Filsafat Zeno

Filsafat merupakan suatu pandangan hidup yang dicita-citakan oleh seseorang. Ia merupakan ilmu yang menjadi pokok dari semua cabang-cabang keilmuan masa kini. Karena suatu ilmu pengetahuan lahir dari konsep filsafat.didalam konsep filsafat, terdapat banyak aliran aliran yang diusung oleh para filsuf sesuai dengan zamannya.meskipun demikian, namun inti dari filsafat itu hanya satu. Yaitu untuk meraih cita-cita kehidupan yang diharapkan oleh manusia.

Didalam aliran aliran filsafat terdapat tokoh-tokoh filsuf yang mengungkapkan suatu pemikiran. Pemikiran oleh orang masa kini dijadikan sebagai acuan dan pertimbangan mereka dalam menghadapi kompleksitas kehidupan.ilmu filsafat juga dibagi berdasarkan periodisasi waktu dari para filsuf-filsuf ini. Diantaranya…

Pada makalah kali ini penulis akan memfokuskan pembahasan pada satu tokoh filsuf diera pra sokratik yaitu Zeno. Tokoh filsuf ini hadir sebelum masa socrates. Didalam makalah ini akan dibahas tentang biografi zeno dan pemikiran-pemikirannya.

 

  1. A.    Biografi Zeno

Zeno lahir di elea pada tahun 490 SM. Ia lahir dia awal terjadinya perang persia yang merupakan konflik antara dunia tomur dan barat. Pada masa itu persia berkonflik dengan yunani.zeno lahir sebelum socrates. Para ahli sejarah memperkirakan bahwa zeno berumur 40 tahun saat saocrates berusia 20 tahun.

Tahun kelahiran Zeno, menunjuk bahwa dunia remajanya dipenuhi dengan pandangan Pythagoras (580 – 475 SM) dan para pengikutnya (pythagorean). Tampaknya doktrin Pythagorean mau diserang Zeno, meskipun dugaan ini masih terlampau dini untuk disebut karena topik ini masih menjadi ajang perdebatan sampai sekarang.

Era kelahiran zeno dinamakan era pra-sokratik. Karena pemikiran zeno lebih dulu ada dibandingkan konsep pemikiran socrates. Zeno merupakan filsuf aliran pemikiran eleatik.ia mengikuti jejak gurunya;Permanides yang sama-sama mempercayai bahwa semua gerak dan perubahan di dunia bersifat semu. Zeno merupakan murid setia dari permanides.

 

  1. B.     Pemikiran-pemikiran Zeno

          Sejak thales hingga parmenides yang ditekankan adalah monisme, yaitu bahwa kenyataan seluruhnya bersifat satu. Karena hanya terdiri daru satu unsur saja. Parmenides umpamanya menguraikan hal itu secara berlebih-lebihan. Segala kejamakan dan perubahan yang disaksikan oleh inderaditolak mentah-mentah.alasan-alsan yang dikemukakan sekalipun mengesankan namun kesimpulannya tidak dapat diterima.

Zeno lahir di era phytagoras. phytagoras merupakan filsuf dunia barat yang sangat terkenal. Doktrin Phytagoras pun menjadi pusat filsafat Barat. Ia mengungkapkan Seluruh alam raya diatur oleh perbandingan dan bentuk . dari pemikiran phytagoras ini muncul dugaan tidak adanya ketakberhinggaan pada alam semesta ini.

pemikiran zeno mengkritik doktrin-doktrin phytagoras yang masyhur ini.zeno mengambil gerakan yang berkesinambungan dan kemudian membaginya menjadi langkah-langkah yang lebih kecil yang tak terhingga. Karena langkahnya tak terhingga, orang-orang Yunani berasumsi bahwa adu lari tersebut tak akan pernah selesai dalam waktu yang bisa ditentukan,begitu pikir mereka.Pendapatnya ini ingin membuktikan bahwa ada ketakberhinggaan di alam semesta ini dan mematahkan doktrin phytagoras.hingga akhirnya pada masa itu, ia dikenal sebagai seorang filsuf yang paling menjengkelkan di Barat karena berhasil mengacaukan dasar-dasar pemikiran Barat ini.

Beberapa dari pemikiran zeno diungkapkan untuk membela pendapat gurunya, Permanides Karena pada masa ini filsafat ditempatkan pada pilihan yang sulit seperti yang dihadapi permanides. Yaitu apakah kenyataan itu berada dalam ‘ada’ yang tidak berubah atau berada dalam gejala-gejala yang terus menerus berubah. banyak orang yang menyangsikan pendapat-pendapat yang dikemukakan oleh parmenides namun akhirnya bantaha-bantahan itu dapat disanggah oleh zeno.

Pada masa zeno,logika lebih diutamakan.karenanya segala sesuatu harus dapat diterima oleh akal.cara pandang zeno dianggap sebagai pemikiran orang sofis yaitu seseorang deengan cara pandang tipuan, hipkret dan sinis. Menurut para filsof, mereka adalah orang-orang yang kurang terpelajar baik didalam sains ataupun filsafat. Orang-orang sofis juga diartikan orang yang menjual kebijakan untuk memperoleh materi.mereka ini dianggap populer dengan ide-idenya tanpa memperlihatkan sesuatu yang orisinil. Meskpun pemikiran zeno dianggap sebagai salah satu pemiiran orang sofis, namun pada akhirnya pemiirannya dapat diterima oleh orang-orang yunani pada masa itu.

