Thales; Tokoh Filsafat Yunani Kuno

Filsafat adalah sebuah ilmu yang menjadi sebuah landasan dari cabang ilmu yang lainya karena itu filsafat dapat menjadi sebuah dasar pemikiran ketika kita menemui sebuah kendala dalam berfikir, oleh karena itu kita harus berfikir secara logis dalam menentukan sebuah langkah dalam mengambil keputusan karena tanpa berfilsafat kita tidak akan menemukan jalan terbaik dalam menyelesaikan sebuah masalah khususnya dalam hidup bermasyarakat.

Untuk itu kita sebagai pelajar pada khususnya harus mampu menggunakan otak kita dalam menghadapi berbagai permasalahan di segala aspek kehidupan kita karena masalah itu tidak akan pernah behenti menghalangi kita dalam setiap langkah kita, akan tetapi apabila kita mampu berfikir secara jernih menggunakan akal yang sehat akan sendirinya masalah tersebut akan terselesaikan secara mudah karena pada dasarnya otak dan akal adalah sumber inspirasi, dan juga pemikiran kita dalam menghapi berbagai permasalahan maupun sebuah ide.

Dalam makalah ini penyusun membahas tentang  pemikiran kuno yang tokohnya adalah “thales” tokoh disini memberikan banyak inspirasi karena pemikiran dan juga ide kreatifnya mampu menginspirasi kita sebagai generasi penerus sehingga kita kelak dapat mencontoh pemikiran dari seorang filosof kuno karena ilmu dan juga metodenya masih dapat digunakan diseluruh dunia meskipun orangnya sudah lama tiada.

Penyusunan makalah ini didukung berkat referensi dari berbagai sumber, penyusunan makalah ini masih sangat jauh dari sempurna sehingga kritik dan juga saran dari para pembaca pada umumnya sangat diharapkan untuk mendukung sempurnanya penyusunan makalah ini.

 

 

BIOGRAFI

 

Thales lahir pada 624 SM di miletus dia adalah seorang filosof yunani  pertama kali yang mengemukakan bahwa alam sekitar ini terbuat dari air Ia adalah seorang putra dari Examyes dan Cleobuline orang tua  Thales meninggal pada 546 SM di miletus Turki. Thales adalah seorang ilmuwan matematika dan ada yang menganggap bahwa ia adalah guru dari Phytagoras. Thales mengemukakan bahwa bumi ini adalah dataran tak berujung yang mengapung di atas air,  Ia juga menyatakan bahwa alam semesta ini berasal dari air ada sebuah bukti yang menyatakan bahwa thales juga telah membuat sebuah risalah tentang Geometri, Astronomi, dan Politik yang bertahan hingga berabad-abad lamanya Ia juga telah membuat peta dunia yang dikenal,  selain itu Thales juga adalah seorang ilmuwan matematika yang telah mengukur Piramida Mesir dengan menggunakan rumus Geometri matematika pada saat itu pemikiran yang digunakan bersumber pada akal dan hukum alam semesta. Thales juga yang memikirkan asal mula terjadinya alam semesta ini karena itulah Thales juga dianggap sebagai perintis filsafat alam (natural philosophy ). Thales menjadi terkenal setelah berhasil memprediksi terjadinya gerhana matahari pada tanggal 28 Mei tahun 585 SM. Thales dapat melakukan prediksi tersebut karena ia mempelajari catatan-catatan astronomis yang tersimpan di Babilonia sejak 747 SM. Thales menyatakan bahwa air adalah prinsip dasar (dalam bahasa Yunani arche) segala sesuatu. Air menjadi pangkal, pokok, dan dasar dari segala-galanya yang ada di alam semesta. Berkat kekuatan dan daya kreatifnya sendiri, tanpa ada sebab-sebab di luar dirinya, air mampu tampil dalam segala bentuk, bersifat mantap, dan tak terbinasakan. Argumentasi Thales terhadap pandangan tersebut adalah bagaimana bahan makanan semua makhluk hidup mengandung air dan bagaimana semua makhluk hidup juga memerlukan air untuk hidup. Selain itu, air adalah zat yang dapat berubah-ubah bentuk (padat, cair, dan gas) tanpa menjadi berkurang. Selain itu, ia juga mengemukakan pandangan bahwa bumi terletak di atas air. Bumi dipandang sebagai bahan yang satu kali keluar dari laut dan kemudian terapung-apung di atasnya.

