John Locke; Biografi dan Pemikiran

Filsafat adalah pandangan hidup seseorang atau sekelompok orang yang merupakan konsep dasar mengenai kehidupan yang dicita-citakan. Filsafat juga diartikan sebagai suatu sikap seseorang yang sadar dan dewasa dalam memikirkan segala sesuatu secara mendalam dan ingin melihat dari segi yang luas dan menyeluruh dengan segala hubungan.

Istilah dari filsafat berasal bahasa Yunani, Philosophia. Seiring perkembangan jaman akhirnya dikenal juga dalam berbagai bahasa, seperti Philosophic dalam kebudayaan bangsa Jerman, Belanda, dan Perancis. Philosophy dalam bahasa Inggris. Philosophia dalam bahasa Latin dan Falsafah dalam bahasa Arab.

Dalam dunia modern orang berkata bahwa orang harus berfilsafat untuk mengetahui tujuan hidup sebenarnya di dunia ini, karena apabila orang sudah belajar filsafat  ia akan menjadi orang bijaksana. Berbagai tokoh filsafat atau filosof yang sangat terkenal, bagaimana mereka bisa menemukan arti dari filsafat berdasarkan pengamatan, pengalaman dan ilmu yang mereka pelajari akan saya bahas dalam makalah ini. Disini saya tidak membahas satu persatu tokoh tersebut. Lebih khususnya saya akan membahas mengenai filosof John Locke.

 

 

BIOGRAFI

John Locke dilahirkan pada tanggal 28 Agustus 1632 di Wrington, Somerset. Adalah seorang filsuf dari Inggris yang menjadi salah satu tokoh utama dari pendekatan Empirisme. Locke menekankan pentingnya pendekatan empiris dan juga pentingnya eksperimen-eksperimen di dalam mengembangkan ilmu pengetahuan. Selain itu, di dalam bidang filsafat politik, Locke juga dikenal sebagai filsuf negara liberal. Locke menandai lahirnya era Modern dan juga era pasca-Descartes (post-Cartesian), karena pendekatan Descartes tidak lagi menjadi satu-satunya pendekatan yang dominan di dalam pendekatan filsafat waktu itu.

Akhir hidup Locke, Pada tahun 1700, Locke pensiun dari pekerjaannya. Ia menjalani sisa kehidupannya selama 4 tahun. Kesehatan Locke makin menurun dan ia menderita penyakit asma. Bulan-bulan akhir tahun 1704 merupakan saat-saat terakhir kehidupannya, Ia meninggal tanggal 28 Oktober 1704, beliau dikuburkan di High Laver.

 

PEMIKIRAN

Locke meneruskan pembelajarannya dalam bidang filsafat. Salah satu pemikiran Locke yang paling berpengaruh di dalam sejarah filsafat adalah proses manusia mendapatkan pengetahuan. Menurut Locke, seluruh pengetahuan bersumber dari pengalaman manusia, sebelum seorang manusia mengalami sesuatu, pikiran manusia belum berfungsi atau masih kosong ibarat sebuah kertas putih, yang kemudian mendapatkan isinya dari pengalaman yang dijalani oleh manusia itu. Ada dua macam pengalaman manusia, yakni pengalaman lahiriah dan batiniah. Pengalaman lahiriah adalah pengalaman yang menangkap aktivitas indrawi yaitu segala aktivitas material yang berhubungan dengan panca indra manusia. Kemudian pengalaman batiniah terjadi ketika manusia memiliki kesadaran terhadap aktivitasnya sendiri dengan cara mengingat, menghendaki, meyakini, dan sebagainya. Kedua bentuk pengalaman manusia inilah yang akan membentuk pengetahuan melalui proses selanjutnya.

Pandangan Locke tentang negara, analisis dr tahap-tahap perkembangan masyarakat dibagi menjadi tiga,

Keadaan alamiah, keadaan alamiah sebuah masyarakat manusia yaitu situasi harmonis, di mana semua manusia memiliki kebebasan dan kesamaan hak. Dalam keadaan ini, setiap manusia bebas menentukan dirinya dan menggunakan apa yang dimilikinya tanpa bergantung kepada kehendak orang lain. Meskipun masing-masing orang bebas terhadap sesamanya, namun tidak terjadi kekacauan karena masing-masing orang hidup berdasarkan ketentuan hukum kodrat. Ada hak-hak dasariah yang terikat di dalam kodrat setiap manusia dan merupakan pemberian Allah, seperti halnya Hak Asasi Manusia pada masyarakat modern.

