendiri.
  2. Data Sekunder, adalah data yang tidak diperoleh langsung dari pihak yang diperlukan datanya, atau bentuk data yang sudah jadi dan di olah pihak lain.

ü  Berdasarkan sifatnya

  1. Data Kuantitatif/ Data Diskrit , adalah data yang berupa angka-angka atau data yang nilainya bilangan asli.
  2. Data Kualitatif/ Data Kontinyu, adalah data yang berupa kata-kata atau data yang nilainya ada pada suatu interval tertentu.

ü  Menurut waktu pengumpulannya

  1. Insidentil, adalah dikumpulkan pada suatu waktu tertentu
  2. Data berkala, adalah data yang dikumpulkan secara berkala

ü  Menurut sumbernya

  1. Data Interval, adalah data yang menggambarkan keadaan di dalam suatu organisasi.
  2. Data Eksternal, adalah data yang menggambarkan suatu keadaan di luar organisasi.
  • Ada aneka ragam teknik yang dipakai dalam penelitian, yaitu:
  1. Teknik pengumpulan data, adalah langkah yang paling utama dalam penelitian, karena tujuan utama dari penelitian adalah mendapatkan data, antara lain dengan:

a)      Teknik pengumpulan,

b)      Teknik kuesioner,

c)      Teknik wawancara/ interview,

d)     Teknik observasi,

e)      Teknik tes,

f)       Teknik pencatatan dokumen.

  1. Teknik analisis data, adalah hal yang kritis dalam proses penelitian kualitatif, analisis digunakan untuk memahami hubungan dan konsep dalam data sehingga hipotesis dapat dikembangkan dan dievaluasi, antara lain dengan:

a)      Teknik non statistik,

b)      Teknik ststistik, dibagi menjadi 2 yaitu:

  • Statistik deskriptif.
  • Statistik inferensial.
  • Syarat  perlu mendapatkan data yang Representatif:
  1. Definisikan populasi dengan jelas.
  2. Ketahui sebaran populasi.
  3. Ketahui struktur populasi yang akan diteliti.
  4. Menentukan satuan analisis dan satuan amatan.
  • Syarat perlu mendapatkan data yang valid:
  1. Berkaitan langsung dengan permasalahan yang dihadapi.
  2. Diukur atau diamati dengan menggunakan suatu kaidah atau landasan teori tertentu yang mendasarinya.
  3. Menggunakan alat ukur yang sesuai dengan perilaku ciri yang akan diamati.
  4. Menciptakan kondisi yang optimal bagi objek amatan agar ciri dapat
  • Syarat perlu mendapatkan data yang reliable
  1. Memastikan objek amatan memiliki kapabilitas yang memadai sesuai dengan tujuan riset.
  2. Menciptakan kondisi yang optimal bagi objek amatan agar ciri dapat diukur secara alami.
  • Kegunaan Data
  1. Untuk mengetahui atau untuk memperoleh gambaran tentang sesuatu keadaan yang akan diteliti.
  2. Untuk membuat keputusan dalam persoalan untuk memecahkan masalah.
  3. Sebagai penyusun dalam generalisasi atas fakta-fakta,
  4. Kerangka orientasi untuk pengumpulan, pengolahan, dan analisis data,
  5. Pembuat prediksi terhadap fenomena baru yang akan terjadi,
  6. Sebagai kerangka penalaran logis dan sebagai bahan rujukan dalam pelaksanaan kegiatan penelitian.

 

PENGERTIAN VARIABEL

Menurut Suharsimi Arikunto (1998:99) variabel penelitian adalah, objek penelitian, atau apa yang menjadi titik perhatian suatu penelitian. Menurut Ibnu Hajar (1999:156) variabel penelitian adalah, objek pengamatan atau fenomena yang diteliti. Menurut Sutrisno Hadi (1982:437) variabel penelitian adalah, semua keadaan, faktor, kondisi perlakuan, atau tindakan yang dapat mempengaruhi hasil eksperimen. Variabel, adalah constructs (sifat) yang dipelajari, yang diambil dari suatu nilai yang berbeda (different values). (Kerlinger, 1973) Menurut M. Nasir (1999:149) variabel penelitian adalah konsep yang mempunyai bermacan-macam nilai.

Variabel penelitian adalah objek penelitian atau apa yang menjadi titik perhatian suatu penelitian dan mempunyai landasan teoritis yang ditegaskan oleh hipoteses penelitian.

  • Macam-macam Variabel

ü  Variabel Kuantitatif

v  Variabel Diskrit

  1. Kehadiran
  2. Jenis kelamin

v  Variabel Kontinum

  1. Variabel nominal, adalah variabel yang variasinya hanya berbeda saja tanpa memandang arti bahwa yang satu lebih tinggi dari yang lain.
  2. Variabel ordinal, adalah variabel yang variasinya atau perbedaannya secara bertingkat tak ada jarak yang tetap antara tingkat yang satu dengan yang lainnya.
  3. Variabel interval, adalah variabel yang variasinya berbeda seara bertingkat, dimana jenjang satu dengan jenjang lainnya mempunyai jarak atau interval yang sama.
  4. Variabel rasio, adalah variabel yang variasinya beda secara bertingkat, memiliki interval yang sama, memiliki nol mutlak dan menyatakan perbandingan.
  • Sifat variabel

Ditinjau dari sifatnya, variabel penelitian di bagi menjadi 2 yaitu:

  1. Variabel statis, adalah variabel yang tidak dapat diubah keberadaannya, misal jenis kelamin,status sosial.
  2. Variabel dinamis, adalah variabel yang dapat diukur keberadaannya, misal peningkatan atau penurunan.

Contoh: motivasi dan kedisiplinan

  • Menurut Snelbecker ada 3 kegunaan  variabel dalam penelitian yaitu:
  1. Mensistematiskan tema-tema yang akan kita teliti,
  2. Mendorong untuk menyusun suatu hipotesis,
  3. Sebagai penyaji untuk penjelasan dalam menjawab pertanyaan,
  • Jika diteliti lebih jauh, kegunaan variabel penelitian kurang lebihnya seperti berikut:
  1. Untuk pengujian hipotesis.
  2. Variabel-variabel yang digunakan perlu ditetapkan, diidentifikasi dan diklasifikasi.
  3. Jumlah variabel yang digunakan tergantung pada keluasan penelitian yang akan dilakukan.

 

 

DAFTAR PUSTAKA

Suryabrata, S. 2005. Metodologi Penelitian. Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada.

Sugiyono. 2007. Metode Penelitian Pendidikan, Pendekatan kuantitatif, kualitatif dan R&D. Bandung: AlfaBeta.

Anomin, 1981. Metodologi Penelitian Pendidikan. Jakarta: Depdikbud Dirjen Pendidikan Tinggi.

Harun Nasution, 1973, metodologi Studi dan Penelitian Ilmu, Jakarta: Bulan Bintang.

 

 

 

 

 

Oleh: Dwi Listyaningrum

Ditulis untuk memenuhi tugas mata kuliah metodologi penelitian dengan dosen pengampu Afid Burhanuddin, M.Pd.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s