Pemikiran Filosof Heraclitus

Ilmu pengetahuan dan tehnologi yang berkembang sampai saat ini adalah suatu proses manusia menciptakan penemuan-penemuan baru berdasarkan penelitian yang kemudian diterapkan dalam kehidupan nyata. Penemu ilmu pengetahuan ternyata sudah ada sejak jaman kuno. Ilmu pengetahuan yang telah mereka temukan mempunyai isi yang berbeda-beda karena masing-masing penemu mempunyai sudut pandang dan latar belakang yang berbeda-beda pula.

Pengetahuan didapat dari gagasan yang timbul dari pemikiran dan dipengaruhi oleh faktor lingkungan (alam). Dari pemikiran itulah timbul keinginan untuk meneliti, mencoba/mempraktekkan, dan mengembangkan menjadi sebuah produk yang disebut dengan teori (ilmu). Dasar dari penemuan ilmu pengetahuan yang telah berkembang sampai sekarang ini adalah filsafat.

Ahli filsafat telah ada sejak jaman Yunani kuno, sebelum masehi. Mereka telah melahirkan pemikiran-pemikiran (filsafat) menurut pendapat masing-masing. Bahkan mengenai keberadaan dunia ini hingga bagaimana keadaan manusia dan alam ini terbentuk. Namun dari beberapa ahli filsafat mendapat pertentangan dan juga kritik karena tidak bisa menerima dan memahami isi filsafat yang mereka paparkan. Salah satu dari ahli filsafat yang isi filsafatnya sulit dipahami adalah Heraclitus.

Makalah ini membahas pemikiran tokoh filsafat Heraclitus. Makalah ini dibuat untuk memenuhi tugas individu mata kuliah Filsafat Ilmu. Dalam penyusunan makalah ini penulis berusaha memaparkan sumber yang didapat dengan bahasa sendiri dengan tujuan agar pembaca mengerti dan memahami isi dari rangkuman materi ini, dan diharapkan isi makalah dapat bermanfaat. Penulis  berusaha mengembangkan materi berdasarkan sudut pandang dan pengalaman penulis.

Dalam menyusun makalah ini penulis yakin masih banyak kekurangan baik dari segi materi maupun

) yang telah ada sejak jaman Yunani kuno yang lahir kurang lebih pada tahun 550 sebelum masehi dan wafat 480 sebelum masehi. Tokoh ini berkebangsaan Yunani berjenis kelamin laki-laki. Tokoh ini hidup di Efesus, yaitu sebuah kota di Pantai Lonia, Asia kecil. Tokoh ini hidup sejaman dengan ahli filsafat lainnya yaitu Pythagoras dan Xenophanes.

Heraklitus adalah seorang yang sombong dan juga terkenal dijaman Yunani kuno dengan sebutan  “si Gelap” karena pandangan-pandangan yang diutarakan bersifat tidak jelas dan tidak dapat dimengerti. Tokoh  ini juga mendapatkan kritikan dari filsuf lainnya karena filsafatnya yang tidak sejalan atau bertentangan dengan pandangan  mereka. Hal ini bisa dibuktikan dengan adanya pendapat-pendapat para filsuf misalnya Parmenides dan Plato. Parmenides  menentang pandangan Heraclitus yang menyatakan bahwa alam itu bergerak/berubah. Menurut Parmenides alam itu diam, tidak bergerak. Sedangkan Plato berpendapat segala sesuatu berubah tetapi hanya berlaku bagi alam empiris saja.

 

 

PEMIKIRAN HERACLITUS

 

Heraclitus sebagai seorang filsuf pada jaman Yunani kuno saat itu telah mengutarakan gagasannya tentang sifat-sifat,dan perubahan alam semesta ini. Namun diantara pemikiran-pemikirannya itu ada yang terkesan samar dan sulit untuk dipahami, oleh karena itulah tokoh Heraclitus pada jamannya mendapat julukan “si Gelap” karena filsafatnya terkesan membingungkan, tak dapat dipahami hanya dengan sekali baca. Pandangan-pandangan yang diutarakan oleh Heraclitus diantaranya:

  1. a.             Logos

              “We should let ourselves be guided by what is common to all. Yet, although the Logos is common to all, most men live as if each of them had a private intelligence of his own.”

Menurut Heraclitus alam semesta ini bergerak dan berubah karena adanya Logos. Logos yang dimaksud heraclitus tidak didefinisikan secara khusus, artinya tidak digambarkan secara jelas, tidak dapat dipahami orang lain karena logos adalah pemikiran orang itu sendiri. Pernyataan inilah yang membuat Heraclitus dijuluki “si Gelap” (the obscure), karena pemikirannya ini tidak dapat disimpulkan secara pasti. Namun jika kita mengkaji bahwa logos adalah cara berfikir manusia itu sendiri yang didefinisikan sebagai rasio, alasan, susunan, maka logos adalah cara seseorang memandang, menilai, berfikir tentang dunia dan alam sekitarnya dengan menggunakan daya pikir mereka sendiri.

.