Keadaan perang, ketika keadaan alamiah telah mengenal hubungan-hubungan sosial maka situasi harmoni mulai berubah. Penyebab utamanya adalah terciptanya uang. Dengan uang, manusia dapat mengumpulkan kekayaan secara berlebihan, ketidaksamaan harta kekayaan membuat manusia mengenal status tuan-budak, majikan-pembantu, dan status-status yang hierarkis lainnya. Untuk mempertahankan harta miliknya, manusia menjadi iri, saling bermusuhan, dan bersaing. Keadaan alamiah yang harmonis dan penuh damai tersebut kemudian berubah menjadi keadaan perang yang ditandai dengan permusuhan, kedengkian, kekerasan, dan saling menghancurkan.

Terbentuknya negara, untuk menciptakan jalan keluar dari keadaan perang tersebut masyarakat mengadakan Perjanjian. Disinilah lahirnya negara persemakmuran. Dengan demikian, tujuan berdirinya negara bukanlah untuk menciptakan kesamarataan setiap orang, melainkan untuk menjamin dan melindungi milik pribadi setiap warga negara yang mengadakan perjanjian tersebut. Kedua kuasa dalam perjanjian ini adalah hak untuk menentukan bagaimana setiap manusia mempertahankan diri, dan hak untuk menghukum setiap pelanggar hukum kodrat yang berasal dari Tuhan.

Agama,  Pandangan Locke mengenai agama, Ia menganggap agama Kristen adalah agama yang paling masuk akal dibandingkan agama-agama lain, karena ajaran-ajaran Kristen dapat dibuktikan oleh akal manusia. Locke berangkat dari kenyataan bahwa manusia adalah makhluk berakal budi, sehingga pastilah disebabkan karena adanya Tokoh Pencipta yang mutlak dan maha kuasa, yaitu Allah.

 

PENGARUH PEMIKIRAN LOCKE

Filsafat Pengetahuan, Pemikiran Locke tentang pengetahuan memiliki pengaruh besar terhadap para filsuf setelahnya, khususnya David Hume di Inggris dan Kant di Jerman. Pandangan Locke tentang proses manusia mendapat pengetahuan memiliki dua implikasi penting. Pertama, munculnya anggapan bahwa seluruh pengetahuan manusia berasal dari pengalaman. Kedua, semua hal yang manusia ketahui melalui pengalaman, bukanlah obyek atau benda pada dirinya sendiri, melainkan hanya kesan-kesan indrawi dari hal itu yang diterima oleh panca indra manusia. Sedangkan Kant menolak, manusia tidak dapat mengetahui sesuatu apapun di luar panca-indranya. Pengetahuan atau pemikiran tentang Allah tidak mungkin lagi, sebab Allah berada di luar jangkauan indrawi manusia. Pandangan ini telah banyak dikritik.

Bidang Politik, Pengaruh pemikiran Locke dalam bidang politik amat besar di negara-negara Eropa, seperti Inggris, Perancis, Jerman, hingga Amerika Serikat. Pemikiran-pemikiran politik Locke juga memengaruhi munculnya Revolusi Perancis.

Munculnya negara-negara sekularistik, Pandangan Locke yang memisahkan urusan negara dan urusan agama dengan sangat ketat merupakan awal dari munculnya negara-negara sekularistik di kemudian hari. Negara-negara yang menganut paham sekular memisahkan dengan ketat urusan negara dan urusan agama.

Terhadap psikologi dan epistemologi, Pemikiran-pemikiran Locke terhadap pikiran manusia telah membawa pengaruh dalam bidang psikologi dan epistemologi. Beberapa filsuf dan pemikir setelahnya juga dipengaruhi Locke, Mereka mendapat pengaruh Locke dalam hal menganalisis pengalaman manusia berdasarkan unsur-unsur pengalaman, kombinasi unsur-unsur tersebut, dan asosiasi-asosiasi yang terjadi.

 

PENUTUP

John Locke adalah seorang filsuf dari Inggris yang menjadi salah satu tokoh utama dari pendekatan Empirisme. Locke menekankan pentingnya pendekatan empiris dan juga pentingnya eksperimen-eksperimen di dalam mengembangkan ilmu pengetahuan. Salah satu pemikiran Locke yang paling berpengaruh di dalam sejarah filsafat adalah proses manusia mendapatkan pengetahuan. Seluruh pengetahuan bersumber dari pengalaman manusia, sebelum seorang manusia mengalami sesuatu, pikiran manusia belum berfungsi atau masih kosong ibarat sebuah kertas putih, yang kemudian mendapatkan isinya dari pengalaman yang dijalani oleh manusia itu. Selain itu Locke juga berpendapat mengenai berbagai keadaan tentang negara, agama dsb. Pemikiran Locke tersebut juga berpengaruh terhadap berbagai bidang, dan Tokoh tokoh setelahnya.

 

DAFTAR PUSTAKA

http://www.search-results.com/webJOHNLOCKE

 

 

*) Penyusun

Nama               : Lita Purnama Sari

Mata Kuliah    : Filsafat Ilmu

Dosen              : Afid Burhanuddin, M.Pd.

Prodi               : Pendidikan Bahasa Inggris, STKIP PGRI Pacitan.

 

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s