Teorema Thales

Di dalam geometri, Thales dikenal karena menyumbangkan apa yang disebut teorema Thales, kendati belum tentu seluruhnya merupakan buah pikiran aslinya.Teorema Thales berisi sebagai berikut:

 

 

Jika AC adalah sebuah diameter, maka sudut B adalah selalu sudut siku-siku

 

 

Teorema Thales :

  • 1. Sebuah lingkaran terbagi dua sama besar oleh diameternya.
  • 2. Sudut bagian dasar dari sebuah segitiga samakaki adalah sama besar.
  • 3. Jika ada dua garis lurus bersilangan, maka besar kedua sudut yang saling berlawanan akan sama.
  • 4. Sudut yang terdapat di dalam setengah lingkaran adalah sudut siku-siku.
  • 5. Sebuah segitiga terbentuk bila bagian dasarnya serta sudut-sudut yang bersinggungan dengan bagian dasar tersebut telah ditentukan. Pemikiran yang lainya dari ilmuwan thales adalah Berdasarkan catatan Herodotus, Thales pernah memberikan nasihat kepada orang-orang Ionia yang sedang terancam oleh serangan dari Kerajaan Persia pada pertengahan abad ke-6 SM. Thales menyarankan orang-orang Ionia untuk membentuk pusat pemerintahan dan administrasi bersama di kota Teos yang memiliki posisi sentral di seluruh Ionia.Di dalam sistem tersebut, kota-kota lain di Ionia dapat dianggap seperti distrik dari keseluruhan sistem pemerintahan Ionia.Dengan demikian, Ionia telah menjadi sebuah polis yang bersatu dan tersentralisasi. Sehigga inilah pemikiran-pemikiran yang dilakukan dari seorang filosof kuno Thales sehingga dapat menjadikan sebuah inspirasi untuk generasi yang akan datang karena meskipun pemikiran tersebut hanya bersumber pada akal dan alam semesta tapi pada kenyataanya mampu mempengaruhi seluruh dunia dalam segala aspek kehidupan manusia di alam semesta ini.maka dari itu marilah kita sebagai generasi penerus bangsa bisa mengambil hikmah dari pemikiran tokoh filosof kuno yang berhasil menciptakan sebuah ilmu dan metode sehingga dapat berguna untuk menjadi sebuah ilmu di masa yang akan datang tentunya untuk generasi selanjutnya. Amin.

 

 

Kesimpulan

 

Thales adalah seorang filosof kuno Ia adalah seorang ilmuwan yang mampu mempengaruhi dunia hingga saat ini, dasar dari pemikiran seorang thales adalah ia mengemukakan bahwa alam semesta ini bahan dasarnya adalah air, ia juga dianggap sebagai bapak dari para ilmuwan lainya karena ia telah banyak memberikan ilmu pada para ilmuwan lain yaitu phytagoras.

Selain dari ilmuwan yang mengemukakan bahwa alam semesta berasal dari air ia juga sebagai penemu dari ahli ilmu, geometri, astronomi, dan juga politik beberapa ilmu tersebut masih bisa digunakan hingga saat ini.

Thales menjadi terkenal karena ia dapat memprediksikan terjadinya gerhana matahari pada saat itu, ia juga dapat mengukur piramida di mesir dengan menggunakan ilmu geometri sehingga ia adalah orang yang sangat ahli dalam ilmu tersebut. Sehigga inilah pemikiran-pemikiran yang dilakukan dari seorang filosof kuno Thales sehingga dapat menjadikan sebuah inspirasi untuk generasi yang akan datang karena meskipun pemikiran tersebut hanya bersumber pada akal dan alam semesta tapi pada kenyataanya mampu mempengaruhi seluruh dunia dalam segala aspek kehidupan manusia di alam semesta ini. maka dari itu marilah kita sebagai generasi penerus bangsa bisa mengambil hikmah dari pemikiran tokoh filosof kuno ini yang berhasil menciptakan sebuah ilmu dan metode sehingga dapat berguna untuk menjadi sebuah ilmu di masa yang akan datang tentunya untuk generasi selanjutnya. Amin.

 

Daftar Pustaka

 

  1. http://www.google.co.id/url?sa=t&rct=j&q=thales%20pdf&source=web&cd=1&cad=rja&sqi0CBwQFjAA&url=http%3A%2F%2Fwww.math.tamu.edu%2F~dallen%2Fmasters%2FGreek%2Fthales.pdf&ei=5tONUOXxNozJrAeV74D4BA&u.
  2. http://the biografis.wordspress.com/thales-624-546-sm
  3. http://blogqie.blogspot.com/tokoh-tokoh filsafat thales.html.

 

 

*) Penyusun

Nama               : Andi Prayitno

Mata Kuliah    : Filsafat Ilmu

Dosen              : Afid Burhanuddin, M.Pd.

Prodi               : Pendidikan Bahasa Inggris, STKIP PGRI Pacitan.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s