  1. b.             Api

Heraclitus berpendapat bahwa kosmos terbentuk dari api. Dari pendapatnya ini maka seperti sifatnya bahwa api itu menyala, panas, dan dapat meredup. Api dapat menciptakan sesuatu dengan panasnya, api dapat mengubah sesuatu dengan panasnya, dan cahayanya menyala, juga meredup sesuai dengan waktunya. Kehidupan di alam semesta ini dapat digambarkan sebagaimana api dalam filsafat Heraclitus. Pada suatu masa kehidupan itu akan selalu berpijar dan menyala-nyala seperti api yang sedang membara, namun pada masanya akan mati dengan sendirinya.

 

  1. c.              Harmoni

Heraclitus berpendapat bahwa dua hal yang berbeda terdapat kesatuan. Perbedaan-perbedaan di alam semesta ini memiliki keterkaitan satu dengan yang lainnya, dia menganggap bahwa ada hubungan dalam setiap perbedaan.jika dikaitkan dengan  kejadian-kejadian nyata yang dialami oleh manusia misalnya rasa kenyang muncul akibat dari adanya rasa lapar. Adanya tua karena proses dari muda. Tidak akan ada orang kaya tanpa orang miskin. Tidak ada presiden tanpa rakyat. Adanya hal-hal yang berbeda inilah yang merupakan proses dari satu kesatuan yang saling berkaitan dan tidak dapat dipisahkan. Dan dalam perbedaan inilah tercipta sebuah harmoni kehidupan yang saling melengkapi.

 

  1. d.             Sungai

“They do not step into the same rivers . It is other and still other waters that  are flowing”.  Menurut Heraclitus kita tidak akan turun dua kali di sungai yang sama. Maksud dari pandangan ini adalah menggambarkan segala sesuatu yang tidak mungkin tetap atau sama dengan sebelumnya. Segala sesuatunya pasti berubah dan bergerak, serta mengalir.

Pandagan  Heraclitus “Panta rhei uden menei, Semuanya mengalir dan tidak ada sesuatupun yang tinggal tetap” pemikiran Heraclitus ini menjelaskan kepada kita bahwa segala sesuatu tidak ada yang bersifat tetap, semuanya berubah, mengikuti arus perubahan. Jika ditelaah lebih jauh, dari pemikiran Heraclitus ini kita bisa mengkaitkan dengan jalan hidup kita. Nasib, takdir, dan jalan hidup manusia mengalir seperti air di sungai, mengikuti kemana arus sungai mengalir menuju muara sungai, demikian juga kehidupan manusia selalu berubah mengikuti arus perkembangan jaman menuju pada perubahan. Dari ada menjadi tiada, dan dari tiada menjadi ada. Dari muda menjadi tua, dari hidup menjadi mati. Dari kaya menjadi miskin, atau sebaliknya dari miskin menjadi kaya. Alam semesta yang kita huni inipun mengalami hal yang sama, ber-evolusi terus menerus mengikuti iklim, cuaca, dan faktor-faktor lainnya.

Demikian juga ilmu pengetahuan, tidak ada yang tetap, semuanya mengalami perubahan dan perkembangan. Yang tiada menjadi ada karena proses perkembangan jaman dan tehnologi, misalnya pelajaran komputer untuk SD yang dulu tidak ada sekarang sudah diajarkan. Yang ada menjadi tiada karena berdasarkan wacana tidak sesuai dengan kebutuhan misalnya pelajaran bahasa inggris untuk SD yang akan ditiadakan/dihapus, atau pelajaran PSPB yang sudah tidak ada lagi. Semuanya akan mengalir mengikuti perubahan,dan tidak mengalami staknasi (jalan ditempat/tetap).

 

PENUTUP

              Rangkuman dari pemikiran tokoh filsuf yang telah penulis jelaskan diatas pada dasarnya hanya menjelaskan sebagian dari pemikiran Heraclitus. Penulis hanya mengambil poin-poin pentingnya saja yaitu tentang konsep Logos sebagai bentuk dari pemikiran manusia sendiri, Sungai melambangkan air sebagai bentuk perubahan dan pergerakan , Api sebagai lambang suatu proses hidup dari ada hingga mati dan Harmoni  sebagai bentuk keterkaitan antara dua hal yang berbeda adalah satu. Dari konsep Heraclitus yang mempunyai maksud sendiri-sendiri itu semuanya diharapkan bisa bermanfaat untuk pengetahuan mengenai pemikiran tokoh filsafat Heraclitus.

 

DAFTAR PUSTAKA

Bachtiar,Amsal, Filsafat ilmu, Jakarta: Rajawali Pers,2010

www.ebookbrowse.com/heraclitus-fragments.pdf

 

 

*) Penyusun

Nama               : Sumirah/C

Mata Kuliah    : Filsafat Ilmu

Dosen              : Afid Burhanuddin, M.Pd.

Prodi               : Pendidikan Bahasa Inggris, STKIP PGRI Pacitan.

 

Advertisements

One thought on “Pemikiran Filosof Heraclitus”

  1. I’m gone to convey my little brother, that
    he should also pay a quick visit this web site on regular basis to get updated from most up-to-date news
    update.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s