 

  1. C.    Paradoks Zeno

Zeno mengungkapkan paradoks yang digunakan untuk melindungi pendapat parmenides dan pengikut-pengikutnya.ada empat paradoks yang diungkapkan oleh zeno.Paradoks Zeno ini mengungkapkan problem-problem yang tidak dapat diselesaikan oleh semua teknik matematika yang tersedia pada saat itu. Penyelesaian paradoks Zeno baru dimulai pada abad 18 (atau lebih awal dari itu). Paradoks itu mampu merangsang otak-otak kreatif matematikawan dan memberi warna pada sejarah perkembangan matematika.

 

1. Paradoks Dikotomi

“Sebuah benda yang bergerak tidak akan pernah mencapai tujuan. Pertama-tama dia harus menempuh perjalanan setengah jarak. Lalu setelah itu dia mesti menempuh seperempat, seperdelapan, seperenambelas, sepertigapuluhdua … Sedemikian hingga jumlah perjalanannya menjadi tak-hingga.

Paradoks ini dinamakan dikhotomi karena selalu terjadi pengulangan dua disetiap pembagiannya.zeno ingin menunjukkan adanya ketidakberhinggaan yang terjadi di alam semesta ini.
2. Paradoks Achilles dan Kura-kura

“Achilles dan Kura-kura melakukan lomba lari, meskipun begitu, kura-kura diizinkan start lebih awal.

Agar dapat menyamai kura-kura, Achilles menetapkan sasaran ke tempat kura-kura saat ini berdiri.

Akan tetapi, tiap kali Achilles bergerak maju, kura-kura juga bergerak maju. Ketika Achilles sampai di tempat kura-kura, kura-kura sudah berjalan sedikit ke depan.

Lalu Achilles mengejar posisi kura-kura yang sekarang. Akan tetapi setibanya di sana, kura-kura juga sudah maju sedikit lagi.

Lalu Achilles mengejar posisi kura-kura yang sekarang. Akan tetapi setibanya di sana, kura-kura juga sudah maju sedikit lagi. Demikian seterusnya ad infinitum.

          Paradoks zeno tentang archiles dan kura-kura ini merupakan paradoks yang terkenal diantara paradoks zeno yang lain.para filsuf yunani pada masa itu ingin membantah paradoks zeno inikarena mereka menyadari bahwa pendapat zeno ini salah. Namun mereka tidak dapat menemukan bembantah melalui logika mereka hingga akhirnya mereka harus menerima paradoks ini meskipun tidak menerimanya.
3. Paradoks Anak Panah

“Misalnya kita membagi waktu sebagai “deretan masa-kini”. Kemudian kita lepaskan anak panah. Di setiap “masa-kini” anak panah menduduki posisi tertentu di udara.

Oleh karena itu anak panah dapat dikatakan diam sepanjang waktu.”

Paradoks zeno ini mengungkapkan bahwa anak panah selalu diam.yang ada hanyalah gerak semu yang merupakan seri perhentian-perhentian.
4. Paradoks Stadion

“Terdapat tiga buah barisan benda A, B, dan C di lapangan tengah stadion.

Barisan A terletak diam di tengah lapangan. Sementara B dan C masing-masing terletak di ujung kiri dan kanan A.

Kemudian B dan C bergerak saling mendekati dengan kecepatan yang sama (hendak bersejajar dengan barisan A).

Antara “Sebelum” dan “Sesudah”, titik C paling kiri melewati dua buah B, tetapi cuma satu buah A.

Berarti waktu C untuk melewati B = setengah waktu untuk melewati A. Padahal A dan B adalah unit yang identik!

Dalam paradoks ini zeno ingin mempertanyakan mengapa dengan waktu yang sama dan kecepatan sama ada perbedaan jarak yang ditempuh.

 

Kesimpulan

Zeno merupakan filsuf pra sokratik yang beraliran pemikiran eleatik. Pemikirannya yang kontroversional dengan kebanyakan filsuf dunia barat tela memberikan warna tersendiri yang pada masa itu sulit untuk dipecahkan. Namun pada abad 2000 ini pemikiran-pemikiran zeno dapat dibuktikan oleh para ahli.

ia yang merupakan murid setia dari parmanides berhasil memdukung pendapat gurunya ini dan sempat membingungkan ahlu filsafat yunani masa itu. Paradoks yang dikemukakan oleh zeno sempat membingungkan dan mengguncang dunia barat. Namun pada akhirnya masalah yang membuktikan bahwa pemikirannya itu sesuai logika dan menjadi latar belakang pemikir-pemikir setelahnya untuk mampu menemukan cabang ilmu baru seperti kalkulus.

Empat paradoks zeno yaitu : paradoks dikhotomi, paradoks archiles dan kura kura, paradoks anak panah serta paradoks stadion.ia memiliki dua paradoks tambahan yaitu paradoks tentang tempat dan paradoks tentang butir gandum.namun yang lebih terkenal adalah empat paradoks terdahulu.

Paradoks zeno telah berjasa dan berpengaruh sangat besar terhadap dunia filsafat. Paradoks zeno lebih mengedepankan tentang pluraliti dan gerak yang ternyata mampu memberi inspirasi para teori relativitas (paradoks keempat) dan fisika quantum.

 

Daftar Pustaka

 

http://www.mate-mati-kaku.com/matematikawan/zeno.html

http://zenosphere.wordpress.com/2011/01/28/empat-paradoks-zeno/

hadiwijono, DR. harun,1980, sari sejarah filsafat barat 1,yogyakarta:penerbit kanisius

tafsir,PROF.DR.ahmad, 2009, filsafat umum akal dan hati sejak thales sampai capra, bandung, PT remaja rosdakarya offset

 

 

*) Penyusun

Nama               : Ayu Candra Pamungkas

Mata Kuliah    : Filsafat Ilmu

Dosen              : Afid Burhanuddin, M.Pd.

Prodi               : Pendidikan Bahasa Inggris, STKIP PGRI Pacitan.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s